cover
Contact Name
-
Contact Email
dwiratna@matematika.its.ac.id
Phone
6281331347388
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Pusat Publikasi Ilmiah (PPI) ITS. Gedung Pusat Riset Lt.6, Kampus ITS Sukolilo Surabaya 60111 INDONESIA
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : 2301928X     EISSN : 23373520     DOI : -
Fokus dari jurnal ilmiah berkala ini adalah mempublikasikan setiap hasil karya ilmiah yang melingkupi bidang: - Bidang matematika dan terapannya - Bidang fisika dan terapannya - Bidang kimia dan terapannya - Bidang statistika dan terapannya - Bidang biologi dan terapannya - Bidang disain produk - Arsitektu
Articles 3 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 3 (2013)" : 3 Documents clear
Pengaruh Modifikasi Habitat Padi Varietas IR 64 dengan Aplikasi Trap Crop Menggunakan Serai Wangi (Andropogon nardus) Teerhadap Komposisi, Kelimpahan, dan Keanekaragaman Arthropoda Rofidah, Erna; Tjahjaningrum, Indah Trisnawati Dwi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1168.205 KB)

Abstract

Trap crop merupakan teknik yang digunakan untuk menarik serangga berpotensi hama agar tidak menyerang tanaman utama. Aplikasi menggunakan sereh wangi untuk modifikasi habitat pada lahan padi dapat mempengaruhi komposisi, kelimpahan dan keanekaragaman Arthropoda. Serai wangi ditanam 20 hari sebelum tanaman utama (padi varietas IR 64). Penelitian ini dilakukan di Pasuruan, Jawa Timur. Sampel diambil menggunakan sweep net pada fase padi vegetatif, reproduktif dan pemasakan dan menggunakan yellowpan trap pada fase padi reproduktif dan pemasakan. Sampling dilakukan dari Desember 2012 hingga Maret 2013. Tiap sampel diidentifikasi di laboratorium zoologi jurusan Biologi ITS.  Penelitian tentang keanekaragaman Arthropoda pada habitat yang berbeda dengan membandingkan kekayaan spesies berguna untuk mendeterminasikan indikator ekologi dari tiap habitat. Arthropoda yang tertangkap kemudian dibagi menjadi herbivor, dan musuh alami (parasitoid dan predator) dan detritivor Kemudian menghitung Indeks keanekaragaman menggunakan indeks Shannon Wiener (H’), Evenness (E) dan kesamaan speies (Imh). Komposisi taksa terutama Ordo Hymenoptera pada lahan trap crop dan Ordo Diptera pada lahan kontrol. Jika dilihat dari tiap fase pertumbuhan padi komposisi spesies terutama herbivora terpengaruh oleh adanya trap crop yaitu pada fase vegetatif dan reproduktif. Komposisi berdasarkan peran fungsional Arthropoda tidak berpengaruh terhadap aplikasi trap crop. Kelimpahan herbivora berpengaruh pada lahan trap crop dibandingkan lahan kontrol. Lahan dengan aplikasi trap crop menggunakan tanaman sereh wangi (Andropogon nardus) tidak terpengaruh terhadap nilai keanekaragaman jenis (H’) namun berpengaruh pada nilai kemerataan jenis (E) nilai Imh pada kedua lahan menunjukkan nilai kesamaan komunitas yang tinggi
Pengaruh Habitat Termodifikasi Menggunakan Serai Terhadap Serangga Herbivora dan Produktivitas Padi Varietas IR-64 di Desa Purwosari, Pasuruan Arofah, Siti; Tjahjaningrum, Indah Trisnawati Dwi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.755 KB)

Abstract

Jika fragmentasi terjadi pada ekosistem pertanian, yaitu monokultur yang luas menjadi pertanaman polikultur, fragmentasi dapat meningkatkan keanekaragaman serangga, terutama kelompok musuh alami. Oleh karena itu upaya konservasi seperti manajemen habitat lahan pertanian, menjadi sangat penting dilakukan untuk mempertahankan keberadaan musuh alami tersebut, sehingga keberadaan serangga herbivora yang berpotensi menjadi hama yang dapat menurunkan produktivitas padi dapat dikendalikan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh habitat termodifikasi menggunakan serai terhadap serangga herbivora dan produktivitas padi varietas IR-64 di desa Purwosari, Pasuruan. Pengambilan sampel serangga dan pengukuran pertumbuhan padi dilakukan setiap 10 hari sekali. Kesimpulan dari penelitian ini adalah modifikasi habitat menggunakan serai hanya berpengaruh terhadap serangga herbivora famili Alydidae (P=0.04) namun tidak berpengaruh nyata terhadap famili yang lainnya yang ditunjukkan dengan nilai P>0.05, serta tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produktivitas padi varietas IR-64 yaitu pada parameter tinggi tanaman, lebar daun, jumlah anakan, jumlah bulir berisi dan jumlah bulir kosong memliki nilai P>0.05
Pengaruh Habitat Termodifikasi Lahan Padi Sawah (Oryza Sativa) Menggunakan Trap Crop terhadap Komposisi dan Tingkat Keanekaragaman Arthropoda Herbivora Najwa, Najwa; Tjahjaningrum, Indah Trisnawati Dwi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.459 KB)

Abstract

Arthropoda herbivora banyak ditemukan di berbagai habitat, termasuk ekosistem padi sawah. Arthropoda herbivora yang berpotensi hama dapat menimbulkan kerugian bagi para petani. Oleh karena itu digunakan modifikasi habitat pada ekosistem sawah dengan penggunaan trap crop berupa padi varietas ciherang membentuk perimeter mengelilingi main crop tanaman padi varietas IR-64 dan akan dibandingkan dengan lahan padi tanpa menggunakan modifikasi habitat. Kedua lahan pertanian tersebut memiliki perbedaan, oleh karena itu penelitian ini bertujuan mengetahui  pengaruh habitat termodifikasi lahan padi sawah (oryza sativa) menggunakan trap crop terhadap perbedaan komposisi dan tingkat keanekaragaman arthropoda herbivora. Pengambilan sampel Arthropoda herbivora dilakukan menggunakan sweep net setiap 10 HST (Hari Setelah Tanam) sampai dengan panen disesuaikan dengan fase pertumbuhan padi. Komposisi taksa dari kedua lahan baik main crop maupun lahan dengan modifikasi habitat memiliki kehadiran beberapa taksa yang berbeda, dan dominansi peran yang berbeda setiap fase pertumbuhan padi. Berdasarkan indeks Shannon-wiener nilai keanekaragaman di kedua lahan pada setiap fase pertumbuhan padi adalah tergolong sedang. Indeks kesamaan komunitas Morishita Horn antara kedua lahan didapatkan nilai 0,75

Page 1 of 1 | Total Record : 3