cover
Contact Name
Anie Yulistyorini
Contact Email
-
Phone
6281233202924
Journal Mail Official
 sipil.ft@um.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
BANGUNAN (Jurnal Berkala Jurusan Teknik Sipil UM)
ISSN : 08522480     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal BANGUNAN diterbitkan sejak tahun 1994 oleh segenap civitas akademika Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Malang dengan judul BANGUNAN. Dengan No. ISSN 0852-2480, Jurnal Bangunan terbit minimal 1 (satu) kali setahun berisi gagasan konseptual, kajian teori, praktik, penelitian, dan pengajaran dalam bidang Teknik Bangunan.
Arjuna Subject : -
Articles 94 Documents
SISTEM PEMBELAJARAN ALAMIAH OTAK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PROSES PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Suparno, Suparno
ISSN 0852-2480 Vol 19, No 1 (2012): Jurnal Bangunan Edisi Tahun 19 No. 1 Desember 2012
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pendidikan di Indonesia pada umumnya termasuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), masih rendah tingkat kompetisi dan relevansinya. Oleh karena itu, idealnya aktivitas pembelajaran di SMK tidak hanya difokuskan pada upaya pengembangan kemampuan kognitif belaka, melainkan juga diupayakan bagaimana menyeimbangkan antara aspek kognitif, afektif  dan  psikomotorik. Selama ini  kurikulum dan pembelajaran  sarat dengan muatan kognitif, sehingga aspek afektif sering diabaikan. Cara terbaik menyajikan kemampuan afektif adalah mengintegrasikan kandungan elemen-elemen afektif  dalam tugas-tugas ranah  kognitif, memperbanyak kegiatan diskusi untuk memungkinkan siswa melakukan presentasi. Dengan demikian akan dapat dikembangkan secara simultan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam kurikulum dan pembelajaran. Berdasarkan beberapa kajian teoritik dan empirik strategi yang tepat untuk mengembangkan ranah kognitif, afektif dan psikomotorik secara komprehensif adalah dengan  penerapan pembelajaran yang mengacu pada sistem pembelajaran alamiah otak. Riset menunjukkan bahwa otak mengembangkan lima sistem pembelajaran yaitu (l) Sistem Pembelajaran Emosional, (2) Sistem Pembelajaran Sosial, (3) Sistem Pembelajaran Kognitif, (4) Sistem Pembelajaran Fisik, dan (5) Sistem Pembelajaran Refleksi. Dengan menerapkan kelima sistem pembelajaran tersebut dalam proses pembelajaran sehari-hari di kelas, diyakini akan mampu meningkatkan kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik siswa SMK secara maksimal.Kata kunci: pembelajaran, alamiah, otak, SMK
ANALISIS DIMENSIONAL PADA FENOMENA FISIK KERUSAKAN SILINDER BETON Hendarto Yoh, Wahyo
ISSN 0852-2480 Vol 19, No 1 (2012): Jurnal Bangunan Edisi Tahun 19 No. 1 Desember 2012
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton adalah material  utama  yang  diperlukan  dalam berbagai konstruksi bangunan sipil. Fenomena kerusakan beton dapat diketahui dari parameter-parameter fisik yang terdapat dalam silinder beton. Parameter fisik merupakan besaran fisik yang memiliki satuan besaran dan dimensi satuan, misalnya besarnya gaya tekan beton, kekuatan tarik beton, modulus elastisitas beton, densitas masa beton/kerapatan masa, ketinggian silinder beton, diameter silinder beton, kecepatan rambat gelombang sonic. Parameter fisik tersebut membangun kekuatan pada silinder beton. Permasalahannya adalah ingin diketahui fenomena kerusakan silinder beton yang dibangun oleh parameter kekuatan beton ke dalam transformasi fungsi  dimensional sebagai relasi fungsi multi variable. Disamping itu juga untuk mengetahui hubungan parameter kuat tekan beton sebagai variable dependen dan hubungannya dengan parameter Fisik lainnya sebagai variable independennya. Untuk keperluan tersebut digunakan  analisis dimensional yang dikembangkan  dalam suatu teori/ metode Phi Buckingham dengan hasil analisis berupa produk tanpa dimensi.Kata Kunci : parameter kekuatan  beton,  fungsi dimensional, teori phi buckingham, sistim persamaan linier simultan.
SIMULASI NUMERIK PENGEKANGAN BETON OLEH TULANGAN TRANSVERSAL Santoso, Edi
ISSN 0852-2480 Vol 19, No 1 (2012): Jurnal Bangunan Edisi Tahun 19 No. 1 Desember 2012
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku beton yang terkekang oleh tulangan transversal adalah suatu topik pembahasan yang sudah terbilang klasik tetapi masih relatif sedikit studi yang telah dilakukan dengan menggunakan model komputasi untuk simulasi yang realistis perilaku beton yang terkekang oleh tulangan transversal. Studi model elemen hingga untuk penyelidikan perilaku beton yang terkekang oleh tulangan sengkang dilakukan. Pengembangan model diuraikan secara detil, dan dibahas pertimbangan pemodelan yang paling tepat. Model ditetapkan dengan mengacu dari beberapa hasil penelitian dari para peneliti terdahulu yaitu penampang persegi ukuran 200x200 mm dan penampang lingkaran diameter 200 mm dengan panjang 600 mm dan memakai sengkang dengan jarak 80 mm. Hasil pengamatan dan analisis menunjukkan bahwa (1) secara umum distribusi tegangan pengekangan sangat dipengaruhi oleh susunan dari sengkang,(2) Pembesaran tegangan pengekangan secara umum akan lebih besar pada penampang dimana sengkang terletak pada penampang di antara dua sengkang terdekat, (3) Untuk kolom persegi, tegangan pengekangan yang lebih tinggi terjadi pada daerah sudut sengkang dan sepanjang arah sisi-sisi dari sengkang,(4) Pembesaran dan keseragaman dari tegangan pegekangan akan lebih besar pada kolom persegi dengan 8 tulangan daripada kolom persegi dengan 4 tulangan,(5) Pada kolom bulat menampilkan suatu distribusi tegangan pengekangan yang agak seragam di sekitar inti pengekangan.Kata kunci: beton, pengekangan, tulangan transversal, simulasi numerik, model elemen hingga
KEBUTUHAN BAHAN UJI SERTIFIKASI KEAHLIAN BANGUNAN PADA MODEL REGIONAL MODEL OF STANDARD COMPETENCY (RMCS) Kuncoro, Tri
ISSN 0852-2480 Vol 19, No 1 (2012): Jurnal Bangunan Edisi Tahun 19 No. 1 Desember 2012
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sertifikasi merupakan salah satu persyaratan yang harus dipunyai oleh calon tenaga kerja jasa konstruksi yang akan bekerja di pasar kerja lokal, nasional dan global secara profesional. Tujuannya: (1) mengidentifikasi dan menganalisis kebutuhan kompetensi dunia industri jasa konstruksi; dan (2) mengembangkan model uji sertifikasi berdasarkan kebutuhan jasa konstruksi. Pengembangan bahan uji sertifikasi mengacu pada Regional Model of Standard Competency (RMCS). Kompetensi dikembangkan mengacu pada taksonomi Bloom, yaitu: (1) pengetahuan (2) keterampilan (skill), dan (3) affektif: etika dan sikap (attitude). Hasil analisis kebutuhan: (1) konstruksi batu bata; (2) konstruksi bowplank dan pondasi batu kali; (3) konstruksi  pelester; (4) perencanaan dan pemasangan cetakan beton dan perancah; (5) pemasangan dan pembongkaran konstruksi bekisting non konvesional; (6) konstruksi beton bertulang; (7) konstruksi jendela dan kusen pada dinding; Validasi ahli mengkaji kedalaman kontennya. Uji coba model dilakukan dengan metode fiel trial. Kesimpulan: (1) kebutuhan kompetensi, yaitu pengetahuan, dan keterampilan pemasangan elemen konstruksi bangunan gedung, yang menggunakan model (RMCS).Kata kunci: uji sertifikasi, keahlian konstruksi, RMCS
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DENGAN METODE KREATIF PRODUKTIF DALAM MATAKULIAH TEKNIK PERKERASAN JALAN GUNA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN Supriyanto, Bambang
ISSN 0852-2480 Vol 19, No 1 (2012): Jurnal Bangunan Edisi Tahun 19 No. 1 Desember 2012
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar matakuliah Teknik Perkerasan Jalan yang mampu mengembangkan atau meningkatkan hasil belajar, melalui peningkatan kreativitas serta produktivitas mahasiswa, dengan menggunakan metode pembelajaran. Kreatif  Produktif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, yang menghasilkan produk perangkat bahan ajar yang terdiri dari: (l) bahan ajar, (2) panduan dosen, dan (3) rencana pelaksanaan pembelajaran. Dalam penelitian ini uji coba produk hanya dilakukan uji perorangan, dengan melibatkan seorang ahli bidang studi, seorang ahli pembelajaran, 3 (tiga) dosen pengajar,  dan 5 orang mahasiswa. Jadi maksud  utama uji perorangan adalah untuk mendapatkan reaksi terhadap pembelajaran yang dikembangkan dari pandangan mahasiswa, kelemahan dan keunggulan rancangan pembelajaran. Untuk itu pada subyek kelompok uji perorangan ini  akan diberi angket sikap, dan  membahas secara mendalam bersama kelompok tersebut. Jenis data yang diperoleh untuk menyempurnakan bahan ajar  hasil pengembangan bersifat kuantitatif dan kualitatif. Mengacu pada hasil analisis data, dapat disimpulkan sebagai berikut: (l) penelitian ini menghasilkan produk berupa perangkat bahan ajar matakuliah Teknik Perkerasan Jalan untuk mahasiswa program studi Pendidikan Teknik Bangunan, Jurusan Teknik Sipil. Perangkat bahan ajar ini terdiri dari bahan ajar, panduan dosen, dan  Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), yang dirancang dengan metode Kreatif Produktif, dan (2) berdasarkan uji perorangan yang dilakukan oleh ahli bidang studi, ahli pembelajaran, dosen matakuliah dan mahasiswa Jurusan Teknik Sipil, bahan ajar ini dinyatakan valid.Kata Kunci:  bahan ajar, metode kreatif produktif, teknik perkerasan jalan, hasil belajar.
POLA MANAJEMEN PEMASARAN PRE-PROJECT SELLING PERUSAHAAN PROPERTI DALAM MENJUAL PRODUK RUMAH KELAS MENENGAH KE ATAS: ANALISIS TERHADAP ASPEK TINGKAT INGKAR JANJI PENGEMBANG, INTENSITAS KLAIM KONSUMEN, KUALITAS LAYANAN DAN KEPUASAN KONSUMEN Sudomo, Sudomo
ISSN 0852-2480 Vol 19, No 1 (2012): Jurnal Bangunan Edisi Tahun 19 No. 1 Desember 2012
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pelaksanaan manajemen pre-project selling, baik ditinjau dari segi pengembang maupun dari sisi konsumen. Peneltian ini diharapkan mampu mengungkap perusahaan –peusahaan yang terkait dengan manajemen pre-project selling, baik sisi positif maupun negatifnya. Pada akhirnya temuan penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi usaha pengembangan manajemen pre-project selling, baik yang dilakukan praktisi dilapangan maupun para peneliti di lembaga-lembaga ilmiah.Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif, yangberusaha mendeskripsikan pola pelaksanaan manajemen pre-project selling yang dilakukan oleh perusahaan pengembang perumahan. Datanya diambil dengan teknik cross sectionalsurvey.Teknik analisis data dilakukan dengan  (1) variabel dimana data bersifat nominal, hasil pengukurannya diolah dengan teknik deskriptif, yaitu prosentase disajikan melalui grafik distribusi frekwensi, (2)  variabel kualitas layanan dan kepuasan konsumen yang datanya bersifat interval, hasil pengukurannya dengan teknik analisis deskriptif yaitu prosentase dan disajikan melalui grafik distribusi frekuensi, dan analisis inferensial, dalam kaitannya menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa 63,3% pernah mengatakan mengalami ingkar janjiyang dilakukanoleh perusahaan pengembang. Dimana 23,3% konsumen tidak melakukan komplain ke perusahaan tetapi menyampaikan keluhannya (komplain) kepada orang lain (tetangga, orang dekat, teman kantor, dsb), 70,7% konsumen melakukan komplain ke perusahaan untuk minta ganti rugi dan hanya 6% konsumen melakukan komplain melalui pihak ketiga (YLKI, media massa, dan badan hukum).Kata kunci: pre-project selling, kualitas layanan, kepuasan konsumen
PERILAKU RETAK PELAT BETON BERTULANG AKIBAT BEBAN STATIK Fitrayuddin, Fitrayuddin; Soehardjono MD, Agoes; Zacoeb, Achfas
ISSN 0852-2480 Vol 19, No 1 (2012): Jurnal Bangunan Edisi Tahun 19 No. 1 Desember 2012
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah lebar retak merupakan hal yang masih memerlukan penelitian lebih lanjut, kajian riset tentang lebar retak, baik dari teori klasik sampai sekarang masih dibahas dalam sejumlah artikel jurnal. Adapun maksud penelitian ini adalah membuktikan lebar retak komposit pelat dengan variasi tulangan akibat beban statik. Pengujian ini menggunakan pelat dengan ukuran 170x60x20 cm diletakkan diatas tumpuan sederhana. Beban diberikan secara bertahap sampai mencapai retak yang diijinkan (ACI committee 224) sebesar 0,4 mm, benda uji dibuat sebanyak 6 benda uji masing-masing 3D13, 4D13, 5D13, 6D13, 5D16, 6D16. Dari 6 benda uji yang diteliti dapat diuraikan bahwa setelah mencapai retak awal, penambahan beban dilakukan tiap 1 KN agar data yang diperoleh lebih akurat. Kaitannya dengan spasi tulangan, perambatan retak lebih lambat sesuai dengan spasi tulangan pada masing-masing benda uji. Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa semakin banyak tulangan yang dipasang (ρ semakin besar) maka lebar retak maksimum semakin kecil. Berdasarkan grafik hubungan antara tegangan baja dan lebar retak antara eksperimen, peraturan dan peneliti ternyata bahwa pengaruh angka tulangan ρ pada beban statik adalah: .Hasil peraturan dan peneliti relatif lebih linier dibandingkan dengan eksperimen. Hasil eksperimen lebih besar dibandingkan dengan hasil peraturan dan peneliti, hasil peraturan lebih kecil dari hasil peneliti. Dari hasil rata-rata perhitungan ditemukan bahwa perambatan retak pada eksperimen lebih cepat dari hasil peneliti dan peraturan.Kata kunci: potensi debit, Sungai Maiting, PLTA
MENINGKATKAN KAPASITAS GAYA GESER SAMBUNGAN BALOK KOLOM BETON BERTULANGAN BAMBU DENGAN MENGGUNAKAN ANGKER MEKANIK BAMBU Sri Umniati, B.
ISSN 0852-2480 Vol 19, No 1 (2012): Jurnal Bangunan Edisi Tahun 19 No. 1 Desember 2012
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keruntuhan struktur bangunan yang terkena beban gempa sebagian besar disebabkan oleh keruntuhan pada daerah sambungan balok kolom. Sementara bagian balok maupun bagian kolom di luar daerah sambungan masih menunjukkan kinerja yang baik. Untuk itu diperlukan penguatan daerah sambungan balok kolom agar kemampuan struktur menahan gaya gempa dapat dioptimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi karakteristik angker mekanik (headed bar) yang digunakan pada sambungan balok kolom beton bertulangan bambu dari bahan bambu dalam hal kapasitas gaya gesernya. Angker mekanik terdiri dari bagian kepala dan bagian kaki. Pada angker mekanik bambu, bagian kepala berasal dari buku bambu  dengan tebal total 2cm. Bagian kaki terbuat dari 4 bilah bambu, dengan lebar 3cm.
POTENSI DEBIT SUNGAI MAITING DI SULAWESI SELATAN UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR Suryoputro, Nugroho
ISSN 0852-2480 Vol 19, No 1 (2012): Jurnal Bangunan Edisi Tahun 19 No. 1 Desember 2012
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi daya listrik Indonesia saat ini diperkirakan sekitar 170 Giga Watt per tahun. Kebutuhan listrik di Indonesia meningkat tiap tahun rata-rata 10%, sementara kapasitas yang dapat dibangkitkan rata-rata meningkat 7% per tahun. Pemerintah memperkirakan akan memerlukan 3.000 MW per tahun selama 14 tahun berikutnya. Sungai Maiting terletak di wilayah Toraja, Propinsi Sulawesi Selatan. Sungai Maiting masuk grade antara 2 – 3 yaitu  kategori jeram sedang, sehingga debit Sungai Maiting cukup potensial untuk dikembangkan PLTA. Penelitian ini adalah jenis applied research dengan tingkat eksplanasinya adalah deskriptif. Hasil penelitian adalah: 1) tipe PLTA yang sesuai adalah aliran sungai langsung (run of river), 2) potensi daya yang dapat dibangkitkan berkisar antara 1 MW sampai dengan 4 MW setiap 1 Km panjang saluran pembawa (waterway), tergantung plant factor yang diharapkan.Kata kunci: potensi debit, Sungai Maiting, PLTA
Peran Sekolah, Majelis Sekolah, dan Dunia Usaha Industri dalam Pelaksanaan Program Pendidikan Sistem Ganda Made Wena
BANGUNAN (Jurnal Berkala Jurusan Teknik Sipil UM) Vol 4, No 1 (1997)
Publisher :

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pendidikan sistem ganda (PSG), menjadi program bersama, milik bersama, dan tanggung jawab bersama antara sekolah menengah kejuruan dengan industri pasangannya. Pada hakekatnya terdapat tiga komponen utama yang sangat berperan dalam pelaksanaan PSG, yaitu sekolah, majelis sekolah dan dunia industri. Ketiga pihak tersebut, harus saling bekerja sama sesuai dengan tanggung jawab dan perannya masing-masing. Tanpa adanya kerjasama ketiga unsur tersebut, niscaya program PSG tidak akan berhasil.

Page 1 of 10 | Total Record : 94