cover
Contact Name
-
Contact Email
dwiratna@matematika.its.ac.id
Phone
6281331347388
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Pusat Publikasi Ilmiah (PPI) ITS. Gedung Pusat Riset Lt.6, Kampus ITS Sukolilo Surabaya 60111 INDONESIA
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : 2301928X     EISSN : 23373520     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Fokus dari jurnal ilmiah berkala ini adalah mempublikasikan setiap hasil karya ilmiah yang melingkupi bidang: - Bidang matematika dan terapannya - Bidang fisika dan terapannya - Bidang kimia dan terapannya - Bidang statistika dan terapannya - Bidang biologi dan terapannya - Bidang disain produk - Arsitektu
Arjuna Subject : -
Articles 134 Documents
Search results for , issue " Vol 3, No 2 (2014)" : 134 Documents clear
Estimasi Centroid Moment Tensor (CMT), Bidang Sesar, Durasi Rupture, dan Pemodelan Deformasi Vertikal Sumber Gempa Bumi sebagai Studi Potensi Bahaya Tsunami di Laut Selatan Jawa Khoiridah, Sayyidatul; Santosa, Bagus Jaya
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1089.603 KB)

Abstract

Penelitian ini telah dilakukan dengan tujuan untuk mengestimasi CMT gempa bumi yang terjadi di laut selatan Jawa, jenis sesar penyebab gempa bumi serta arah bidang sesarnya. Selain itu, penelitian ini juga dilakukan untuk mengestimasi Tdur dan hasil pemodelan deformasi vertikal sumber gempa bumi yang dapat berpotensi terjadi tsunami. Daerah penelitian dipilih di laut selatan Jawa. Hal ini karena Jawa merupakan daerah subduksi yang rawan terjadi gempa bumi dan tsunami. Untuk mengestimasi CMT digunakan software ISOLA_GUI yang kemudian diidentifikasi bidang sesarnya dengan metode H-C. Sedangkan untuk mengestimasi Tdur digunakan software Joko Tingkir dan untuk pemodelan vertical displacement digunakan software Tsunami L-2008 dengan dua skenario yaitu data ISOLA_GUI dan IRIS dengan menggunakan korelasi persamaan Wells and Coppersmith dan Hanks and Kanamori. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa bidang patahan terletak pada nodal plane yang memiliki nilai dip lebih besar. Jenis patahan di daerah subduksi ini adalah normal fault dan reverse fault. Berdasarkan hasil vertical displacement diketahui bahwa yang lebih mendekati kondisi geologi adalah skenario IRIS yang menunjukkan bahwa di laut selatan Jawa memiliki arah patahan cenderung ke Utara-Selatan yang searah dengan pergerakan lempeng antara Indo-Australia dan Eurasia. Untuk Tdur gempa Pangandaran yang berpotensi tsunami terjadi selama 144,82 s. Sedangkan gempa dengan magnitudo > 5,5 SR yang terjadi pada periode 2009 sampai 2014 tidak berpotensi tsunami dengan Tdur ≤ 78,04 s.
Pendekatan Tema Sinergi pada Rancangan Pusat Media dan Penyiaran Saputra, Muhammad Alfian Rizki; N. Ekasiwi, Sri Nastiti; Hayati, Arina
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.514 KB)

Abstract

Media massa elektronik dengan lingkup siar luas harus dapat menawarkan konten siaran yang bermutu agar bisa dinikmati khalayak umum. Adanya Pusat Media dan Penyiaran, diharapkan dapat memproduksi program acara (Televisi, Radio, maupun Portal Berita) dengan konten yang terkait dalam satu manajemen yang sama, sehingga Pusat Media tersebut mampu meningkatkan kualitas produksi siarannya. Pendekatan tema sinergi dipilih sebagai sarana utama untuk menangani isu-isu desain yang muncul dari upaya penggabungan ketiga media massa ini. Isu utama yang harus diperhatikan berupa isu sirkulasi yang mengatur hubungan antar komponen aktivitas, dan isu teritorial yang berkaitan dengan pengaturan zona-zona berdasarkan tingkat interaksinya. Dalam proses desain, isu ini akan mempengaruhi perancangan tata ruang, fungsi ruang luar, dan gubahan massa bangunan.
Eksplorasi Simbolisasi Kepahlawanan dalam Perancangan Galeri Kapal Laut Darmadi, Rizky; Suryawan, Wawan Ardiyan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3296.772 KB)

Abstract

Keuletan kapal-kapal laut Indonesia telah dikenal sejak abad ke-8 dimana bukti kekuatan dan ketangguhan para pelaut Indonesia tercatat dalam relief candi Borobudur. Namun di masa kini, akibat kurangnya minat dalam menghargai setiap detail pembangunan bangsa, dengan minimnya apresiasi dan kesadaran masyarakat terhadap potensi maritim dan kebaharian, sehingga perlu untuk merancang suatu objek rancang arsitektur yang dapat menggugah masyarakat dan mencerminkan kekuatan dan ketangguhan kapal laut. Objek rancang merupakan Galeri Kapal Laut yang kemudian mengangkat tema kepahlawanan, dengan menggunakan salah satu metode rancang yaitu simbolisasi. Pemilihan tema rancang merupakan pendefinisian dari makna dan karakter dari sifat kepahlawanan. Pemilihan tema berangkat dari isu-isu dan persyaratan bangunan yang akan diterapkan dalam sebuah bangunan galeri. Karakter kepahlawanan dapat menjadi alat pijakan dalam menguatkan citra akan kekuatan dan potensi maritim melalui kesan tangguh dan ikonik yang terlihat pada eksterior, interior, bentuk dan ekspresi struktur yang digunakan.
Penataan Ruang Sebagai Kunci Utama dalam Proses Rancang Gelanggang Mahasiswa CahyaPutra, Rizky Thaariqi; Noerwasito, Totok
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7158.976 KB)

Abstract

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Kampus ITS kerap kali mengalami pasang surut, yang diantaranya disebabkan oleh proses regenerasi yang kurang baik serta fasilitas yang kurang mendukung. Gelanggang Mahasiswa Kampus ITS Surabaya merupakan suatu objek bangunan yang berfungsi sebagai tempat berkumpul sekaligus mewadahi kegiatan kemahasiswaan khususnya ko-kurikuler di Kampus ITS Surabaya. Gelanggang Mahasiswa ini merupakan bangunan semi public dimana mayoritas pengguna objek ini nantinya adalah subjek yang berkepentingan dan memiliki izin atas regulasi yang ada. Terkait dengan fungsi tersebut, penataan ruang per ruang menjadi satu kunci utama dalam kesuksesan merancang objek ini. Ruang-ruang yang bersifat mulai dari public, semi public, private, dan service membutuhkan penataan yang tepat guna agar selaras dan sesuai dengan kebutuhan dan penggunaan ruang yang ada. Selain itu, penataan ruang yang begitu majemuk ini juga akan mempengaruhi aspek lainnya mulai dari struktur, ME, plumbing, penghawaan, hingga aspek kenyamanan dalam penggunaan objek ini nantinya.
Penjelajahan Ruang dalam Space Frame Raksasa Krisanda, Emiria; Antaryama, I Gusti Ngurah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2525.49 KB)

Abstract

Space frame merupakan aplikasi dari sistem struktur rangka batang, dimana rangka batang merupakan struktur yang rigid dalam menerima gaya eksternal. Pada umumnya, space frame hanya digunakan sebagai rangka atap atau pengaku bentang lebar. Dalam obyek rancang  ini, space frame diaplikasikan sebagai struktur utama bangunan hotel berkategori middle rise building dengan ketinggian 9 lantai. Kekhasan dari obyek rancang ini adalah ruang-ruang yang terbentuk di antara batang space frame dipertegas menjadi sebuah ruangan tertutup yang fungsional, sehingga space frame menjadi berukuran raksasa karena terdapat standar aktivitas di dalamnya. Hal ini berdampak pada impresi dan pengalaman yang dirasakan oleh pengamat
Resiliensi: Narasi melalui Ruang Rini, Tiara Kartika; Antaryama, I Gusti Ngurah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.361 KB)

Abstract

Kelahiran dan kematian merupakan peristiwa alami yang dialami setiap makhluk hidup. Setiap adat dan keyakinan memiliki caranya sendiri dalam melaksanakan penghormatan terakhir kepada yang meninggal. Salah satunya upacara pembakaran mayat atau kremasi. Perubahan sosial dan budaya di masyarakat modern dengan  pemikiran praktis orang modernis akan makin menipisnya lahan untuk pemakaman sampai kesulitan dalam membayar uang kavling pemakaman yang berdampak pada penggusuran melatarbelakangi pembangunan krematorium dewasa ini. Akan tetapi, tidak banyak perancang yang memahami peran krematorium tidak hanya untuk mewadahi sebuah kegiatan, lebih dari itu krematorium memliki peran yang kuat terhadap psikologis seseorang. Tidak sedikit kasus syok maupun trauma yang terjadi pada fasilitas umum ini. Pemilihan tema resiliensi diambil dari kamus psikologi, mengangkat bahwa sebenarnya arsitektur dapat berbicara lebih daripada kehadiran sebuah bangunan. Melalui tema ini, perancang bertujuan untuk membangkitkan psikologi pengunjung yang dituangkan ke dalam alur perjalanan seseorang ketika melaksanakan upacara kremasi
Kesinambungan pada Galeri Kesenian Wayang Kulit Jawa Timur Ilhamullah, Muhammad; Rachmawati, Murni
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4409.857 KB)

Abstract

Budaya  kesenian wayang kulit merupakan salah satu warisan nenek moyang bangsa Indonesia yang telah mendapat pengakuan secara internasional oleh UNESCO sebagai World Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity pada tanggal 7 November 2003. Galeri Kesenian Wayang Kulit Jawa Timur merupakan objek rancang yang menghadirkan kembali budaya wayang kulit Jawa Timuran di tengah-tengah kehidupan masyarakat sebagai sarana edukasi dan rekreasi. Objek ini dikembangkan menggunakan tema “Kesinambungan” yang bermakna suatu media penyambung yang susah diputus. Dihadirkan dengan kesan yang dinamis namun tetap mempertahankan sisi tradisional agar masyarakat dapat lebih mudah mengenal serta melestarikan budaya ini[5]. Simbol gunungan merupakan ciri khas dari kesenian wayang kulit, proses rancang menggunakan metode metafora dalam menyelesaikan isu-isu yang terdapat dalam objek rancangan[1]. Objek ini diharapkan dapat menghidupkan dan mengembangkan kebudayaan wayang kulit jawa timuran dengan ilmu dan teknologi yang berkembang, tanpa melupakan aturannya, sehingga tercipta sesuatu yang baru dengan bentuk, arti, dan fungsi yang sama[8]. Penerapan konsep dan tema terlihat pada eksterior, interior, bentuk dan struktur yang diterapkan pada galeri kesenian wayang kulit jawa timur.
Sintesis Fe2O3 dari Pasir Besi dengan Metode Logam Terlarut Asam Klorida Kartika, Dewi Linda; Pratapa, Suminar
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2698.42 KB)

Abstract

Telah dilakukan pemurnian besi oksida dilanjutkan dengan sintesis besi oksida menggunakan metode logam terlarut asam klorida. Pasir besi lokal dari daerah Lumajang digunakan sebagai bahan dasar. Kemudian, pasir besi diuji XRF dan XRD dari setiap proses pemurnian pasir besi. Pasir besi diproses lebih lanjut dengan cara dilarutkan dalam HCl (37%) pada temperatur 70 oC selama 15 menit. Selanjutnya, hasil pelarutan disaring sebanyak 2 kali dan larutan lolos saring dikeringkan selama 8 jam pada temperatur 100 oC. Serbuk hasil pengeringan ini lalu dikalsinasi pada temperatur 600-800 oC. Serbuk-serbuk hasil kalsinasi dikarakterisasi XRD dan dianalisis menggunakan metode Rietveld melalui perangkat lunak Rietica untuk menentukan volume sel dan faktor skala. Data hasil pemurnian dan sintesis menunjukkan besi oksida dengan prosentase kandungan magnetit (Fe3O4) murni setelah proses awal dan hematit (Fe2O3) murni setelah pelarutan asam dan kalsinasi dengan rentang temperatur 600-800oC.
Evaluasi Formasi Menggunakan Data Log dan Data Core pada Lapangan "X” Cekungan Jawa Timur Bagian Utara Nuryanto, Arga; Santosa, Bagus Jaya
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4015.005 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi formasi pada sumur A pada lapangan “X”, cekungan Jawa Timur bagian utara. Data yang digunakan adalah data log dan data core. Estimasi permeabilitas menggunakan beberapa cara yaitu persamaan Timur, Coates Free Fluid Index, dan Persamaan Coates Dumanoir pada data log dan Single Transformation dari hasil crossplot antara permeabilitas core dengan porositas core pada data core. Untuk estimasi permeabilitas menggunakan Single Transformation didapatkan pengelompokan Hydraulic Flow Unit (HFU) dari perhitungan Flow Zone Indicator (FZI), sedangkan untuk estimasi permeabilitas dengan Persamaan Timur menggunakan data saturasi air (Sw). Hasil evaluasi formasi ditemukan letak zona reservoir pada kedalaman 4270 – 4312ft. Terdapat perbedaan hasil dalam perhitungan nilai permeabilitas. Hal tersebut dikarenakan pada estimasi permeabilitas menggunakan data log dan data core yang diperoleh dengan cara dan prinsip yang berbeda. Hasil permeabilitas yang optimum adalah menggunakan data core karena data core mewakili kondisi batuan sebenarnya dan lebih akurat jika dibandingkan dengan data log.
Karakterisasi Sifat Separator Komposit PVDF/poli(dimetilsiloksan) Dengan Metode Pencampuran Membran (Blending Membrane) Arifin, Devi Eka Septiyani; Zainuri, Mochamad
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.295 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat bahan separator komposit polivinilidene flouride (PVDF) dan poli(dimetilsiloksan) (PDMS) dengan metode pencampuran membran (blending membrane). Perbandingan variasi komposisi PVDF/PDMS yaitu 10:0, 9:1, 8:2, dan 7:3. Tujuan dari peningkatan fraksi konsentrasi dari PDMS terhadap PVDF untuk meningkatkan performa separator komposit yang meliputi dimensi porositas, kerapatan pori, dan konduktivitas listriknya. Berdasarkan analisa kristalografi dengan menggunkan XRD, peningkatan konsentrasi PDMS mengakibatkan menurunnya derajat kristalinitas, dimana derajat kristalinitas tertinggi dicapai pada perbandingan 10:0 sebesar 63,84% dan terendah pada perbandingan 7:3 sebesar 29,26%, dan berdasarkan interpretasi data FTIR material tersebut termasuk kedalam kriteria bahan komposit karena kedua fasa dari bahan tersebut masih bisa dibedakan bilangan gelombang vibrasi molekuler masing-masing bahan penyusunnya. Hasil analisa XRD fasa kristalin PVDF termasuk kriteria jenis fasa α-PVDF. Semakin tinggi konsentrasi PDMS mengakibatkan penurunan dimensi porositas dan meningkatkan kerapatan porositasnya, dengan dimensi pori terkecil sebesar 1,71 µm dan kerapatan pori sebesar 4,07x1011 count/m2 pada perbandingan 7:3. Pada perbandingan komposisi 7:3 mempunyai nilai konduktivitas listrik sebesar 3,45 x 10-4 S/cm dan resistansi meningkat hingga 80% pada penambahan PDMS. Berdasarkan kriteria diatas, material ini dapat dikategorikan sebagai bahan separator pada baterai ion lithium.

Page 1 of 14 | Total Record : 134