cover
Filter by Year
Jurnal Ilmu Tanah & Lingkungan
ISSN : -     EISSN : -
Articles
208
Articles
SUBSTITUSI PUPUK KIMIA PADA BUDIDAYA PADI SRI PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN, PRODUKSI DAN ORGANISME TANAH

Kurniawan, Rury, Anas, Iswandi, Widyastuti, Rahayu, Sutandi, Atang

Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan Vol 19, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan
Publisher : Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh budidaya SRI dibandingkan metode konvensional dengan berbagai taraf pemupukan terhadap pertumbuhan dan produksi padi serta mempelajari aktivitas dan populasi organisme tanah. System of Rice Intensification (SRI) merupakan inovasi dalam system budidaya padi yang masih berkembang terus namun telah mampu meningkatkan produksi. Penelitian ini dilaksanakan sejak Desember 2014 sampai dengan April 2015 pada lahan sawah irigasi kecamatan Pakem Kabupaten Sleman, Provinsi D.I Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan rancangan split plot. Petak utama adalah metode budidaya padi SRI dan konvensional, dan sebagai anak petak adalah empat taraf pemupukan, yaitu pupuk anorganik dosis rekomendasi dan dikombinasi dengan pupuk organik serta pupuk organik hayati. Hasil penelitian menunjukkan tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah anakan produktif dan hasil panen pada budidaya SRI signifikan lebih tinggi dibandingkan budidaya konvensional. Metode budidaya SRI mampu meningkatkan hasil gabah lebih tinggi. Aktivitas dan populasi organisme tanah juga tidak menunjukan perbedaan yang nyata pada penerapan metode budidaya dan aplikasi pemupukan yang dilakukan. Kata kunci: Pertumbuhan, produksi dan organisme tanah, System of Rice Intensification (SRI)

PEMETAAN BAHAYA BANJIR LAHAN SAWAH DI KABUPATEN KARAWANG

Tommi, Tommi, Barus, Baba, Dharmawan, Arya Hadi

Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan Vol 19, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan
Publisher : Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kabupaten Karawang merupakan salah satu daerah yang sering terkena banjir berdasarkan data dari BNPB dari tahun 1815 – 2013 jumlah kejadian banjir di Kabupaten Karawang berada pada urutan ke-3 terbanyak. Banjir di Kabupaten Karawang membawa kerugian yang besar bagi petani, maka dari itu pemetaan tingkat bahaya banjir sangat diperlukan. Kabupaten Karawang berada pada urutan ke-3 jumlah kejadian banjir terbanyak di Jawa Barat. Secara nasional data dari BNPB menunjukkan Kabupaten Karawang menempati urutan ke-8 wilayah rawan bencana banjir. Tujuan dari penelitian ini menganalisis tingkat bahaya banjir lahan sawah di Kabupaten Karawang. Metode yang digunakan dalam menganalisis tingkat bahaya banjir dilakukan dengan overlay dan skoring dari peta sawah, peta curah hujan, peta drainase tanah, dan peta kejadian banjir. Hasil dari penelitian ini menunjukkan lahan sawah di Kabupaten Karawang yang memiliki tingkat bahaya banjir tinggi terdapat di Kecamatan Telukjambe Barat, Telukjambe Timur, dan Jayakerta. Kata kunci: Bahaya, banjir, pemetaan

PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR

Chairunnisa, Chaida, Munibah, Khursatul, Widiatmaka, Widiatmaka

Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan Vol 19, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan
Publisher : Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pertumbuhan penduduk, peningkatan pendapatan, dan pesatnya pembangunan menjadikan permasalahan penggunaan lahan semakin kompleks. Lahan berperan sebagai penyedia pangan, namun di sisi lain permintaan lahan di luar sektor pertanian terus meningkat secara signifikan untuk memenuhi kebutuhan penduduk. Kabupaten Cianjur merupakan kabupaten dengan luas sawah terbesar pertama di bagian selatan Provinsi Jawa Barat. Namun, konversi lahan sawah menjadi lahan pertanian lain atau lahan non-pertanian menyebabkan penurunan luas baku sawah. Penelitian yang bertujuan untuk: (1) menganalisis pola perubahan penggunaan dan penutupan lahan, (2) mengevaluasi kesesuaian lahan untuk sawah, dan (3) menganalisis potensi perluasan penggunaan lahan untuk sawah. Pola perubahan penggunaan dan penutupan lahan diidentifikasi menggunakan citra Landsat tahun perekaman 2000 dan 2015 dengan teknik fusi citra. Kesesuaian lahan untuk sawah dianalisis menggunakan metoda faktor pembatas minimum. Potensi perluasan lahan untuk sawah mengacu pada kesesuaian lahan dan alokasi lahan pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode analisis, lahan sawah paling banyak terkonversi menjadi pemukiman. Lahan di Kabupaten Cianjur memiliki tingkat kesesuaian lahan untuk sawah sesuai (S2) (9.53%), sesuai marjinal (S3) (29.28%) dan tidak sesuai (N) (61.19%). Saat ini, masih tersedia potensi lahan untuk perluasan sawah di Kabupaten Cianjur seluas 148,980 ha. Kata kunci: Perubahan penggunaan lahan, prioritas potensi sawah, kesesuaian lahan untuk sawah

ANALISIS RESPON HIDROLOGI DAN SIMULASI TEKNIK KONSERVASI TANAH DAN AIR SUB DAS CIMANUK HULU

Munggaran, Gilang, Hidayat, Yayat, Tarigan, Surya Darma, Baskoro, Dwi Putro Tejo

Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan Vol 19, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan
Publisher : Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

DAS Cimanuk hulu merupakan salah satu DAS yang prioritas di Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai skenario penggunaan lahan untuk memperbaiki aliran dasar dan aliran lateral. Analisis menggunakan Model Hidrologi SWAT. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja model mampu memprediksi debit aliran dengan nilai NSE 0.56 (memuaskan) dan R2 0.70. Ada empat skenario  yang  akan dianalisis. Aliran dasar dan aliran lateral terbaik berasal dari  skenario pertama dengan penerapan teknik Konservasi Tanah dan Air. Skenario tersebut menghasilkan koefisien rezim sungai sebesar 78 (sedang), mengurangi aliran permukaan (direct runoff) sebesar 40.76% dan meningkat lateral sebesar 536.95 mm. Kata kunci: Aliran dasar, penggunaan lahan, aliran lateral, teknik konservasi tanah dan air, model SWAT

DINAMIKA FRAKSI FOSFOR DAN SIFAT KIMIA TANAH SAWAH TERKAIT INDEKS PERTANAMAN PADI SAWAH DAN KONDISI PENGGENANGAN

Ramadhan, Laode Muhamad Asdiq Hamsin, Nugroho, Budi, Hartono, Arief, Sudadi, Untung

Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan Vol 19, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan
Publisher : Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Dinamika fraksi-fraksi P dan sifat kimia lainnya pada tanah sawah terkait dengan indeks pertanaman (IP) dan kadar air tanah pada kondisi lapang (KAL) akibat kondisi penggenangan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh KAL setelah 7, 9, 11 dan 13 minggu penggenangan serta aplikasi jerami dan pupuk P pada tanah sawah dengan IP 100%, 200% dan 300% terhadap dinamika fraksi P, sifat kimia tanah lainnya dan produksi padi sawah. Contoh tanah komposit diambil pada lahan sawah petani dengan IP 100%, 200% dan 300% pada keempat periode penggenangan. Fraksionasi P dilakukan dengan metode Tiessen dan Moir (2008) yang dimodifikasi untuk memperoleh fraksi PH2O, PNaHCO3-inorganik (Pi), PNaHCO3-organik (Po), PNaOH-Pi, PNaOH-Po dan PHCl. Pada keempat masa penggenangan, KAL pada IP 100% < IP 200% ≈ IP 300%. Sifat-sifat kimia dan fraksi-fraksi P-organik pada IP 100% cenderung menurun, sedangkan fraksi-fraksi P-inorganik cenderung meningkat dengan peningkatan KAL. Dinamika fraksi-fraksi P pada ketiga IP terutama ditentukan oleh Corg. Peningkatan Corg menurunkan kadar P-inorganik pada IP 100% dan P-organik pada IP 200% tetapi meningkatkan P-inorganik pada IP 300%. Penurunan dosis P2O5 dan peningkatan dosis jerami menurunkan Eh. Faktor yang paling berpengaruh terhadap produksi padi sawah adalah dosis jerami. Kata kunci : Pupuk P, jerami padi, kadar air lapang tanah, Fraksi P tanah

PEMETAAN SUBSIDEN DI KESATUAN HIDROLOGI GAMBUT SUNGAI JANGKANG – SUNGAI LIONG PULAU BENGKALIS

Edi, Harisman, Barus, Baba, Baskoro, Dwi Putro Tejo

Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan Vol 19, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan
Publisher : Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Subsidensi merupakan permasalahan penting pada pemanfaatan lahan gambut yang harus menjadi perhatian, apabila subsiden tidak terkontrol akan menyebabkan terjadinya banjir dan penurunan kualitas lahan. Penelitian ini mengembangkan pemetaan subsiden menggunakan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap subsidensi dengan analisis regresi linear berganda metode stepwise. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa subsidensi yang terjadi disebabkan oleh 7 faktor yaitu umur tanaman, penggunaan lahan, bobot isi 50-100 cm, tingggi muka air tanah, tinggi muka air di saluran drainase, dan jarak dari saluran drainase dengan fungsi persamaan Y = -28.240 + 1.241 X1 + 0.023 X2 + 4.866 X3 + 0.370 X4 – 97.089 X5 – 0.209 X6 + 0.298 X7. Subsiden 0-50 cm terluas dengan luasan 13,472 ha pada penggunaan lahan aktual kebun karet seluas 4,013 ha, subsiden 50-100 cm mempunyai luasan 2,147 ha dengan penggunaan lahan aktual kebun karet seluas 813 ha, subsiden lebih dari 100 cm mempunyai luas terkecil yaitu 261 ha dengan penggunaan lahan aktual kebun kelapa 88 ha.   Kata kunci: Bengkalis, penggunaan lahan, pemetaan, lahan gambut, subsiden

Cover dan Daftar Isi

Daftar Isi, Cover dan

Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan Vol 19, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan
Publisher : Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Cover dan Daftar Isi

EVALUASI TERHADAP PENGGUNAAN LAHAN DAN POLA RUANG DALAM RENCANA TATA RUANG WILAYAH DI KABUPATEN PONTIANAK, PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Tejaningrum, Miranti Anisa, Ardiansyah, Muhammad, Widiatmaka, Widiatmaka

Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan Vol 19, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan
Publisher : Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Lahan perlu direncanakan penggunaannya melalui pemilihan penggunaan lahan (land use) yang sesuai dengan kemampuan lahannya, agar penggunaan lahan dapat memberikan hasil produksi yang tinggi, namun sekaligus juga tetap menjaga agar sumberdaya lahan dapat digunakan secara berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan lahan aktual dan rencana penggunaan lahan. Evaluasi dilakukan dengan berbasis pada kemampuan lahan. Metodologi yang digunakan adalah konfrontasi antara kemampuan lahan, penggunaan lahan aktual dan alokasi pola ruang dalam Rencana Tata Ruang Wilayah. Penelitian dilakukan di Kabupaten Pontianak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Pontianak memiliki kelas kemampuan lahan II, III, IV, V dan VI. Lahan dengan kelas kemampuan lahan V dominan, mencakup luas 31% dari luas wilayah penelitian, dengan faktor penghambat drainase. Lahan dengan kemampuan lahan kelas II mencakup 24% dari  luas wilayah, dengan faktor penghambat tekstur, drainase dan lereng. Saat ini, 79% luas wilayah Kabupaten Pontianak, penggunaan lahannya telah sesuai dengan kemampuan lahannya, sementara 21% dari luas wilayah, penggunaan lahannya melebihi kemampuan lahannya. Sebesar 81% luas wilayah Kabupaten Pontianak telah dialokasikan dalam RTRW sesuai dengan kemampuan lahannya, sedangkan 19% luas wilayah, alokasi pola ruangnya melebihi kemampuan kemampuan lahan. Kata kunci: Kemampuan lahan, penggunaan lahan aktual, pola ruangid

Pedoman Penulisan

Halim, Abdul

Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan Vol 19, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan
Publisher : Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

-

Dewan Redaksi

Redaksi, Dewan

Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan Vol 19, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan
Publisher : Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Dewan Redaksi