cover
Contact Name
-
Contact Email
dwiratna@matematika.its.ac.id
Phone
6281331347388
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Pusat Publikasi Ilmiah (PPI) ITS. Gedung Pusat Riset Lt.6, Kampus ITS Sukolilo Surabaya 60111 INDONESIA
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : 2301928X     EISSN : 23373520     DOI : -
Fokus dari jurnal ilmiah berkala ini adalah mempublikasikan setiap hasil karya ilmiah yang melingkupi bidang: - Bidang matematika dan terapannya - Bidang fisika dan terapannya - Bidang kimia dan terapannya - Bidang statistika dan terapannya - Bidang biologi dan terapannya - Bidang disain produk - Arsitektu
Articles 47 Documents
Search results for , issue " Vol 4, No 1 (2015)" : 47 Documents clear
Pemodelan Data Magnetotelurik Dengan Remote Reference Untuk Eksplorasi Cekungan Migas Studi Kasus: Lapangan EM-4 Wachisbu, Muhammad Iqbal Muslim; Santosa, Bagus Jaya
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5887.489 KB)

Abstract

Magnetotelluric data modeling was used for oil and gas exploration. The parameters are apparent resistivity and phase. The magnetotelluric data of this research were line JBS4 with 71 sounding sites and line JBS8 with 66 sounding sites. The magnetotelluric data was completed by remote reference data which used for reducing the noise so that good data could be gotten. The magnetotelluric data was proceed in stage as follow: time series selection, Fourier transform, robust processing, cross power selection, and 2 dimension inversion. The result of this research showed that magnetotelluric method can figured out the sub-surface model well. From the result of interpretation 2D inversion magnetotelluric and other geophysical data (gravity anomaly map), we can conclude that magnetotelluric modeling figured out 2 sub-basins. Those sub basins had thick sediment layer (4000 meter for Bantarkalong Basin and 3000 meter for Citanduy Basin) and the dominant resistivity value was 22-119 Ohm.meter.
Potensi Azotobacter spp. sebagai Pendegradasi Karbohidrat Firdausi, Waritsatul; Zulaika, Enny
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5326.857 KB)

Abstract

Azotobacter spp. merupakan salah satu  genus bakteri nonsimbiotik yang berperan penting dalam bidang agrikultur terkait kemampuannya memfiksasi nitrogen.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi beberapa isolat Azotobacter dari lahan Eco Urban Farming ITS dalam mendegradasi karbohidrat (amilum dan selulosa). Kemampuan isolat dalam mendegradasi karbohidrat ditentukan dengan pengukuran Indeks Biodegradasi (IB). Isolat yang digunakan yaitu A1a, A1b, A2, A3, A5, A6, A7, A8, A9, dan A10. Semua isolat mampu mendegradasi amilum dan selulosa kecuali A8. Indeks Biodegradasi (IB) tertinggi terdapat pada isolat A5 yaitu 5,50 untuk amilum dan 3,50 untuk selulosa
Analisis Kristalinitas Serbuk Magnesium Oksida Hasil Sintesis Metode Logam-Terlarut Asam Diana, Dien Rosma; Pratapa, Suminar
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3998.703 KB)

Abstract

Telah dilakukan sintesis magnesium oksida (MgO) dengan metode logam terlarut asam dengan penambahan 2 jenis polietilen glikol (PEG), yaitu PEG400 dan PEG1000, Tujuan dari sintesis ini yaitu untuk mengetahui seberapa efektif metode pencampuran logam-terlarut asam dalam menghasilkan serbuk magnesium oksida dengan kemurnian tinggi dan untuk mengetahui derajat kristalinitas pada masing-masing sampel. Serbuk murni Mg digunakan sebagai bahan dasar yang dilarutkan dalam larutan HCl 37% untuk menyiapkan sampel tanpa PEG (MgONP) dan dua sampel lain disiapkan dengan menambahkan PEG400 (MgOP4) dan PEG1000 (MgOP10). Bahan–bahan dasar dicampur dengan cara diaduk selama 1 jam pada temperatur kamar, lalu dikeringkan pada temperatur 80°C. Serbuk yang telah dikeringkan diuji dengan DTA-TGA untuk mengetahui fenomena termal dari sampel yang digunakan sebagai dasar memilih temperatur kalsinasi. Temperatur kalsinasi yang digunakan adalah 400, 500  600, dan 700°C. Serbuk-serbuk terkalsinasi dikarakterisasi menggunakan XRD dan, secara umum, diketahui bahwa fasa-fasa yang terbentuk adalah periklas dan bikosfit. Analisis kekristalan dari data difraksi menegaskan bahwa tingkat kekristalan sampel meningkat dengan temperatur kalsinasi. Kalsinasi pada temperatur 700°C menghasilkan sampel dengan derajat kekristalan tertinggi, yaitu antara 78-79% (berat), dan semuanya adalah periklas, untuk ketiga sampel.
Analisis AVO(Amplitude Versus Offset), Atribut Seismik dan Properti Fisika Batuan untuk Identifikasi Gas Reservoir KarbonatReef Build Up,Lapangan ‘Katiman’ Cekungan Jawa Barat bagian Utara Prakosa, Pebrian Tunggal; Santosa, Bagus Jaya
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3082.001 KB)

Abstract

Metode AVO populer digunakan untuk identifikasi litologi dan fluida pada reservoir batu pasir. Sedangkan pada saat ini eksplorasi pada reservoir batu gamping menjadi topik yang menarik untuk diteliti. Data yang digunakan meliputi 1 data sumur dan data seismik CDP gather. Berdasarkan analisa petrofisika, didapatkan zona prospek gas pada bagian atas formasi Baturaja.  Selanjutnya dilakukan analisa AVO, atribut AVO dan atribut seismik untuk melihat respon gas pada reservoir karbonat. Analisa AVO dilakukan pada karbonat formasi Baturaja dan formasi Parigi. Hasil analisa menunjukkan bahwa metode AVO dapat membedakan respon fluida pada batuan karbonat, dimana pada formasi Baturaja nilai amplitudo lebih kecil dan pengalami pengurangan yang lebih drastis dibandingkan formasi Parigi yang tidak mengandung gas. Sebagai validasi dilakukan juga analisa AVO menggunakan sintetik seismogram dari data sumur Tole_1, hasilnya menunjukkan kemiripan dengan analisa pada data seismik. Analisa angle limited stack pada offset near (10-140), mid (140-290) dan far (290-420) menunjukkan efek anomali diming pada zona gas formasi Baturaja. Analisa gradien dan atribut AVO intercept (A), gradient (B) dan product (A*B) dapat menunjukkan persebaran top dan base reservoir gas dengan baik. Atribut AVO scaled poisson’s ratio dapat mengidentifikasi keberdaan fluida dengan jelas, sedangkan pada atribut fluid factor keberadaan gas tidak begitu jelas. Analisa atribut seismik menunjukkan keberadaan gas karbonat formasi Baturaja dicirikan dengan anomali low instantaneous frequency, anomali high amplitude envelope, dan anomali nilai tinggi pada atribut sweetness, dan atribut sweetness lebih sensitif terhadap keberadaan gas reservoir karbonat.
Nilai Guna Spesies Tanaman Sebagai Obat Tradisional Oleh Masyarakat Tengger Di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo – Jawa Timur Kurniawan, Erwin; Jadid, Nurul
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1828.493 KB)

Abstract

Pemanfaatan organ tumbuhan secara tradisional sebagai obat tradisional oleh masyarakat Tengger di Desa Ngadisari sudah berlangsung sejak lama. Hanya saja, saat ini pengetahuan tersebut belum terdokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan tumbuhan sebagai obat  tradisional oleh masyrakat tengger di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan metode wawancara secara semi-structured  dan structured dengan responden, serta metode dokumentasi dan herbarium kering. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah Spesies Use Value (SUV). Hasil penelitian teridentifikasi 30 spesies yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk mengobati 7 kategori penyakit. Spesies tanaman yang memiliki SUV paling tinggi yaitu Foeniculum vulgare Mill (1.01)
Pengaruh Penggunaan Gel-Electrolyte pada Prototipe Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) berbasis TiO2 Nanopartikel dengan Ekstrak Murbei (Morus) sebagai Dye Sensitizer pada Substrat Kaca ITO Hikmah, Irmayatul; Prajitno, Gontjang
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3629.675 KB)

Abstract

Telah dihasilkan prototipe Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) berbasis TiO2 nanopartikel  dengan elektrolit gel dan dye sensitizer berupa ekstrak buah murbei (morus) pada substrat kaca ITO. TiO2 orde nano berfase anatase dengan besar ukuran kristal 10,9 nm telah berhasil disintesis melalui metode koprepsipitasi. Dalam penelitian ini sel difabrikasi menggunakan kaca konduktif ITO (Indium Tin Oxide) dan berhasil dikarakterisasi pengaruh elektrolit gel terhadap sel. Karakterisasi DSSC menunjukkan performansi DSSC yang dihasilkan, didapat dengan nilai efisiensi sebesar 0,0724% dan fill factor sebesar 0,921 ketika ISC 597 μA, VOC 77 mV, IMPP 580 μA, dan VMPP 73 mV. Penggunaan elektrolit gel pada DSSC mampu memberikan ketahanan pemakaian yang lama, kestabilan tegangan, serta kestabilan arus yang sangat tinggi.
Pengaruh Variasi Jenis Bahan Terhadap Pola Hamburan pada Difuser MLS (Maximum Length Sequence) Dua Dimensi Zakri, Keysha Wellviestu; Indrawati, Susilo; Muntini, Melania Suweni
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5622.921 KB)

Abstract

Salah satu hal yang disorot dalam pengkondisian suatu ruang akustik yaitu dengan mempertimbangkan kenyamanan. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan suatu bahan yaitu difuser. Tanpa diketahui koefisien difusi terlebih dahulu, tidaklah mungkin diketahui fungsi difuser yang cocok dalam aplikasinya. Pada laporan ini direpresentasikan hasil penelitian tentang koefisien difusi suatu difuser 2 dimensi berbahan kayu dan bubur kertas. Koefisien difusi dihitung melalui separasi sinyal akustik antara bunyi yang datang pada difuser dan dan bunyi yang dihamburkan oleh difuser. Penelitian dilakukan di Ruang Laboratorium Akustik Fisika ITS dengan melakukan pengukuran distribusi SPL pada permukaan dengan dan tanpa difuser. Pemisahan sinyal akustik dapat diperoleh dengan mencari selisih antara SPL dengan dan tanpa difuser melalui transformasi Fourier. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai koefisien difusi kayu dan bubur kertas 2D memilliki nilai yang sama yaitu 0,312 ± 0,008 untuk diffuser kayu 2D  dan 0,319 ± 0,007 untuk diffuser bubur kertas 2D.
Efektivitas Penggunaan Bioetanol Sari Buah Semu Jambu Mete (Anacardium occidentale L.) Terhadap Lama Pembakaran Kompor Bioetanol Raysendi, Astrid Rizka; Nurhatika, Sri; Muhibuddin, Anton
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1607.977 KB)

Abstract

Bioetanol merupakan bahan bakar alternatif ramah lingkungan dan sifatnya terbarukan. Jambu mete (Anacardium occidentale L.) merupakan tanaman berpotensial sebagai bahan baku bioetanol melalui buah semunya. Buah semu jambu mete mengandung karbohidrat sebanyak 15,8 gram per 100 gram buah semu. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bioetanol yang efektif dari sari buah semu jambu mete terhadap lama pembakaran kompor bioetanol. Dari hasil penelitian, didapatkan etanol hasil destilasi dengan kadar 90% dan 70%. Data menunjukkan kecepatan pendidihan air menggunakan bahan bakar etanol 90% dengan waktu 17 menit 5 detik, bahan bakar etanol 70% dengan waktu pendidihan 21 menit 22 detik, hal ini dipahami karena nilai kalor dari etanol 90% masih lebih tinggi dari etanol 70%. Sedangkan untuk bahan bakar minyak tanah dengan waktu pendidihan 28 menit 7 detik. Jadi, berdasarkan data yang diperoleh, bioetanol yang paling efektif terhadap lama pembakaran kompor bioetanol yaitu bioetanol kadar 90%
Efektivitas Penggunaan Bioetanol dari Limbah Padat Alang-Alang (Imperata cylindrica (L) Beauv.) Terhadap Lama Pembakaran Kompor Bioetanol Agustina, Dyah; Nurhatika, Sri; Muhibuddin, Anton
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1990.154 KB)

Abstract

Alang-alang (Imperata cylindrica (L.) Beauv.), merupakan tanaman pengganggu pada tanaman padi, tebu, jagung, dan sebagainya. Namun, tanaman ini mengandung bahan selulosa yang dapat dikonversi menjadi gula sederhana, sehingga dapat dijadikan sumber bahan baku ethanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ethanol yang berasal dari bahan baku alang-alang  (Imperata cylindrica (L.) Beauv.) terhadap lama pembakaran dan titik didih kompor bioetanol. Konsentrasi ethanol 70%, 90% dan 93% digunakan sebagai variasi perlakuan untuk memperoleh ethanol yang efektif sebagai bahan bakar kompor bioetanol. Pada penelitian ini proses pretreatment dilakukan secara mekanis, fisik dan kimiawi terlebih dahulu dengan cara penjemuran, penggilingan dan perendaman NaOH. Selanjutnya proses sakarifikasi menggunakan enzim StargenTM 002 (no cook), lalu fermentasi dengan menambahkan urea, NPK, serta Saccharomyces cereviseae. Dari hasil ini diperoleh bahwa alang-alang yang difermentasi terbukti mampu menghasilkan ethanol sebanyak 600 ml konsentrasi 93% dari hasil destilasi. Ethanol konsentrasi 93% diencerkan menjadi konsentrasi 70% dan 90 %. Dari hasil uji lama pembakaran pada kompor bioetanol dan pengamatan titik didih didapati bahwa ethanol pada konsentrasi 93% adalah perlakuan terbaik untuk bahan bakar kompor bioetanol
Daur Materi, Materi(al), dan Arsitektur Sebagai Unsur Rancangan Nugroho, Rifandi Septiawan; Prijotomo, Josef
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7163.182 KB)

Abstract

Materi alam menjadi unsur pembentuk material, material menjadi unsur pembentuk arsitektur, dan arsitektur menghasilkan limbah materi. Seperti itu daur yang terjadi semenjak awal keberadaan arsitektur, telah terjadi jalinan atas beragam unsur kerja. Indonesia sebagai negara tropis kepulauan memiliki beragam varian materi alam. Hal tersebut didukung dengan kemampuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah materi alam yang tersedia. Kemampuan tersebut telah dimiliki sejak ratusan tahun lalu dan diwarisi secara turun temurun hingga hari ini. Saat ini, kemampuan itu lebih sering diartikan sebagai alat untuk bertahan hidup ketimbang ilmu pengetahuan. Hal tersebut menyebabkan kemampuan para pengrajin tidak berkembang dan minat masyarakat untuk mempelajarinya juga berkurang. Dibutuhkan sebuah pendekatan khusus untuk dapat menggabungkan kemampuan pengrajin dengan kesadaran akan pengetahuan agar menghasilkan kualitas arsitektur yang baik. Melalui perancangan objek dilakukan sebuah usaha untuk mendekatkan pengrajin dengan material yang digunakan beserta materi penyusunnya. Seperti yang dilakukan oleh Peter Zumthor, ia memiliki ingatan yang tajam  saat mengenggam gagang pintu di rumah bibinya, menginjak kerikil di bawah kaki, merasakan kelembutan kayu dari anak tangga, dan mendengar bunyi berat daun pintu yang ia dorong. Itu semua gambaran tentang ruangan tradisional biasa yang ia jadikan referensi dalam merancang ruang. Secara mendasar, estetika yang dirasakan manusia datang melalui sebuah kualitas yang mampu menyentuh seluruh panca indera, dan yang lebih utama adalah kinaestetik (pergerakan). Proses merancang dengan meruntut satu per satu daur dari materi, material, dan arsitektur bertujuan menghasilkan sebuah kualitas arsitektur yang menyatukan penghayatan pengguna dengan objek rancangan.