cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
T R A K SI
ISSN : 16933451     EISSN : 25799738     DOI : -
TRAKSI (eISSN 2579-9738 / ISSN 1693-3451) adalah Majalah Ilmiah Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dengan cakupan bidang material teknik, konversi energi dan manjfaktur. Jurnal ini terbit 2 kali dalam satu tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 13, No 2 (2013): mechanical engineering" : 5 Documents clear
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN CETAKAN KERAMIK DENGAN METODE CAD/CAM/CNC PADA INDUSTRI KERAMIK KASONGAN Hartono, Sigit Budi; Heryana, Firman
T R A K SI Vol 13, No 2 (2013): mechanical engineering
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penggunaan teknologi dalam pembuatan produk diberbagai bidang industri terus dikembangkan guna meningkatkan efisiensinya. Demikian juga halnya dengan industri keramik yang selama ini semakin banyak diaplikasikan sebagai kebutuhan rumah tangga. Dalam proses produksinya, industri keramik secara berangsur-angsur menggunakan proses otomatis untuk menggantikan proses manual. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pembuatan master keramik dengan menggunakan Mesin CNC di industri keramik Kasongan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pembuatan keramik dengan menggunakan Mesin CNC. Analisis proses pemesinan yang dilakukanmeliputi parameter pemesinan, waktu dan hasil atau produk. Pembuatan master keramik menggunakan Mesin CNC Freis tipe Roland EGX 600 yang terlebih dahulu dirancang dengan software ArtCAM Pro dengan desain grafis berupa vektor. Bahan yang digunakan untuk membuat master keramik adalah stone gypsum. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemilihan mata pahat dalam pemesinan harus disesuaikan dengan bentuk relief yang akan dibuat. Semakin kecil dan rumit relief yang akan dibuat maka akan semakin kecil pula diameter pahat dapat digunakan. Sedangkan untuk mengurangi getaran pada saat pemesinan, dapat dilakukan dengan mengurangi kecepatan spindle (rpm) danmenurunkan tebal pemakanan.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN THERMOSTATIC EXPANTION VALVE PADA REFRIGERASI AC SPLIT -, Harianto; Yawara, Eka
T R A K SI Vol 13, No 2 (2013): mechanical engineering
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Vapor compression refrigeration is one of refrigeration systems that is mostwidely used for the cooling process in a variety of human needs. In this type of machine there is a component that can be varied kind, namely the expansion valve, such as a capillary tube and thermostatic expansion valve (TXV).Experimental tests have been conducted in a one HP split air conditioningrefrigeration machine capacity to compare the performances between the useof a capillary tube and TXV expansion valve.  The experimental results showthat the use of a capillary tube responds to the greater cooling load of thesmaller COP, COP highest achieved in the condition of the refrigerant out ofthe evaporator in the form of vapor saturated with COP = 5.3. While the useof TXV, COP value increases with the addition of the cooling load. Thehighest COP achieved is 5.87.
STUDI KARAKTERISASI PEMBUATAN OPTICAL PHASA CONDUCTOR PADA KONDISI IKLIM TROPIS INDONESIA Raharjo, Samsudi
T R A K SI Vol 13, No 2 (2013): mechanical engineering
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Sejalan perkembangan akan urgent demands (tuntutan mendesak) kebutuhan tenaga listrik dan informasi komunikasi khususnya jaringan internet data, sekarang dikembangkan konduktor terintergritas yang dinamakan OPPC (optical phasa conductor). Penelitia.ini sebagai dasar pembuatan kabel OPPC yang digunakan untuk penghantar listrik tegangan ekstra tinggi dan jaringan internet data sekaligus dengan performa handal dan tahan lama. Tujuan penelitian studi karakteristik dan mekanik dari masing-masing material pembentuk konduktorOPPC. Kegiatan percobaan dari variasi material Aluminium dan kabel optik desain konduktor OPPC dengan menganalisa kekuatan mekanik dan karakteristik.Metodologi penelitian menganalisa karakteristik dan sifat mekanik dari material Aluminium dan serat  optik sebagai variabel bebas, sedangkan untuk pengujian terdiri dari komposisi kimia, strukturmikro, kekerasan, tarik dan puntir berpengaruh terhadap pengaruh daya hantar kabel, kekuatan menahan beban dan pengaruh interfensi pada peningkatan ampacity pada kabel. Hasil pengujian material kabel OPPC untuk material Aluminium memiliki komposisi kimia 98.99 % wt, ini termasuk jenis Aluminium murni yang ditunjang pengujian metalurgrafi untuk strukturmikro hampir semuanya unsur Al sedangkan kekerasannya 18BHN. Kekuatan tarik 22 kg/mm 2 dan kawat optik 4,5 kg/mmTRAKSI Vol. 13 No. 2 Desember 2013 2. Dari hasil uji puntir material Al sebesar 18,8 kg/mm 2 pada kawat serat  optik 3,8 kg/mm2, dantidak terjadi induksi tegangan listrik pada kabel optic, sehingga interferensi bersifat membangun terjadi penjumlahan superposisi dua gelombang.
POTENSI SERAT BATANG (BAST FIBERS) SEBAGAI PENGUAT BIOKOMPOSIT UNTUK APLIKASI OTOMOTIF Mukhammad, Alaya F.H.
T R A K SI Vol 13, No 2 (2013): mechanical engineering
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

The Neseccary of material which is light, cheap and environment friendly make biocomposite that reinforced natural fiber as alternative material forautomotive components. Non-wood natural fiber is classified into 5 groups: bast fibers, leaf fibers, seed fibers, straw fibers and grass fibers. Bast fibers has a high potential as a reinforced in biocomposite because it has some variaties, abundant resources and high mechanical properties. Nowadays, bast fibers has been used by automotive manufacturer in Europe as interior components and begin to be developed for exterior components. Natural characteristic of hydrophilic is the major problem in biocomposite. The water contents in natural fiber will decrease interface bonding between fiber and matrix, so that produce low mechanical properties of biocomposite. Alkali fiber surface treatment improve interface bonding between fiber and matrix and clean the extractivemedia from natural fiber as lignin, wax and dust, so that produce fiber whose surface has the uniform topography.
KARAKTERISASI KATALIS TEMBAGA PADA CATALYTIC CONVERTER UNTUK MENGURANGI EMISI GAS CARBON MONOKSIDA MOTOR BENSIN Irawan, RM. Bagus; -, Purwanto; -, Hadiyanto
T R A K SI Vol 13, No 2 (2013): mechanical engineering
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Salah satu teknologi rekayasa yang dapat digunakan untuk mengurangi polusi udara adalah dengan pemakaian Catalytic Converter yang dipasang pada saluran gas buang kendaraan bermotor (Heisler, 1995).  Pada umummnya bahan yang dipergunakan adalah:  Palladium, Platinum, dan Rodium yang relatif cukup mahal.Disamping itu katalis tersebut sangat rentan terhadap bahan bakar premium yang memiliki kadar Timbal (Pb) yang berakibat merusak fungsi katalis karena akan terjadi penyumbatan pada honeycomb Catalytic Converter. Penggunaan bahan Tembaga sebagai bahan katalis Catalytic Converter pada penelitian-peneliti sebelumnya, mampu menurunkan emisi gas Carbon Monoksida Motor Bensin pada berbagai variasi putaran mesin. Namun demikian belum diketahui bagaimana perubahan bahan uji pada pengujian emisi gas buang tersebut. Oleh sebab itu penelitian ini meneliti tentang karakterisasi material Tembaga sebagai bahanKatalis Catalytic Converter. Tujuan yang diharapkan adalah untuk mendapatkan dan menggali informasi tentang karakterisasi material dari bahan Katalis Tembaga yang digunakan sebagai bahan katalis pada Catalytic Converter untuk mereduksi Emisi Gas Buang Carbon Monoksida Motor Bensin. Karakterisasi Material dengan menggunakan X-Ray Diffraction berguna untuk mengetahui perubahan unsur material bahankatalis Tembaga sebelum dan sesudah dilakukan pengujian emisi gas buang.

Page 1 of 1 | Total Record : 5