cover
Filter by Year
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Articles
540
Articles
‚Äč
POLA DISTRIBUSI DAN KELIMPAHAN POPULASI KELOMANG LAUT DI PANTAI SINDANGKERTA, KECAMATAN CIPATUJAH, KABUPATEN TASIKMALAYA

Permana, Ari ( Universitas Pasundan Bandung ) , Toharudin, Uus ( Prodi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Pasundan Bandung ) , Suhara, . ( Pendidikan Biologi, FPMIPA, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung )

Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini telah dilakukan pada bulan April 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi secara kuantitatif mengenai pola distribusi dan kelimpahan populasi kelomang laut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan desain penelitian belt transect dan teknik pengambilan sampel hand sorting. Pengambilan sampel dilakukan pada Zona Litoral di 6 stasiun dengan 5 plot kuadrat tiap stasiun. Luas plot kuadrat yang dipakai berukuran 1 x 1 m. Data yang diambil adalah data kelomang laut dan data pendukung lingkungan. Analisis data meliputi pola distribusi dan kelimpahan populasi kelomang laut. Determinasi kelomang dilakukan di Laboratorium Pusat Penelitian LIPI Oseanografi Jakarta. Hasil determinasi diperoleh 50 individu kelomang laut yang terdiri dari satu suku dan 9 jenis, yaitu Aniculus erythraeus, Calcinus morgani, Calcinus laevimanus, Clibanarius corallinus, Clibanarius humilis, Clibanarius mergueinsis, Clibanarius striolatus, Clibanarius virescens, dan Dardanus megistos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan populasi kelomang laut berkisar antara 1 ind/m2 ‚?? 2 ind/m2. Analisis kelimpahan secara umum menunjukkan tingkat kelimpahan yang rendah. Indeks Morisita menunjukkan pola distribusi kelomang laut di Pantai Sindangkerta termasuk kategori mengelompok (Id > 1) dan seragam (Id < 1).

PENDEDERAN UDANG VANAME Litopenaeus vannamei DENGAN TEKNOLOGI BIOFLOK UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN EFISIENSI PAKAN

Almuqaramah, T.M. Haja ( Departemen Budidaya Perairan, FPIK-IPB, Bogor ) , Setiawati, Mia ( Departemen Budidaya Perairan, FPIK-IPB, Bogor ) , Priyoutomo, Nur Bambang ( Departemen Budidaya Perairan, FPIK-IPB, Bogor ) , Effendi, Irzal ( Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan, LPPM-IPB, Bogor )

Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Budidaya udang vaname Litopenaeus vannamei di karamba jaring apung (KJA) laut mempunyai prospek yang sangat bagus untuk dikembangkan. Budidaya udang di laut membutuhkan tokolan yang berkualitas dan berkuantitas. Tokolan tersebut diperoleh melalui tahap pendederan menggunakan sistem intensif. Namun sistem tersebut memiliki beberapa kendala karena menggunakan padat tebar tinggi dan pemberian jumlah pakan meningkat. Pakan yang tidak termakan dan hasil eksresi metabolik udang, terakumulasi dalam air sehingga konsentrasi senyawa nitrogen terutama ammonia dalam air meningkat. Saat ini, sistem bioflok (BFT-Bio-flocs technology) mulai dikembangkan untuk mengurangi limbah kegiatan budidaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk pendederan udang vaname L. vannamei dengan sistem bioflok untuk meningkatkan pertumbuhan dan efisiensi pakan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan sistem bioflok protein 40% memiliki laju pertumbuhan yang lebih tinggi (9,85%) dan efesiensi pakan (37,33%) dibandingkan kontrol. Kegiatan pendederan udang vaname dengan sistem bioflok dapat memberikan pertumbuhan dan efesiensi pakan yang lebih baik dan berbeda signifikan dibandingkan kontrol (P<0,05).

NUTRIEN N-P DI PERAIRAN PESISIR PANGKEP, SULAWESI SELATAN

Nasir, Andriani ( Pangkep State Polytechnic of Agriculture ) , Baiduri, Moh. Adnan ( Pangkep State Polytechnic of Agriculture ) , Hasniar, . ( Pangkep State Polytechnic of Agriculture )

Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Perairan pesisir Pangkep telah banyak mendapat run-off daratan dari kegiatan pertanian, sepanjang aliran sungai dengan kegiatan pertambakan dan pertanian yang banyak memberikan suplai dari penggunaan pupuk yang mengandung N dan P. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan menganalisis variabilitas jumlah buangan N dan P dari kegiatan pertanian dalam aliran hingga muara. Pengambilan sampel air dilakukan pada bulan Juli sampai bulan Agustus 2017 (musim kemarau) di perairan pesisir sungai Pangkep dengan stasiun berdasarkan jenis run-off yaitu buangan pertanian dan rumah tangga (P1); aliran sungai (P2); buangan tambak (P3); pintu tambak (P4); muara sungai (P5, P6, P7). Hasil penelitian menunjukkan Konsentrasi N-P pada tiap stasiun berkisar 0,79-1,87 mg-N/L; 0,09-0,14 mg-P/L (P1), 0,61-1,55 mg-N/L; 0,07-0,17 mg-P/L (P2), 0,51-0,77 mg-N/L; 0,08-0,13 mg-P/L (P3), 0,42-1,0 mg-N/L; 0,05-0,12 mg-P/L (P4), 0,36-0,78 mg-N/L; 0,07-0,12 mg-P/L (P5), 0,74-1,88 mg-N/L; 0,06-0,13 mg-P/L (P6), 0,44-1,16 mg-N/L; dan 0,07-0,10 mg-P/L (P7). Kegiatan pertanian, rumah tangga, dan pertambakan signifikan terhadap rata-rata buangan amoniak ke pesisir Pangkep dengan kegiatan pertanian dan rumah tangga merupakan pemasok unsur N terbesar yaitu sekitar 21,56 %.  

KONDISI DAN STATUS KEBERLANJUTAN EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN PULO PASI GUSUNG, SELAYAR

Cahyani, Waode Siti ( Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan, FPIK-IPB, Bogor ) , Setyobudiandi, Isdradjad ( Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, FPIK-IPB, Bogor ) , Affandy, Ridwan ( Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, FPIK-IPB, Bogor )

Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem penting di wilayah pesisir. Terumbu karang memiliki nilai penting bagi masyarakat pesisir dan keberadaannya sangat rentan terhadap gangguan baik yang berasal dari alam maupun kegiatan antropogenik. Penetapan suatu perairan menjadi kawasan konservasi sangat penting untuk melindungi terumbu karang dari eksploitasi berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi tutupan karang dan status keberlanjutan ekosistem terumbu karang di Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Pulo Pasi Gusung, Selayar. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pemerintah daerah dalam penentuan kebijakan terkait pengelolaan yang lebih baik untuk meningkatkan pengawasan terhadap ekosistem terumbu karang di KKPD Pulo Pasi Gusung. Pengambilan data tutupan karang menggunakan metode line intercept transect (LIT) pada kedalaman 3 meter dan 10 meter. Status keberlanjutan terumbu karang dianalisis menggunakan metode Multi Dimensional Scaling (MDS) dengan tehnik Rap Insus COREMAG (Rapid Appraisal-Index Sustainability of Coral Reef Management) dengan membandingkan pengelolaan sebelum terbentuknya KKPD (Tahun 2010) dan setelah terbentuknya KKPD (Tahun 2015). Penilaian dilakukan terhadap 5 dimensi yaitu dimensi ekologi, ekonomi, sosial budaya, teknologi dan infrastruktur serta dimensi hukum dan kelembagaan. Hasil analisis dari 5 dimensi dalam penilaian status keberlanjutan terumbu karang di Pulau Pasi setelah terbentuknya KKPD rata-rata mengalami peningkatan indeks berkelanjutan dibandingkan sebelum terbentuknya KKPD.

PENENTUAN PENGARUH KUALITAS TANAH DAN AIR TERHADAP PRODUKSI TOTAL TAMBAK POLIKULTUR UDANG VANAME DAN IKAN BANDENG DI KABUPATEN LAMONGAN, PROVINSI JAWA TIMUR MELALUI APLIKASI ANALISIS JALUR

Hendrajat, Erfan Andi ( Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan, Sulawesi Selatan ) , Ratnawati, Erna ( Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan, Sulawesi Selatan ) , Mustafa, Akhmad ( Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan, Sulawesi Selatan )

Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Produktivitas polikultur udang vaname dan ikan bandeng dipengaruhi oleh faktor kualitas tanah dan air tambak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung atau tidak langsung kualitas tanah dan air terhadap produksi total pada tambak polikultur udang vaname dan ikan bandeng di Kabupaten Lamongan dengan menggunakan analisis jalur. Penelitian dilaksanakan di kawasan tambak Kecamatan Glagah, Karangbinangun, Turi, Sukodadi, Karanggeneng, dan Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan. Kualitas tanah ditetapkan sebagai peubah bebas dan eksogen; kualitas air sebagai peubah perantara, tergantung dan endogen; serta produksi total sebagai peubah tergantung dan endogen. Karakteristik lingkungan diketahui melalui aplikasi statistik deskriptif, sedangkan pengaruh faktor lingkungan diketahui melalui aplikasi analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi total tambak polikultur udang vaname dan ikan bandeng di Kabupaten Lamongan dipengaruhi secara nyata oleh 2 peubah dari 15 peubah kualitas tanah dan 2 peubah dari 11 peubah kualitas air. Peubah kualitas tanah meliputi pHKCL tanah dengan pengaruh langsung sebesar 0,314 dan Al tanah sebesar -0,426, sedangkan peubah kualitas air meliputi DO dengan pengaruh langsung sebesar -0,367 dan pH air sebesar -0,245 terhadap produksi total.

PEMANFAATAN CITRA SPOT-7 UNTUK PEMETAAN DISTRIBUSI LAMUN PADA ZONA INTERTIDAL DAN PENDUGAAN KEDALAMAN PERAIRAN PULAU WAWONII

Agus, Syamsul Bahri ( Institut Pertanian Bogor ) , Aziizah, Nunung Noer ( Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Bogor ) , Subarno, Tarlan ( Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Bogor ) , Sunudin, Adriani ( Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Bogor )

Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Diantara peran penting habitat lamun di lingkungan perairan laut adalah sebagai habitat bagi berbagai jenis biota laut. Ketersediaan informasi spasial padang lamun masih terdapat kekurangan yang besar, sehingga perlu terus dikembangkan metode maupun kegiatan pemetaan ekosistem padang lamun. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi spasial sebaran lamun di Pulau Wawonii, Sulawesi Tenggara, termasuk informasi kedalaman perairan khususnya lokasi dimana lamun ditemukan tumbuh di lokasi ini. Data utama yang digunakan adalah citra multispektral SPOT-7 dengan resolusi spasial 6m. Transformasi citra menjadi data kedalaman dilakukan menggunakan algoritma rasio kanal, adapun untuk sebaran lamun diperoleh melalui klasifikasi terbimbing dengan menerapkan algoritma MLH pada pendekatan berbasis piksel. Kedua metode yang diterapkan menggunakan informasi lapangan dan data sekunder yang diperoleh dari beberapa sumber sebagai acuan dalam melakukan pengolahan citra digital. Kajian difokuskan pada sisi Barat dan Utara Pulau Wawonii, khususnya di perairan Kecamatan Wawonii Barat, Wawonii Utara, dan Wawonii Timur Laut. Hasil klasifikasi citra satelit menghasilkan sebaran lamun di sepanjang sisi Pulau yang menjadi fokus kajian dengan ketebalan yang berbeda. Zona persebaran lamun sangat ditentukan oleh kedalaman perairan, dimana lamun di Pulau ini umumnya ditemukan pada kedalaman kurang dari 2 m.

POPULASI FITOPLANKTON SKELETONEMA DI ESTUARIA BANYUASIN, SUMATERA SELATAN

Aryawati, Riris ( Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas MIPA, Universitas Sriwijaya ) , Ulqodry, T. Zia ( Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas MIPA, Universitas Sriwijaya ) , Surbakti, Heron ( Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas MIPA, Universitas Sriwijaya ) , Ningsih, Ellis N. ( Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas MIPA, Universitas Sriwijaya )

Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 10, No 2 (2018): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Fitoplankton di laut mempunyai peranan penting sebagai pembentuk dasar dari rantai makanan (food-chain) dan bertanggung jawab dalam produksi primer (primary production). Kelimpahan dan jumlah jenis fitoplankton secara tidak langsung akan mempengaruhi tingkat kesuburan suatu perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui¬† keberadaan fitoplankton ditinjau dari kelimpahan, indeks keragaman, indeks keseragaman, dan indeks dominansi di estuaria Banyuasin, Sumatera Selatan. Penelitian dilakukan pada bulan¬† September 2017 di sebelas stasiun. Contoh fitoplankton diambil di permukaan perairan dengan menggunakan jaring plankton yang berbentuk kerucut dengan diameter 30 cm, panjang 100 cm dan ukuran mata jaring 30 őľm. Hasil penelitian menemukan 17 marga fitoplankton dari kelas Bacillariophyceae, dan terdapat ledakan populasi dari marga Skeletonema, dengan komposisi sebesar 98,71%. Nilai indeks keragaman (H‚??), indeks keseragaman (E) dan indeks dominansi (D) memperlihatkan adanya kondisi struktur komunitas fitoplankton yang tidak stabil. Nilai indeks keragaman pada penelitian ini berkisar antara 0,02-0,87 yang berarti komunitas dengan keanekaragaman yang rendah,¬† nilai keseragaman berkisar antara 0,01-0,25 yang berarti komunitas dengan keseragaman tidak merata dan nilai dominansi berkisar antara 0,67-0,99 yang berarti terjadi dominansi jenis fitoplankton.

STRATEGI PENGELOLAAN PENAMBANGAN PASIR LAUT YANG BERKELANJUTAN (STUDI KASUS PULAU TUNDA, PROVINSI BANTEN)

Wahyudi, Wawan ( Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, FPIK-IPB, Bogor ) , Riani, Etty ( Departemen Managemen Sumberdaya Perairan, FPIK-IPB, Bogor ) , Anwar, Syaiful ( Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Faperta-IPB, Bogor )

Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 10, No 2 (2018): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penambangan pasir laut di pulau-pulau kecil, seperti Pulau Tunda, Kepulauan Seribu, Jakarta berpotensi mengakibatkan degradasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan strategi pengelolaan penambangan pasir laut di perairan Pulau Tunda yang berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan wawancara dengan responden ahli yang dipilih secara purposive, dengan bantuan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dominan yang harus diperhatikan pada pengelolaan penambangan pasir laut agar menjadi berkelanjutan adalah sumberdaya alam, kebijakan pemerintah, dan sosial ekonomi masyarakat. Stakeholders yang harus diperhatikan agar penambangan pasir laut menjadi berkelanjutan adalah pemerintah, pengusaha, masyarakat dan penegak hukum. Adapun tujuan yang harus didahulukan agar penambangan pasir laut berkelanjutan, yakni reduksi degradasi lingkungan, pemulihan ekosistem dan peningkatan daya saing keindahan wilayah perairan pulau kecil yang pasirnya ditambang. Prioritas alternatif strategi yang paling penting dalam pengelolaan penambangan pasir laut agar menjadi berkelanjutan adalah revisi kebijakan penambangan pasir laut, penegakan hukum dan sangsinya, serta teknologi penambangan pasir ramah lingkungan.

ANALISIS HAMBUR BALIK AKUSTIK UNTUK KLASIFIKASI DAN PEMETAAN SUBSTRAT DASAR PERAIRAN DI TELUK YOS SUDARSO, KOTA JAYAPURA

Hamuna, Baigo ( Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan, FMIPA - Universitas Cenderawasih, Jayapura ) , Pujiyat, Sri ( Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, FPIK - Institut Pertanian Bogor, Bogor ) , Natih, Nyoman Metta N. ( Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, FPIK - Institut Pertanian Bogor, Bogor ) , Dimara, Lisiard ( Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan, FMIPA - Universitas Cenderawasih, Jayapura )

Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 10, No 2 (2018): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik kuat hambur balik akustik dasar perairan. Echosounder bim tunggal Simrad EK15 frekuensi 200 kHz digunakan untuk perekaman data hidroakustik yang dilaksanakan pada tanggal 29 April sampai 2 Mei 2017 di perairan Teluk Yos Sudarso, Kota Jayapura, Provinsi Papua. Pengambilan contoh substrat digunakan untuk data validasi menggunakan sedimen grab. Pengolahan data hasil rekaman akustik menggunakan satuan dasar pencuplikan sebesar 100 ping data perekaman dengan ambang batas nilai E1 adalah -50 dB dan E2 adalah -70 dB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan nilai hambur balik akustik antar tipe substrat dasar perairan. Nilai E1 karang -15,62 dB dan E2 -30,70 dB, untuk substrat pasir E1 berkisar antara -28,40 dB sampai -27,36 dB dan E2 berkisar antara -50,96 dB sampai -47,44 dB, sedangkan substrat lumpur E1 berkisar antara -37,81 dB sampai -35,99 dB dan E2 berkisar antara -62,85 dB sampai -54,12 dB. Ukuran butiran substrat sangat berpengaruh terhadap kuat hambur balik akustik dasar perairan. Berdasarkan hasil deteksi akustik, substrat karang berada pada kedalaman 2-3 m, substrat pasir pada kedalaman 2-10 m, dan substrat lumpur dominan pada kedalaman lebih dari 10 m.

DINAMIKA POPULASI KERANG POKEA Batissa violacea var. celebensis VON MARTENS 1897 DI MUARA SUNGAI LASOLO SULAWESI TENGGARA

Bahtiar, . ( Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo, Kendari ) , Anadi, La ( Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo, Kendari ) , Nurgayah, Wa ( Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo, Kendari ) , Emiyarti, . ( Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo, Kendari )

Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 10, No 2 (2018): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pokea merupakan jenis kerang bernilai ekonomis yang dieksploitasi nelayan Sulawesi Tenggara.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika populasi kerang pokea di muara Sungai Lasolo Sulawesi Tenggara. Sampel kerang pokea dikumpulkan secara periodik setiap bulan selama setahun (Januari-Desember 2014) di muara Sungai Lasolo Sulawesi Tenggara. Sampel kerang dikumpulkan secara acak berdasarkan luas sapuan alat tangkap tradisional (tangge). Kepadatan kerang berdasarkan ukuran dan waktu pengamatan diuji dengan U-Mann Whitney sedangkan kepadatan terhadap produksi dan biomassa masing-masing dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerang pokea ditemukan dari ukuran 0,15-1,67 cm sampai 7,57-8,09 cm, dengan kepadatan berkisar 173-569 ind/m2. Kepadatan tinggi ditemukan dari ukuran 1,74-2,26 cm sampai 2,80-3,32 cm, yang berbeda nyata dengan kelas ukuran lain, sedangkan kepadatan kerang tidak berbeda nyata di setiap waktu pengamatan. Produksi somatik individu tertinggi ditemukan pada ukuran 5,45-5,97 cm (3,02gMKBC/m2/thn) sedangkan produksi populasi tahunan terbesar terdapat pada ukuran 2,80-3,32 cm sebesar 160,87 g MKBC/m2/thn. Biomassa pokea berkisar 0,0002-20,07 gMKBC/m2 dengan biomassa terbesar terdapat pada ukuran 2,80-3,32 sebesar 20,069 gMKBC/m2. Kemampuan pulih (P/B) pokea sebesar 8,01/thn.

Issues
All Issue Vol 10, No 2 (2018): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 9, No 2 (2017): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 9, No 1 (2017): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 8, No 2 (2016): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 8, No 1 (2016): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 7, No 2 (2015): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 7, No 1 (2015): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 6, No 2 (2014): Electronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 6, No 1 (2014): Electronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 5, No 2 (2013): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 5, No 1 (2013): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 4, No 2 (2012): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 4, No 2 (2012): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 4, No 1 (2012): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 3, No 2 (2011): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 3, No 1 (2011): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 2, No 2 (2010): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 2, No 1 (2010): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 1, No 2 (2009): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 1, No 1 (2009): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis