cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
T R A K SI
ISSN : 16933451     EISSN : 25799738     DOI : -
TRAKSI (eISSN 2579-9738 / ISSN 1693-3451) adalah Majalah Ilmiah Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dengan cakupan bidang material teknik, konversi energi dan manjfaktur. Jurnal ini terbit 2 kali dalam satu tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 12, No 2 (2012): MAJALAH ILMIAH TEKNIK MESIN" : 5 Documents clear
PERHITUNGAN DAYA DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR MOTOR BENSIN YAMAHA LS 100 CC Wiratno, Tego; Rahardjo, Samsudi; Suwignyo, Joko
T R A K SI Vol 12, No 2 (2012): MAJALAH ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Pada masa sekarang ini manusia membutuhkan sarana transportasi dalam berbagai bidang. Sarana transportasi itu digunakan untuk memperlancar segala kebutuhan manusia seperti mengantar barang, untuk bepergian ke suatu tempat dan lain sebagainya. Salah satu alat transportasi yang digunakan adalah kendaraan bermotor. Kendaraan bermotor yang sekarang ini banyak dipakai adalah kendaraan yang menggunakan mesin pembakaran dalam (internal combustion engine). Motor pembakaran dalam yang dipakai pada kendaran bermotor mempunyai volume silinder dan jumlah silinder yang berbeda-bedasesuai dengan kegunaan kendaraan itu. Untuk dapat mengoptimalkanpenggunaan mesin maka diperlukan suatu pemeriksaan. Pemeriksaan meliputi: bagian – bagian mesin secara menyeluruh tentang kondisi, fungsi dan kualitas dari bagian – bagian tersebut. Dari pemeriksaan bagian – bagian mesin tersebut dapat diketahui apakah kondisi, fungsi dan kualitas mesin tersebut masih relevan atau tidak dengan perkembangan teknologi otomotif saat ini.Kata Kunci: Otomotif, Internal Combustion Engine, Mesin Bensin
PERHITUNGAN PERBANDINGAN KONSUMSI BAHAN BAKAR-UDARA MESIN TOYOTA CORONA 2000 CC Yulianto, Arief Rudy; Sigit A, Drs. Ireng; Cahyandari, Dini
T R A K SI Vol 12, No 2 (2012): MAJALAH ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Sebuah mobil merupakan suatu kendaraan dimana penggeraknyamenggunakan motor (engine) dengan menggunakan bahan bakar berupabensin atau solar. Mulai tahun 1885 sampai dengan tahun 2007 banyak mobil dirancang dengan menggunakan bahan bakar yang berasal dari minyak bumi tersebut. Akan tetapi ada juga sebagian kecil yang telah menggunakan penggerak motor listrik dan tenaga angin. Meskipun demikian, penggunaan bahan bakar bensin maupun solar masih mendominasi konsumsi mesin-mesin kendaraan saat ini. Permasalahan yang terjadi mengenai penggunaan bahan bakar yang berasal dari minyak bumi, seperti bensin adalah semakin menipisnya cadangan sumber bahan bakar tersebut. Hal ini disebabkan sumber energi tersebut adalah sumber energi yang tidak dapat diperbaharui sehingga lama-kelamaan akan mengalami kelangkaan. Oleh karena itu perlu sekali melakukan penghematan energi dari minyak bumi tersebut. Untuk mengetahui besarnya konsumsi bahan bakar pada sebuah kendaraan dapat dilakukan pengujian dan perhitungan ulang dengan melihat kondisi yang sebenarnya. Dari hasil perhitungan pada Mesin Toyota Corona 2000 CC diperoleh bahwa konsumsi bahan bakar adalah 1 dan 12 untuk udara.Kata Kunci: Konsumsi Bahan Bakar, Mesin Toyota Corona 200 CC
UNJUK KEMAMPUAN KATALIS TEMBAGA BERLAPIS MANGAN ALAM MENGURANGI EMISI GAS HIDRO CARBON MOTOR BENSIN Irawan, RM. Bagus; Purwanto, -; Hadiyanto, -
T R A K SI Vol 12, No 2 (2012): MAJALAH ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Salah satu teknologi rekayasa yang dapat digunakan untuk mengurangi polusi udara adalah dengan pemakaian Catalytic Converter yang dipasang pada saluran gas buang kendaraan bermotor (Heisler, 1995).  Sayangnya harga alat tersebut sangat mahal dipasaran dan tidak semua kendaran bermotor menggunakan teknologi tersebut, karena katalisnya terbuat dari bahan logam mulia yang mahal dan jarang didapatkan dipasaran seperti : Palladium, Platinum, dan Rodium. Disamping itu katalis tersebut sangat rentan terhadap bahan bakar premium yang memiliki kadar timbal (Pb) yang berakibat merusak fungsi katalis karena akan terjadi penyumbatan pada honeycomb Catalytic Converter. Oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian yang dirancang sedemikian rupa dalam skala laboratorium dengan menguji material substrat lain sebagai bahan katalis, untuk melihat kemampuan katalis pada Catalytic Converter dalam mereuksi emisi gas buang Carbon Monoksida khususnya. Pada penelitianini akan melihat unjuk kemampuan dan mengkaji efektifitas katalis Tembaga Berlapis Mangan yang di disain sedemikian rupa sehingga didapatkan bentuk dan jenis katalis Catalytic Converter yang tepat dan cocok untuk kendaraan bermotor yang berbahan bakar premium. Peneltian ini bertujuan untuk mendapatkan dan menggali informasi lanjutan serta mengkaji tentang material substrat sebagai bahan katalis, karakteristrik Catalytic Converter, efektifitas dan efesiensi Catalytic Converter. Dengan target khusus (1) Rancang Bangun Catalytic Converter (2) Mengkaji kemampuan Katalis Tembaga Berlapis Mangan dalam mereduksi emisi gas HC. Kata kunci: Catalytic Converter, Katalis Tembaga, Mangan, Emisi Gas Buang,  Karbon Monoksida
PENGARUH PRESURELESS SINTERING TERHADAP FRACTURE TOUGHNESS KOMPOSIT KAOLIN-ZIRCONIA Hartono, Sigit Budi
T R A K SI Vol 12, No 2 (2012): MAJALAH ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh presureless sinteringterhadap fracture toughness komposit Kaolin-Zirconia. Kaolin(2SiO2.Al2O3.2HO), suatu material keramik yang telah digunakan secara luas pada industri keramik. Zirconia (ZrO2) biasanya digunakan sebagai media untuk meningkatkan fracture toughness suatu material yang dikenal dengan ZTC (Zirconia Toughened Ceramics) misalnya: ZTA (Zirconia Toughened Alumina) dan ZTM (Zirconia Toughened Mullite). Dalam penelitian ini, komposisi berat Zirconia divariasikan dari 0%, 3%, 6%,9%, 12%, 15%, dan 18% terhadap matrik Kaolin. Spesimen dibuat dengan tekanan kompaksi uniaxial 25 MPa dalam bentuk balok. Dimensispesimen balok (50x10x8)mm2 dengan retak awal ditengah (SENB) untuk uji fracture toughness dan disinter pada suhu 1500oC selama 1 jam. Spesimen fracture toughness dipolis dan diuji dengan metode single edgenotched beam (SENB). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fracture toughness naik dari 0,73 MPa.m (0% berat Zirconia) menjadi 0,96 MPa. m 0,5 (15% berat Zirconia) dan turun pada18% berat Zirconia.Kata Kunci: Fracture Toughness, Kaolin, Zirconia
PENGARUH INJECTION TIMING DAN PROSENTASE CAMPURAN MINYAK DIESEL DENGAN BAHAN BAKAR BIODIESEL TERHADAP KARATERISTIK MESIN DAN EMISI GAS BUANG Warsita, Aris
T R A K SI Vol 12, No 2 (2012): MAJALAH ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Persedian bahan bakar fosil dunia semakin menipis dan pencarian bahanbakar alternatif sudah merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda lagi, sumber energi lain yang sangat berpotensi untuk dikembangkan antara lain energi matahari, energi angin, energi air, energi nuklir, energi biogas, energi minyak vegetatif dan energi yang lain. Bahan bakar yang berasal dari minyak vegetatif seperti minyak jarak dan  minyak sawit sangat luas untuk dikembangkan. Penelitian ini menguji bahan bakar campuran minyak kepala sawit (biodiesel) dengan prosentase campuran mulai 10%, 20% dan 30%  dengan menempatkanmesin pada test bed untuk mendapatkan tenaga mesin, torsi, kebutuhan udara dan bahan bakar sert emisi gas buang yaitu CO dan HC. Dalam penelitian ini didapatkan torsi maksimum 21,4 N.m dan tenaga mesin 2,1  kW terdapat pada putaran mesin 1000 rpm dengan campuran  bahan bakar 30 % dengan sudut injeksi 14,60 BTDC. Kebutuhan maksimum bahan bakar 1001,75 gr/kW.hr pada 30% dengan sudut injeksi 14,60  BTDC. Penurunan gas hidrokarbon dan monokside adalah 20 ppm dan 0,03% pada campuan 30% dengan putaran mesin 1000 rpm. Tenaga optimum dan emisi minimum didapatkan pada putaran 1000 rpm dan sudut injeksi 14,60.Kata Kunci : Biodiesel, Emisi, Tenaga, Torsi, Campuran dan Putaran Mesin.

Page 1 of 1 | Total Record : 5