cover
Contact Name
Muh Amin
Contact Email
-
Phone
6285876157254
Journal Mail Official
traksi@unimus.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
T R A K SI
ISSN : 16933451     EISSN : 25799738     DOI : -
TRAKSI (eISSN 2579-9738 / ISSN 1693-3451) adalah Majalah Ilmiah Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dengan cakupan bidang material teknik, konversi energi dan manjfaktur. Jurnal ini terbit 2 kali dalam satu tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 112 Documents
PENGARUH VISKOSITAS MEDIA CELUP TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO BESI TUANG ASTM A532 -, Subardi
T R A K SI Vol 11, No 1 (2011): mechanical engineering
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.729 KB)

Abstract

Penggunaan grinding ball/mill baja AISI type D di industri semen sampai saat ini masih didatangkan dari luar negeri dengan harga yang mahal, sehingga ketergantungan pabrik semen terhadap grinding ball/mill ini. Besi tuang putih martensitik ASTM ,{532 mempunyai unsur c (carbon) sebesar 2,2yo, memiliki sifat-sifat yang menguntungkan, diantaranya kekerasan tinggi, tahan korosi, kekuatan tinggi dan tahan terhadap perubahan suhu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh viskositas media celup terhadap kekerasan besi tuang putih martensitik ASTM 4532. Spesimen berbentuk balok dengan ukuran 8 mm x 8 mm x l0 mm. Proses yang dilakukan adalah heat treatment yaitu pemanasan pada temperatur 850c ditahan selama 2 jam, dilanjutkan dengan pencelupan (quenching) dalam media oli SAE 10, SAE 30, dan SAE50, didinginkan sampai suhu kamar. Hasil penelitian menunjukkan kekerasan tertinggi terjadi pada pencelupan dalam media oli sAE l0 yaitu sebesar 1103,20 kg/mm2, sedangkan kekerasan terendah pada pencelupan dalam media oli sAE 50 yaitu sebesar 1005,97 kglmm 2 . pengamatan struktur mikro menunjukkan bahwa besi tuang putih martensitik ASTM A532 terdiri dari struktur martensit, perlit dan karbida Cr.Kata Kunci: ASTM A532, Grinding Ball, Heat Treatment, KekerasanVickers & Struktur Mikro
PENINGKATAN KEKUATAN SERAT SERABUT KELAPA DENGAN PERLAKUAN SILANE Darmanto, Seno
T R A K SI Vol 11, No 1 (2011): mechanical engineering
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.909 KB)

Abstract

Research is done to analyze treatment (physical and chemical) inincreasing quality of coir fiber. Sequential of coir fiber research is done withdetermining characteristic of physically coir fiber, methd of making single fiber, treatment technical and testing of strength. Determining of physically coir fiber characteristic is done by observing and measuring dimension directly and tesling water content. Then making of single fiber is done by selecting of coir fiber, washing, dryrng and brushing/shaving, Treatment of physically coir fiber is begun from coir fiber in outer shell of coconut to single fiber. Kind of physically treatment consists of washing, soaking, natural drytng and supervised drying. Iilashing and soahng use water. Nalural drying of ccir fiber is done wheit coir fiber is outer shell of coconut. Supervised drying is done with hot air in +45C of tempemture. The next, washing, soaking and supervised drying is done to preryrecoir fiber that will be used to chemical treatment. Chemical treqtment is done with silane method. Silane treatment for single coirfiber is done with using silane agent solution. The silane solution is arranged with concentration variation 1%, 2%, 3%, 494up to l0%. Silane treatment uses methanol as solvent. Testing of single coir fiber is done accordingwith refer JIS number R7601 for single fiber. And testing of tensile shows that silane treatrnent will trend to increase strength. The increasing of coir strength andwill be optimum in concentration 7%o of silane agent.Key word: coirfiber, silane treatment, strength
PROTOTIPE CATALYTIC CONVERTER DARI TEMBAGA BERLAPIS MANGAN UNTUK MEREDUKSI EMISI GAS BUANG CO MOTOR BENSIN Irawan, RM. Bagus; -, Purwanto; -, Hadiyanto
T R A K SI Vol 11, No 1 (2011): mechanical engineering
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1345.848 KB)

Abstract

Salah satu teknologi rekayasa yang dapat digunakan untuk mengurangi polusi udara adalah dengan pemakaian Catolytic Converter yang dipasang pada saluran gas buang kendaraan bermotor. Namum demikian harga alat tersebut masih sangat mahal di pasaran dan tidak semua kendaran bermotor menggunakan teknologi tersebut. Hal ini disebabkan oleh pemakaian katatis yang terbuat dari bahan logam mulia yang mahal dan jarang didapatkan dipasaran seperti Paladium, Platinum, dan Rodium. Katalis tersebut sangat rentan terhadap unsur timbal (Pb) yang berakibat dapat merusak fungsi katatls karena akan terjadi penyumbatan pada honeycomb Catalytic Converter. Peraturan tentang emisi bagi kendaraan bermotor dan standard Euro 3 yang diberlakukan, mengakibatkan banyak kendaran yang tidak layak jalan karena emisinya, sangat tinggi dan melebihi ambang batas yang diizinkan. Pemakaian Catalitic Converter pada kendaraan bermotor yang tepat dapat mengurangi emisi gasbuang dan memenuhi standard yang diberlakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji material logam sebagai katalis, karakteristrik Catalytic Coriverter dan efektifitas Catalytic Converter dalam mengurangi polutan Karbon Monoksida pada emisi gas buang dengan penambahan lapisan Mangan. Hasil penelitan menunjukkan bahwa katalis berbahan Tembaga dan Mangan mampu mengurangi emisi Karbon Monoksida pada berbagai variasi putaran mesin dan jumlah sel katalis.Kata kunci: catalytic converter, katalis, tembaga mangan, emisi gas buang, karbon monoksida
PENGARUH PENAMBAHAN KADAR TiO2 TERHADAP HARGA KEKERASAN UBIN KERAMIK Amin, Muh
T R A K SI Vol 11, No 1 (2011): mechanical engineering
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keramik memiliki sifat fisis dan mekanis yang baik teruiama memilikisifat keras, tahan terhadap abrasive, . Penambahan Tio2 kedalam Kaorin dan Clay Pekalongan dalam bentuk komposit diharapkan dapat memiliki nilai lebih pada Keramik ubin yaitu sebuah Keramik ubin dengan kemampuan dapat membersihkan atau menghilangkan bau dan mensterilkan bakteri, sehingga fungsi Keramik Ubin dapat sebagai antibiotik. Salah satu sifat keramik yang perlu diperhatikan adalah harga densitas keramik. Dri hasil densitas dapat dipergunakan untuk mencari jumlah porositas yang ter1adi pada keramik ubin. Harga densitas akan sangat bergantung pada variasi suhu sintering, maka pada penelitian ini akan dibuat variasi suhu sintering sebesar (1000, I 100, 1200)"Cdengan Heating Rate SoC/mvnit dan holding time 1 jam. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari harga densitas yang optimal dari cMC. Sebagai data pendukung akan dilakukan uji struktur mikro untuk mengetahui secara visual porositas yang te4adi dengan mikroskop optik.Kata Kunci: TiO2, densitas, CMC, porositas, mikrostruktur
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MUSICOOL PADA MESTN AC (studi Kasus: AC merk Tosiba dan Panasonik di Universitas Negeri Semarang) Raharjo, Samsudi
T R A K SI Vol 11, No 1 (2011): mechanical engineering
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.161 KB)

Abstract

MUSIcool rnerupakan refigerant produk PT PERTAMINA (PERSERO) sebagaimedia pendingin ruangan yang ramah lingkungan dan hemat energy. MUSIcool dengan bahan dasar Hidrocarbon merupakan hasil kilang Migas yang diformulasikan sebagai pengganti Refrigerant R- 12,R-22 dan R-l34a mengingat Freon adalah jenis refrigerant yang dapat merusak lapisan ozon. Menipisnya lapisan ozon dalam atmosfer bagian atas diperkirakan sebagai penyebab meningkatnya penyakit kangker kulit dan katarak pada manusia. Generasi mendatang dalam ancaman bahay4 oleh sebab itu perlu dilakukan langkah-langkah menghentikan progresivitas global warming melalui perbaikan lingkungan secara global dan berkesinambungan dar, membeli produk-produk yang ramah lingkungan (Permendag. No.24/Iv1-DAG/PER/6/2006 ). Hasil Pengujian pada beban AC yang sama dalam penelitian ini mengunakan dua merk AC split beban 1,5 PK dan setiap merk disediakan 5 buah AC menuryukkan bahwa kerapatan MUSIcool lebih kecil disbanding dengan CFC, dan kerjakompresor lebih ringan 25 oh, rasio tekanan kondensasi terhadap evaporasi lebih kecil 0,5 -l L nilai viscositas lebih kecil kemudian efek refrigerasi , coeficient of Performance ( COP ) dan konduktifitas bahan lebih besar.Kata Kunci: Refrigeran MUSIcool, Ramah Lingkungan dan Ilemat Energi.
ANALISIS HARGA FRACTURE TOUGHNESS DENGAN METODE INDENTASI KEKERASAN VICKERS PADA KERAMIK KAOLIN Amin, Muh
T R A K SI Vol 9, No 1 (2009): mechanical engineering
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.411 KB)

Abstract

Pengujian Fracture Toughness (K1C) bertujuan untuk mengetahui ketangguhan terhadap retak pada specimen. Metode yang sering dipergunakan adalah Single-Edge Notched Beam (SENB).Pada material yang getas (britle) seperti halnya keramik dapat dicari harga fracture toughnesnya dengan cara pintas yaitu dengan memanfaatkan bekas injakan Vickers pada saat pengujian kekerasan material tersebut. Karena prinsip dasar dari penghitungan harga fracture toughness ini dengan jalan pengamatan panjang retak yang terjadi pada ujung-ujung bekas Vickers HardnessI akibat material getas diinjak dengan indentor Vickers. Dari hasil pengukuran panjang retak tersebutlalu disesuaiakn dengan bentuk crack yang terjadi setelah dipolis dan dengan rumus empiris tertentu dapat dihitung harga fracture toughnessnya. Hasil dari penghitungan harga fracture tersebut adalah hanya pendekatan saja untuk setiap material getas yang perlu diperbandingkan harganya dengan pengujian yang sesungguhnya yaitudengan Metode Single-Edge Notched Beam (SENB) untuk mengetahui seberapa jauh keakuratan metode tersebut apabila diaplikasikan pada material tertentu dalam hal ini keramik kaolin. Pengujian fracture toughness pada spesimen dengan tekanan kompaksi 25 MPa dan suhu sinter 1500oC dengan menggunakan Metode Indentasi Kekerasan Vickers diperoleh harga fracture toughness sebesar 3,12 MPa.m0,5. Sedangkan dengan menggunakan metode Single-Edge Notched Beam (SENB) untuk spesimen yang sama diperoleh harga fracture toughness sebesar (0,32± 0,004) MPa.m0,5.
EFFECT OF POST HEAT TEMPERATURE TO HARDNESS AND MACROSTRUCTURE IN WELDED STELL ST 37 Subardi, -; Suprijanto, Djoko; Mahendra, Roza Lyndu R.
T R A K SI Vol 9, No 1 (2009): mechanical engineering
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.798 KB)

Abstract

The present study aims to investigate the effect of post heat temperature of hardness andmacrostructure on the result steel welded St 37. Welded process with SMAW (Shelded Metal ArcWelding) and AC-DC current. Plate steel ST 37 welded of longitudinal, than heat treatment withtemperature various: 300°C, 400°C dan 500°C.Highest rate hardness 157,83 kg/mm2 on temperature treatment spesiment 500o cause haveferit grain boundary structure more and homogen so properties more hardness. The lows bendingstrength 43,51 kg/mm2 on raw material, cause have ferit structure and perlit so more soft properties.The micostuctrure welded area arround; ferit graind boundary, ferit widmanstatten, ferit acicularand perlit.
PENGARUH TEKANAN , TEMPERATUR DIE PADA PROSES SQUEEZE CASTING TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO PISTON BERBASIS MATERIAL BEKAS Abdillah, Fuad
T R A K SI Vol 9, No 1 (2009): mechanical engineering
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.237 KB)

Abstract

Squeeze casting sering juga disebut dengan liquid metal forging, merupakan suatu istilah yangdipakai untuk menggambarkan suatu proses dimana logam cair didinginkan di dalam cetakan tertutupsambil diberi tekanan luar yang biasanya berasal dari tenaga hidrolik. Terjadinya kontak antara logam cairdengan punch dan die pada saat penekanan memungkinkan terjadinya perpindahan panas yang cukupcepat. Ini akan menghasilkan struktur mikro yang lebih homogen serta perbaikan sifat mekanik. Materialyang digunakan untuk pengujian ini dan sekaligus sebagai pembanding diambil dari produk pistonDhaihatsu dengan komposisi. 12.60 wt% Si, 2.80 wt% Cu, 1.58 wt% Ni, 0.87 wt% Mg, 0.36 wt% Fe, 0.15wt% Mn, 0.076 wt% Zn, 0.016 wt% Pb, 0.009 wt% Sn, 0.006 wt% Ca dan selebihnya Al. Material dileburpada 750 oC, benda uji dibuat dengan menggunakan teknik squeeze casting dengan jalan memvariasikantekanan , temperature dan artificial Aging. Selanjutnya benda uji dikarakterisasi berupa kekerasan ,porositas dan struktur mikro. Pada pengujian yang dilakukan, laju pendinginan material akibat pengaruhtekanan dan temperatur die sangat signifikan pengaruhnya terhadap perbaikan sifat benda uji. Dari hasilpengamatan, proses ini mampu menurunkan porositas sampai 85.00 % dan memperbaiki kekerasansebesar 5.30 % setelah dilakukan perlakukan panas T6. Tekanan serta temperatur die optimal didapatkanpada 70 – 100 MPa dan 400 – 450 0C.
PENGARUH VARIASI RAPAT ARUS TERHADAP KETEBALAN LAPISAN ELEKTROPLATING SENG PADA BAJA KARBON RENDAH Effendi, Nizam
T R A K SI Vol 9, No 1 (2009): mechanical engineering
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.733 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi rapat arus terhadap ketebalanlapisan elektroplating seng pada Baja Karbon Rendah.Sampel penelitian yang digunakan adalah Baja Karbon Rendah berbentuk silinder dengandiameter 40 mm dan tebal 12 mm. Variasi rapat arus yang digunakan adalah 1 A/dm2, 3 A/dm2, 5A/dm2, 7 A/dm2, dan 9 A/dm2. Rincian sampel penelitian adalah satu sampel diperlakukan satu kalielektroplating dengan rapat arus yang telah ditentukan, kemudian dihitung selisih berat sebelum dansesudah dilakukan elektroplating. Setiap sampel perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak empatkali sehingga sampel secara keseluruhan sebanyak 20 buah. Data awal hasil eksperimen berupa selisihberat sebelum dan sesudah dilakukan elektroplating, diolah dengan menggunakan rumus sehinggadidapatkan data akhir berupa ketebalan lapisan.Dari hasil perhitungan uji persyaratan analisi data dari uji normalitas Lilliefors didapatkanbahwa ternyata semua Lobs lebih kecil dari Ltabel pada taraf nyata α = 0.01, jadi data yang diperolehberasal dari populasi yang berdistribusi normal. Sedangkan pada uji homogenitas Bartlett dapat dilihatbahwa semua X2obs lebih kecil dari X2tabel pada taraf nyata α = 0.01, sehingga sumber data analisisberasal dari populasi yang homogen. Berdasarkan uji hipotesis dengan menggunakan anava 1 arahdidapat harga Fobs : 20.8753 sedangkan F tabel sebesar = 4.89 pada taraf nyata α = 0.01. Jadi dapatdisimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari variasi rapat arus terhadap ketebalan lapisanelektroplating seng pada Baja Karbon Rendah. Semakin besar rapat arus, maka lapisan akanbertambah tebal.
SIMULASI PENGARUH POSISI SALURAN UDARA MASUK DAN KELUAR TERHADAP DISTRIBUSI TEMPERATUR RUANG AC Harianto, -
T R A K SI Vol 9, No 1 (2009): mechanical engineering
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.217 KB)

Abstract

The air conditioning room was uncomfortable is probably due to the temperature distribution is notequitable. This is caused due to placement of inlet and outlet is not correct. With the numeric method,numeric calculations can simulate the temperature distribution pattern of the placement position of inletand outlet. The five different types of placement of inlet and outlet had done simulated and produced thebest condition is a second type.

Page 1 of 12 | Total Record : 112