cover
Contact Name
Edi Purwanto
Contact Email
-
Phone
62341 551149
Journal Mail Official
jurnal.keperawatan@umm.ac.id
Editorial Address
Jalan Bendungan Sutami 188A Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : 20863071     EISSN : 24430900     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan is a peer-reviewed journal published by School of Nursing at the Faculty of Health Science, University of Muhammadiyah Malang (UMM) and affiliate with the Indonesia National Nurse Association (INNA) of Malang, which is focusing on several issues in nursing field. The first volume was published on 2010, and it is published twice a year, issued on January and July.
Arjuna Subject : -
Articles 283 Documents
Cover Jurnal Keperawatan (Vol.5, No.1, Januari 2014) Cover Jurnal Keperawatan (Vol.5, No.1, Januari 2014)
Jurnal Keperawatan Vol 5, No 1 (2014): Januari
Publisher : Jurnal Keperawatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover Jurnal Keperawatan (Vol.5, No.1, Januari 2014)
Cover Jurnal Keperawatan. Vol. 5, No.1, Januari 2014 Cover Jurnal Keperawatan
Jurnal Keperawatan Vol 5, No 1 (2014): Januari
Publisher : Jurnal Keperawatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2337.317 KB)

Abstract

Cover Jurnal Keperawatan. Vol. 5, No.1, Januari 2014
Redaksi Jurnal Keperawatan, Vol.5, No.1, Januari 2014 Redaksi Jurnal Keperawatan
Jurnal Keperawatan Vol 5, No 1 (2014): Januari
Publisher : Jurnal Keperawatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.336 KB)

Abstract

JURNAL KEPERAWATANDiterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang bekerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Malang.Pelindung                            : Yoyok Bekti Prasetyo                                               Imam KurdiPenanggung Jawab             : Tri Lestari HandayaniPemimpin Umum                : JuwitasariPemimpin Redaksi             : Anis Khilya Khasnatil LailyWakil Pemimpin Redaksi   : ErwantoAnggota Redaksi               : Dessy Rindiyanti Harista                                              Sri Sunaringsih Ika Wardojo                                              Rudi Handoko                                              Siti Masamah                                              KumboyonoPromosi dan Distribusi     : Rakhmad Rosadi                                              Edi Purwanto                                             Setyo Harsoyo                                             Bagong Priyantono                                              Euis KumalaSekretariat                        : Henik Tri Rahayu Alamat RedaksiKampus II Jl. Bendungan Sutami 188AProgram Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah MalangJawa TimurTelp. (0341) 552443, 551149 Fax. (0341) 582060 e-mail: jurnal.keperawatan@umm.ac.idAlamat Organisasi ProfesiJl. Ijen 77C MalangTelp. (0341) 566075 Fax. (0341) 571388 e-mail: contact@poltekkes-malang.ac.idJadual PenerbitanTerbit dua kali dalam setahun (Januari-Juni dan Juli-Desember)Penyerahan NaskahNaskah merupakan hasil penelitian Ilmu Keperawatan yang belum pernah dipublikasikan/diterbitkan paling lama 5 (lima) tahun terakhir. Naskah dapat dikirim melalui e-mail atau diserahkan langsung ke Redaksi dalam bentuk rekaman Compact Disk (CD) dan print-out 2 eksemplar, ditulis dalam MS Word atau dengan program pengolahan data yang kompatibel. Gambar, ilustrasi, dan foto dimasukkan dalam file naskah.Penerbitan NaskahNaskah yang layak terbit ditentukan oleh Dewan Redaksi setelah mendapat rekomendasi dari Mitra Bestari. Perbaikan naskah menjadi tanggung jawab penulis dan naskah yang tidak layak diterbitkan akan dikembalikan kepada penulis jika disertai perangko secukupnya.
Petunjuk Penulisan, Mitra Bestari, Indeks, Formulir Berlangganan (Jurnal Keperawatan, Vol.5, No.1, Januari 2014) Petunjuk Penulisan
Jurnal Keperawatan Vol 5, No 1 (2014): Januari
Publisher : Jurnal Keperawatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.045 KB)

Abstract

Petunjuk Penulisan, Mitra Bestari, Indeks, Formulir Berlangganan (Jurnal Keperawatan, Vol.5, No.1, Januari 2014)
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PENDERITA KANKER SERVIKS PALIATIF Misgiyanto .; Dwi Susilawati
Jurnal Keperawatan Vol 5, No 1 (2014): Januari
Publisher : Jurnal Keperawatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.587 KB)

Abstract

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PENDERITA KANKER SERVIKS PALIATIF (The Correlation between Family Support with The Level of Anxiety of Patients with Palliative Cervical Cancer )Misgiyanto1 & Dwi Susilawati21Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro e-mail: 1)misgi_y@yahoo.co.id)2Staf Pengajar Departemen Keperawatan Maternitas Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro e-mail: 2)suziebima@gmail.com)ABSTRAKKanker serviks adalah kanker yang menyerang uterus yaitu bagian serviks uterus atau leher rahim, merupakan penyakit keganasan yang paling banyak ditemukan pada perempuan. Di Indonesia prevalensi kanker serviks 4,3 per 1000 penduduk. Prevalensi tertinggi di Yogyakarta 9,6 per 1000 penduduk. Angka harapan kesembuhan penderita kanker serviks stadium paliatif adalah kecil, penderita sering mengalami penderitaan fisik dan psikososial sehingga menimbulkan kecemasan. Penderita kanker serviks memerlukan dukungan keluarga. Bentuk dukungan keluarga berupa dukungan emosional, dukungan penghargaan, dukungan materi dan dukungan informasi. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan penderita kanker serviks. Desain: penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan rancangan crossectional. Data diperoleh dengan cara responden mengisi kuesioner. Sampel penelitian yaitu penderita kanker serviks paliatif di Poliklinik Penyakit Kandungan dan IRNA (Anggrek I) RSUP Dr Sardjito dan memenuhi kriteria inklusi. Data hubungan dianalisis dengan menggunakan Gamma Corelation. Hasil: terdapat hubungan yang kuat antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan penderita kanker serviks paliatif (r) -1,000. Saran: perawat senantiasa meningkatkan pelayanan kepada penderita kanker serviks dengan memperhatikan kebutuhan bio-psiko-sosio dan spiritual melalui pendidikan kesehatan dan konseling kepada penderita maupun keluarga.Kata kunci: dukungan keluarga, tingkat kecemasan, kanker serviks.ABSTRACTCervical cancer attacks the part of uterus or cervix which is the most common cancer in women. In Indonesia, cervical carcinoma prevalence is 4.3 per citizen. Moreover, the highest prevalence in Yogyakarta is approximately 9.6 per citizen. Life expectation rate of cervical cancer in palliative stadium is low since patient usually suffers from physical and psychosocial disruption so it would be an anxiety for patien. Family support is needed for patient. Family support such as emotional, appraisal, material and information support is required for cervical cancer patient. Objective: To conduct correlation between family support and level of anxiety in cervical cancer patient. Design: This was correlation descriptive research with cross sectional design. Data were obtained by respondent which occupy questionnaire. Sample were cervical carcinoma patient in palliative stadium in Polyclinic of Obstetric & Gynecology and Patient Room I of CDS Ward (Anggrek I) which fulfill inclusion criteria. Data were analyzed by Gamma Correlation. Result : The result showed that there was significant correlation between family support and anxiety level of cervical cancer patient in palliative stadium (r) -1,000. Suggest : Nurse should increase their caring and occupy attention in order to fulfill cervical cancer patient’s bio-psycho-sosio and spiritual needs through health education and patient/family counseling.Keyword : Family support, anxiety level, cervical cancers
INVAGINASI ILEO-KOLO-KOLIKA Bagaimana mengenali gejala klinis sejak awal dan penatalaksanaannya? Mochamad Aleq Sander
Jurnal Keperawatan Vol 5, No 1 (2014): Januari
Publisher : Jurnal Keperawatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.288 KB)

Abstract

INVAGINASI ILEO-KOLO-KOLIKABagaimana mengenali gejala klinis sejak awal dan penatalaksanaannya?(Intussusception of Ileo-Colo-Colica, How to know early clinical sign and treatment?)Mochamad Aleq SanderFakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah MalangJl. Bendungan Sutami 188A Malang 65145No. telp. 081322479012e-mail. aleq.sander@yahoo.comABSTRAKInvaginasi sering ditemukan pada anak dan biasanya bersifat idiopatik karena tidak diketahui penyebabnya. Kebanyakan ditemukan pada kelompok umur 2-12 bulan, dan lebih banyak pada anak lelaki. Invaginasi umumnya berupa intususepsi ileosekal yang masuk naik ke kolon asendens dan mungkin terus sampai keluar dari rektum. Invaginasi dapat menyebabkan nekrosis iskemik pada bagian usus yang masuk dengan komplikasi perforasi dan peritonitis.Kata kunci: invaginasi ileo-sekal, nekrosis iskemik, perforasi, peritonitisABSTRACTIntussusception often found in child and usually had idiopathic because is not known the cause. Majority found in age group 2-12 month,  and more many in male. Intussusception usually ileocaecal that enter to colon asendens and may be then until out from rectum. Intussusception can causes ischemic necrosis in intestines with complication of perforation and peritonitis.Keywords: intussuception of ileo-caecal, ischemic necrosis, perforation, peritonitis
ENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI BERHUBUNGAN DENGAN KEPERCAYAAN DIRI REMAJA UNTUK MENGHINDARI SEKS BEBAS Muflih .
Jurnal Keperawatan Vol 5, No 1 (2014): Januari
Publisher : Jurnal Keperawatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.903 KB)

Abstract

ENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI BERHUBUNGAN DENGAN KEPERCAYAAN DIRI REMAJA UNTUK MENGHINDARI SEKS BEBAS(Reproduction Health Knowledge Related to Teen Self Confidence To Avoid Free Sex)MuflihDosen Program Studi S1 Ilmu Keperawatan FIKES UNRIYOJl. Raya Tajem Km 1,5 Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakartae-mail. muflih1986@gmail.com / 085648058098ABSTRAKKesehatan reproduksi remaja di kota-kota besar, seperti di Kota Yogyakarta, berperan besar dalam kesehatan reproduksi nasional. Teori Pender’s Health Promotion Model (HPM) oleh Pender, Murdaugh, dan Parsons (2002) memberikan penjelasan bahwa pengetahuan yang berasal dari pengalaman seseorang akan mempengaruhi proses kognitif dalam mempertimbangkan keputusan untuk melakukan sebuah tindakan kesehatan. Penelitian ini bersifat analisis korelasi dengan pendekatan crossectional. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang diberikan kepada remaja siswa SMAN se-Kotamadya Yogyakarta tahun ajaran 2012/2013 sejumlah 131 siswa pada bulan Mei 2013. Teknik Stratified Proportional Random Sampling digunakan dalam memilih responden. Uji statistik chi square digunakan sebagai uji hipotesis. Hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat pengetahuan remaja sebesar 51,1% dalam kategori tinggi, dan kepercayaan diri remaja sebesar 38,2% dalam kategori tinggi, tidak ada hubungan yang bermakna antara jenis kelamin dengan pengetahuan kesehatan reproduksi, ada hubungan yang bermakna antara jenis kelamin dengan kepercayaan diri, ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan kepercayaan diri untuk menghindari seks bebas. (p value = 0,067; 0,000; 0,021, á = 0,05). Pelaksanaan pendidikan kesehatan reproduksi oleh UKS di sekolah perlu ditingkatkan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan diri remaja. Kata kunci :Remaja, pengetahuan, kepercayaan diri, seks bebasABSTRACTAdolescent reproductive health in major cities, such as in the city of Yogyakarta, a major role in the national reproductive health. Theory of Pender’s Health Promotion Model (HPM) by Pender, Murdaugh, and Parsons (2002) explains that the knowledge derived from the experience of one will affect the cognitive process in considering the decision to perform a medical act. This study is cross-sectional correlation analysis approach. This study used a questionnaire given to teenage high school students as Yogyakarta Municipality school year 2012/2013 a number of 131 students in May 2013. Proportional Stratified Random Sampling techniques used in selecting respondents. Chi-square statistical test is used as a test of the hypothesis. The results showed that the level of knowledge of adolescents 51.1% in the high category, and adolescent self-efficacy of 38.2% in the high category, there was no significant association between the sexes with knowledge of reproductive health, there is a significant association between the sexes with self-efficacy, there is a significant association between reproductive health knowledge with self-efficacy to avoid casual sex. (p value = 0.067; 0,000; 0.021, á = 0,05). By the implementation of reproductive health education in schools needs to be improved by UKS as an effort to increase knowledge, so as to increase the self-efficacy of youth.Keywords: Adolescent, Knowledge, Self-Efficacy, Free Sex
HUBUNGAN FAKTOR INTERNAL DENGAN PERAN SERTA IBU HAMIL DALAM MENGIKUTI SENAM HAMIL Ridhoyanti Hidayah; Sri Andarini; Tri Anjaswarni
Jurnal Keperawatan Vol 5, No 1 (2014): Januari
Publisher : Jurnal Keperawatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.695 KB)

Abstract

HUBUNGAN FAKTOR INTERNAL  DENGAN PERAN SERTA IBU HAMIL DALAM MENGIKUTI SENAM HAMIL (The Correlation between Internal Factors with The Participation of Pregnant Woman in Following Pregnant Gym)Ridhoyanti Hidayah1 , Sri Andarini2, Tri Anjaswarni31 Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas BrawijayaJl. Veteran Malang 65145, Jawa Timur – Indonesiae-mail : ridhoyanti.fk@ub.ac.id 2Pendidikan kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas BrawijayaJl. Veteran Malang 65145, Jawa Timur – Indonesia3Program Studi Ilmu Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes MalangJl. Besar Ijen, 77C MalangABSTRAKSenam hamil merupakan salah satu perawatan prenatal yang membantu ibu hamil menuju suatu persalinan yang normal. Salah satu faktor yang mempengaruhi ibu hamil dalam mengikuti senam hamil adalah faktor internal yang terdiri dari pengetahuan, sikap dan motivasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan faktor internal dengan peran serta ibu hamil dalam mengikuti senam hamil di Rumah Sakit Bersalin Mutiara Bunda Malang. Penelitian ini menggunakan desain studi korelasional melalui pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 36 responden dan dipilih dengan tehnik purposive sampling. Variabel yang diukur pada penelitian ini adalah faktor internal dan  peran serta ibu hamil dalam mengikuti senam hamil. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan observasi dokumentasi. Pada hasil analisis secara univariat didapatkan hasil bahwa pengetahuan ibu yang tidak mengikuti senam hamil lebih baik daripada ibu yang mengikuti senam hamil, namun sikap dan motivasi ibu yang mengikuti senam hamil lebih baik daripada ibu yang tidak mengikuti senam hamil. Pada hasil analisis secara bivariat dengan Kai Kuadrat dengan selang kepercayaan 95% didapatkan hasil bahwa p value > á, artinya Ho gagal ditolak. Hal ini berarti tidak ada hubungan masing-masing subvariabel pengetahuan, sikap dan motivasi dengan peran serta ibu hamil dalam mengikuti senam hamil. Pada hasil analisis secara multivariat dengan Regresi Berganda dengan selang kepercayaan 95% didapatkan hasil bahwa p value > á, artinya Ho gagal ditolak. Hal ini berarti tidak ada hubungan faktor internal (pengetahuan, sikap, dan motivasi) dengan peran serta ibu hamil dalam mengikuti senam hamil. Kata Kunci : Faktor Internal, Peran Serta, Senam HamilABSTRACTPregnancy exercise is a prenatal care which can help woman pregnant lead to normal born. The factor that influence the participation of pregnant woman to join pregnancy exercise is knowledge, attitude, and motivation. This research is conducted to know the correlation of internal factor with the participation of pregnant woman for joining pregnancy exercise in maternity hospital Mutiara Bunda Malang. This research design uses correlation study through cross sectional approach. Sample consists of 36 respondents and selected through purposive sampling technique. The measured variabel in this research is internal factor and the participation of pregnant woman for joining pregnancy exercise. Data collecting is done by questionnaire and documentation observation. In the analysis result for univariate shows that knowledge of pregnant woman who not join pregnancy exercise is better than pregnant woman who join pregnancy exercise, but the attitude and motivation of  pregnant woman who join pregnancy exercise is better that pregnant woman who not join pregnancy exercise. In the analysis result for bivariate by using Chi-Square with the confidence level of 95%, shows that p value > á, it means that Ho is failed to refused. It means that there is no correlation of each sub variable knowledge, attitude and motivation with the participation of pregnant woman for joining pregnancy exercise. In the analysis result for multivariate by using Multiple Regression with confidence level of 95%, shows that p value > á, it means that Ho is failed to refused. It means that there is no correlation of internal factor (knowledge, attitude and motivation) with the participation of pregnant woman for joining pregnancy exercise.   Keywords : Internal Factor, Participation, Pregnancy Exercise
PENGARUH PENDEKATAN BERMAIN TERHADAP KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL ANAK AUTIS Rossyana Septyasih; Swito Prastiwi; Djoko Setyono
Jurnal Keperawatan Vol 5, No 1 (2014): Januari
Publisher : Jurnal Keperawatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.142 KB)

Abstract

PENGARUH PENDEKATAN BERMAIN TERHADAP KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL ANAK AUTIS (The Effect of Play Approach with Social Interaction Ability of Autism Children)Rossyana Septyasih1, Swito Prastiwi2, Djoko Setyono31,2 & 3Politeknik Kesehatan Kemenkes MalangJalan besar Ijen No.77C Malange-mail. 1)  hermawan.rossyana@gmail.comABSTRAKAutisme merupakan kelainan genetik yang polimorfis. Adapun beberapa gangguannya adalah dalam bidang bicara, bahasa, komunikasi, interaksi social, sensoris, pola bermain, perilaku, serta emosi. Prevalensinya dari tahun ke tahun penderita autism mengalami peningkatan yang dratis. Telah dikaji pendekatan bermain secara personal mampu meningkatkan kemampuan interaksi social anak autis. Perlu dikaji pendekatan bermain menggunakan teman sebaya untuk meningkatkan kemampuan interaksi social. Penelitian menggunakan desain Pre  eksperimen. Populasi semua  Anak Autis yang berusia 2 tahun sampai 6 tahun di Pusat Terapi Terpadu  A Plus Malang, sampel diambil total sampling sejumlah 10 orang anak. Pengumpulan data dengan kuesioner dan observasi untuk mengkaji perilaku interaksi social anak autis, data yang terkumpul dianalisa dengan analisa deskriptif dan uji Rank Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan untuk hubungan timbale balik p value 0,045, alpha 0,05 berarti terdapat perbedaan hubungan timbale balik sebelum dan setelah dilakukan pendekatan bermain dan untuk kualitas hubungan p value 0,108. Alpha 0,05, berarti tidak terdapat perbedaan kualitas hubungan sebelum dan sesudah dilakukan pendekatan bermain. Total interaksi social anak autis sebelum dan setelah dilakukan pendekatan bermain p value 0,001 , Alpha 0,05 berarti pendekatan bermain berpengaruh terhadap kemampuan interaksi social anak autis. Penelitian menyarankan bagi lembagapendidikan autis untuk menggunakan pendekatan bermain sebagai metode mengembangkan kompetensi interaksi social anak autis dengan melibatkan keluarga dan teman sebaya. Kata Kunci: Pendekatan bermain, interaksi social, anak autis.ABSTRACTAutism is a genetic disorder that polymorphic. children with autism have some disturbances in the areas of speech, language, communication, social interaction, sensory, play patterns, behavior, and emotion. Prevalence from year to year with autism has increased dramatically. It has been studied in a personal approach to playing to increase social interaction skills of autistic children. Needs to be studied approach play using peers to improve social interaction. Research using Pre experimental designs. Population all Autistic Children aged 2 years to 6 years at the Center for Integrated Therapy A Plus Malang, total sample, sampling some 10 children. Data collection by questionnaire and observation to examine the behavior of social interaction of children with autism, collected data wereanalyzed with descriptive analysis and Wilcoxon Rank test. The results obtained for the interrelationships p value 0,045 < Alpha 0,05 means there is a reciprocal relationship before and after play andapproaches to relationship quality p value 0,108 > Alpha 0,05, meaning there is no difference in the quality of relationships before and after approach play. Total social interaction of children with autism before and after approach play p value 0,001 < Alpha 0,05 means approach to playing effect on social interaction skills of autistic childesn. Research suggests for autism sducation institutions to use the approach as a method to develop competencies play social interaction of children with autism by involving family and peers. Keywords: approach play, social interaction, children with autism,
Pengaruh Pendidikan Ibu UNTUK MENGATASI Kematian Bayi di Asia Tenggara Sri Sunaringsih Ika Wardojo
Jurnal Keperawatan Vol 5, No 1 (2014): Januari
Publisher : Jurnal Keperawatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.79 KB)

Abstract

Pengaruh Pendidikan Ibu UNTUK MENGATASI Kematian Bayi di Asia Tenggara(The Effect of Mother Education to Reduce Infant Mortality in South East Asia)Sri Sunaringsih Ika WardojoProgram Study Ilmu Keperawatan, Fakutas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malange-mail. srisunaringsihika@gmail.comABSTRAKSEAWHO yang terdiri dari 11 negara-negara berkembang , seperti Bangladesh , Bhutan , Korea Utara , India , Indonesia , Maladewa , Myanmar , Nepal , Sri Lanka , Thailand dan Timor Leste , memiliki masalah kesehatan masyarakat yang sama masalah sehubungan dengan tingginya angka kematian bayi di wilayah ini , dan sudah terjadi selama sepuluh tahun terakhir. Bagaimanapun ibu memainkan peran ganda dalam keluarga yang mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan semua anggota keluarga, termasuk anak-anak. Namun, pendidikan ibu dianggap salah satu kemungkinan kendala utama untuk promosi kesehatan bangsa , yang mempengaruhi peningkatan prevalensi kematian bayi di wilayah tersebut. Mendukung pernyataan tersebut, Commision on The Social Determinants of Health ( 2008) mengatakan pendidikan ibu diasumsikan menjadi salah satu penentu sosial utama masalah kesehatan anak . Berdasarkan hasil review artikel dari 25 artikel dan 3 literatur umum, itu  diketehui bahwa ketidaksetaraan pendidikan perempuan , yang terjadi di sebagian besar negara-negara Asia Tenggara , telah secara signifikan mempengaruhi masalah kesehatan bayi di wilayah ini , karena menjadi penghalang utama bagi ibu untuk memperbarui informasi tentang pengetahuan kesehatan anak, kurang diberdayakan untuk otonomi keuangan , kurang pengambilan keputusan kekuasaan, dan akses dan kontrol atas sumber daya dalam rumah tangga , di mana aspek-aspek secara signifikan berkontribusi terhadap kurang kelangsungan hidup anak dalam keluarga. Oleh karena itu, untuk menutup kesenjangan pendidikan perempuan di negara-negara Asia Tenggara akan menjadi program yang sangat berguna karena tidak hanya untuk mengurangi angka kematian bayi di wilayah ini , tetapi juga meningkatkan kualitas kesehatan penduduk secara umum.Kata kunci: Pendidikan ibu, kematian bayi, South East Asia RegionABSTRACTSEAWHO which comprises of 11 developing countries , such as Bangladesh, Bhutan, North Korea, India, Indonesia, Maldives, Myanmar, Nepal, Sri Lanka, Thailand and Timor Leste, has similar public health issue regarding to the high  infant mortality rate in this region, and it happened over the last ten years .  However, mothers play multiple roles in the family that affect health and well being of all family members, including children. However, maternal education assumed to be one possibilities of the primary obstacles to the promotion of the nation’s health, which escalated the prevalence of infant mortality in those region. Supporting with that statement, Commision on The Social Determinants of Health (2008) said maternal education assumed to be one of the major social determinant of child health problems. Based on narrative review from 25 articles and 3 grey literature, it was knowen that  inequality of women education, which occurred in most of South East Asian countries, has significantly influenced the infant health problem in this region, since it became major barrier for mothers to update information about child health knowledge, less empowered to the financial autonomy, less decision making power, and access and control over resources within household, in which those aspects significantly contributes to the less child survival within family. Therefore, closing the gap of women education in South East Asian countries will be a useful program not only reducing infant mortality in this region, but also increasing quality of population health. Keyword: Maternal education, infant mortality, South East Asian Region

Page 1 of 29 | Total Record : 283