cover
Contact Name
Muhammad Asrul Sulthan
Contact Email
publikan@unm.ac.id
Phone
0852-5565-6554
Journal Mail Official
publikan@unm.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Makassar PRODI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR, FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN, KAMPUS V UNM Jl. Jend. Sudirman No. 56 Kota Parepare
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Publikasi Pendidikan
ISSN : 20882092     EISSN : 25486721     DOI : -
Core Subject : Education,
Publikasi Pendidikan (ISSN 2088-2092 Print, ISSN 2548-6721 Online) published an article in the form of the results of thought, research and community service education. The focus and scope of the published article is about basic education or elementary school related to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning model, learning methods and instructional media. Publish 3 times in one year, in the last week of February, June and October
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2012)" : 9 Documents clear
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP GERAK BENDA DALAM PEMBELAJARAN SAINS MELALUI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES SISWA KELAS III SDN 169 TORIBI KABUPATEN SINJAI SULAWESI SELATAN Firdaus, Firdaus
Publikasi Pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.302 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v2i1.1581

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peningkatan pemahaman konsep gerak benda dalam pembelajaran Sains dengan mengunakan pendekatan keterampilan proses siswa kelas III  SDN 169 Toribi. Penelitian ini dilakukan di SDN 169 Toribi Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan. Adapun subjek penelitian yang diamati adalah siswa kelas III SDN 169 Toribi yang berjumlah 30 orang siswa. Teknik atau cara  pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini berdasarkan bentuk data yang diperoleh yaitu melalui observasi, tes, wawancara, pengamatan, dan catatan lapangan. Berdasarkan hasil penelitian, Penggunaan pendekatan keterampilan proses dalam pembelajaran gerak benda dapat meningkatkan pemahanan konsep belajar siswa SDN 169 Toribi Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan. Hal ini dibuktikan adanya perkembangan pemahaman hasil belajar siswa  Adapun hasil yang dicapai dari setiap siklus-kesiklus adalah siklus pertama dikualifikasikan kurang (K) yang rata-rata skor nilai keseluruhan siswa mencapai 58,3%, untuk siklus kedua dikualifikasikan cukup (C) yang rata-rata skor nilai keseluruhan siswa mencapai 77,3%, dan untuk siklus ketiga dikualifikasikan baik (B) yang rata-rata skor nilai keseluruhan  siswa mencapai 84%. Kata kunci: pendekatan keterampilan proses, konsep gerak benda.
PENGGUNAAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) DI TAMAN KANAK-KANAK PAUD POLEWALI KECAMATAN TANETE RIATTANG BARAT KABUPATEN BONE Syamsuardi, Syamsuardi
Publikasi Pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.213 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v2i1.1586

Abstract

Keberhasilan pelaksanaan suatu program pendidikan untuk anak Taman Kanak-kanak sangat tergantung pada pengelolaan sumber belajar. Guru  hendaknya mempunyai kemahiran dalam mengelola pembelajaran. Pengelolaan adalah merupakan hal yang sangat penting dilakukan dalam setiap kegiatan. Pentingya penggunaan media pembelajaran merupakan salah satu factor yang senantiasa mendapatkan perhatian dari pengelola taman kanak-kanak. Hal ini dikarenakan keberhasilan guru dalam mengembangkan aspek yang dimiliki anak tidak lepas dari kemampuannya dalam mengelola alat permainan khususnya alat permainan edukatif. Pelaksanaan pengajaran yang ada pada taman kanak-kanak di Kabupaten Bone sudah menjadikan alat permainan edukatif sebagai pelengkap keberlangsungan dari proses pembelajaran. Adapun jenis-jenis APE yang digunakan dalam pelaksanaan pengajaran antara lain, balok cruissenaire, Puzzle besar, kotak alfabet, kartu lambang bilangan, kartu pasangan, lotto warna, lotto bentuk. Penggunaan beberapa APE bertujuan sebagai sarana dalam membantu guru mengembangkan kompetensi anak didik.  Akan tetapi, dalam penggunaannya terkadang masih diperhadapkan pada ketidakseimbangan antara jumlah ketersediaan alat permainan khususnya dalam bentuk APE dengan jumlah anak didik yang ada, sehingga diperlukan kemampuan guru yang lebih untuk menyesuaikan antara keterbatasan alat permainan dengan kegiatan yang akan dilakukan. Karena, tidak menutup kemungkinan tidak maksimalnya pelaksanaan pembelajaran di taman kanak-kanak dikarenakan keterbatasan alat permainan dan kurangnya kemampuan guru dalam mengelola alat permainan yang terbatas. Begitu pula, ketepatan penggunaan APE ini senatiasa menunjang keberhasilan pembelajaran yang mana penggunaannya disesuaikan dengan tingkat perkembangan dan kemampuan setiap anak sehingga dapat berkembang secara maksimal.Kata Kunci: Bermain, alar permainan edukatif
PENERAPAN MODEL DIRECTED INQUIRY ACTIVITY (DIA) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V SDN 228 LABILI-BILI PINRANG Halik, Abdul
Publikasi Pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.449 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v2i1.1582

Abstract

Pembelajaran membaca pemahaman merupakan salah satu kompetensi dasar yang perlu dimiliki oleh siswa  kelas V Sekolah Dasar. Namun demikian,  dalam kenyataannya kompetensi membaca pemahaman tersebut masih kurang memadai. Kompetensi membaca pemahaman tersebut perlu terus diupayakan peningkatannya  optimal. Salah satu model  yang dapat meningkatkan kompetensi  membaca pemahaman  siswa Sekolah Dasar kelas V adalah dengan menerapkan model Directed Inquiry Activity ( DIA). Kata Kunci : kompetensi, membaca pemahaman,  model Directed Inquiry Activity
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ENERGI GERAK MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS) PADA SISWA KELAS IV SDN 142 BORONG AMPIRIE I KABUPATEN SINJAI Asaf, Muhammad
Publikasi Pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.154 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v2i1.1587

Abstract

Masalah  dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan hasil belajar energi gerak pada siswa kelas IV SDN 142 Borong Ampirie I dengan menggunakan pembelajaran kooperatif model STAD? Penelitian ini dilaksanakan pada di SDN 142 Borong Ampirie I. Subjek penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SDN 142 Borong Ampirie I. Data dikumpulkan dengan tes, observasi dan catatan lapangan. Prosedur pelaksanaan penelitian tindakan ini meliputi: (1) diagnosis masalah, (2) perencanaan, (3) pelaksanaan tindakan, (4) observasi, dan (5) refleksi dalam setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar energi gerak siswa kelas IV SDN 142 Borong Ampirie I mengalami peningkatan dengan menggunakan pembelajaran kooperatif model STAD dan mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu 7,0. Kata kunci: pembelajaran kooperatif model STAD, hasil belajar
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MERANGSANG MINAT MAHASISWA TERHADAP MATA KULIAH SENI TARI Sayidiman, Sayidiman
Publikasi Pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.153 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v2i1.1583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui prosedur penggunaan media audio visual dalam meningkatkan minat mahasiswa PGSD FIP UNM UPP Parepare dalam mata kuliah Studio Seni Tari, dan untuk mengetahui peningkatan minat mahasiswa PGSD FIP UNM UPP Parepare dalam mata kuliah Studio Seni Tari melalui penggunaan media audio visual.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi melalui lembar observasi dan hasil test akhir mahasiswa setelah melalui tahapan pretest, treatment dan posttest. Dari hasil analisis data didapatkan Berdasarkan hasil penelitian maka didapatkan data hasil pelaksanaan pretest berdasarkan pengamatan didapatkan bahwa sebagaian besar mahasiswa sangat canggung dalam memperagakan beberapa ragam tari bahkan kebanyakan dari mereka tidak mampu sama sekali memperagakan ragam tari yang diinstruksikan. Setelah pelaksanaan pretest dilanjutkan dengan treatment dengan menyiapkan beberapa perangkat pembelajaran diantaranya penyediaan alat untuk penggunaan  media audio visual yang dalam hal ini menggunakan laptop sebagai alat pemutar media dan seperangkat loudspeaker untuk memperdengarkan audio yang selanjutnya dihubungkan kelayar menggunakan LCD adalah hal yang pertama dilakukan dalam pelaksanaan penelitian ini.Tahap terakhir dari pelaksanaan penelitian ini adalah melakukan posttest untuk mengetahui perbedaan hasil dari pelaksanaan pretest dan treatmen. Berdasarkan lembar pengamatan yang terbagi dalam beberapa kategori penilaian tentang pemahaman mahasiswa terhadap beberapa ragam tari dan peningkatan minat mahasiswa terhadap mata kuliah ini. Pelaksanaan posttest dilakukan secara berkelompok namun penilaian mahasiswa dilakukan secara individu, dan didapatkan bahwa 90 % mahasiswa mampu mempergakan ragam tari yang telah ditontonnya dan selanjutnya bahkan secara berkelompok mahasiswa mampu membuat ragam tari sendiri yang mengarah pada ranah penciptaan tari secara sederhana. Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan Penggunaan media audio visual secara sistematis dengan langkah-langkah yang telah disusun dengan berbagai persiapan dapat meningkatkan kemampuan dan minat mahasiswa terhadap mata kuliah studio seni tari dan Hasil pelaksanaan penggunaan media audio visual dalam meningkatkan minat dan kemampuan mahasiswa dianggap telah berhasil berdasarkan hasil observasi dalam posttest. Kata kunci : Media, Seni, Tari
LANGGAM SAMBORITTA SEBAGAI SALAH SATU MEDIA APRESIASI MUSIK AKADEMIK DI PROGRAM STUDI PENDIDIK SENI DRAMA, TARI DAN MUSIK FAKULTAS SENI DAN DESAIN UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Khaeruddin, Khaeruddin
Publikasi Pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.278 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v2i1.1579

Abstract

Musik Langgam Samboritta mulai dikenal masyarakat luas ketika mulai muncul pada siaran TVRI Sulawesi Selatan dalam acara Daeng Mampo dan beberapa acara di UNM. Sejak terbentuknya pada tahun 2009, Musik Langgam Samboritta mengalami perkembangan luar biasa dalam segi instrumentasi dan orkestrasi, sampai sekarang.Fakultas Seni dan Desain sebagai salah satu fakultas dalam lingkungan UNM adalah fakultas pemekaran dari Fakultas Bahasa dan Seni sejak tahun 2008.   Fakultas ini dibentuk  untuk membina bidang-bidang Ilmu Seni seperti Seni Rupa, Sendratasik (Seni Drama, Tari dan Musik), Seni Tari dan Desain Komunikasi Visual (DKV), baik yang bersifat kependidikan maupun non kependidikan sesuai dengan visi dan misinya.Anggota langgam Samboritta terdiri dari pimpinan fakultas, dosen, pegawai dan beberapa mahasiswa juga sering dilibatkan. Merujuk dari latar belakang, bahwa yang melandasi terbentuknya kelompok musik Langgam Samboritta di Fakultas Seni dan Desain UNM yaitu ketika beberapa dosen seni musik setiap kali berkumpul bersama pimpinan Fakultas bernyanyi diiringi musik electone yang berlangsung setiap hari Jum’at sehabis shalat Jum’at. Proses itu berlangsung beberapa bulan, kemudia timbul ide dari teman-teman untuk menggabungkan musik electon dengan alat musik keroncong yang memang sudah ada di prodi sendratasik sebagai program mata kuliah pilihan. Dari ide tersebut kemudian disepakati untuk dijadikan sebagai kelompok yang diberi nama oleh pimpinan fakultas FSD Dr. Karta Jayadi, M.Sn dengan nama Kelompok Musik Langgam Samboritta, artinya kelompok musik Langgam keluarga Sivitas Akademika FSD-UNM. Dari proses yang terus berlangsung, kemudian dilihat oleh beberapa pimpinan Universitas ketika tampil disetiap acara-acara hiburan baik di tingkat Fakultas ataupun Universitas. Kata kunci: Musik Langgam Samboritta, Media Apresiasi Musik.
PENGGUNAAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESAWAT SEDERHANA SISWA DI KELAS V SDN 51 LAMBARI Hikmawati, Hikmawati
Publikasi Pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.017 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v2i1.1584

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan hasil belajar pesawat sederhana siswa kelas V SDN 51 Lambari  Kabupaten Sinjai dengan menggunakan pendekatan keterampilan proses? Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SDN 51 Lambari  Kabupaten Sinjai. Data dikumpulkan dengan tes, observasi dan catatan lapangan. Penelitian ini mengggunakan rencana penelitian tindakan kelas (action research), yaitu rancangan penelitian berdaur ulang (siklus). Temuan penelitian tentang keberhasilan guru menggunakan pendekatan  keterampilan proses, pada tindakan siklus 1 pertemuan pertama menunjukkan bahwa, dari 7 indikator yang direncanakan terdapat 3  indikator yang dapat dilaksanakan dengan baik, sehingga dikategorikan kurang (K). Pada tindakan siklus 2 pertemuan kedua menunjukkan bahwa, dari 7 indikator yang direncanakan terdapat 7  indikator yang dapat dilaksanakan dengan baik, sehingga dikategorikan Sangat Baik (SB). Hasil kerja siswa pada tindakan siklus 2, menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dalam memahami materi sudah sesuai dengan yang diharapkan, sebagaimana dilihat dari hasil tes siswa dalam menjawab soal yang diberikan secara tertulis memperoleh nilai rata-rata 73,33 % , sudah sesuai dengan kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan yaitu ≥ 70 % dengan nilai paling rendah 6. Dari data hasil jawaban siswa tersebut terungkap bahwa siswa sudah dapat memahami materi dengan baik sehingga hasil belajar siswa meningkat.Kata kunci: Pendekatan Keterampilan Proses, Hasil Belajar
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK PEMBELAJARAN MATA KULIAH KONSEP DASAR IPA I Irfan, Muhammad
Publikasi Pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.202 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v2i1.1580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tahapan-tahapan dalam mengembangkan multimedia pembelajaran yang efektif untuk pembelajaran mata kuliah Konsep dasar IPA I. Multimedia yang dikembangkan memiliki karakteristik: (1) bersifat interaktif; (2) mencakup berbagai komponen media yaitu teks, gambar, animasi, suara, dan video; dan (3) tersedia lembar kerja bagi mahasiswa, sehingga dapat memudahkan mahasiswa memahami materi mata kuliah Konsep dasar IPA I, dan pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa.Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (research and development). Pengembangan multimedia ini dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu: analisis kebutuhan, desain, produksi, evaluasi, dan revisi. Setelah melalui tahap produksi dihasilkan produk awal yang dievaluasi oleh ahli materi, ahli media, dan dosen mata kuliah Konsep dasar IPA I. Selanjutnya, produk diujicobakan kepada mahasiswa melalui tiga tahap, yaitu uji coba satu lawan satu, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Subjek uji coba produk adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, tes, dan observasi. Data berupa hasil penilaian mengenai kualitas produk, saran untuk perbaikan produk, skor tes, serta data kualitatif lainnya. Data kuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial. Saran-saran yang diperoleh digunakan sebagai dasar untuk merevisi produk.Hasil validasi ahli materi dan dosen mata kuliah Konsep dasar IPA I menunjukkan bahwa kualitas multimedia baik, dengan skor 4,14. Sedangkan  ahli media menilai kualitas multimedia sangat baik, dengan skor 4,41. Hasil uji coba menunjukkan bahwa penilaian mahasiswa mengenai kualitas multimedia yang dikembangkan ini adalah baik. Aspek pembelajaran memiliki rerata skor 4,17 (baik), aspek isi 4,16 (baik) dan aspek media 4,04 (baik). Rerata skor secara keseluruhan sebesar 4,12 yang termasuk dalam kriteria baik. Dari tes yang dilaksanakan diperoleh rerata skor pre-test sebesar 58,98 dan rerata skor post-test sebesar 79,65, jadi ada kenaikan rerata skor sebesar 20,67 atau sebesar 35%. Hasil uji t menunjukkan bahwa kenaikan rerata skor signifikan, dengan nilai p sebesar 0,000. Jadi, dapat disimpulkan bahwa produk multimedia yang dikembangkan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran Konsep dasar IPA I.
PENINGKATAN PEMBELAJARAN PKn TENTANG HIDUP RUKUN DALAM PERBEDAAN MELALUI PENDEKATAN INDUKTIF PADA SISWA KELAS I SDN NO. 84 KOTA PAREPARE Tuken, Ritha
Publikasi Pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.82 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v2i1.1585

Abstract

Studi tentang PKN adalah studi yang secara langsung berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan oleh karena itu memfokuskan belajar pada ranah afektif. Dan sikap siswa banyak dipengaruhi oleh lingkungan mereka, baik keluarga atau lingkaran teman-teman. Dalam mengajar PKN pada siswa kelas 1 SDN No.84 Parepare, peneliti menggunakan pendekatan induktif dengan menggunakan benda-benda konkret atau media gambar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, dirancang oleh guru untuk mengamati, melakukan, dan merefleksikan pelajaran. Peneliti perlu mengetahui bahwa meskipun perencanaan pengajaran begitu lengkap dan rinci, kinerja mengajar terkadang menyimpang dari perencanaan. Dalam hal ini, penelitian tindakan kelas dengan mudah dapat mengatasi penyimpangan dari perencanaan. Hasilnya menunjukkan bahwa peningkatan sangat tinggi karena siswa mudah menyerap materi yang diberikan.Kata-kata kunci: Pembelajaran PKn, pendekatan induktif.

Page 1 of 1 | Total Record : 9