cover
Filter by Year

Analysis
T R A K SI
Articles
102
Articles
UNJUK KEMAMPUAN KATALIS TEMBAGA BERLAPIS MANGAN MODEL 4 DALAM MENGURANGI EMISI GAS CARBON MONOKSIDA MOTOR BENSIN

Irawan, RM. Bagus, -, Purwanto, -, Hadiyanto

T R A K SI Vol 15, No 2 (2015): MAJALAH ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.047 KB)

Abstract

Salah satu teknologi rekayasa yang dapat digunakan untuk mengurangi polusi udara adalah dengan pemakaian Catalytic Converter yang dipasang pada saluran gas buang kendaraan bermotor (Heisler, 1995).  Sayangnya harga alat tersebut sangat mahal dipasaran dan tidak semua kendaran bermotor menggunakan teknologi tersebut, karena katalisnya terbuat dari bahan logam mulia yang mahal dan jarang di dapatkan dipasaran seperti : Palladium, Platinum, dan Rodium. Disamping itu katalis tersebut sangat rentan terhadap bahan bakar premium yang memiliki kadar timbal (Pb) yang berakibat merusak fungsi katalis karena akan terjadi penyumbatan pada honeycomb Catalytic Converter. Oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian yang dirancang sedemikian rupa dalam skala laboratoriumdengan menguji material substrat lain ebagai bahan katalis, untuk melihat kemampuan katalis pada Catalytic Converter dalam mereuksi emisi gas buang Carbon Monoksida khususnya. Pada penelitian ini akan melihat unjuk kemampuan dan mengkaji efektifitas katalis Tembaga Berlapis Mangan yang di disain sedemikian rupa sehingga didapatkan bentuk dan jenis katalis Catal yti c Convert er yang t epat dan cocok untuk kendaraan bermotor yang berbahan bakar premium. Peneltian ini bert ujuan untuk mendapatkan dan menggali informasi lanjutan serta mengkaji tentang material substrat sebagai bahan katalis, karakt eristrik Catalytic Converter, efekti fitas dan efesiensi Catalytic Converter.Dengan target khusus (1) Rancang Bangun Catal ytic Converter (2) Mengkaji kemampuan Katalis Tembaga Berlapis Mangan dalam mereduksi emisi gas CO.  Kata Kunci: Catalytic Converter, Katalis Tembaga, Mangan,  Emisi Gas Buang, Karbon Monoksida

REAKTOR MICROWAVE EFEKTIF DALAM PENGHAPUSAN TAR MODEL BIOMASSA DENGAN PENGUNAAN KATALIS DAN PENAMBAHAN AIR

Warsita, Aris

T R A K SI Vol 15, No 2 (2015): MAJALAH ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.923 KB)

Abstract

Penghapusan tar efektif dengan perlakuan katalis dan penambahan airpada reaktor microwave , sehingga didapatkan energi intensif dan effektifdipromosikan untuk menghapuskan tar dari gasifikasi biomassa. Toluenadan naftalena digunakan dalam percobaan ini sebagai senyawa tar modelbiomassa gasifikasi dengan perlakuan katalis pada suhu pemanasan dari700°?-900°? untuk dolomit dan nikel, sedangkan 500° -700°? pada Yzeolit, ruthenium dan rhodium dengan waktu tinggal (0-0,24) detik.Karakteristik penambahan air merupakan teknik baru dan akan dijelaskandalam makalah ini. Pada pembelajaran ini menjelaskan bahwa toluenajauh lebih mudah untuk dihapus dari pada naftalena, sedangkan rhodiummempunyai unjuk kerja paling tinggi dibandingkan dolomite, Y-zeolite,nikel, dan ruthenium. Jelaga tidak ditemukan penghapusan tar model inidan benar-benar bersih selama penghapusan katalis. Pengaruh daripemanasan ini tidak hanya penghapusan tar, tetapi terjadinya reaksiradikal yang dihasilkan oleh microwave  sehinggga didapatkan konversitar menjadi gas-gas berguna. Hasil penelitian menunjukkan pengunaanberbagai katalis dengan tar model toluena dan naftalena bersifat asamdengan luas permukaan yang besar, sehingga mempunyai berpotensi bisa digunakan pada suhu reaksi lebih rendah dari 500°?.Kata Kunci: Penghapusan, Tar, Katalis, Microwave , Air

ANALISIS PENGARUH MEDIA PACK CARBURIZING TERHADAP KEAUSAN DAN KEKERASAN SPROKET SEPEDA MOTOR

Gunawan, Sigit, Harton, Sigit Budi

T R A K SI Vol 15, No 2 (2015): MAJALAH ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.655 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh media packcarburizing terhadap keausan dan kekerasan sproket Honda Supra X125. Variabel penelitian adalah media carburising. Proses packcarburizing dilakukan dengan  menggunakan media karburasi yangberbeda yaitu kokas, arang tempurung kelapa, arang sirep dan briket batu bara. Pada masing-masing media karburasi  ditambahkan bariumkarbonat (BaCO) 3,5%. Untuk proses perlakuan panas, pemanasandilakukan pada temperatur 900 3 o C dengan waktu karburasi selama 2 jam dilanjutkan dengan quenching dengan media oli. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa kekerasan rata-rata tertinggi dihasilkan pada prosescarburizing dengan media arang sirep  yaitu 629 HV. Keausan spesifikrata-rata terkecil dicapai pada proses carburizing  dengan carburizerarang sirep yaitu 1,625 x 10-7 mm 2/kg, dan keausan spesifik rata-rataterbesar sebesar  1,867 x 10 -7 mm 2 /kg  diperoleh pada proses carburizing dengan media kokas.Kata Kunci: Pack Carburizing, Keausan, Sproket, Kekerasan

KAJIAN STUDI KINETIK PERLAKUAN PANAS-KATALIS DAN PENAMBAHAN AIR UNTUK SENYAWA TAR MODEL BIOMASSA

Warsita, Aris

T R A K SI Vol 15, No 2 (2015): MAJALAH ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (874.995 KB)

Abstract

Parameter model kinetik pada konversi toluena mengunakan microwaveperlakuan panas-katalis dan penambahan air merupakan pokok analisis dalam makalah ini. Konstanta laju ki netik ditentukan dengan menggunakan metode integral berdasarkan data penelitian ditambah dengan persamaan Arrhenius untuk memperoleh energi aktivasi dan faktor pre-eksponensial. Model ini memberikan jaminan yang baik berdasarkan data eksperimen. Model kinetik juga divalidasi dengan standard error dari 3% rata-rata. Ekstrapolasi model menunjukkan trenyang wajar untuk memprediksi konversi toluena dan hasil produk baik dalam perawatan panas dan katalitik. Pada iradiasi microwave didapatkan energi aktivasi konversi toluena l ebih rendah dengan kisaran 3-27 kJ mol?1 dibandingkan pemanasan konvensional dilaporkan dalam literat ur. Laju reaksi keseluruhan adalah enam kali lebi h tinggi dibandingkan dengan pemanasan konvensional. Secara keseluruhan model kinetik bekerja lebi h baik untuk menghilangkan model tar tanpa pengaruh gas reformasi dalam tingkat keandalan ditunjukkan dalam penelitian ini.  Kata Kunci : Kinetik Microwave Perlakuan Toluene Konversi

PENINGKATAN PRODUKTIVITAS INDUSTRI JENANG DAN KRASIKAN MELALUI PENERAPAN MESIN PENGADUK OTOMATIS TERMODIFIKASI DI KARANGLUH KECAMATAN SALAM MAGELANG

-, Murni, Arifan, Fahmi, Abidin, Zainal

T R A K SI Vol 15, No 2 (2015): MAJALAH ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.112 KB)

Abstract

enang dan krasikan merupakan makanan tradisional khas dari daerah Kabupaten Magelang yang memiliki resep warisan turun temurun namunmendunia. Sebagian kecil industry jenang sudah mapan dalam arti dapat dipasarkan secara internasional, karena sang pemilik sangat inovatif dalam produksi dan pemasarannya. Namun, sebagian besar industri kecil termasuk sentra industri jenang dan krasikandi desa Karangluh, Salam,Magelang masih belum mapan karena memiliki keterbatasan kemampuan berinovasi dan mengembangkan wawasan sehingga tidak ada peningkatan kualitas maupun kuantitas. Salah satu faktor utama permasalahan tersebut adalah alat pengaduk yang digunakan masih sederhana menyebabkan terjadinya penggumpalan bahan jenang dan krasikan. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan membuat rancang bangun dan pabrikasi mesin pengaduk otomatis termodifikasi. Alat pengaduk otomatis terdiri dari dua bagian, yaitu bagian pengadukan yang berupa bak atau tangki pengadukan dan bagian Impeller berupa motor listrik, pulley dan pemutar yang dilengkapi dengan rangka besi untuk menjaga keseimbangan dalam pengadukan. Alat pengaduk termodifikasi telah dibuat didasarkan pada teori pengadukan bahan, dan karakterist ik bahan yang akan diaduk untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk jenang dan krasikan di Desa Karangluh, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.Kata Kunci: Jenang, Krasikan, Mesin Pengaduk Otomatis

OPTIMASI PROSES BIOETANOL DARI KULIT KOPI DENGAN MENGGUNAKAN PROSES HIDROLISIS VIBROUS BED BIOREAKTOR

-, Murni, Arifan, Fahmi, Abidin, Zainal

T R A K SI Vol 15, No 1 (2015): MAJALAH ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.752 KB)

Abstract

Kopi adalah tanaman kopi yang telah di ambil buahnya, sehingga tinggalkulitnya yang merupakan libah pertanian yang jarang sekali dimanfaatkan. Kulit kopi mengandung 71,2%, protein kasar 3,9%, lemak kasar 1,8%, serat kasar 28,8%, BETN 37,1%, dan TDN 40,2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan vibrous bed bioreactor dan proses fermentasi fed batch untuk produksi bioetanol dari limbah kulit kopi dengan menggunakan enzim immobilized Zymomonas mobilis sehingga diperoleh yield tinggi. Penelitian dilakukan dengan melakukan eksperimental dan perancangan serta pabrikasi Vibrous Bed Bioreaktor untuk menentukan kinetika reaksi hidrolisa enzimatis dan komputasi proses. Studi optimisasi dilakukan dengan menggunakan faktoral design 2n. Parameter-parameter yang diteliti adalah rasio enzim-substrat, rasio kulit kopi-air, pH reaksi dan waktu reaksi. Selama tempuhan, diukur kandungan glukosa yamg dihasilakan pada saat fermentasi agar didapatkan kadar glukosa sebesar 14%. Sampel yang diambil hasil reaksi hidrolisa enzimatis, dianalisa kadar glukosanya setiap 6 jam sekali dengan GC dan HPLC. Kadar glukosa dihitung persentasenya terhadaptotal campuran. Setelahnya dapat dilakukan proses pengkonversian biomassa menjadi bioetanol dan dapat dilakukan pengujian ferforma motor berbahan bakar bensin.

VARIASI UKURAN PASIR CETAK TERHADAP KEKERASAN DAN KEKUATAN TARIK CORAN SCRAP PISTON SEPEDA MOTOR

Gunawan, Sigit, Hartono, Sigit Budi

T R A K SI Vol 15, No 1 (2015): MAJALAH ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4006.224 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi ukuran besar butir pasir cetak terhadap kekerasan dan kekuatan tarik coran scrap aluminium piston sepeda motor. Aluminium merupakan logam yang ringan (berat jenis 2.56 kg/m3 atau 1/3 berat jenis tembaga) kekuatan tarik maksimum dalam keadaan dingin 17 – 20 kg/cm 2 , dan titik cairnya 660ºC, sedangkan titik didihnya 1800°C. Variabel penelitian adalah besar butir pasir silika. Variasi besar butir pasir silika 140 mesh, 130 mesh, 120 mesh, 110 mesh, dan 100 mesh. Proses pengecoran dilakukan dengan cara mencairkan scrap aluminium piston sepeda motor, dilanjutkan dengan penuangan logam cair dalam cetakan pasir silika dengan tingkat kehalusan pasir 140 mesh, 130 mesh, 120 mesh, 110 mesh, dan 100 mesh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan kekasaran pasir silika menyebabkan kekerasan meningkat tetapi kekuatan tarik cenderung menurun. Kekerasan rata-rata tertinggi 84,90 HB pada 120 mesh, dan kekuatan tarik rata-rata tertinggi 14,92 kg/mm2 pada 130 mesh.

PENGARUH PENAMBAHAN TEMBAGA TERHADAP DENSITAS MATERIAL CERAMIC MATRIX COMPOSIT (CMC) UNTUK APLIKASI FILTER GAS EMISI KENDARAAN

Amin, Muh, Subri, Muhammad

T R A K SI Vol 15, No 1 (2015): MAJALAH ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.007 KB)

Abstract

Perkembangan jumlah kendaraan bermotor di Indonesia terus mengalamipeningkatan dan tidak diimbangi dengan program pelestarian lingkungandengan baik sehingga menyebabkan tinginya polusi udara yang menjadipenyebab berbagai penyakit, misalnya: meningkatnya penyakit mata,kanker kulit, hipertensi, daya tahan tubuh menurun, anemia dan penurunan kemampuan otak. Perkembangan penggunaan filter gas emisi kendaraan bermotor di Indonesia masih rendah dan belum diaplikasikan di semua kendaraan bermotor. Hal ini disebabkan material filter gas emisi yang banyak dipakai oleh pabrikan yaitu terbuat dari material keramik berserat yang dilapisi dengan logam mulia seperti Platinum (Pt), Palladium (Pd) dan Rhodium (Rh) dengan biaya pembuatan yang relatif cukup mahal. Penelitian pembuatan filter gas emisi dari material lokal dengan kelimpahan tinggi, seperti Tembaga dan Kuningan sudah banyakdilakukan akan tetapi memiliki efisiensi yang rendah. Sedangkanpenelitian filter gas emisi dari material keramik masih dalam skalaLaboratorium. Oleh karena itulah pada penelitian ini dikembangkanpembuatan filter gas emisi kendaraan dengan menggabungkan antaramaterial logam dan keramik dalam bentuk komposit/Ceramic MatrixComposite (CMC) sehingga memiliki kemampuan ganda yaitu sebagaikatalis dan adsorben. Material filter gas emisi kendaraan yang dibuatdengan uniaxial pressing pada tekanan kompaksi 25 MPa dan suhusintering 950oC dengan komposisi 80% volume Clay, 10% volume TiO2dan 10% Karbon Aktif dengan bahan aditif Tembaga (Cu) sebesar 30%dan 40% volume diperoleh densitas terbaik untuk masing-masing tekanan.

PEMBENTUKAN KRISTAL CaCo3 PADA PIPA TEMBAGA DENGAN KONSENTRASI LARUTAN 3500ppm Ca++ DAN LAJU ALIRAN 30 ML/MENIT

Aryanto, Tri, Raharjo, Samsudi

T R A K SI Vol 15, No 1 (2015): MAJALAH ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.1 KB)

Abstract

Pembentukan kerak pada sistem perpipaan di industri maupun rumah tangga menimbulkan banyak permasalahan teknis dan ekonomis. Hal ini disebabkan karena kerak dapat menutupi atau menyumbat air yang mengalir dalam pipa dan sekaligus menghambat proses perpindahan panas pada peralatan penukar panas. Sehingga kerak yang terbentuk pada pipa-pipa akan memperkecil diameter dan akhirnya meningkatkan biaya produksi. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan alat Closed Circuit Scale Simulator, memahamimekanisme pembentukan kerak CaCo3 didalam pipa dengan aliran laminer dan mengkaji hasil morfologi, kristalograpi dan komposisi kerak. Percobaan dilakukan dengan beberapa kupon yang terbuat dari pipa tembaga yang merupakan bahan pipa yang umum digunakan dalam industri. Dalam penelitian ini dilakukan suatu pengembangan alat untuk mensimulasikan pertumbuhan kerak di dalam pipa uji. Alat uji ini dirangkai pada suatu rangka yang terbuat dari bahan plat besi siku.Hasil yang didapatkan selama pengujian dengan mereaksikan CaCl2 dan NaCO3 menggunakan larutan Ca2+ berkonsentrasi 3500 ppm dengan laju alir 30 ml/menit, dapat menumbuhkan kerak CaCO3 dengan Berat kerak Total sebesar 0,200 gram, waktu induksi yang dibutuhkan adalah 10 menit. Dan dari hasil SEM CaCo3 diketahui bentuk kristal yang dihasilkan seratus persen Rombohedral.

PENGHEMAT BAHAN BAKAR HCS PADA MESIN MOBIL DENGAN KATALIS LIMBAH PIPA A/C

Pribadi, Rubijanto Juni

T R A K SI Vol 15, No 1 (2015): MAJALAH ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : T R A K SI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.748 KB)

Abstract

Supressing fuel consumption is an urgent effort to overcome fossilbased fuels issues that getting less over time. Some were attempt toovercome this issues by saving fuel consumption, while others tries toreplace the use of thsese fossils fuels comsumption with the alternativeones. The purpose of this research are to fabricate fuel saver by implementing Hydrocarbon Crack System (HCS) on Pertamax and then find the optimal HCS system volume, comparing the engine efficiency before and after the inplementation of HCS system. The HCS system in this research utilizing scrap pipes of Air Conditioner’s. The engine employed in this research is the engine of Toyota Kijang super 1998’s 1,500 cc. Research methodology in this research is to design and fabricate HCS system and then apllied it to the engine, and then performing fuel consumption, noise, emission, dan the engine’s temperatures. The results of this research shows reductions of fuel consumption after HCS application. The engine’s temperatures increasing but unsignificant.The highest noise results occurs at the smallest catalyst volume, nonidle engine (2,500 rpm) but not significant. Emission test shows thedegressions of CO and HC after implementation s of HCS on engine.The conclusions of this research are that fuel consumption is inverselyof total volumes of HCS catalist. The greater the HCS’s volume shallincreasing the engine’s tempetrature, lower noise and lower CO andHC on flue gas.