MAKSIMUM
ISSN : -     EISSN : -
Articles 55 Documents
INTERAKSI TANGGUNG JAWAB SOSIAL, KINERJA SOSIAL, KINERJA KEUANGAN DAN LUAS PENGUNGKAPAN SOSIAL (Uji Motif di Balik Social Responsibility Perusahaan Go publik di Indonesia)

Hadi, Nor .

MAKSIMUM Vol 1, No 2 (2011): Media Akuntansi Unimus
Publisher : MAKSIMUM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1174.152 KB)

Abstract

Abstract The research investigated is reciprocal relationship two motives responsibility are social motive and economics motive. The variable of the research are cost social performance, economics performance and social disclosure,  the have reciprocal relationship. Grand theory of the research is stakeholder and legitimacy theory. The objective of this research are b investigate direct effect and reciprocal effect of research variables. The Result from study show that different level of social disclosure The resulted of hipotetico testing, indicate (l) direct effect of social cost on social performance (H1) and social cost on social disclosure (H4) are significant (a = 0.100). (2) The reciprocal affect of differential stock price on social disclosure (H6C) social performance on return on equity (H5) and social performance on return on assets (H5) are significant  (α=0.100) Based on content analysis in annual report and hipotetic testing indicate motive content on (social motive and economics motive) in social responsibility are existed. The motive content are effective, {will be contingent. There are (reciptocal) relationship. The firm should be based on community excess concept in social responsibility practice. Keyword : Corporate Social Responsibility, Social Cost, Social Disclosure, Social performance, Financial Performance

ANALISIS ASPEK RASIONAL DALAM PENGANGGARAN PUBLIK TERHADAP EFEKTIVITAS PENGIMPLEMENTASIAN ANGGARAN BERBASIS KINERJA PADA PEMERINTAH SURAKARTA

Achyani, Fatchan, Cahya, Bayu Tri

MAKSIMUM Vol 1, No 2 (2011): Media Akuntansi Unimus
Publisher : MAKSIMUM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1122.689 KB)

Abstract

Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aspek rasional yaitu sumber daya, informasi, dan orientasi tujuan terhadap implementasi efektivitas anggaran berbasis kinerja. Penerapan anggaran berbasis kinerja dimaksudkan agar dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggung iawaban anggaran, setiap institusi publik tidak hanya mempertanggung jawabkan input-nya semata tetapi juga harus mempertanggungjawabkan untuk apa dan berapa output dan hasil (outcome) yang diperoleh dari setiap dana yang dibelanjakan. Dari analisis regresi yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa variabel sumber daya dan informasi, terbukti mempengaruhi secara positif efektivitas implementasi anggaran berbasis kinerja pada pemerintah kota Surakarta. Kata kunci : Efektivitas Implementasi Anggaran Berbasis Kinerja, Sumber Daya, Informasi, Orientasi Tujuan

ANALISIS PEMBELAJARAN MATA KULIAH AUDITING (KOMPENTENSI DALAM AUDITOR JUDGMENT )

Wibowo, Ery .

MAKSIMUM Vol 1, No 2 (2011): Media Akuntansi Unimus
Publisher : MAKSIMUM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (951.929 KB)

Abstract

Abstrak proses pembelajaran mata kuliah auditing tidak bisa ditepaskan dengan tuntutan dunia praktik. Penerapan ilmu Auditing sebagai dasar kompetensi bagi profesi Auditor dalam dunia praktik membutuhkan perspeitif ilmu yang sangat luas. Pada prakteknya seorang Auditor tidak hanya cukup berbekal pemahaman secara kognisi terhadap ilmu Auditing yang berbasis pada ilmu akuntansi semata. Tetapi juga harus dituntut memiliki kemampuan interaksi sosial (soft skill). Makalah ini merupakan studi pustaka untuk mencoba membuat alur dalam mendisain sebuah proses pembelajaran bogi mata kuliah auditing yang memiliki dasar kompetensi bagi profesi Auditor. Kata kunci: pembelajaran, soft skill, audit djugment, kompentensi

PERILAKU RASIONAL PARA MANAJER DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBIAYAAN MELALUI BANK SYARIAH

., Hardiwinoto .

MAKSIMUM Vol 1, No 2 (2011): Media Akuntansi Unimus
Publisher : MAKSIMUM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1399.071 KB)

Abstract

Abstract This study aims to explore the underlying motivations of managers in corporate financing. The method Used is to explore the literature, the predecessor of research and related theories. The results showed that the motivation underlying the financing decision is rational behavior of the managers. Keyword : motivations of managers, financing decision making, and Rational behavior of the managers.

E/ALUASI IMPLEMENTASI DAN PENGUATAN NILAI- NILAI DASAR PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH PADA AMAL USAHA MUHAMMADIYAH BIDANG PENDIDIKAN

Handari W, Rr Sri

MAKSIMUM Vol 1, No 2 (2011): Media Akuntansi Unimus
Publisher : MAKSIMUM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (983.475 KB)

Abstract

Abstract Muhammadiyah merupakan gerakan lslam amar maruf nahi munkar yang memiliki amal usaha. pendidikan yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia. Salah satu faktor penguat perkembangan ini adalah nilai-nilai Kemuhammadiyahan yang mencakup ukhuwah, ikhlas, dan kesungguhan. Namun pendidikan dasar, menengah, dan umum, saat ini perlu mendapat perhatian, mengingat persaingan pendidikan yang semakin tinggi. Idealnya nilai nilai pendiri ( Founding Father) akan mampu menjadi daya dorong amal usaha pendidikan sehingga mampu berkiprah secara optimal dalam usaha pendidikan di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploraiif yang bertujuan mengevaluasi implementasi nilai-nilai persyarikatan pada Amal usaha Muhammadiyah bidang pendidikan. Hasil penelitian diharapkan memberikan kontribusi pada peningkatan kinerja amal usaha Muhmmadiyah melalui penguatan nilai kerja yang didasarkan pada nilai dasar persyarikatan Muhammadiyah. Kata Kunci : Amal usaha Muhammadiyah, Nilai dasar persyarikatan

PENGARUH KONFLIK KEAGENAN TERHADAP CORPORATE GOVERNANCE DAN KINERJA PERUSAHAAN

Putra, Wahyu Manuhara

MAKSIMUM Vol 1, No 2 (2011): Media Akuntansi Unimus
Publisher : MAKSIMUM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.062 KB)

Abstract

Abstract This study aimed to test whether the Corporate Governance associated the Agent- Conflicts This research Used exploratory principal components analysis and kanonikal analysis on 6 individual governance variables to get the 5 factors representing different dimensions of corporate governance and treasures the agent, conflict firms based on 7 agency conflict proxies used in the literature. Results of analysis found that Companies with greater agency conflict has a mechanism for better corporate governance, in particular that the low ownership structure has a high impact on institutional ownership. Overall the result support the theory that the existence and role of corporate governance mechanisms on firm is a function of agency Conflict in the company. Keyword : Agency Conflicts, Corporate Governance, exploratory principal components analysis, kanonikal analysis

ANALISIS PENGARUH TOTAL SERVICE QUALITY MANAGEMENT TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN JASA TRANSPORTASI

Qomari, Ika Nurul, Rahman, Afrizal .

MAKSIMUM Vol 1, No 2 (2011): Media Akuntansi Unimus
Publisher : MAKSIMUM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1540.977 KB)

Abstract

Abstract This research was conducted to analyze the influence of Total Service Quality Management to the customers satisfaction (the customers in this research were the user servicing Persada Tour & Travel of Yogyakarta agency) by using 5 dimensions of TSQM: physical quality dimension, supporting physical Quality, company/institution quality, technical Quality dimension, and interactive quality dimension. The method used for data collecting was survey method by giving question naires to the respondents. The technique used to take the samples of the research was purposive sampling. In this research validity and Reliability tests were conducted to ensure the validity and reliability of the research instruments. Data Analyzed used in the research were multiple linear regression, t test, and F test. The result of the research shows that there is an influence of Total Service Quality Management to the customers satisfaction on the dimensions of physical quality, supporting physical quality", company/institution quality, technical quality, and interactive quality dimension forward the business class train passengers, both partially and simultaneously of all dimension. The most influential dimensions to the Customers satisfaction is the company/institution quality. Keyword : Service Quality, Satisfaction

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA SAHAM PERUSAHAAN (Studi Empiris pada Saham LQ 45 di BEI)

Karim, Abdul

MAKSIMUM Vol 1, No 1 (2010): MEDIA AKUNTANSI UNIMUS
Publisher : MAKSIMUM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.801 KB)

Abstract

Corporate governance telah menjadi topik yang menarik untuk diteliti pada saat sekarang ini. Hal ini karena meningkatnya kebutuhan untuk menerapkan good corporate governance yang disuarakan secara global didorong oleh terjadinya skandal yang terjadi di Enron, Worldcom, Parmalat untuk perusahaan yang ada di Amerika serta PT. Agis sebagai contoh perusahaan di Indonesia yang disebabkan oleh kurangnya penerapan corporate governance yang baik. Skandal – skandal akuntansi tersebut tentunya akan berdampak terhadap ekonomi suatu bangsa melalui efeknya terhadap pasar modal. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisis pengaruh komisaris independent, kepemilikan manajerial, kepemilikan asing, hutang, serta kualitas audit terhadap kinerja saham perusahaan yang termasuk dalam LQ 45 di Bursa Efek Indonesia tahun 2006 – 2008 dan untuk memberikan gambaran bagaimana penerapan good corporate governance yang berkembang pada perekonomian seperti sekarang ini. Berdasarkan hasil analisis dan pengujian, data menunjukkan tidak adanya pengaruh yang signifikan antara komisaris independent (INED) terhadap kinerja perusahaan, hal ini membuktikan bahwa tidak adanya pengaruh komisaris independent terhadap kinerja saham. Kemudian adanya pengaruh positif antara kepemilikan manajerial terhadap kinerja perusahaan, yang berarti bahwa semakin besar jumlah kepemilikan manajerial akan meningkatkan nilai perusahaan. Kemudian terdapat pengaruh positif signifikan antara kepemilikan asing terhadap kinerja perusahaan. Hal ini mengindikasikan bahwa para investor di Bursa Efek Indonesia ternyata juga memperhatikan jumlah kepemilikan asing dalam menilai suatu perusahaan. Kemudian analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan antara hutang dengan nilai perusahaan. Hal ini juga mengindikasikan bahwa para investor di Bursa Efek Indonesia memperhatikan pengawas lain akan suatu perusahaan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan antara kualitas audit dengan nilai perusahaan. Hal ini mengindikasikan bahwa kualitas audit yang digambarkan dengan kantor akuntan yang termasuk big 4 akan berpengaruh terhadap nilai suatu perusahaan. Kualitas audit biasanya mempengaruhi luasnya suatu pemeriksaan sehingga kredibilitas hasil audit bisa diandalkan.Keywords : GCG, komisaris independen, kepemilikan manajerial, kepemilikan asing, kualitas audit

ANALISA KEMAMPUAN KEUANGAN PADA KETIGA DAERAH TINGKAT II DI JAWA TENGAH DALAM MENJALANKAN OTONOMI DAERAH

Hanum, Ayu Noviani

MAKSIMUM Vol 1, No 1 (2010): MEDIA AKUNTANSI UNIMUS
Publisher : MAKSIMUM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.388 KB)

Abstract

Otonomi Daerah adalah kewenangan daerah otonom untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat, sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Keputusan politik pemberlakuan Otonomi Daerah di Indonesia dimulai sejak tanggal 1 Januari 2001. Tujuan otonomi daerah bagi daerah adalah untuk mewujudkan political equality, local accountability dan local responsiveness. Untuk mengukur kemandirian keuangan daerah, dapat menggunakan tiga tolak ukur, yaitu : (1) Kemampuan daerah untuk memenuhi kebutuhannya sendiri, (2) Efektifitas dan efisiensi pengeluaran anggaran daerah dan (3) Derajat Desentralisasi Fiskal (DDF). Dari tiga daerah kabupaten yang diteliti, yaitu Kabupaten Klaten, Pati dan Pemalang dapat di peroleh kesimpulan untuk tolak ukur pertama, bahwa ketiga kabupaten memiliki kesenjangan fiskal yang negatif selama periode 2001-2004, dengan rata-rata kesenjangan fiskal untuk Kabupaten Klaten sebesar -30,5444, Kabupaten Pati sebesar -62,3171 dan Kabupaten Pemalang sebesar -71,3171, ini berarti bahwa ketiga daerah kabupaten belum mampu memenuhi kebutuhan daerahnya. Untuk tolak ukur kedua, hasil analisis menunjukkan bahwa sektor basis di Klaten hanya memperoleh proporsi total rata-rata sebesar 27,65% dan 72,35% untuk sektor nonbasis. Untuk Pati, sektor basis hanya memperoleh proporsi total rata-rata sebesar 37,01% dan 62,99% untuk sektor nonbasis. Sedangkan untuk Pemalang, sektor basis hanya memperoleh proporsi total rata-rata sebesar 5,65% dan 94,34% untuk sektor nonbasis. Untuk tolak ukur terakhir, yaitu DDF, hasil analisis data menunjukkan rasio-rasio DDF ketiga kabupaten masih jauh berada di angka satu (1). Rasio DDF yang pertama, yaitu perbandingan rata-rata antara PAD dengan total penerimaan daerah untuk Klaten sebesar 4,49%, Pati sebesar 9,80%, dan Pemalang sebesar 6,69%. (2) Rasio DDF yang kedua, yaitu rata-rata perbandingan antara PAD ditambah BHPNP terhadap total pengeluaran daerah juga sangat rendah, untuk Klaten sebesar 9,11%, Pati sebesar 18,06%, dan Pemalang sebesar 12,62%. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan keuangan pemerintah daerah Klaten, Pati dan Pemalang dalam membiayai urusan daerah dengan sumber keuangan sendiri masih sangat rendah. Akibatnya ketergantungan terhadap pemerintah pusat semakin tinggi. Dengan tidak terpenuhinya ketiga tolak ukur yang diterapkan pada pemerintah Kabupaten Klaten, Pati dan Pemalang terhadap standar kemampuan keuangan daerah dalam menghadapi otonomi daerah, dapat ditarik kesimpulan bahwa pemerintah Kabupaten Klaten, Pati dan Pemalang belum mampu atau belum layak dalam melaksanakan otonomi daerah dari sektor keuangan. Kata Kunci : Otonomi Daerah, kesenjangan fiskal, sektor basis, DDF.

PENGARUH GENDER, PEMAHAMAN KODE ETIK PROFESI AKUNTAN TERHADAP AUDITOR JUDGMENT

Wibowo, Ery

MAKSIMUM Vol 1, No 1 (2010): MEDIA AKUNTANSI UNIMUS
Publisher : MAKSIMUM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.212 KB)

Abstract

Ada berbagai variasi faktor individual yang mempengaruhi audit judgment dalam melaksanakan review selama proses pelaksanaan audit (Solomon dan Shields,1995), dan pengaruh faktor individual ini berubah-ubah sesuai dengan kompleksitas tugas, Tan and Kao (1999), dan Libby (1995). Dalam penelitian lain, Pflugrath Gary (2007) dibuktikan bahwa pemahaman kode etik juga mempengaruhi audit judgment. Sementara itu dalam penelitian ini ingin membuktikan bahwa ada perbedaan pemahaman kode etik profesi antara auditor laki-laki dan perempuan, yang akan mempengaruhi audit judgment Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research), yaitu penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan data melalui survei di lapangan. survei dimaksudkan untuk memperoleh gambaran tentang faktor-faktor individu seperti pemahaman kode etik profesi akuntan dan gender yang mempengaruhi auditor judgment. Desain penelitian bersifat penjelasan (explanatory research) yaitu menjelaskan hubungan kausalitas antara variabel independen dan variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik (KAP) yang ada di kota Semarang. Auditor junior ini adalah auditor yang bekerja di KAP tidak lebih dari tiga tahun dengan alasan untuk karyawan-karyawan baru yang memulai karirnya sebagai auditor pemula atau auditor junior akan bertugas pada setiap jenjang kerja selama 2-3 tahun sebelum mencapai kedudukan sebagai rekan (Arens dan loebbecke, 1996). Kata Kunci : auditor judgment, kode etik profesi, gender.