cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
T R A K SI
ISSN : 16933451     EISSN : 25799738     DOI : -
TRAKSI (eISSN 2579-9738 / ISSN 1693-3451) adalah Majalah Ilmiah Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dengan cakupan bidang material teknik, konversi energi dan manjfaktur. Jurnal ini terbit 2 kali dalam satu tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 13, No 1 (2013): mechanical engineering" : 5 Documents clear
ANALISIS PERBANDINGAN KEKERASAN CONNECTING ROD TYPE ORIGINAL, AHM DAN MPM MOTOR HONDA SUPRA FIT Lima, Feru; Abdillah, Fuad; Solechan, -
T R A K SI Vol 13, No 1 (2013): mechanical engineering
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Sekarang ini banyak produsen pembuat spare part kendaraan yang bermunculan dengan menawarkan harga jual berbanding 50% sampai 100% dengan kualitas bersaing dengan suku cadang asli dari pabrikan sepeda motor pembuatnya. Oleh karena itu setiap merk yang memproduksi Connecting Rod memiliki mechanichal properties yang berbeda-beda sehingga perlu diadakan penelitian pemilihan connecting rod yang baik dan berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan hasil pengujian: komposisi kimia , strukturmikro dan harga kekerasan dari connecting rod type Original, AHM dan MPM Honda Supra Fit. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: hasil pengujian komposisi kimia di dapatkan connecting rod original memiliki unsur karbon paling tinggi dengan nilai 0,302. Sedangkan AHM dengan nilai 0,229 dan MPM dengan nilai 0,265. Struktur mikro connecting rod original yang memiliki unsur karbon dan struktur perlit paling tinggi di banding connecting rod AHM dan MPM.   Kata Kunci: Kekerasan, Komposisi Kimia, Connecting Rod, Mechanical Properties.
PENGARUH PACK CARBURISING DENGAN ARANG BATOK KELAPA TERHADAP KEKERASAN RODA GIGI FLY WHEEL DAIHATSU Anggoro, Dian Yezhi; Raharjo, Samsudi; Solechan, -
T R A K SI Vol 13, No 1 (2013): mechanical engineering
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Carburising merupakan suatu proses untuk meningkatkan konsentrasi karbon pada lapisan permukaan logam agar diperoleh logam dengan kekerasan yang lebih tinggi. Hal ini biasanya dilakukan dengan cara menahan dalam gas yang terdiri dari campuran CH4 dan atau CO pada temperatur austenisasi  dengan mengontrol proporsi dan konsentrasi karbon pada permukaan baja dalam keadaan setimbang dengan campuran gas dapat ditentukan pada jumlah konsentrasi yang sesuai. Pada waktu yang bersamaan karbon berdifusi secara kontinu dari permukaan ke baja. Dalam penelitian ini, menggunakan media arang tempurung kelapa yang dicampur dengan barium karbonat sebagai aktivator kiral untuk membentuk CO2. Spesimen dipersiapkan dengan menyiapkan baja St 40 yang termasuk dalam kelompok baja karbon rendah. Percobaan ini menggunakan suhu 900 C dan waktu pemanasan ° untuk 1-3 jam. Hasil penilaian kami menyimpulkan bahwa ada efek signifikan pada kekerasan benda uji yang ditemukan antara 1-3 jam dengan pengujian menggunakan metode Vickers. Adanya kenaikan kekerasan secara signifikan pada baja karbon rendah setelah mengalami perlakuan proses karburising yang besarannya pada proses karburising dengan lama waktu 1 jam kekerasan spesimen mencapai 254 VHN, serta proses karburising dengan lama waktu 2 jam kekerasan spesimen mencapai 267 VHN dan proses karburising dengan lama waktu 3 jam kekerasan mencapai 284 VHN dari kekersana row material 180 VHN.   Keywords: Baja St 40, Pack Karburasi, Arang Batok Kelapa
RANCANG BANGUN MESIN PENGOLAH PUPUK KOTORAN SAPI Darmanto, Seno
T R A K SI Vol 13, No 1 (2013): mechanical engineering
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Rancang bangun mesin pengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik dilakukan untuk memperbaiki kualitas pupuk kandang. Proses rancang bangun dilakukan di laboratorium dan kelompok ternak. Metode pelaksanaan rancang bangun mesin pengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik terdiri dari seleksi kotoran sapi, penentuan desain, penentuan bahan, pembuatan, uji unjuk kerja, praktek unjuk kerja di industri dan perawatan. Selanjutnya lingkup desain dan pembuatan mesin pengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik meliputi ruji-ruji pengaduk/pemelet, saringan, hopper, transmisi daya, motor penggerak, panel pengatur kondisi kerja dan rangka. Kemudian  pengujian unjuk kerja mesin menunjukkan bahwa kapasitas mesin pengaduk (butirisasi) dapat mencapai 0,2 – 0,3 m3/menit. Perawatan mesin pengaduk (butirisasi) relatif sederhana dan lebih banyak difokuskan pada perawatan ruji-ruji pengaduk/pemelet.   Kata Kunci: Kotoran Sapi, Pupuk, Ruji, Pengaduk, Butirisasi.
ANALYSIS OF MECHANICAL PROPERTIES OF PROTOTYPE OPTICAL PHASE CONDUCTOR FOR TROPICAL CLIMATE CONDITIONS IN INDONESIA Solechan, -; Rahardjo, Samsudi; Rubijanto JP, -
T R A K SI Vol 13, No 1 (2013): mechanical engineering
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Marginal areas especially rural communities still lack electrical lighting and telecommunications facilities. To access the electrical and telecommunications networks required huge costs because there is no infrastructure. To overcome this problem the government is targeting the national electrical capacity 57 thousand Megawatts in 2016 by appointing the State Electricity Company. This study makes OPPC cable used for extra high voltage power conductors and internet network data that has reliable performance and durable. These goals will be achieved when the known characteristics and mechanical properties OPPC cable. The results of material testing OPPC cable diameter of 3 cm for Type-voltage torsional twisting 36/6/24 RBS 50% have the impact strength and tensile highest of 112.27 kN and 61.26 MPa. While the impact strength and tensile cables that OPPC least 3 cm in diameter with a voltage selection of the type of 36/6/24 RBS 25% of 63.24 kN and 36.36 MPa. The tensile strength and impact influenced the amount of galvanized steel wire and twisting torsional stress. The more galvanized steel wire and high torsional twisting voltage, proportional to the impact strength and tensile increased. When compared to ACSR cable and commercial OPPC, impact strength and tensile cables made OPPC nearing kekuatanya value, where the tensile strength and impact ACSR cable with voltage torsional twisting RBS 50% by 117 kN and 61.26 MPa and cables for commercial OPPC 116 kN and 63 MPa   Keywords: Aluminium, Wire, Twist, Fiber Optics, Impact Test.
PEMBUATAN BRIKET BIOARANG DARI LIMBAH ABU KETEL, JARAK DAN GLISERIN Raharjo, Samsudi
T R A K SI Vol 13, No 1 (2013): mechanical engineering
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Kenaikan harga bahan bakar minyak membawa dampak naiknya harga sembako dan berbagai kebutuhan hidup lainnya. Hal ini akan berdampak pada beban hidup masyarakat yang semakin berat apabila tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan. Sebagai konsekuensinya, suka tak suka, subsidi BBM akan terus dikurangi dan secara langsung harga BBM makin mahal di masa datang. Maka seiring dengan itu, kini persoalan yang amat mendesak adalah pengadaan diversifikasi energi guna mengurangi ketergantungan pada BBM yang berbahan baku fosil ini. Maka penelitian ini diharap sebagai solusi sebagai pengganti BBM, Dapat mengetahui seberapa besar nilai kalor yang terkandung di dalam briket sisa pembakaran dari hasil penelitian, dengan metodologi eksperimen dapat menentukan klasifikasi briket sisa pembakaran: nilai kalor rata-rata variasi 50% SBB - 50% LJ dihasilkan 3383 kkal/kg. Pada variasi 60% SBB – 40% dihasilkan nilai kalor rata-rata 2971 kkal/kg, variasi 70% SBB – 30% LJ dihasilkan nilai kalor rata-rata 2858 kkal/kg, variasi 80 % SBB – 20% LJ dihasilkan 2728 kkal/kg dan variasi 90% SBB – 10% LJ dihasilkan nilai kalor rata-rata 2651. kkal/kg. Kata Kunci: Briket Bioarang, Abu Ketel, Jarak, Gliserin

Page 1 of 1 | Total Record : 5