cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue " Vol 18, No 2 (2012)" : 16 Documents clear
Model Integrated Problem Solving Based Learning pada Perkuliahan Dasar-dasar Kimia Analitik Pursitasari, Indarini Dwi; Permanasari, Anna
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 18, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v18i2.3618

Abstract

Abstract: Integrated Problem Solving Based Learning Model on Foundation of Analytical Chemistry. This study was conducted to know the effects of Integrated Problem Solving Based Learning (IPSBL) model on problem solving skills and cognitive ability of pre-service teachers. The subjects of the study were 41 pre- service teachers, 21 in the experimental group and 20 in the control group. The data were collected through a test on problem solving skills, a test on cognitive ability, and a questionnaire on the students’opinions on the use of IPSBL model. The quantitative data were analyzed using t-test and one-way ANOVA, and the qualitative data were analyzed by counting the percentage. The results of the study show that the implementation of IPSBL model increased the problem solving skills and cognitive ability of the pre-service teachers . The model was also responded positively by the research subjects.Abstrak: Model Integrated Problem Solving Based learning pada Perkuliahan Dasar-dasar Kimia Analitik. Penelitian ini bertujuan menentukan pengaruh model Integrated Problem Solving Based Learning(IPSBL) terhadap peningkatan kemampuan problem solving dan kemampuan kognitif mahasiswa calon guru. Subjek penelitian terdiri dari 21 mahasiswa kelas eksperimen dan 20 mahasiswa kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes kemampuan problem solving, tes kemampuan kognitif, dan angket untuk menjaring pendapat mahasiswa terhadap penggunaan model IPSBL . Data kuantitatif dianalisis denga n uji- t dan Anava dengan bantuan program SPSS 16.0. Data kualitatif dihitung persentasenya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model IPSBL dapat meningkatkan kemampuan problem solving dan kemampuan kognitif serta mendapat tanggapan yang positif dari mahasiswa.
Pembinaan Kemampuan Mahasiswa dalam Mengonstruksi Tes Kimia Terstandar dengan Metode Dipresengap Habiddin, -; Prayitno, -
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 18, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v18i2.3619

Abstract

Abstract: Improving University Students’ Ability in Constructing Standardized Chemistry Tests Using Discussion-Presentation-Response Method. This study aims to improve the quality of test constructed by 25 students of Chemistry Education Department, State University of Malang using discussion presentation-response method. The students firstly discussed the test they constructed in groups and then presented the test to the class to get some suggestions. This test was tried out to the students of younger generation. The result showed that the method effectively improved students’ ability in constructing a standardized Chemistry test. The test was of good qualities covering reliability, validity, discri mination index,and difficulty index. However, in general, the distractors did not function as expected.Abstrak: Pembinaan Kemampuan Mahasiswa dalam Mengonstruksi Tes Kimia Terstandar dengan Metode Dipresengap. Penelitian ini bertujuan mengetahui kualitas tes yang disusun oleh 25 orang mahasiswa Pendidikan Kimia Universitas Negeri Malang (UM) angkatan 2007 dengan menggunakan metode diskusi presentasi-tanggapan (dipresengap). Mula-mula mahasiswa mendiskusikan soal yang hendak dibuat oleh kelompoknya, kemudian soal tersebut dipresentasikan di kelas untuk dikritisi guna perbaikan soal. Tes tersebut telah diujicobakan pada mahasiswa pendididkan kimia angkatan 2009. Hasil penelitian menunjukkanbahwa metode Dipresengap efektif dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam menyusun tes kimia terstandar. Reliabilitas tes adalah baik. Nilai tertinggi dicapai pada validitas, daya beda dan tingkat kesukaran. Sebagian besar pengecoh (distractors) tidak berfungsi dengan baik.
Estimasi Parameter Item dan Latent Class dengan Model Dina untuk Diagnosis Kesulitan Belajar Kusaeri, -; Suryanto, -; Kumaidi, -
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 18, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v18i2.3620

Abstract

Abstract: Estimation of Item Parameter and Latent Class with DINA Model to Diagnose Learning Difficulties. This study aims to estimate item parameter of diagnostic test developed with DINA model and identify attribute profiles of each test participant. The instrument of this study was diagnostic test using multiple choice format with 4 options. The data were analyzed using Mplus software, R program and ITEMAN. The results show that out of 8 items measuring social arithmetic and comparison, there was on ly one item that had low guessing and slip parameter. The study also found that basic operation and concept in arithmetic and verbal questions were problematic f or most students.Abstrak: Estimasi Parameter Item dan Latent Class dengan Model DINA untuk Diagnosis Kesulitan Belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi parameter item dari tes diagnostik yang dikembangkan dengan model DINA dan mengidentifikasi profil atribut setiap peserta tes. Instrumen penelitian ini berupa tes diagnostik berbentuk pilihan ganda dengan 4 pilihan jawaban. Data dianalisis dengan menggunakan software Mplus, program R dan ITEMAN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 8 item yang mengukur materi aritmetika sosial dan perbandingan, hanya ada satu item dengan parameter guessing dan slip rendah. Temuan lain operasi dan konsep dasar dalam aritmetika serta soal bentuk verbal masih menjadi m asalah bagi sebagian besar siswa.
Authentic Leadership Kepala Sekolah dalam Menanamkan Sistem Nilai Komariah, Aan
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 18, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v18i2.3621

Abstract

Abstract: The Authentic Leadership of School Principals in Inculcating Value System. The present article reports on a research project aimed at examining the extent to which “ authentic ladership” is important as an alternative leadership model to apply at schools to inculcate value and character systems of the school community. It was also aimed at examining the dimensionality of the authentic leaderhip . Delphi Survey method was implemented to assess the importance of authentic leadership. The study involved 62 superintendants who were formerly principals of secondary schools, high schools, and vocational schools in Bandung, West Java. The results show that authentic leadership was a suitable type of leadership model to effectively instill value system. It also demonstrated that authentic leadership was a unidimensional construct.Abstrak: Authentic Leadership Kepala Sekolah dalam Menanamkan Sistem Nilai. Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa penting authentic leadership untuk dijadikan sebagai alternatif kepemimpinan di sekolah untuk menanamkan sistem nilai dan karakter warga sekolah serta menguji multidimensionalitas konstruk authentic leadership di sekolah. Metode Delphi Survey digunakan untuk pengujian tingkat pentingnya perilaku authentic leadership dengan partisipan 62 pengawas mantan kepala sekolah SMP, SMA dan SMK di Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukan bahwa authentic leadership adalah tipe kepemimpinan yang tepat untuk menanamkan sistem nilai secara efektif. Penelitian juga membuktikan bahwa authentic leadership merupakan konstruk yang bersifat unidimensional.
Pengaruh Model STAD Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Fisika Zat Padat Mahasiswa Parno, -
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 18, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v18i2.3622

Abstract

Abstract: The Effect of STAD Model on Students’ Achievement in Solid State Physics Course. This quasi- experimental study was intended to invesitage whether the students taught using Student Teams Achievement Division (STAD) learning model performed better in Solid State Physics Course than those taught using concept mapping with problem-solving models. Using randomized control group pre-test post-test design, this study involved students of physics study program, State University of Malang (UM), who had been randomly selected andthen assiged to experimental and control classes. The results of analyzing data obtained from achievement test and questionnaire show that STAD learning model improved students achievement; the students in the experimental class of STAD learning model had a positive response slightly higher than the control class upon the learning process.Abstrak: Pengaruh Model STAD terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Fisika Zat Padat Mahasiswa. Penelitian kuasi-eksperimen ini bertujuan membandingkan model Student Teams Achievement Division (STAD) dan peta konsep dengan model pemecahan masalah dalam pembelajaran Fisika Zat Padat (FZP) untuk meningkatkan prestasi belajar mahasiswa. Rancangan yang digunakan adalah randomized control group pre - test post - test design . Mahasiswa Fisika FMIPA UM angkatan 2006/2007 menjadi subjek eksperimen yang dipilih secara rambang (random). Data dikumpulkan dengan tes prestasi FZP dan angket, kemudian dinalisis dengan menggunakan gain score ternormalisasi rerata, dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran model STAD mampu meningkatkan prestasi belajar mahasiswa. Mahasiswa kelas eksperimen memberikan respon positif sedikit lebih tinggi daripada kelas kontrol terhadap proses pembelajaran.
Pemberdayaan Guru dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SD Siswono, Tatag Yuli Eko; Rosyidi, Abdul Haris; Astuti, Yuliani Puji; Kurniasari, Ika
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 18, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v18i2.3623

Abstract

Abstract: Empowering Mathematics Teachers to Improve Creative Thinking of Elementary-School Students. This experimental study is intended to develop mathematics teachers’ competences in designing teaching and learning strategies that enhance students’ creative thinking. In addition, the study portrays teachers’ creative thinking as well as their competences in planning and implementing problem-solving and problem-posing teaching models. Utilizing a pre-test post-test single group design, this study involved mathematics teachers of the third, fourth, and sixth grades of two elementary schools. The results suggest that the teachers’ creative thinking is of good level; they are creative enough in solving and posing mathematical problems as reflected in their mean score of 92.6. Their competences in planning and implementinglie in good category. Overall, it can be concluded that the teachers are professionally empowered in develo ping students’ creative thinking.Abstrak: Pemberdayaan Guru dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SD. Implementasi pembelajaran matematika di SD untuk mendorong berpikir kreatif masih lemah. Penelitian ini bertujuan memberdayakan guru-guru SD dalam mengembangkan pembelajaran matematika yang memberi bekal kemampuan berpikir kreatif dan memberikan gambaran kemampuan berpikir kreatif guru dan kemampuannya merencanakan serta mengimplementasikan model pembelajaran pengajuan dan pemecahan masalah matematika. Penelitian eksperimen rancangan pretes postes kelompok tunggal sekaligus deskriptif dilakukan terhadap masing-masing dua guru kelas III, IV, dan V SD di kabupaten Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif guru SD berada pada tingkat lebih dari cukup kreatif, dan hasil rata-rata kemampuannya dalam memecahkan dan membuat soal adalah 92,6. Kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran termasuk kategori lebih dari “baik”. Disimpulkan bahwa guru telah berdaya dan mem iliki kemampuan mengembangkan pembelajaran yang mendorong berpikir kreatif siswa.
Model Diklat Kewirausahaan dan Keterampilan Wirausaha Berwawasan Lingkungan bagi Remaja Putus Sekolah Lahming, -
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 18, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v18i2.3624

Abstract

Abstract: Education-Training Models and Environmentally-Oriented Entrepreneurial Skills for Dropped- outs. This experimental study aims at exploring education- training models and effective - training criteria that can develop environmentally - oriented entrepreneurial skills of adolescents who dropped out their senior-secondary schooling. Open- ended questionnaire was used to obtain data concerning their entrepreneurial knowledge, whereas a rating scale was used to measure their entrepreneurial skills. Of several training models tried out, demonstration model appears the most effective for dropped- out adolescents.Abstrak: Model Diklat Kewirausahaan dan Keterampilan Wirausaha Berwawasan Lingkungan bagi Remaja Putus Sekolah. Penelitian eksperimental ini bertujuan untuk mengetahui model diklat dan kriteria diklat yang efektif bagi remaja putus sekolah untuk menumbuhkan keterampilan wirausaha berwawasan lingkungan. Sampel penelitian adalah remaja putus sekolah SLTA di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Angket terbuka digunakan untuk mengumpulkan data tingkat pengetahuan kewirausahaan, dan untuk mengukur tingkat keterampilan digunakan Rating Scale (skala bertingkat). Analisis data menggun akan analisis varian dua jalur untuk membandingkan keefektifan beberapa model diklat yang dicobakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pelatihan yang efektif digunakan untuk membentuk keterampilan berwirausaha yang berwawasan lingkungan bagi remaja putus sekolah adalah model pelatihan dengan metode demonstrasi.
Strategi Pembelajaran Problem Solving, Gaya Belajar Kolb, dan Hasil Belajar Mekanika Rekayasa Kuncoro, Tri; Mukhadis, Amat
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 18, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v18i2.3625

Abstract

Abstract: Problem-solving Teaching Strategy, Kolb Learning Styles, and Learning Achievement. This quasi experimental study was intended to investigate the differences in learning achievement in Mechanical Engineering II Course between students taught using problem - solving strategy, taking their learning styles into considerations. The independent variable of problem-solving strategy includes open-ended (Psoe) and closed- ended (Psce), whereas the moderating variable of learning style consists of diverging, converging, and assimilating styles. The subjects were randomly selected from Mechanical Engineering II classes, resulting in 68 students joining Psoe strategy and 64 joining PSce strategy. The data obtained from problem - solving test method revealed that students with Psoe strategy outperformed those with Psce moderated by the learning styles of diverging, assimilating, converging and accommodating.Abstrak: Strategi pembelajaran Problem Solving, Gaya Belajar Kolb, dan Hasil Belajar Mekanika Rekayasa. Penelitian ini bertujuan menguji perbedaan hasil belajar mahasiswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi problem solving dan gaya belajar diverging style, converging style dan assimilating style. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan kelompok kontrol non-ekuivalen (nonequivalent kontrol group design). Subjek berjumlah 167 mahasiswa Teknik Sipil peserta kuliah Mekanika Rekayasa II. Data dikumpulkan dengan tes, dan dianalisis dengan Analisis Varian. Hasilnya menunjukkan bahwa strategi pembelajaran open ended problem solving lebih unggul daripada strategi closed ended problem solving pada kelompok gaya belajar diverging, assimilating, converging dan accommodating. Gaya belajar converging lebih unggul daripada gaya belajar diverging pada pembelajaran open ended problem solving dan closed ended problem solving.
Pengaruh Asesmen Biologi dalam Pembelajaran Think Pair Share Terhadap Kemampuan Kognitif Siswa Pantiwati, Yuni
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 18, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v18i2.3626

Abstract

Abstract: The Effect of Biological Assessment in Think Pair Share (T PS) Strategy on Students’ Cognitive Abilities. The purpose of this study is to find out the differences in students’ cognitive abilities, that is, critical thinking and creative thinking, in Think Pair Share cooperative learning model between those given authentic assessment and those conventional assessment. A number of s enior high schools in Malang Municipality were involved based on the categories of high and low achievement scores of national examination. Using a 2x2 factorial quasi experimental design, the study selected a sample of eleventh grade students. The results of ANCOVA, followed by the Least Significant Different (LSD), show that there were differences in cognitive abilities between the students assessed using different methods, authentic and conventional.Abstrak: Pengaruh Asesmen Biologi dalam Pembelajaran Think Pair Share terhadap Kemampuan Kognitif Siswa. Tujuan penelitian ini adalah menemukan perbedaan kemampuan kognitif siswa dalam model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) dengan menggunakan asesmen autentik dan asesmen konvensional pada SMA di Kota Malang dengan kategori nilai Ebtanas murni tinggi dan kategori nilai Ebtanas murni rendah. Penelitian ini menggukan rancangan eksperimen semu (quasi experimental design ) f aktorial 2x2. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI. Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan menggunkan statistik Anacova yang dilanjutkan dengan menggunakan Least Significant Different (LSD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan kemampuan kognitif (berpikir kritis dan berpikir kreatif) dalam pembelajaran kooperatif TPS antara siswa yang dinilai dengan menggunakan asesmen autentik dengan siswa yang dinilai dengan menggunakan asesmen konvensional.
Perbedaan Pemahaman Awal Tentang Konsep Genetika pada Siswa, Mahasiswa, Guru, dan Dosen Nusantari, Elya
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 18, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v18i2.3627

Abstract

Abstract: Differences in Understanding Genetics Concepts among Secondary-school Students, University Students, Teachers, and Lecturers. This study aims to compare initial understandings of genetics concepts among secondary - school students, u niversity students, teachers, and lecturers. The results of a diagnostic test assigned to the research sample show that there was no difference in genetics-concept under standings between teachers, lecturers, and university students and that the understandings of the university students were much better than those of the secondary-school students. Responses to the test reveal a number of misconceptions, particularly in the areas of basic concepts and coverage of genetics; of genes, DNA, and chromosomes; and of mutations. Since initial understandings contribute to comprehension of genetics concepts, it is advisable that a test eliciting such information be given prior to teaching.Abstrak: Perbedaan Pemahaman Awal Tentang Konsep Genetika pada Siswa, Mahasiswa, Guru, dan Dosen. Penelitian ini bertujuan membandingkan pemahaman awal konsep genetika siswa, mahasiswa, dan guru- dosen. Sampel penelitian adalah mahasiswa Biologi Universitas Negeri Malang pada Agustus 2010-Juni 2011. Data dikumpulkan dengan tes diagnostik dan dianalisis dengan statistik kualitatif persentase dan Anava. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman awal konsep genetika guru-dosen tidak berbeda dengan m ahasiswa. Pemahaman awal konsep genetika mahasiswa lebih baik daripada siswa. Tidak ada perbedaan pemahaman awal konsep genetika mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi dengan Prodi Biologi. Jawaban miskonsepsi banyak ditemukan pada kelompok konsep arti dan ruang lingkup genetika, kelompok konsep gen, DNA, dan kromosom; dan kelompok konsep mutasi. Pemahaman awal konsep genetika mempengaruhi pemahaman konsep genetika pada perkuliahan genetika. Pengujian konsep awal penting dilakukan untuk informasi guru sebelum proses pembelajaran.

Page 1 of 2 | Total Record : 16


Filter by Year

2012 2012


Filter By Issues
All Issue Vol 1, No 2 (2018) Vol 21, No 1 (2015): (Available for free access and download since June 1, 2015) Vol 20, No 2 (2014): ISSN 0215-9643 (Available for free access and download since June 1, 2015) Vol 20, No 1 (2014): coba membuat terbitan Vol 20, No 1 (2014): (Available for free access and download since June 1, 2015) Vol 19, No 2 (2013) Vol 19, No 1 (2013) Vol 18, No 2 (2012) Vol 18, No 1 (2012) Vol 17, No 6 (2011) Vol 17, No 5 (2011) Vol 17, No 4 (2011) Vol 17, No 3 (2010) Vol 17, No 2 (2010) Vol 17, No 1 (2010) Vol 16, No 3 (2009) Vol 16, No 2 (2009) Vol 16, No 1 (2009) Vol 15, No 3 (2008) Vol 15, No 2 (2008) Vol 15, No 1 (2008) Vol 14, No 3 (2007) Vol 14, No 2 (2007) Vol 14, No 1 (2007) Vol 13, No 3 (2006) Vol 13, No 2 (2006) Vol 13, No 1 (2006) Vol 12, No 3 (2005) Vol 12, No 2 (2005) Vol 12, No 1 (2005) Vol 11, No 3 (2004) Vol 11, No 2 (2004) Vol 11, No 1 (2004) Vol 10, No 3 (2003) Vol 10, No 2 (2003) Vol 10, No 1 (2003) Vol 9, No 4 (2002) Vol 9, No 3 (2002) Vol 9, No 2 (2002) Vol 9, No 1 (2002) Vol 8, No 4 (2001) Vol 8, No 3 (2001) Vol 8, No 2 (2001) Vol 8, No 1 (2001) Vol 7, No 4 (2000) Vol 7, No 3 (2000) Vol 7, No 2 (2000) Vol 7, No 1 (2000) Vol 7 (2000): Edisi Khusus Vol 6, No 4 (1999) Vol 6, No 3 (1999) Vol 6, No 2 (1999) Vol 6, No 1 (1999) Vol 6 (1999): Edisi Khusus Vol 5, No 4 (1998) Vol 5, No 3 (1998) Vol 5, No 2 (1998) Vol 5, No 1 (1998) Vol 5 (1998): Edisi Khusus Vol 4, No 4 (1997) Vol 4, No 3 (1997) Vol 4, No 2 (1997) Vol 4, No 1 (1997) Vol 4 (1997): Edisi Khusus Vol 3, No 4 (1996) Vol 3, No 3 (1996) Vol 3, No 2 (1996) Vol 3, No 1 (1996) Vol 2, No 4 (1995) Vol 2, No 3 (1995) Vol 2, No 2 (1995) Vol 2, No 1 (1995) Vol 1, No 2 (1994) Vol 1, No 1 (1994) More Issue