cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Sasindo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 159 Documents
BENTUK NURI-NURI PADA UPACARA ADAT KEMATIAN SUKU KARO (KAJIAN PRAGMATIK) Kalma, Edi
Sasindo Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Sasindo
Publisher : Sasindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isi dan tujan dari nuri-nuri yang tuturkan oleh pihak kalmbubu adalah sama, yakni berisi untuk meneguhkah hati keluarga yang ditinggalkan. Tuturan atau kata-kata peneguhan hati tersebut disampaikan dengan bentuk tuturan mengucapkan ikut berduka, menjelaskan, meminta, menyarankan, dan memperingatkan. Tiap-tiap bentuk tuturan tersebut disampaikan oleh banyak orang  yang pada dasarnya berisikan hal yang sama. Dari enam data penelitian bahwa bentuk-bentuk tindak tutur pada nuri-nuri yakni: tindak tutur meminta merupakan kategori direktif, menyarankan merupakan kategori asertif, berterimakasih merupakan kategori ekspresif, mengucapkan berduka merupakan kategori ekspresif, memperingatkan merupakan kategori direktif, menjelaskan merupakan kategori asertif. Kata Kunci : Nuri-nuri, Upacara adat kematian, Tindak tutur
EFEKTIVITAS METODE BERKUNJUNG KE LINGKUNGAN SEKITAR TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS BERITA OLEH SISWA KELAS X MA SWASTA AL-WASHLIYAH YAYASAN AMAL DAN SOSIAL AL-JAM’IYATUL ISMAILIYAH MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2010/2011 Tumanggor, Asrifah
Sasindo Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Sasindo
Publisher : Sasindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Efektivitas Metode Berkunjung ke Lingkungan Sekitar Terhadap Kemampuan Menulis Berita Oleh Siswa Kelas X MA Swasta Al-Washliyah yayasan amal dan sosial Al-Jam’iyatul Washliyah Ismailiyah Medan Tahun Pembelajaran 2010/2011. Untuk tujuan tersebut, metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan membandingkan dua kelompok, yaitu kelompok yang diberikan pembelajaran menulis berita dengan menggunakan metode berkunjung ke lingkungan sekitar atau kelompok (variabel X) dan kelompok yang diberikan pembelajaran dengan metode ekspositori atau kelas kontrol (variabel X ) Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MA Swasta Al-Washliyah yayasan amal dan sosial Al-Jam’iyatul Washliyah Ismailiyah Medan Tahun Pembelajaran 2010/2011, yang berjumlah 80 orang siswa. Sampel penelitian ini sebanyak 63% dari jumlah populasi yaitu 50,4 orang digenapkan menjadi 50 orang. Sampel kemudian dibagi menjadi 2 kelompok dengan teknik random yaitu kelas eksperimen 25 orang dan kelas kontrol 25 orang. Instrument yang digunakan untuk menjaring data adalah post test hasil belajar siswa berupa essay test sebanyak satu butir soal dan enam kriteria penilaian menggunakan unsur berita 5W+1H dengan skor maksimun 100 jika jawaban semua benar. Dari analisis data dengan statistik “t”. Diperoleh harga t sebesar 2,68 (t= 2,68) lebih besar dari t 2,01 untuk N+N-2. Karena t (2,68) > t (2,01), maka H ditolak dan H diterima. Hal ini berarti kemampuan menulis berita siswa yang diajar dengan metode berkunjung ke lingkungan sekitar lebih efektif dari kemampuan menulis berita siswa yang diajar dengan ekspositori. Kata Kunci : efektivitas, lingkungan, menulis berita.
HUBUNGAN PENGUASAAN KOSAKATA DENGAN KEMAMPUAN MENULIS NASKAH DRAMA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 TANJUNG PURA KABUPATEN LANGKAT TAHUN PEMBELAJARAN 2010/2011 Yuni, Irma
Sasindo Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Sasindo
Publisher : Sasindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa relevan penguasaan kosakata yang dimiliki siswa, berikutnya untuk mengetahui kemampuan menulis naskah drama siswa melalui tes esai yang diberikan kemudian untuk mengetahui apakah ada hubungan antara penguasaan kosakata dengan kemampuan menulis naskah drama siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tanjung Pura Kabupaten Langkat Tahun Pembelajaran 2010/2011. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI yang berjumlah 178 orang dan yang menjadi sampel adalah 35 orang siswa yang diambil secara acak dengan menggunakan daftar nama-nama siswa yang telah diundi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasi yakni untuk mencari apakah ada hubungan yang signifikan antara kedua variabel tersebut. Alat pengumpul data yang digunakan untuk penguasaan kosakata adalah tes objektif dengan 4 opsi (A,B,C,D) setiap soal memliki nilai 5. jumlah soal 25, soal yang tidak valid sebanyak 5 soal, untuk soal yang valid sebanyak 20 soal. Sedangkan untuk kemampuan menulis naskah drama menggunakan tes esai dengan asp[ek penilaian untuk tema (5-10), diksi (15-30), dialog (10-20), alur (15-30), penokohan (5-10). Dari hasil perhitungan korelasi diperoleh nilai rxy = 0,619. Signifikan koefisien korelasi tersebut  dikonsultasikan ke tabel nilai r product moment . harga rtabel dengan N = 35 pada taraf signifikan 5% = 0,334 dan pada taraf 1% = 0,430. ternyata harga r yang diperoleh melalui perhitungan lebih besar dari rtabel yaitu 0,334 < 0,619 > 0,442 dengan kata lain hipotesis diterima, hal ini membuktikan bahwa ada hubungan yang signifika antara penguasaan kosakata dengan kemampuan menulis naskah drama.     Kata kunci : Hipotesis, Signifika, Esai, Alur, Tema.
EFEKTIVITAS METODE DISKURSUS MULTY REPRECENTACY (DMR) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN ARGUMENTASI SISWA KELAS X SMA SWASTA R.A. KARTINI TEBING TINGGI TAHUN PEMBELAJARAN 2010/2011. Sinaga, Lini Afriani
Sasindo Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Sasindo
Publisher : Sasindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas metode  diskursus multy reprecentacy (DMR) terhadap Kemampuan Menulis Paragraf Argumentasi siswa SMA Swasta R.A. Kartini Tebing Tinggi Tahun Pembelajaran 2010/2011. Instrument atau alat pengumpul data yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes essay  menulis paragraf argumentasi. Dari hasil analisis data diketahui bahwa ada perbedaan antara metode diskursus multy eprecentacy dengan metode konvensional Ceramah pada siswa SMA Swasta R.A. Kartini Tebing Tinggi. Penelitian ini membuktikan bahwa pembelajaran menulis paragraf argumentasi dengan menggunakan metode diskursus multy reprecentacy lebih efektif dibanding metode ceramah. Kata Kunci : diskursus multy reprecentacy, Menulis, Paragraf
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM UPACARA PERKAWINAN MASYARAKAT BATAK TOBA Hutabarat, Mikawati Indriani
Sasindo Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Sasindo
Publisher : Sasindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upacara adat Batak Toba adalah upacara yang dihadiri oleh ketiga unsur Dalihan Na Tolu yaitu hula-hula (pihak perempuan), dongan sabutuha (kerabat semarga), dan boru (pihak laki-laki) yang berpartisipasi aktif dalam upacara adat. Upacara adat biasanya didahului oleh makan bersama kemudian dilanjutkan dengan acara marhata (bicara adat). Kesantunan berbahasa yang digunakan oleh pihak hula-hula (pihak perempuan), dongan sabutuha (kerabat semarga), dan boru (pihak laki-laki) adalah berbeda sesuai dengan posisinya pada acara tersebut. Dalam penelitian ini dibahas mengenai kesantunan berbahasa yang digunakan hula-hula (pihak perempuan), dongan sabutuha (kerabat semarga), dan boru (pihak laki-laki), jenis dan fungsi kesantunan berbahasa masing-masing unsur, dan bagaimana pembentukan kesantunan berbahasa masing-masing unsur dalam upacara perkawinan masyarakat Batak Toba. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dimana akan dibuat deskripsi yang sistematis dan akurat mengenai data yang diteliti. Metode deskriptif dipilih karena penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menggambarkan dengan jelas tentang objek yang diteliti secara alamiah. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa kesantunan berbahasa dalam upacara perkawinan masyarakat Batak Toba berbeda dengan kesantunan berbahasa yang digunakan masing-masing unsur di luar acara perkawinan. Penulis menggunakan 13 jenis tindak tutur yaitu tindak tutur bersalam, memberkati, memohon, memuji, meminta, berjanji, menyarankan, memperingatkan, mengesahkan, berterima kasih, menjawab, menjelaskan, dan bertanya untuk melihat bagaimana kesantunan berbahasa yang digunakan masing-masing unsur dalam upacara perkawinan. Kesantunan berbahasa dalam acara marhata di pesta marunjuk (adat penuh) sangat berbeda dengan kesantunan berbahasa yang diucapkan dengan bahasa sehari-hari dalam masyarakat Batak Toba.   Kata Kunci : Batak Toba, Upacara, Berbahasa, Perkawinan
HUBUNGAN KEMAMPUAN MENENTUKAN IDE POKOK PARAGRAF DENGAN KEMAMPUAN MENULIS KEMBALI DONGENG SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 KOTARIH TAHUN PEMBELAJARAN 2009/2010 Saragih, Nia Elceria
Sasindo Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Sasindo
Publisher : Sasindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

NIA ELCERIA SARAGIH. NIM 061222120137. Hubungan Kemampuan Menentukan Ide Pokok Paragraf Dengan Kemampuan Menulis Kembali Dongeng  Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Kotarih Tahun Pembelajaran 2010/2011. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Kemampuan Menentukan Ide Pokok Paragraf Dengan Kemampuan Menulis Kembali Dongeng  Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Kotarih Tahun Pembelajaran 2010/2011. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kotarih Tahun Pembelajaran 2010/2011 yang berjumlah 172 orang. Sampel 18% x 172 orang yang diambil berjumlah 31 orang. Untuk menjaring data dalam penelitian ini digunakan tes bentuk penugasan yang berbentuk pilihan berganda test kepada siswa tentang kemampuan menentukan ide pokok paragraf dan penugasan kemampuan menulis kembali dongeng.     Kata Kunci:  Kemampuan, ide pokok paragraf.
PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN EDWIN GUTHRIE TERHADAP KEMAMPUAN MENGAPRESIASI CERPEN “NAMAKU DIMAS KARYA KUSNIATY” OLEH SISWA KELAS X SMA GKPI PADANG BULAN MEDAN 2009/2010 Saragih, Raijon
Sasindo Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Sasindo
Publisher : Sasindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil pembelajaran kemampuan mengapresiasi cerpen dengan menggunakan metode pembelalajarn Edwin Guthrie  dan tidak menggunakan metode Edwin Guthrie. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA GKPI Padang Bulan Tahun Pembelajaran 2009/2010 yang berjumlah 160 orang siswa. Sampel penelitian ini adalah sampel yang langsung ditetapkan untuk menjadi wakil dari populasi yang ada yaitu sebanyak 32 orang siswa dari jumlah populasi 160 orang siswa tersebut. Metode dalam penelitian ini bersifat eksperimen dengan desain one group pre test. Dari pengolahan data diperoleh hasil pre test sebanyak 2020 dengan nilai rata-rata = 63,12, standard deviasi = 7,88 dan termasuk pada kategori  baik 16%, kategori cukup 34%, dan karegori kurang yakni 41% dari kategori sangat kurang 9%. Hasil post test sebanyak 2395 dengan nilai  rata-rata = 74,84, standard deviasi = 8,14 dan dari kategori sangat baik sekali 19%, kategori baik  41,%, kategori cukup 34% dan  kategori kurang yakni 6%. Dari uji data hasil pre test dan post test di dapat kedua hasil berdistribusi normal. Dari uji homogenitas di dapat bahwa sample penelitian ini berasal dari populasi yang homogen. Setelah uji normalitas dan homogenitas, di dapatlah to sebesar 7,. Selanjutnya to diketahui, kemudian dikonsultasikan dengan tabel t pada taraf signifikasi 5% dengan df=N-1=32-1=30. dari df=31 diperoleh taraf signifikasi 5%=2,02. karena to yang diperoleh lebih besar dari ttabel yaitu 2,02<7, maka hipotesis nihil (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Akhirnya dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil kemampuan mengapresiasi cerpen dengan menggunakan metode Edwin Guthrie, dengan kemampuan mengapresiasi cerpen  tanpa menggunakan metode Edwin Guthrie siswa Kelas X SMA GKPI Padang Bulan Tahun Pembelajaran 2009/2010. Kata kunci : cerpen, metode pembelajaran Edwin Guthrie, mengapresiasi cerpen
Efektivitas Penggunaan Teknik Cooperative Integreted Reading and Composition terhadap Peningkatan Hasil Belajar Membaca Cerpen Siswa Kelas VII SMP Swasta Budi Agung Medan Marelan Tahun Pembelajaran 2009/2011 Manalu, Samroh Annisya
Sasindo Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Sasindo
Publisher : Sasindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, para ahli pendidikan terus berupaya menciptakan teknik pengajaran yang baru untuk menggantikan teknik pengajaran yang bersifat konvensional. Ismail dkk. (2000: 18). Dengan Efektivitas Penggunaan Teknik Cooperative Integreted Reading and Composition, dapat digunakan sebagai bahan masukan, kajian, dan menambah pengetahuan guru Bahasa Indonesia terhadap penggunaan teknik pembelajaran yang relevan dengan kemampuan meningkatkan hasil belajar membaca cerpen.   Key word: Cooperative Integreted Reading and Composition
Hubungan kemampuan membaca skema dengan kemampuan menulis paraggraf persuasive oleh Siswa Kelas XI SMA Swasta Katolik Budi Murni 2 Simalingkar Medan Tahun Pembelajaran 2009/2010. Sitorus, Verawaty R
Sasindo Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Sasindo
Publisher : Sasindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara Kemampuan Membaca Skema Dengan Kemampuan Menulis Persuasif Siswa Kelas XI SMA Swasta Katolik Budi Murni 2 Medan Tahun Pembelajaran 2009/2010 . Sebelum pengujian hipotesis terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan analisis data yakni uji normalitas dan uji linieritas. Untuk normalitas dilakukan dengan menggunakan Liliefors dan diperoleh bahwa variabel X dan variabel Y berdistribusi normal. Teknik pengorganisasian dan perhitungan data dilakukan dengan bantuan program komputer Microsoft Excel. Dari hasil analisa data diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,773. Sedangkan indeks determinasi sebesar 0,5976 atau 59,76%, ini berarti besarnya sumbangan kemampuan membaca skema terhadap kemampuan menulis persuasif sebesar 59,76%. Pengujian hipotesis dilakukan dengan rumus statistik uji-t dimana harga thitung diperoleh sebesar  7,512 harga jauh ini lebih dari harga ttabel = 1,68 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antar Kemampuan Membaca Skema dengan kemampuan menulis paragraf persuasif oleh siswa kelas XI SMA Budi Murni 2  Simalingkar Medan Tahun Pembelajaran 2009/2010. Kata Kunci. Membaca Skema, Paragraf Persuasif, SMA Budi Murni
PENGARUH TEKNIK FIELD VISIT TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS BERITA OLEH SISWA KELAS VIII SMP SWASTA BUDI AGUNG MEDAN MARELAN TAHUN PEMBELAJARAN 2010/2011 Wulandari, Wina
Sasindo Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Sasindo
Publisher : Sasindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknik Field visit adalah adalah salah suatu teknik atau perencanaan yang digunakan sebagai pedoman pembelajaran yang mengaktifkan dan mendorong siswa untuk membangun pengetahuan dan kemampuan melalui pengalamannya secara langsung dengan memberi para siswa seperangkat atau serangkaian situasi belajar dalam bentuk keterlibatan pengalaman sesungguhnya yang dirancang oleh guru dan siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 72 orang dari 224 populasi yang ada. Sampel tersebut akan dibagi menjadi dua kelas, yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen dikenai perlakuan teknik field visit, sedangkan kelas kontrol dikenai perlakuan teknik ceramah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain penelitian two group pretest postest. Instrumen yang digunakan adalah tes essay, yaitu menulis berita dari unsur-unsur berita. Nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 80,88 sedangkan untuk kelas kontrol adalah 72,69. Dapat disimpulkan bahwa teknik field visit berpengaruh positif digunakan dalam meningkatkan kemampuan menulis berita pada siswa kelas VIII SMP Swasta Budi Agung Medan Marelan tahun pembelajaran 2010/2011. Kata kunci: sampel, kelas eksperimen, kelas kontrol, field visit

Page 1 of 16 | Total Record : 159