cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Al-Fiziya: Journal of Materials Science, Geophysics, Instrumentation and Theoretical Physics
ISSN : 26210215     EISSN : 2621489X     DOI : -
Al-Fiziya: Journal of Materials Science, Geophysics, Instrumentation and Theoretical Physics is a journal of physics that published by Departement of Physics, Faculty of Science and Technology UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. The aim of the journal is to disseminate the researches done by researchers both from Indonesian and overseas. This journal focused on physics field including Materials Sciences, Geophysics, Instrumentation Physics, and Theoretical Physics. AL-FIZIYA is also dedicated to preserving the transmission of knowledge of science. The journal welcomes contributions from scholars around the world in the physics field, both in English and Bahasa.
Arjuna Subject : -
Articles 29 Documents
Sintesis dan Analisis Struktur Material Aktif Katoda LiFe0,7Mn0,2Ni0,1PO4 Sarwono, Betty Haifa; Ahmiatri, Sitti; Prihandoko, Bambang
Al-Fiziya: Journal of Materials Science, Geophysics, Instrumentation and Theoretical Physics Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Science and Technology UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak. Sebuah sintesis material katoda LiFe0,7Mn0,2Ni0,1PO4 dengan metode solid-state telah selesai dilakukan. Bahan dasar yang digunakan adalah LiOH.H2O, α-Fe2O3, MnO2, Ni dan H3PO4. Bahan yang digunakan ada yang berasal dari bahan baku lokal yaitu α-Fe2O3 dan MnO2 dan sisanya menggunakan bahan import dari china. Pada penelitian ini digunakan variasi waktu sintering yaitu 4 jam, 6 jam,8 jam dan total 10 jam dengan temperatur 800oC. Karakterisasi dilakukan dengan menggunakan pengujian Difraktometer Sinar-X (XRD). Analisis data XRD dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak PDXL Rigaku. Hasil analisis menunjukkan bahwa sintering pada temperatur 800oC selama total 10 jam menghasilkan fasa LiFe0,7Mn0,2Ni0,1PO4 yang satu fasa. Dan co-doping Mn dan Ni berhasil didoping pada LiFePO4. Abstract. Synthesis Cathode material, LiFe0,7Mn0,2Ni0,1PO4, has been synthesized by the solid-state method. Basic materials that used in this research are LiOH.H2O, α-Fe2O3, MnO2, Ni, and H3PO4. Several basic materials that used in this research obtained from the local raw material such as α-Fe2O3 and MnO2, and the remaining materials obtained by importing from China. Sintering time in this research are varied from 4 hours, 6 hours, 8 hours, and 10 hours, and all varied time are treated at 800°C. The characterization that used in this research is X-Ray Diffractometer (XRD). XRD data are analyzed using PDXL Rigaku software. The results of this research show that sintering at 800°C during total time 10 hours yields LiFe0,7Mn0,2Ni0,1PO4 in one phase. Co-doping Mn and Ni had been successfully doped in LiFePO4.
Analisis Plug-in Repetitive Control untuk Rejection Multiple Periodical Disturbance dengan Metode Least Common Multiplier dan Multi Repetitive Control Hadi, Nizarrachman; Kurniawan, Edi; Hartono, Ambran
Al-Fiziya: Journal of Materials Science, Geophysics, Instrumentation and Theoretical Physics Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Science and Technology UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak. Sistem kendali otomatismenjadi sangat penting saat ini. Teknologi instrumentasi yang berkembang sangat pesat menjadikan sistem kendali otomatis berkembang pesat. Dengan adanya sistem kendali otomatis ditemukan pula gangguan yang memengaruhi sistem, seperti Noise atau sinyal gangguan. Berbagai metode kendali banyak digunakan salah satunya adalah Repetitive Control. Kemudian diperlukanlah pengujian analisis untuk memilih sistem kendali mana yang paling baik dalam menghilangkan sinyal gangguan yang memiliki 3 nilai frekuensi dengan menggunakan sistem Plug-in Repetitive Control (RC) yang dilengkapi dengan filter. Pada penelitian ini digunakan metode Least Common Multiple (LCM) dan metode Multi Repetitive Control (MRC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dengan metode MRC memiliki kecepatan menghilangkan sinyal gangguan paling baik yaitu 1.8s.   Abstract. Automatic control system becomes very important today. The fast growing technology of instrumentation makes the automatic control system grow rapidly. With the existence of automatic control system there is found disturbances that affect the system, such as noise or disturbance signal. Various control methods are widely used, one of them is Repetitive Control. Analytical testing is then needed to choose which control system is best for rejecting disturbance signals that have 3 frequency values using a Plug-in Repetitive Control (RC), using filtered system. This research used Least Common Multiple (LCM) method and Multi Repetitive Control (MRC) method. The results showed that the system with MRC method is slightly faster and best in rejecting disturbance signals with rejecting time 1.8s.
Rancang Bangun Smarthome Menggunakan Wemos D1 R2 Arduino Compatible Berbasis ESP8266 ESP-12F Kusuma, Nurul Aditya Ayu; Yuniarti, Elvan; Aziz, Asrul
Al-Fiziya: Journal of Materials Science, Geophysics, Instrumentation and Theoretical Physics Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Science and Technology UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak. Pemanfaatan smarthome berbasis internet banyak digunakan sebagai sarana untuk memudahkan pengontrolan. Penelitian ini memanfaatan teknologi internet dan sebuah mikrokontroler sebagai kendali otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk membangun perangkat lunak dan perangkat keras smarthome Wemos D1 R2 Arduino compatible berbasis ESP8266 ESP-12F. Dengan metode eksperimen dan studi pustaka, penelitian ini telah berhasil merancang bangun smarthome menggunakan Wemos D1 R2 Arduino compatible berbasis ESP8266 ESP-12F. Komponen yang digunakan pada penelitian ini meliputi: mikrokontroler Wemos D1 R2, ESP8266 ESP-12F sebagai wifi, 3 relay untuk 3 elektronik (lampu, kipas dan pengeras suara), 3 led untuk indikator 3 elektronik, resistor dan sebuah smartphone yang digunakan sebagai pengontrol elektronik melalui website. Hasil penelitian ini sudah sesuai dengan tujuannya yaitu membangun perangkat lunak dengan alamat IP yang digunakan 192.168.43.52 (setiap Wemos memiliki IP address yang berbeda-beda) dan perangkat keras dengan mensimulasikan smarthome menggunakan LED maupun alat-alat elektronika. Abstract. Utilization of Internet-based smarthome is widely used as a means to facilitate control. This research utilizes internet technology and a microcontroller as an automatic control. This research aims to build software and hardware smarthome Wemos D1 R2 Arduino compatible based ESP8266 ESP-12F. Using experimental and literature study methods, this research has successfully designed a smarthome build using Wemos D1 R2 Arduino compatible based on ESP8266 ESP-12F. The components used in this study includes: Wemos D1 R2 microcontroller, ESP8266 ESP-12F as wifi, 3 relays for 3 electronics (lamp, fan and loudspeaker), 3 leds for indicator 3 electronics, resistor and a smartphone used as electronic controller through the website. The results of this study are in accordance with the goal of building the software with IP addresses used 192.168.43.52 (each Wemos has a different IP address) and hardware by simulating smarthome using LED and electronic devices.
Analisis Perubahan Garis Pantai Kabupaten Jembrana dengan Menggunakan Citra Satelit Landsat 8 Istiqomah, Mega Fitria; Sutrisno, Sutrisno; Wijaya, Adi
Al-Fiziya: Journal of Materials Science, Geophysics, Instrumentation and Theoretical Physics Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Science and Technology UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak. Kabupaten Jembrana mempunyai posisi yang strategis secara geografis, sebagai pintu gerbang Bali bagian barat yang merupakan kunci pertukaran dan percampuran budaya serta penduduk. Daerah ini berbatasan langsung dengan Selat Bali sehingga mendapat pengaruh angin laut yang membangkitkan gelombang dan pasang surut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan garis pantai menggunakan teknologi penginderaan jauh pesisir Kabupaten Jembrana tahun 2013 hingga 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penginderaan jauh menggunakan citra satelit Landsat 8 dan metode survei lapangan untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan garis pantai tahun 2013 sampai 2014 mengalami abrasi sebesar 801.717 m2 dan akresi sebesar 1348.564 m2, tahun 2014 sampai 2015 mengalami abrasi sebesar 4921.561 m2 dan akresi sebesar 388.969 m2, terakhir di tahun 2015 sampai 2016 perubahan akibat abrasi terjadi sebesar 384.637 m2 dan akresi sebesar 4431.331 m2. Abstract. Jembrana district has a strategic position geographically, as the gateway to west Bali which is the key exchange and the mixing of culture as well as residents. This area is directly adjacent to the Strait of Bali so it gets the sea breeze effect that evokes the waves and tides. The purpose of this study was to analyze the changes in the shoreline using remote sensing technology at Jembrana coast in 2013 to 2016. The method used in this research is the method of remote sensing using Landsat 8 satellite imagery and field survey methods to determine the actual condition. These results indicate that changes in the coastline of 2013 to 2014 experience abrasion of 801 717 m2 and accretion amounted to 1348,564 m2,2014 to 2015 experience abrasion of 4921,561 m2 and accretion amounted to 388 969 m2, the last in 2015 until 2016 the changes due abrasion occurs at 384 637 m2 and accretion amounted to 4431,331 m2.
Smarthome Energy Saver dengan Penggabungan Sensor LDR, PIR, Suara, dan Temperature untuk Merepresentasikan Kondisi Ruangan sebagai Perangkat Penghemat Energi Listrik yang Digunakan dalam Masyarakat Kurniawan, Andri; Jati, Bayu Rukmana; Sunarto, Nada Ayunita
Al-Fiziya: Journal of Materials Science, Geophysics, Instrumentation and Theoretical Physics Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Science and Technology UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak. Smarthome Energy Saver adalah sebuah alat pengontrol alat elektronik konvensional yang bertujuan untuk menghemat pemakaian energi listrik. Alat ini menggunakan berbagai macam sensor seperti: PIR, DHT22, Microphone, dan LDR. Sensor tersebut akan membaca keadaan ruangan dan datanya akan dikirmkan ke mikrokontroller melalui bluetooth untuk diproses. Hasil prosesnya akan dikirimkan menuju relay yang dihubungkan dengan alat elektronik untuk memutuskan aliran arus listrik alat elektronik tersebut agar mati secara otomatis saat tidak ada manusia dalam ruangan dan atau mencegah dinyalakan kembali saat kondisi yang telah diatur pengguna dalam mikrokontroller belum terpenuhi, walaupun dinyalakan secara manual. Abstract. Smarthome Energy Saver is a device to control the conventional electric apparatus intended for saving the usage of electrical energy. This device using a variety of sensors such as: PIR, DHT22, Microphone, and LDR. The sensor will read the room condition and the data will be delivered to the microcontroller device with bluetooth to be processed. The result of the process will be sent to the relay that connected to the electric devices to disconnect the electric current from the electronic means to automatically off and / or pevent it to be turned on again when the condition that users have set didn’t met, although it is turned on manually.    
Identifikasi Uranium dan Thorium di Desa Takandeang Mamuju Sulawesi Barat dengan Menginterpretasikan Data Radiometri Tanah atau Batuan Khairani, Mutia; Sutrisno, Sutrisno; Indrastomo, Frederikus Dian
Al-Fiziya: Journal of Materials Science, Geophysics, Instrumentation and Theoretical Physics Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Science and Technology UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak. Hasil survey dosis radiasi lingkungan menunjukkan di daerah Mamuju memiliki nilai laju dosis radiasi (radioaktivitas) yang cukup tinngi.Nilai radioaktivitas tinggi yang dijumpai pada batuan diperkirakan berasal dari keterdapatan kandungan radioaktif alami seperti unsur uranium (U) dan thorium (Th). Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mendapatkan kesimpulan unsur radioaktif apa yang mempengaruhi nilai laju dosis di daerah tersebut tinggi. Metode penelitian yang diterapkan adalah pengukuran radiometri, penentuan nilai ambang (threshold), menentukan populasi anomali pada unsur radioaktif dari data radiometri dengan menggunakan metode kurva probabilitas, interpolasi kriging dengan metode ordinary kriging dan analisis peta sebaran laju dosis, peta sebaran uranium, dan peta sebaran thorium. geologi daerah penelitian tersusun atas batugamping, batu lava, batuan breksi dan endapan aluvial. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa nilai laju dosis tinggi mencapai 4.271,3 nSv/h di Desa Takandeang dipengaruhi oleh keterdapatan unsur thorium, dengan kadar 435,7 ppm eTh dan uranium berkadar 426 ppm eU.   Abstract. Survey results of environment radiation in Mamuju show that the value of dose rate of radiation (radioactivity) is high enough. That high radioactivity value that is found in rocks is hypothesized to be generated by natural radioactive unsure such as uranium (U) and thorium (Th). The aim of this study is to get conclusion of what radioactive unsure that influences high dose rate in that region. The methods in this study are radiometry measurement, determination of treshold, determination of anomaly population on radioactive unsure from radiometry data using probability curve method, kriging interpolation with ordinary kriging method and analysis of dose rate distribution map, uranium distribution map, and thorium distribution map. The geology of studied region is composed of limestones, lava rocks, breccia rocks, and alluvial sediments. Accroding to the result of analysis, we conclude that the value of high dose rate in Takandeang Village that reaches 4.271,3 nSv/h is influenced by thorium, with level 435,7 ppm eTh and uranium with level 426 ppmeU.
Pengolahan Limbah Kulit Durian dan Baterai Bekas Menjadi Salah Satu Sumber Energi Listrik yang Ramah Lingkungan Agustina, Nelmi; Gifron, Muhammad; Wela, Doris
Al-Fiziya: Journal of Materials Science, Geophysics, Instrumentation and Theoretical Physics Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Science and Technology UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dunia, selalu diiringi oleh masalah limbah yang berasal dari sampah, baik sampah organik maupun non organik. Berbagai usaha untuk mengatasi masalah limbah tersebut secara berkesinambungan terus dilakukan , baik itu sampah-sampah anorganik seperti, berbahan plastik, karet dan lain-lain. Bisa dimanfaatkan kembali melalui daur ulang menjadi barang-barang kebutuhan harian. Sedangkan untuk sampah organik selain dimanfaatkan untuk pupuk, juga dapat digunakan sebagai bahan dasar pengisi baterai untuk menghasilkan energi alternatif yang ramah lingkungan. Terkhususnya untuk pemanfaatan limbah organik dalam pembuatan baterai telah dilakukan dengan beda potensial tertinggi yang dihasilkan adalah 1,67 volt. Dalam penelitian ini dilakukan modifikasi massa bahan pengisi baterai yang bersumber dari kulit durian yang yang diproses khususnya melalui pengeringan menggunakan oven serta dicampur dengan asam dan ada juga kulit durian yang dijemur selama 7 hari dengan massa kulit durian 3, 5, dan 10. Beda potensial baterai tertinggi yang didapatkan adalah 10 gram yaitu sebesar 1,67 volt. Selanjutnya baterai dengan massa 10 gram difabrikasi dalam jumlah tertentu yang digunakan untuk menyalakan LED. Baterai tersebut dirangkai baik secara seri maupun paralel untuk menghasilkan beda potensial yang bervariasi.  Abstract. Along with the growing number of the world populations, there always followed by troubles waste derived from trash, organic waste, and non-organic waste. Many attempts to deal with an organic waste such as plastic waste, rubber, and etc, has been continued, so those waste can be recycled and reused for daily demand. On the other hand, organic waste can be used as fertilizer, and basic material for the battery that results an environmental friendly alternative energy. Especially to utilize the organic waste, the making of battery has been done that yields highest voltage, 1.67 volts. This research aims to modify the mass filler of the battery that obtained from durian skin which is processed by mixing it with acid and drying it using oven, there also other technique by drying the durian skin under the sun for about 7 days which varied masses of 3 gram, 5 gram, and 10 gram. The highest voltage that obtained is 1.67 volt using 10 gram durian skin. Further, the battery with 10 grams durian skin is then fabricated in a specified number to light up the LED. This battery placed either in serial or parallel circuit to obtain varied voltage.
Identifikasi Uranium dan Thorium di Desa Takandeang Mamuju Sulawesi Barat dengan Menginterpretasikan Data Radiometri Tanah atau Batuan Khairani, Mutia; Sutrisno, Sutrisno; Indrastomo, Frederikus Dian
Al-Fiziya: Journal of Materials Science, Geophysics, Instrumentation and Theoretical Physics Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Science and Technology UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

 Abstrak. Hasil survey dosis radiasi lingkungan menunjukkan di daerah Mamuju memiliki nilai laju dosis radiasi (radioaktivitas) yang cukup tinngi.Nilai radioaktivitas tinggi yang dijumpai pada batuan diperkirakan berasal dari keterdapatan kandungan radioaktif alami seperti unsur uranium (U) dan thorium (Th). Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mendapatkan kesimpulan unsur radioaktif apa yang mempengaruhi nilai laju dosis di daerah tersebut tinggi. Metode penelitian yang diterapkan adalah pengukuran radiometri, penentuan nilai ambang (threshold), menentukan populasi anomali pada unsur radioaktif dari data radiometri dengan menggunakan metode kurva probabilitas, interpolasi kriging dengan metode ordinary kriging dan analisis peta sebaran laju dosis, peta sebaran uranium, dan peta sebaran thorium. geologi daerah penelitian tersusun atas batugamping, batu lava, batuan breksi dan endapan aluvial. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa nilai laju dosis tinggi mencapai 4.271,3 nSv/h di Desa Takandeang dipengaruhi oleh keterdapatan unsur thorium, dengan kadar 435,7 ppm eTh dan uranium berkadar 426 ppm eU. Abstract. Survey results of environment radiation in Mamuju show that the value of dose rate of radiation (radioactivity) is high enough. That high radioactivity value that is found in rocks is hypothesized to be generated by natural radioactive unsure such as uranium (U) and thorium (Th). The aim of this study is to get conclusion of what radioactive unsure that influences high dose rate in that region. The methods in this study are radiometry measurement, determination of treshold, determination of anomaly population on radioactive unsure from radiometry data using probability curve method, kriging interpolation with ordinary kriging method and analysis of dose rate distribution map, uranium distribution map, and thorium distribution map. The geology of studied region is composed of limestones, lava rocks, breccia rocks, and alluvial sediments. Accroding to the result of analysis, we conclude that the value of high dose rate in Takandeang Village that reaches 4.271,3 nSv/h is influenced by thorium, with level 435,7 ppm eTh and uranium with level 426 ppmeU. 
Analisis Plug-in Repetitive Control untuk Rejection Multiple Periodical Disturbance dengan Metode Least Common Multiplier dan Multi Repetitive Control Hadi, Nizarrachman; Kurniawan, Edi; Hartono, Ambran
Al-Fiziya: Journal of Materials Science, Geophysics, Instrumentation and Theoretical Physics Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Science and Technology UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak. Sistem kendali otomatismenjadi sangat penting saat ini. Teknologi instrumentasi yang berkembang sangat pesat menjadikan sistem kendali otomatis berkembang pesat. Dengan adanya sistem kendali otomatis ditemukan pula gangguan yang memengaruhi sistem, seperti Noise atau sinyal gangguan. Berbagai metode kendali banyak digunakan salah satunya adalah Repetitive Control. Kemudian diperlukanlah pengujian analisis untuk memilih sistem kendali mana yang paling baik dalam menghilangkan sinyal gangguan yang memiliki 3 nilai frekuensi dengan menggunakan sistem Plug-in Repetitive Control (RC) yang dilengkapi dengan filter. Pada penelitian ini digunakan metode Least Common Multiple (LCM) dan metode Multi Repetitive Control (MRC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dengan metode MRC memiliki kecepatan menghilangkan sinyal gangguan paling   baik yaitu 1.8s.Abstract. Automatic control system becomes very important today. The fast growing technology of instrumentation makes the automatic control system grow rapidly. With the existence of automatic control system there is found disturbances that affect the system, such as noise or disturbance signal. Various control methods are widely used, one of them is Repetitive Control. Analytical testing is then needed to choose which control system is best for rejecting disturbance signals that have 3 frequency values using a Plug-in Repetitive Control (RC), using filtered system. This research used Least Common Multiple (LCM) method and Multi Repetitive Control (MRC) method. The results showed that the system with MRC method is slightly faster and best in rejecting disturbance signals with rejecting time 1.8s.
Rancang Bangun Smarthome Menggunakan Wemos D1 R2 Arduino Compatible Berbasis ESP8266 ESP-12F Kusuma, Nurul Aditya Ayu; Yuniarti, Elvan; Aziz, Asrul
Al-Fiziya: Journal of Materials Science, Geophysics, Instrumentation and Theoretical Physics Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Science and Technology UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

 ABSTRAK Pemanfaatan smarthome berbasis internet banyak digunakan sebagai sarana untuk memudahkan pengontrolan. Penelitian ini memanfaatan teknologi internet dan sebuah mikrokontroler sebagai kendali otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk membangun perangkat lunak dan perangkat keras smarthome Wemos D1 R2 Arduino compatible berbasis ESP8266 ESP-12F. Dengan metode eksperimen dan studi pustaka, penelitian ini telah berhasil merancang bangun smarthome menggunakan Wemos D1 R2 Arduino compatible berbasis ESP8266 ESP-12F. Komponen yang digunakan pada penelitian ini meliputi: mikrokontroler Wemos D1 R2, ESP8266 ESP-12F sebagai wifi, 3 relay untuk 3 elektronik (lampu, kipas dan pengeras suara), 3 led untuk indikator 3 elektronik, resistor dan sebuah smartphone yang digunakan sebagai pengontrol elektronik melalui website. Hasil penelitian ini sudah sesuai dengan tujuannya yaitu membangun perangkat lunak dengan alamat IP yang digunakan 192.168.43.52 (setiap Wemos memiliki IP address yang berbeda-beda) dan perangkat keras dengan mensimulasikan smarthome menggunakan LED maupun alat-alat elektronika. ABSTRACT Utilization of Internet-based smarthome is widely used as a means to facilitate control. This research utilizes internet technology and a microcontroller as an automatic control. This research aims to build software and hardware smarthome Wemos D1 R2 Arduino compatible based ESP8266 ESP-12F. Using experimental and literature study methods, this research has successfully designed a smarthome build using Wemos D1 R2 Arduino compatible based on ESP8266 ESP-12F. The components used in this study includes: Wemos D1 R2 microcontroller, ESP8266 ESP-12F as wifi, 3 relays for 3 electronics (lamp, fan and loudspeaker), 3 leds for indicator 3 electronics, resistor and a smartphone used as electronic controller through the website. The results of this study are in accordance with the goal of building the software with IP addresses used 192.168.43.52 (each Wemos has a different IP address) and hardware by simulating smarthome using LED and electronic devices.  

Page 1 of 3 | Total Record : 29