cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue " Vol 18, No 1 (2012)" : 15 Documents clear
Bimbingan Kesulitan Belajar Berbasis Self Regulating Learning dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Sunawan, -; Sugiharto, Dwi Yuwono Puji; Anni, Catharina Tri
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 18, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v18i1.3391

Abstract

Abstract: Self-regulated Learning as a Learning Guidance Model to Improve Learning Achievement. This study aims at developing a guidance model to deal with students’ learning problems and examining the effectiveness of its implementation. The development of self-regulated learning as the learning model involved senior high school students, advisory teachers, subject-matter teachers, and the headmaster. This learning model is geared toward encouraging the students to utilize self-regulated learning. This model appeared to be able to improve the students’ learning achievement. Abstrak: Bimbingan Kesulitan Belajar Berbasis Self Regulating Learning dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas model bimbingan kesulitan belajar bagi siswa SMA berbasis self regulated learning. Desain penelitian pengembangan digunakan untuk pengembangan model dengan melibatkan subjek dari siswa SMA, guru pembimbing, guru bidang studi dan kepala sekolah. Model bimbingan belajar berbasis self regulated learning diarahkan untuk mendorong siswa untuk menerapkan prinsip self regulated learning dalam be­lajarnya. Terbukti bahwa model ini dapat meningkatkan pola belajar siswa selaras dengan prinsip self regulated learning dan prestasi belajar.
Memori English Irregular Verbs Berdasarkan Frekuensi Pengulangan dan Jenis Kelamin Santri Sribagus, H.; Arifuddin, -
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 18, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v18i1.3390

Abstract

Abstract: Retention of English Irregular Verbs in Relation to Repetition Frequency and Sex. The study explores the most effective and preferred repetition frequency to facilitate memorizing English ir­regular verbs (EIV) by students of different sexes, 35 male students and 30 female students of an Islamic boarding school in West Nusa Tenggara. The data for this experimental study were collected through VCD that records EIV, tests, questionnaires, and interviews. The results of the two-way ANOVA analysis indicate that male students had a higher degree of EIV memory based on repetition frequency, with two-time repetition as the most preferred frequency. For male students, the higher the frequency, the lower the memory. Abstrak: Memori English Irregular Verbs Berdasarkan Frekuensi Pengulangan dan Jenis Kelamin Santri. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan frekuensi pengulangan yang efektif dan disukai untuk meningkatkan memori EIV berdasarkan jenis kelamin. Data penelitian eksperimen ini dikumpulkan melalui video compact disk (VCD) yang merekam English Irregular Verb, tes, angket dan wawancara terhadap 35 santri putra dan 30 santri putri di pondok pesantren di Nusa Tenggara Barat. Kemudian data dianalisis dengan Anava-dua Jalur. Ditemukan bahwa ada perbedaan taraf memori EIV berdasarkan frekuensi pengulangan antara santri putra dan santri putriMemori EIV santri putra lebih tinggi daripada santri putri. Frekuensi pengulangan yang paling efektif adalah dua kali. Semakin tinggi frekuensi pengulangan, semakin rendah memori. Urutan pilihan frekuensi santri putra adalah 2-4-6, sedangkan santri putri 2-6-4.
Sikap Kewirausahaan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Rahayu, Wening Patmi
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 18, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v18i1.3389

Abstract

Abstract: Entrepreneurship Attitudes of Vocational School Students. The aim of this correlational-survey study is to analyze the relationship between residential environment as well as family economics education and students entrepreneurship attitudes through motivation business. This study involved a sample of 124 second-year students of vocational schools and their parents. The results of path analysis show that residential environment and the intensity level of family economics education have positive influence on the students entrepreneurship attitudes, and business motivation appears to have the highest influence. It is, therefore, suggested that schools create a learning atmosphere which enables their students to develop their entrepreneurship attitudes through real experiences. Abstrak: Sikap Kewirausahaan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian ini mengungkap penga­ruh lingkungan tempat tinggal dan intensitas pendidikan ekonomi keluarga terhadap sikap kewirausahaan melalui motivasi usaha. Penelitian ini dilakukan pada konteks Sekolah Menengah Kejuruan, dengan mempergunakan rancangan survei korelasional. Penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan rumus Slovin, dan diperoleh sampel sebesar 124 responden, yaitu siswa SMK kelas II di Kota Malang dan orang tua siswa yang menjadi responden. Analisis dilakukan teknik analisis jalur (path analysis) untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap kewirausahaan dikem­bangkan dengan memperhatikan lingkungan tempat tinggal, intensitas pendidikan ekonomi keluarga, dan motivasi usaha sebagai prediktor. Sekolah perlu menciptakan lingkungan belajar yang memung­kinkan para siswa berada pada konteks suasana sesungguhnya melalui program kerjasama dengan dunia usaha untuk membangun sikap kewirausahaan.
Pemahaman Konseptual Pebelajar Kimia Pemula dalam Pembelajaran Berbantuan Multimedia Interaktif Kirna, I Made
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 18, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v18i1.3387

Abstract

Abstract: Conceptual Chemistry Understandings of Beginning Learners in Interactive Multimedia-based Instruction. This study explores the conceptual understandings of  beginning chemistry students through the teaching implementation of chemistry concept paradigm and science-learning nature. Two models of inquiry-based instruction (structured inquiry and learning cycle) involving synchronizing macroscopic, microscopic, and symbolic approaches were implemented in a grade-7 science class. Ques­tionnaires were used to collect data about verbal-visual learning styles, whereas conceptual understand­ings were measured through a test. The study shows that there were-significant differences in subjects conceptual understandings in relation to the learning models and the learning styles. Abstrak: Pemahaman Konseptual Pebelajar Kimia Pemula dalam Pembelajaran Berbantuan Multimedia Interaktif. Tujuan penelitian adalah mengkaji pemahaman konseptual kimia pebelajar pemula melalui penerapan pembelajaran yang dilandaskan pada hakikat kajian kimia dan hakikat sains. Dua model pembelajaran sinkronisasi makroskopis, submikroskopis, dan simbol menggunakan pendekatan inkuiri (inkuiri terstruktur dan siklus belajar) diimplementasikan dalam pembelajaran sains pada kom­petensi dasar kimia di SMP kelas VII. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket gaya belajar verbal visual, tes pemahaman konseptual, pedoman observasi, dan catatan harian. Analisis data dilakukan dengan analisis varian faktorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kelompok model dan gaya belajar verbal-visual terhadap skor pemahaman konseptual kimia. Sebagian besar gagasan awal siswa mengandung pemahaman yang tidak ilmiah yang mirip dengan temuan penelitian sebelumnya.
Pembelajaran Kontekstual untuk Membentuk Perilaku Berwawasan Lingkungan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Sudarman, -
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 18, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v18i1.3388

Abstract

Abstract: Contextual Teaching and Learning Strategy to Develop Environmentally-Oriented Behaviors of Vocational High School Students. This study aims at investigating the effectiveness of CTL using Science Environment Technology and Society (SETS) orientation in developing environmentally-oriented behaviors of vocational high school students joining on-the-job training. Using research and development design, this study involved 36 students. The data collected from tests and observation were descriptively analyzed. The results show that students taking on-the-job training need to be equipped with theoretical knowledge of environmentally-oriented behaviors prior to the training as well as practical knowledge of how to test exhaust emissions, how to test water, and how to produce compost. At the end of the study, the students also reflect  better behaviors and learning achievement. Abstak: Strategi Pembelajaran Kontekstual untuk Membentuk Perilaku Berwawasan Lingkungan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas strategi pembela­jaran kontekstual berwawasan Science Environment Technology and Society (SETS) dalam pembentukan perilaku berwawasan lingkungan peserta Praktik Kerja Industri (Prakerin). Penelitian dan pengembangan ini dilakukan di SMK Teknik Mekanik Otomotif dan industri di kota Semarang tahun 2010 dengan sampel 36 siswa. Data dikumpulkan dengan tes, observasi dan dianalisis secara deskriptif dan regresi linear, Penelitian menemukan bahwa untuk membentuk perilaku berwawasan lingkungan, pembelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) dilakukan pada pembekalan Prakerin. Di samping di kelas, siswa juga melakukan praktik pengujian emisi gas buang, pengujian air dan pembuatan kompos. Perilaku berwawasan lingkungan dan hasil belajar PLH para siswa sebagian besar tinggi.
Pembelajaran Biokimia melalui Analisis Kasus-kasus Olahraga untuk Meningkatkan Sport Scientific Literaci Mahasiswa Erman, -; Liliasari, -
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 18, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v18i1.3385

Abstract

Abstract: Biochemistry Teaching through Sport-case Analyses to Improve Students Sport Scientific Literacy. This quasi-experimental study focuses on examining the effect of biochemistry teaching on students sport scientific literacy (SSL). The study involved 107 students of a teacher training institution, selected using a stratified random sampling. The results of t-test utilizing pre-test and post-test control group design show that biochemistry teaching affects students SSL, as indicated by the scores of the experimental group which were four times higher than those of the control group. The SSL level of the experimental group increased from level 2 (nominal) and level 3 (functional) to level 3 (functional), level 4 (conceptual), and level 5 (multidimensional). Abstrak: Pembelajaran Biokimia melalui Analisis Kasus-kasus Olahraga untuk Meningkatkan Sport Scientific Literaci Mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran biokimia melalui analisis kasus-kasus olahraga terhadap literasi sport scientific mahasiswa. Sebanyak 107 mahasiswa dari program studi ilmu keolahragaan sebuah LPTK di Surabaya dipilih sebagai sampel dengan menggunakan sampling random berstrata. Desain yang digunakan adalah desain pretest-posttest control group dari desain kuasi eksperimen. Data dianalisis dengan uji-t sampel independen. Hasil peneli­tian menunjukkan bahwa pembelajaran biokimia melalui analisis kasus-kasus olahraga merupakan suatu metode yang efektif untuk meningkatkan sport Scientific literacy (SSL) mahasiswa. Rerata skor perolehan SSL yang diperoleh mahasiswa kelompok eksperimen sekitar 4 kali lebih tinggi daripada yang diperoleh mahasiswa kelompok kontrol. Tingkatan SSL mahasiswa naik dari level 2 (nominal) dan level 3 (fungsional) menjadi level 3 (fungsional), level 4 (konseptual), dan level 5 (multidimensional).
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berorientasi Open-ended Problem Solving Parwati, Ni Nyoman
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 18, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v18i1.3384

Abstract

Abstract: Developing Mathematics Learning Materials Oriented to Open-ended Problem Solving. Mathematics learning should develop students critical and creative thinking competences, which can be done through open-ended problem-solving activities. This study aims at developing mathematics learning materials for the fifth grade of elementary schools which can facilitate such activities. The de­velopment process employed a four-D model (define, design, develop, and disseminate). At the define and design stages, the researcher produced the drafts of students book, students worksheet, and teachers manual accompanied with the lesson plans. At the develop and disseminate stages, the mathematics learning materials oriented to open-ended problem solving for the fifth-grade elementary school students were found to be valid, effective, and feasible. Abstrak: Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berorientasi Open-ended Problem Solving. Kemampuan berpikir kritis dan kreatif sangat diperlukan dalam memecahkan masalah yang merupakan tujuan pokok dari pembelajaran matematika. Penyajian masalah matematika terbuka merupakan alternatif untuk menumbuhkembangkan kemampuan berpikir siswa. Agar proses pembelajaran berlangsung efektif, perlu didukung dengan perangkat pembelajaran yang relevan. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan perangkat pembelajaran matematika SD berorientasi open-ended problem solving. Pengembangan prototipe perangkat pembelajaran tersebut, menggunakan four-D model (Define, Design, Develop and Disseminate). Penelitian dilakukan pada SD di kota Singaraja, Bali. Tahap define dan design menghasilkan draf perangkat pembelajaran berupa buku siswa beserta LKS, dan buku petunjuk guru beserta rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Berikutnya, dilaksanakan tahap develop dan disseminate. Perangat pembelajaran matematika SD kelas V berorientasi open-ended problem solving yang dikembangkan terbukti valid, efektif, dan layak pakai.
Pengembangan Pendidikan Ekonomi Berkelanjutan untuk Sekolah Menengah Atas Wahjoedi, -; Sujono, Gatot; Nurastuti, Nunung; Handayani, Endang Sri; Priambodo, Magistyo Purboyo
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 18, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v18i1.3383

Abstract

Abstract: The Development of Sustainable Economics Education for Senior High Schools. The focus of this first-year research of a multi-year study is portraying the implementation of economics education at senior high schools in East Java. Employing a survey design, this study involved 69 econom­ics teachers. Interviews and questionnaires were utilized to obtain data concerning whether the practice of economics teaching reflects sustainable education. Existing relevant documents were also examined to provide supporting evidence. The findings show that sustainable economics education is not evident yet in the teachers teaching practice as can also be seen from the curriculum, teachers subject-matter understanding, teaching and learning processes, textbooks, and school atmosphere. These findings then become the basis for developing a model of sustainable economics education. Abstrak: Pengembangan Pendidikan Ekonomi Berkelanjutan untuk Sekolah Menengah Atas. Tujuan penelitian tahap pertama dari penelitian multi tahun ini adalah untuk mendeskripsikan tentang potret pelaksanaan pembelajaran ekonomi berkelanjutan di SMA  Jawa Timur. Melalui penelitian survai, data dikumpulkan dari 69 orang guru ekonomi SMA dengan cara wawancara dan penyebaran angket serta dukungan data dokumentasi, dapat disimpulkan bahwa pendidikan ekonomi berkelanjutan di SMA belum terlaksana. Belum terlaksananya hal tersebut tercermin pada muatan isi kurikulum, pemahaman dan kesiapan guru, inovasi proses pembelajaran, kondisi buku ajar, dan penataan suasana sekolah. Melihat kondisi tersebut diperlukan langkah perbaikan dengan segera melalui pengembangan pendidikan ekonomi berkelanjutan dengan pembelajaran yang lebih inovatif.
Proses Berpikir Siswa SD dalam Melakukan Estimasi Masalah Berhitung Berdasarkan Jenis Kelamin Rizal, Muh.; Lukito, Agung; Siswono, Tatag Yuli Eko
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 18, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v18i1.3382

Abstract

Abstract: The Thinking Process of Primary-school Students of Different Sexes in Estimating Arithmetic Problems. This case study is intended to explore the thinking process of the fifth-year students of different sexes in estimating arithmetic problems. Two students, one male and one female, belonging to the high achievers in a mathematics test were selected for the study and then interviewed, assigned to solve arithmetic problems, and finally asked to think aloud their thinking process. The study reveals that the thinking process of both the male and female subjects is in the form of accommodation as they ap­proached the arithmetic problems by repeatedly reading the tasks. Though employing the same thinking process, in the planning stage, the male subject made use of rounding and compatible number strategies, whereas the female one used only rounding strategy. In implementing the plan, the male subject em­ployed mental counting through assimilation, but the female one used algorithm through accommoda­tion. In the evaluating stage, the male subject traced back his work through mental counting, while the female one utilized reverse operations. Abstrak: Proses Berpikir Siswa SD dalam Melakukan Estimasi Masalah Berhitung Berdasarkan Jenis Kelamin. Penelitian ini ingin mendeskripsikan proses berpikir siswa laki-laki dan perempuan yang berkemampuan matematika tinggi dalam melakukan estimasi. Penelitian dilakukan di kelas V SD, dengan subjek satu siswa laki-laki dan satu siswa perempuan yang memiliki skor 75 ke atas dalam tes kemampuan matematika. Data dikumpulkan dengan wawancara, pemberian tes dan think aloud. Analisis dilakukan dengan menelaah seluruh data, reduksi data, pengolompokan data, kategorisasi, pengkodean, dan pemeriksaan kredibilitas data dengan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir keduanya adalah akomodasi. Dalam membuat rencana, laki-laki menggunakan rounding dan compatible number strategy, sedangkan perempuan menggunakan rounding strategy. Dalam me­laksanakan rencana, laki-laki berhitung secara mental melalui proses berpikir asimilasi, sedangkan perem­puan berhitung menggunakan algoritma melalui proses berpikir akomodasi. Dalam mengecek pekerjaan, laki-laki menelusuri dengan berhitung mental, sedangkan perempuan menggunakan operasi balikan.
Strategi Learning Community untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Wacana Deskriptif Siswa SD Supriyadi, -
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 18, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v18i1.3381

Abstract

Abstract: Implementing Learning-community Strategy to Improve the Ability of the Fifth-grade Students in Writing Descriptive Texts. This classroom action research describes how the implementa­tion of learning-community strategy improves the ability of the fifth-grade students of an elementary school in Gorontalo in writing descriptive texts. After two cycles, each involving the stages of planning, implementing, observing, and reflecting, the study indicates that the implementation of learning-­community strategy can improve the students writing ability as reflected in the data obtained from par­ticipant observation, interview, and tests. Additionally, the strategy can improve the students learning activities, collaborative skills, learning effectiveness, and social competence. Abstrak: Strategi Learning Community untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Wacana Deskriptif Siswa SD. Masalah yang dikaji dalam PTK ini adalah bagaimanakah strategi belajar learn­ing community dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan menulis wacana disekriptif pada siswa SD. PTK ini dilaksanakan dalam dua siklus. Prosedur penelitian terdiri atas lima langkah, yakni persiapan tindakan, implementasi tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Teknik pengambilan data terdiri atas observasi berpartisipasi, wawancara, dan tes yang dilakukan pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi belajar learning community dapat meningkatkan keterampilan menulis wacana deskriptif dan hasil belajar bahasa Indonesia siswa. Implementasi strategi learning community juga dapat meningkatkan aktivitas belajar, kolaborasi antarsiswa, keefektifan bela­jar, dan kompetensi sosial siswa.

Page 1 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2012 2012


Filter By Issues
All Issue Vol 1, No 2 (2018) Vol 21, No 1 (2015): (Available for free access and download since June 1, 2015) Vol 20, No 2 (2014): ISSN 0215-9643 (Available for free access and download since June 1, 2015) Vol 20, No 1 (2014): coba membuat terbitan Vol 20, No 1 (2014): (Available for free access and download since June 1, 2015) Vol 19, No 2 (2013) Vol 19, No 1 (2013) Vol 18, No 2 (2012) Vol 18, No 1 (2012) Vol 17, No 6 (2011) Vol 17, No 5 (2011) Vol 17, No 4 (2011) Vol 17, No 3 (2010) Vol 17, No 2 (2010) Vol 17, No 1 (2010) Vol 16, No 3 (2009) Vol 16, No 2 (2009) Vol 16, No 1 (2009) Vol 15, No 3 (2008) Vol 15, No 2 (2008) Vol 15, No 1 (2008) Vol 14, No 3 (2007) Vol 14, No 2 (2007) Vol 14, No 1 (2007) Vol 13, No 3 (2006) Vol 13, No 2 (2006) Vol 13, No 1 (2006) Vol 12, No 3 (2005) Vol 12, No 2 (2005) Vol 12, No 1 (2005) Vol 11, No 3 (2004) Vol 11, No 2 (2004) Vol 11, No 1 (2004) Vol 10, No 3 (2003) Vol 10, No 2 (2003) Vol 10, No 1 (2003) Vol 9, No 4 (2002) Vol 9, No 3 (2002) Vol 9, No 2 (2002) Vol 9, No 1 (2002) Vol 8, No 4 (2001) Vol 8, No 3 (2001) Vol 8, No 2 (2001) Vol 8, No 1 (2001) Vol 7, No 4 (2000) Vol 7, No 3 (2000) Vol 7, No 2 (2000) Vol 7, No 1 (2000) Vol 7 (2000): Edisi Khusus Vol 6, No 4 (1999) Vol 6, No 3 (1999) Vol 6, No 2 (1999) Vol 6, No 1 (1999) Vol 6 (1999): Edisi Khusus Vol 5, No 4 (1998) Vol 5, No 3 (1998) Vol 5, No 2 (1998) Vol 5, No 1 (1998) Vol 5 (1998): Edisi Khusus Vol 4, No 4 (1997) Vol 4, No 3 (1997) Vol 4, No 2 (1997) Vol 4, No 1 (1997) Vol 4 (1997): Edisi Khusus Vol 3, No 4 (1996) Vol 3, No 3 (1996) Vol 3, No 2 (1996) Vol 3, No 1 (1996) Vol 2, No 4 (1995) Vol 2, No 3 (1995) Vol 2, No 2 (1995) Vol 2, No 1 (1995) Vol 1, No 2 (1994) Vol 1, No 1 (1994) More Issue