cover
Filter by Year
Jurnal Teknik Pertanian
Published by Universitas Lampung
ISSN : 2302559X     EISSN : 25490818
Jurnal Teknik Pertanian (J-TEP) merupakan publikasi ilmiah elektronik (e-journal) yang memuat hasil-hasil penelitian, pengembangan, kajian atau gagasan dalam bidang keteknikan pertanian. Lingkup penulisan karya ilmiah dalam jurnal ini antara lain : rekayasa sumberdaya air dan lahan, bangunan dan lingkungan pertanian, rekayasa bioproses dan penanganan pasca panen, daya dan alat mesin pertanian, energi terbarukan, dan sistem kendali dan kecerdasan buatan dalam bidang pertanian. J-TEP terbit sebanyak 3 (tiga) kali dalam setahunnya pada bulan Oktober, Pebruari, dan Juni. J-TEP terbuka untuk umum, peneliti, mahasiswa, praktisi, dan pemerhati dalam dunia keteknikan pertanian.
Articles
160
Articles
PENENTUAN NILAI PARAMETER KINETIKA ORDE SATU PADA SINTESIS BIODIESEL DARI MINYAK JELANTAH

Gita, Amieria Citra, Haryanto, Agus, Saputra, Tri Wahyu, Telaumbanua, Mareli

Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 2 (2018): Agustus
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1013.894 KB)

Abstract

Biodiesel merupakan alternatif pengganti bahan bakar solar yang dapat dibuat dari minyak jelantah.  Pembuatan biodiesel dapat dilakukan dengan metode transesterifikasi yaitu mereaksikan antara minyak jelantah dan metanol sehingga menghasilkan metil ester dan gliserol dengan bantuan katalis basa. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh suhu dan waktu reaksi dalam pembuatan biodiesel dan menentukan nilai parameter kinetika orde satu pada sintesis biodiesel dari minyak jelantah untuk memprediksi hasil reaksi.  Penelitian ini menggunakan  rasio molar 1:6 dengan waktu reaksi sebesar 0.25, 0.5, 1, 2, 3, 6 dan 10 menit dan suhu reaksi sebesar 30, 35, 40, 45, 50, dan 55 °C.  Bahan yang digunakan meliputi minyak jelantah, metanol dan NaOH dengan parameter penelitian meliputi rendemen, massa jenis dan viskositas.  Kinetika reaksi merupakan reaksi orde satu dari fungsi suhu dan konsentrasi non biodiesel untuk memperoleh konstanta laju reaksi dan energi aktivasi. Hasil penelitian menunjukkan rendemen biodiesel tertinggi terdapat pada suhu 55 °C dan waktu reaksi 10 menit. Biodiesel yang dihasilkan memiliki massa jenis antara 0,863-0,885 gram/ml (sesuai SNI), dan viskositas 2,825-5,277 cSt (sesuai SNI). Nilai konstanta laju reaksi (k) pada suhu suhu 30, 35, 40, 45, 50 dan 55 °C sebesar 9,8×10-4 s-1, 10,8×10-4 s-1, 11,67×10-4 s-1, 14×10-4 s-1, 14,83×10-4 s-1,  dan 21,67×10-4 s-1. Nilai energi aktivasi (Ea) reaksi yang dihasilkan sebesar 23,83 kJ/mol. Kata Kunci:   Biodiesel; Minyak Jelantah; Transesterifikasi Basa; Kinetika Reaksi

EVALUASI NON-DESTRUSTIF KANDUNGAN ASAM LEMAK BEBAS (ALB) TANDAN BUAH SEGAR (TBS) KELAPA SAWIT DENGAN METODE NIR SPEKTROSKOPI

Iqbal, Zaqlul, Herodian, Sam, Widodo, Slamet

Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 2 (2018): Agustus
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (945.243 KB)

Abstract

Kadar Asam Lemak Bebas (ALB) yang rendah merupakan salah satu indikator kualitas Crude Palm Oil (CPO) yang baik. Apabila Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang lewat matang ikut diolah menjadi CPO, maka kadar ALB selama produksi dapat meningkat. Proses pemanenan menjadi titik krusial yang sangat mempengaruhi tingkat kematangan buah. Selama ini penentuan kematangan TBS kelapa sawit masih dilakukan secara visual yang bergantung kepada kemampuan dan kondisi pemanen buah sawit. Oleh karena itu, perlu dikembangkan suatu metode secara kuantitatif yang dapat memprediksi kadar ALB secara objektif. Pada penelitian ini, akan dikembangankan metode non-destruktif berbasis NIR spectroscopy yang akan dikaji sebagai metode untuk menentukan tingkat kematangan TBS berdasarkan kandungan ALB. Penelitian ini dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu akuisisi data reflektansi spektrum TBS dengan NIR Flex N-500, pengukuran kadar ALB, dan pembangunan model kalibrasi dengan menggunakan kemometrik. Dari hasil pengembangan model didapatkan nilai R2 tanpa preprocessing sebesar 0.236, RPD sebesar 1.27 dan PC sebesar 2. Proprocessing First Derivative Savitzky Golay (DG1) memberikan nilai koefisien determinasi tertinggi yaitu sebesar 0.243, dengan nilai RPD sebesar 1.17 dan PC sebesar 2. Akan tetapi kualitas model kalibrasi yang dibangun tetap belum mampu menunjukkan kehandalan dalam memprediksi kandungan ALB tandan buah segar kelapa sawit.

UJI KINERJA ALAT PENGERING SILINDER VERTIKAL PADA PROSES PENGERINGAN JAGUNG (Zea mays ssp. mays)

Putra, Made Aditya, Asmara, Sandi, Sugianti, Cicih, Tamrin, Tamrin

Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 2 (2018): Agustus
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1043.257 KB)

Abstract

Jagung (Zea mays ssp. mays) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting selain gandum dan padi. Namun permasalahan yang dihadapi petani yaitu kadar air awal jagung yang tinggi dan cuaca yang tidak mendukung menjadi kendala yang dihadapi dalam proses pengeringan. Salah satu alternatif alat yang dapat digunakan untuk proses pengeringan jagung yaitu alat pengering tipe silinder vertikal. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik pengeringan jagung dan megetahui efisiensi total alat pengering silinder vertikal selama proses pengeringan. Tahapan penelitian meliputi modifikasi alat dengan penambahan besi plat berbentuk segitiga pada bagian bawah ruang pengering untuk mengurangi titik kritis serta tahap pengujian yang dilakukan 3 kali berdasarkan kadar air 29% bb, 27,5% bb basis basah dan 26% bb. Hasil penelitian menunjukan waktu yang digunakan untuk mengeringkan jagung hingga mencapai kadar air 12-14 % pada setiap uji berbeda-beda. Uji kinerja 1 membutuhkan waktu 8 jam, uji kinerja 2 membutuhkan waktu 7 jam dan uji kinerja 3 membutuhkan waktu 6 jam. Tetapi laju pengeringan untuk setiap uji kinerja hampir memiliki nilai yang sama sekitar 5 kg H2O/Jam. Sehingga efisiensi total pengeringan pada uji kinerja 1 sebesar 23,56%, uji kinerja 2 sebesar 26,90% dan uji kinerja 3 sebesar 23,57%. Kata kunci : pengering silinder vertikal; jagung; suhu; kadar air

MODIFIKASI MESIN PENIRIS MINYAK DAN KELAYAKAN FINANSIAL PRODUKSI KERIPIK BAYAM

Thoriq, Ahmad, Herwanto, Totok, Ciptaningtyas, Drupadi

Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 2 (2018): Agustus
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1030.391 KB)

Abstract

Spinach chips is one of the snack products with the main ingredients of fried spinach using flour. The quality of spinach chips is influenced by the amount of oil contained in spinach chips. The use of spinner machine is proven to reduce or eliminate the oil content quickly and improve the quality of the product but the spinner machine available on the market can not be used to drain the oil contained in spinach chips because the rotational speed in the setting of more than 400 rpm can cause damage to spinach chips . This study aims to modify the spinner by lowering the speed of rotation and do the financial feasibility analysis of spinach chips production. The method used in this research is through the approach of engineering design and financial feasibility. The design approach consists of problems identification, formulation of modification concept, functional and performance test while some parameters calculated in financial feasibility analysis are: cost of production (HPP), net present value (NPV), benefit cost ratio (BCR), internal rate of return (IRR), and payback period (PBP). The results showed a decrease in rotational speed from 532.50 rpm to 258.18 rpm was proven to be able to remove the oil content on spinach chips and avoid the damage of spinach chips from 50% to no broken spinach chips. At production capacity of spinach chips 150 kg / month obtained cost of production amounted to Rp. 43,087 / kg. When spinach chips sold at market price Rp.50,000 / kg obtained NPV of Rp. 15,088,782/ month, BCR of 1.10, IRR of 12% and capital will return in the eigth month.

MODIFIKASI DAN UJI KINERJA MESIN PEMARUT SAGU TIPE SILINDER

Thoriq, Ahmad, Sutejo, Agus

Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 1 (2018): April
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.816 KB)

Abstract

Pada penelitian sebelumnya terungkap bahwa pengguna mesin pemarut sagu tipe TPB 01 di Papua mengeluhkan kesulitan mengencangkan sabuk v-belt, adanya kontak mata parut dengan landasan pada bagian pemasukan batang sagu dan banyaknya bagian batang sagu yang tidak terparut sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki kinerja mesin pemarut sagu tipe TPB 01 melalui modifikasi beberapa bagian mesin. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu melalui pendekatan rancangan teknik yang terdiri atas indentifikasi masalah, perumusan konsep modofikasi, gambar teknik, uji fungsional dan uji kinerja. Berdasarkan identifikasi masalah, bagian mesin yang dimodifikasi adalah memindahkan tenaga penggerak ke dudukan yang terletak di bagian samping mesin dan menambahkan lempengan nilon 5 mm pada landasan bagian pemasukan. Mata parut akan kontak dengan nilon namun karena karakteristik teknik dari nilon yang lebih lunak dibandingkan dengan mata parut menyebabkan nilon terkikis dan membentuk alur mata parut. Hasil pengujian mesin hasil modifikasi menunjukkan kapasitas pemarutan sebesar 571,15  kg/jam dengan efesiensi pemarutan sebesar 95,32%, tingkat kehilangan empulur sagu berupa parutan yang tertinggal pada mesin sebesar 4,68% dan tidak terdapat batang sagu yang tidak terparut. 

RANCANG BANGUN ALAT PENCETAK OPAK PROTOTIPE TEP-01

sugandi, Wahyu kristian, Yusuf, Asep, Sofyan, Adriana

Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 1 (2018): April
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.409 KB)

Abstract

Opak merupakan makanan kering dan renyah sejenis dengan kerupuk khas Jawa Barat yang dihasilkan oleh para  pengusaha  kecil  menengah  (UKM). Daerah penghasil opak adalah Sumedang, Majalengka, Cirebon, Tasikmalaya, dan Karawang, sehingga terdapat keberagaman produk opak. Saat ini dalam proses pencetakan opak masih menggunakan alat tradisional yang disebut Geplak. Geplak sendiri masih memiliki beberapa kekurangan yaitu diantaranya pada tingkat ketebalan dan ukuran opak yang tidak seragam, untuk itu perlunya dirancang bangun alat pencetak opak. Penelitian ini dilaksanakan di Bengkel Logam, Kayu, Dan Rotan Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem – Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjajaran. Metode penelitian menggunakan metode rekayasa dengan melalui beberapa tahap proses kegiatan yaitu: perancangan alat pencetak opak, analisis fungsional, analisis struktural, dan analisis teknik. Hasil rancang bangun alat pencetak opak memiliki dimensi, panjang 1400 mm, lebar 850 mm dan tinggi 800 mm. Hasil pengujian alat pencetak opak ini memiliki kapasitas aktual dan teoritis sebesar 3.06 kg/jam dan 4,80  kg/jam, kebutuhan daya operator sebesar 0,837N, dan efisiensi  sebesar 63,83 %.Kata kunci: rancang bangun, alat pencetak, opak

ANALISIS SPASIAL LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN (LP2B) DI KABUPATEN PESAWARAN

Pratama, Agung, Amin, Mohamad, Asmara, Sandi, Rosadi, Bustomi

Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 1 (2018): April
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.574 KB)

Abstract

ABSTRACT  Land is the main factor in developing agriculture.  The increase of population’s number and economy activity, give impact to land’s needs.  This should trigger land conversion happen.  Land conversion would be a problem if that happens on productive agricultural land.  According to BPS Pesawaran, that every years the harvested area of rice crops decreased in Pesawaran regency.  Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) is the government’s effort in protecting and overcome land conversion of food agricultural land.The purpose of this research was to analyze the potential of Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) and Lahan Cadangan Pangan Berkelanjutan (LCP2B) in Pesawaran regency.  The decree of LP2B and LCP2B refers to Constitution number 41 in 2009 about Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (UU PLPPB).The potency of LP2B in Pesawaran regency is as large as the total potency’s wide of Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) in Pesawaran regency that is 10.236,49 Ha, which is consisted as potency of Lahan Cadangan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LCP2B) of 1.294,06 Ha. Keywords : Land conversion, LP2B, LCP2B, and Pesawaran Regency.

OPTIMALISASI PENGELOLAAN USAHA LABORATORIUM LAPANG TERPADU FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG MENGGUNAKAN METODE LINEAR PROGRAMMING

Ratnaningsih, Wahyu, Asmara, Sandi, Rahmawati, Winda, Haryanto, Agus, Novita, Dwi Dian

Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 1 (2018): April
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.288 KB)

Abstract

ABSTRAKLaboratorium lapang terpadu (Lab. LT.) merupakan salah satu laboratorium yang terdapat di Fakultas Pertanian Universitas Lampung.  Memiliki luas 67.000 m², yang terbagi menjadi 5 bagian utama yaitu lahan usaha, lahan penelitian dan praktikum, lahan ternak, kolam ikan, dan lahan tidak terpakai.  Penelitian ini menggunakan model linear programming berdasarkan metode simpleks dengan bantuan software QM For Windows.  Tujuan dari penelitian ini yaitu merumuskan formulasi matematika model linear programming dan menghitung nilai keuntungan optimal bagi pengelolaan Lab. LT.  Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai keuntungan data asumsi lebih besar dari data asli berdasarkan kondisi Lab. LT.  Keuntungan yang diperoleh setiap tiga bulannya jika nilai Zmax (x2) sama dengan nol yaitu Rp.22.200.370, dengan ketentuan luas lahan usaha ditambah 0,52% dari luas sebelumnya dan untuk kolam ikan ditambah 2,22% dari luas sebelumnya.  Sedangkan berdasarkan nilai asumsi keuntungan yang akan diperoleh setiap tiga bulannya yaitu Rp.34.810.000, dengan ketentuan luas lahan penelitian dan praktikum ditambah 1% dari luas lahan sebelumnya dan untuk kolam ikan ditambah 2,33% dari luas kolam yang digunakan sebelumnya.  Selisih keuntungan yang diperoleh dari data asli dan data asumsi yaitu sebesar Rp. 14.821.850 setiap 3 bulannya.__________________________________________________________________Kata kunci: Optimalisasi, riset operasional, linear programming, metode simpleks, QM for windows.

ANALISIS KOEFISIEN ALIRAN PERMUKAAN PADA BERBAGAI BENTUK PENGGUNAAN LAHAN DENGAN SWAT

Ayu Saputri, Danesta, Ridwan, Ridwan, Amin, Mohamad, Asmara, Sandi

Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 1 (2018): April
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.996 KB)

Abstract

Way Sekampung Hulu watershed definited as upstream part from Way Sekampung watershed with rain catchment area of 43,063 km2, that located in Tanggamus District of Lampung Province. Land shifting from non-building area to building area will stimulate the magnitude of surface water flow that impacts on the decline of recharge capacity and increased surface water flow that occurs flood in downstream area. The research aim to surface runoff coeffisient values in various land use form of watershed and hydrograph river flow parameter values. The method of this research is approach of hydrology model analysis based GIS, with SWAT model. Data of river flow debit, rainfall, and climatology that used is data record in 2010 until 2015. Process of model calibration with data record in 2010-2012 and model validation with data record in 2013-2015. Result of calibration process with SWAT-CUP are Nse and R2 value for river flow debit (flow out) of 0.63 and 0.66 respectively. Result of model validation are Nse and R2 value of 0.64 and 0.74 respectively. Surface flow coeffisient value (C) for shrubs of 0.13, settlement of 0.22, primary dryland forest of 0.11, open land of 0.44, moor of 0.28 and plantation of 0.15. Analysis result also obtained best values for hydrograph flow parameters such as SURLAG of 0.389, GW_REVAP of 8.451, SOL_AWC of 1.104, EPCO of 0.008, HRU_SLP of 0.898, SLSBBSN of 23.195, CH_N2 of 3.876, ALPHA_BF of 0.636, GW_DELAY of 8.451, ESCO of 1.335 and CN2 of 1.979.

RANCANGBANGUN DAN UJI PERFORMANSI SINGLE STIRRING REACTOR (SSR) PUTARAN SEARAH PADA BERBAGAI RPM UNTUK PRODUKSI BIODIESEL

furqon, Furqon, Ritonga, Abdul Mukhlis, Maksum, Ali

Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 1 (2018): April
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.423 KB)

Abstract

Produksi biodiesel dengan metode katalitik membutuhkan sistem pengadukan agar trigliserida dan metanol yang mempunyai sifat tidak saling bercampur dapat bercampur dengan baik. Aplikasinya sebagian besar produksi biodiesel masih menggunakan beberapa reaktor dan menggunakan putaran tinggi. Oleh karena itu, akan lebih baik jika proses produksi biodiesel menggunakan satu reaktor sebagai tempat terjadi reaksi tersebut dan menggunakan putaran yang tidak terlalu tinggi sehingga lebih efisien dalam penggunaan energi. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini adalah merancang single stirring reactor (SSR) pada putaran searah dan menguji performansi SSR putaran searah. Rancangbangun SSR dilakukan dengan melakukan tahapan perancangan dan perhitungan analisis teknik. Alat yang dibuat merupakan tipe batch dan skala laboratorium. Alat yang dibuat diujicoba saat tanpa beban dan dengan beban yaitu dengan memproduksi biodiesel menggunakan bahan minyak kelapa sawit, metanol dan katalis KOH. Hasil biodiesel (metil ester) dianalisis dengan GC-MS (Gas Chromatography-Mass Spectrometry). Hasil perancangan alat SSR mempunyai dimensi tabung reaktor tinggi 400 mm, diameter 150 mm dan tebal 1 mm menggunakan bahan Stainless steel 304. Hasil pengujian mendapatkan alat mampu bekerja dengan baik sesuai performansi yang diharapkan, baik dengan beban maupun tanpa beban. Hasil uji performansi alat SSR putaran searah saat memproduksi biodiesel dengan bahan minyak kelapa sawit dan metanol (rasio 1:6), katalis KOH 0,5%, suhu 45 oC, dan waktu 30 menit pada putaran 200 rpm, 350 rpm, dan 500 rpm berturut-turut menghasilkan kadar metil ester 98,89%, 99,55%, dan 99,50%, yang berarti sudah memenuhi syarat mutu biodiesel berdasarkan SNI 7182:2015.