cover
Filter by Year
Journal Communication Spectrum
  • Journal_Communication_spectrum
  • Website
Published by Universitas Bakrie
Journal Communication Spectrum Capturing New Perspectives in Communication, terbit dua kali setahun (Februari dan agustus) diiterbitkan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Bakrie (FEIS UB) sebagai media atau wacana persepektif baru di bidang ilmu Komunikasi.
Articles
61
Articles
PEWUJUDAN DAN PENYERAPAN PEMAIN DALAM VIDEO GAME

Yuwono, Ardian Indro ( Universitas Gadjah Mada ) , Simatupang, Gabriel Roosmargo Lono Lastoro ( Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada ) , Salam, Aprinus ( Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada )

Journal Communication Spectrum Vol 8, No 1 (2018): Februari - Juli 2018
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Bakrie

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Dalam bermain video game, pemain (gamer) tidak bisa dilepaskan dari terjadinya proses pewujudan (embodiment) dan penyerapan (immersion). Pewujudan adalah proses pemain mewujudkan diri di dalam game melalui beragam ikon, di antaranya avatar dan karakter, sedangkan penyerapan adalah larutnya pemain ke dalam proses bermainnya baik di luar maupun di dalam video game. Proses ini berjalan secara otomatis dan tidak disadari oleh pemain. Intensitas dan lama bermain sangat berpengaruh pada proses pewujudan dan penyerapan, selain juga kondisi sosiokultural pemain. Penelitian ini menggunakan metode etnografi untuk menunjukkan bagaimana pemain berproses dalam bermain video game untuk memenuhi kebutuhan intrinsik mereka yakni kompetensi, otonomi dan keterhubungan melalui pewujudan dan penyerapan. In playing various video game, gamers unconsciously and automaticly embodied theirself inside the video game. The embodiment process are portrayed through icons, avatars and mostly their in-game characters, while the immersion happens during the process of playing, which can occur inside and outside of the video game. The playing intensity and the amount of time spend in playing video game determine the overall process of embodiment and immersion, beside the player sociocultural condition. This research uses ethnography to identify how gamers play the video game to fulfill their intrinsic needs such as competence, autonomy and relatedness.

PESONA DAN KHARISMA USTADZ DALAM IMAJINASI POPULER DI INDONESIA

Chaniago, Rizky Hafiz ( Universiti Kebangsaan Malaysia )

Journal Communication Spectrum Vol 8, No 1 (2018): Februari - Juli 2018
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Bakrie

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The development of globalization and the present information age has influenced many relationships in the world of life, including the life of religiosity, especially Islam. Relation between religion and culture mainly through the development of popular culture in the era of globalization and information is characterized by various problems, dilemmas, and contradictions. In the millennium era in Indonesia the power of religion and the power of popular culture in the larger cultural context has led to various contradictions and paradoxes in religious life. The development of popular culture has had a profound effect on how religion is now understood and ritualized

BELENGGU ATURAN, NEGOSIASI, DAN EKSISTENSI RADIO KOMUNITAS Studi pada Radio Balai Budaya Minomartani dan Wijaya di Yogyakarta

Eddyono, Aryo Subarkah ( Universtas Gadjah Mada ) , Hanathasia, Mirana ( Universitas Bakrie )

Journal Communication Spectrum Vol 8, No 1 (2018): Februari - Juli 2018
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Bakrie

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Licensing issues are one thing that puts a burden on community radios, radios that are established to serve the information and entertainment needs of a particular community and are not justified in seeking benefits like private radio. Another thing is about the rules of advertising where community radio is not allowed to broadcast commercial advertisements, as well as canalization rules problems or broadcast frequency restrictions. This research answers the negotiations conducted by the Balai Minomartani (BBM) radio station and Radio Wijaya in Yogyakarta in obeying the government's burdensome rules and what their motivations. Data obtained from in-depth interviews, online and offline observations, and document collection. The results showed that the negotiations carried out by such two radio related to the troublesome and burdensome rules were to obtain legality and carry out the mandate of the community because legality became an important capital for the existence of community radio and to obtain various accesses

PERSEPSI PEMANGKU KEPENTINGAN MENGENAI POTENSI PARIWISATA SEBAGAI PEMEREKAN KOTA CIREBON

Mihardja, Eli Jamilah ( Universitas Bakrie ) , Rudianto, Dudi ( Universitas Bakrie )

Journal Communication Spectrum Vol 8, No 1 (2018): Februari - Juli 2018
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Bakrie

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

In an effort to form city branding, the first step is a survey of perceptions and expectations about a region either from the local community itself as well as outside parties who have relevance to the area. Cirebon has great tourism potential to be developed as citybranding, but still unknown chances. Therefore, this research is conducted on tourist visitors as one of stakeholder to know their perception about Cirebon tourism potential to be a city brand. As a result, visitor perception is positive so policy makers can develop it as a strategy to form citybranding of Cirebon Municipal City.

BIOPOLITIK DAN GERAKAN LITERASI KOMUNIKATIF KAUM MUDA

Faisal, Andi ( Universitas Hasanuddin )

Journal Communication Spectrum Vol 8, No 1 (2018): Februari - Juli 2018
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Bakrie

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The current demographic bonus is often thought of as a "golden opportunity" for the nation to align itself with other nations. Population growth, especially productive age, will be a key measure in improving the country's productivity. But in the modern Biopolitical Era, it can be a "threat" to the democratic life and public criticism. This paper attempts, critically explores how biopolitical regimes work in controlling the socio-political life of society. Ranging from cultural issues in the post-tradition era, emancipation politics, the digital world, to the social life of public spaces/ spheres, will be the main focus. Alternatively, the idea of youth literacy becomes an offer in reading/ writing various issues of the nation that depart from the roots of everyday life

STRATEGI KOMUNIKASI PARIWISATA KOTA BENGKULU Studi Unique Selling Proposition Program Visit 2020 Wonderful Bengkulu

Puspita, Dyaloka ( Universitas Widya Mataram ) , Adhrianti, Lisa ( Universitas Bengkulu ) , Gushevinalti, Gushevinalti ( Universitas Bengkulu )

Journal Communication Spectrum Vol 8, No 1 (2018): Februari - Juli 2018
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Bakrie

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

This study aims to determine the communication strategy of the Unique Selling Proposition (USP) of Bengkulu city tourism for the Visit 2020 Wonderful Bengkulu program based on promotional mix theory which includes advertising, sales promotion, personal selling and public relations. Using a qualitative-interpretive approach, we collected data in the field through in-depth interviews with 9 informants, participant observation, and other document records. The results show that in promoting, ads have not highlighted the uniqueness of tourism potential and media placement of ads that are not distributed in all airlines. On the other hand, Bengkulu City tourism is also relatively promoted only privately and accidently, for example due to official visits by officials. Regarding the public relations strategy, we found inconsistencies between reality in tourism objects and the proclaimed regional government program. Based on these findings, we suggest a more strategic effort to maximize preparations to welcome the Visit 2020 Wonderful Bengkulu.

PERAN RADIO REPUBLIK INDONESIA SEBAGAI PENYAMBUNG ASPIRASI MASYARAKAT DI DAERAH PERBATASAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU

Putri, Nur A. Dwi ( Universitas Maritim Raja Ali Haji )

Journal Communication Spectrum Vol 7, No 2 (2017): Agustus 2017 - Januari 2018
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Bakrie

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia adalah merupakan salah satu media yang sangat berperan penting dalam menyampaikan informasi, penyambung aspirasi masyarakat, serta sebagai sabuk pengaman informasi terutama di daerah perbatasan seperti Provinsi Kepulauan Riau di bandingkan media lainnya. Hal ini disebabkan karena masih minimnya infrastruktur di daerah perbatasan dan masih belum berdaulatnya wilayah udara Republik Indonesia khusunya untuk wilayah sekitar Provinsi Kepulauan Riau. Oleh karena itu diharapkan pemerintah lebih memperhatikan RRI di wilayah perbatasan. Karena mengingat yang dihadapi RRI di daerah perbatasn bukanlah radio biasa namun Radio-radio asing yang memiliki teknologi yang canggih dan memiliki daya pancar yang luas dan tentunya pemerintah pusat harus terus berusaha untuk mengambil alih wilayah kedaulatan udara Republik Indonesia agar RRI dapat leluasa untuk menjalankan perannya sebagai sabuk pengaman informasi.

URGENSI PENERAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DALAM MENINGKATKAN KOMITMEN ORGANISASI Studi Kasus pada Sektor Industri Perbankan Indonesia (Inisial: PTBank XYZ, Tbk)

Suharyanti, Suharyanti ( Universitas Bakrie )

Journal Communication Spectrum Vol 7, No 2 (2017): Agustus 2017 - Januari 2018
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Bakrie

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Di era kompetisi global seperti sekarang ini, berbagai perusahaan yang sudah go public berlomba-lomba untuk menerapkan Corporate Social Responsibility. Namun sayangnya, penerapan Corporate Social Responsibility kadang-kadang hanya disandingkan untuk pihak eksternal saja tanpa memperhatikan pihak internal seperti karyawan yang merupakan ujung tombak dari eksistensi perusahaan di masa sekarang dan di masa depan. Sehubungan dengan fenomena tersebut, tulisan ini mengulas tentang pentingnya penerapan Corporate Social Responsibility untuk karyawan dalam meningkatkan komitmen organisasi dan kepercayaan organisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peranan Corporate Communication sebagai departemen yang menaungi program Corporate Social Responsibility supaya menyadari arti pentingnya penerapan Corporate Social Responsibility untuk karyawan. Penelitian ini dilakukan di PTBank XYZ, Tbk dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Adapun hasil dan temuan dari penelitian ini adalah bahwa memberikan kesejahteraan kepada karyawan PTBank XYZ, Tbk berupa aspek ekonomi adalah salah satu kunci untuk mempertahankan komitmen karyawan dalam perusahaan. Sedangkan kepercayaan organisasi di PTBank XYZ, Tbk dapat terbentuk apabila pimpinan bersikap lebih terbuka dalam berinteraksi dengan karyawan dalam arti pimpinan bersedia berdiskusi, menerima kritik dan masukan dari karyawan.

KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA ANTARA PEDAGANG LOKAL DENGAN WISATAWAN ASING DI PANTAI SANUR

Astina, Made Arya ( Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) ) , Muliadiasa, Ketut ( Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) )

Journal Communication Spectrum Vol 7, No 1 (2017): Februari-Juli 2017
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Bakrie

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Interaksi antara pedagang dengan para wisatawan asing menarik untuk diteliti. Para pedagang yang umumnya berlatar belakang budaya Bali dan sebagian besar berlatar belakang pendidikan dasar ini setiap harinya melakukan komunikasi dengan para wisatawan yang memiliki bahasa dan budaya yang berbeda. Berdasarkan hal tersebut maka rumusan masalah dari penelitian ini adalah (1) Bagaimana pola komunikasi lintas budaya pedagang lokal dengan wisatawan asing dalam berkomunikasi di Pantai Sanur? (2) Faktor-faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat pedagang lokal dengan wisatawan asing dalam berkomunikasi di Pantai Sanur? Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Pantai Sanur, yang meliputi daerah Semawang, Sindu, dan Padang Galak. Adapun informan penelitian ditentukan secara purposive sampling berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Tipe penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pada penelitian ini dipaparkan konsep pola komunikasi, proses adaptasi lintas budaya, komunikasi interpersonal, perilaku dalam komunikasi, konsep komunikasi lintas budaya. Model komunikasi lintas budaya dari para pedagang lokal dengan para wisatawan asing bahwa para pedagang menggunakan komunikasi dengan bahasa non-verbal seperti misalnya lambaian tangan, jabatan tangan, senyuman dan tatapan mata. Pedagang lokal juga menggunakan bahasa verbal yaitu dengan menggunakan kalimat bahasa Inggris yang pendek dan tanpa memperhatikan pola bahasa Inggris yang benar. Beberapa hal yang menjadi pendukung komunikasi lintas budaya antara pedagang dengan wisatawan asing adalah faktor budaya pedagang di Pantai Sanur yang memiliki karakter terbuka dan ramah terhadap orang asing. Faktor lainnya adalah faktor kebutuhan ekonomi yang mengharuskan para pedagang berusaha berkomunikasi dengan para pendatang. Sedangkan yang dianggap sebagai faktor penghambat adalah minimnya penguasaaan bahasa Inggris yang baik dan benar. Serta kurangnya pemahaman akan perlunya pelayanan prima terhadap para wisatawan.

FENOMENA AKUN ANONIM DI MEDIA SOSIAL SEBAGAI SUMBER INFORMASI DAN EKONOMI (Analisis Wacana pada Akun Instagram Lambe Turah)

Kurnia, Ari ( Universitas Bakrie )

Journal Communication Spectrum Vol 7, No 2 (2017): Agustus 2017 - Januari 2018
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Bakrie

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kebutuhan informasi dan hiburan menjadi salah satu alasan seseorang memanfaatkan sosial media untuk mendapatkan salah satu dan atau keduanya. Kemajuan teknologi dan kepadatan aktivitas seseorang menjadi alasan pemanfaatkan telepon pintar (smartphone) sebagai media mobile untuk mendapatkan informasi dan hiburan, hingga membaginya ke banyak orang secara berantai (broadcast). Peran sosial media, khususnya Instagram yang awalnya sebagai media dokumentasi dan berbagai foto maupun video, beralih menjadi sarana bisnis. Sukses sebagai sarana bisnis, Instagram menjadi sarana berbagi berita baik yang bersifat informatif hingga hiburan, namun tidak sedikit akun anonim yang mengatasnamakan perorangan, organisasi, hingga pemerintahan, dimana pengelola akun tersebut tidak diketahui identitasnya. Tidak seperti media yang memiliki tanggung jawab menghasilkan konten yang objektif, sosial media Instagram justru menjadi ajang popularitas. Penelitian ini melihat bagaimana akun anonim di sosial media Instagram khususnya. Penelitian fenomenologi dibagi ke dalam tiga tahap penting, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan. Tujuan penelitian ini untuk melihat dan menganalisis akun anonim Instagram yang saat ini beralih peran sebagai akun gosip yang menggantikan tayangan infotainment di televisi. Teori yang digunakan adalah use and gratification, yang memandang audiens sebagai individu yang aktif dalam mencari media untuk dikonsumsi dengan mempertimbangkan kepuasan yang akan didapat setelah mengkonsumsi. Penelitian ini menggunakan metode konstruktivis kualitatif dengan analisis wacana berupa observasi terhadap akun anonim Lambe Turah di Instagram. Hasil penelitian menunjukan, Instagram menggantikan sumber informasi bagi program infotainment di televisi, justru infotainment di televisi yang mengambil sejumlah berita di akun Instagram Lambe Turah.