cover
Contact Name
Rudi Sugiono Suyono
Contact Email
Rudi Sugiono Suyono
Phone
-
Journal Mail Official
untanjtst@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 14123576     EISSN : 26218429     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanjungpura merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi peneliti yang hendak mempublikasikan hasil penelitiannya dalam bentuk studi literatur, peneltian, dan pengembangan teknologi sebagai bentuk penerapan metode, algoritma, maupun kerangka kerja. Melalui penulisan Jurnal Teknik Sipil yang terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahun. Redaksi Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanjungpura mengundang para profesional dari dunia usaha, pendidikan dan peneliti untuk berpartisipasi mengembangkan profesi serta menyebarluaskan perkembangan ilmu dalam bidang Teknik Sipil termasuk geoteknik, transportasi, struktur, sumberdaya air dan lingkungan dengan penekanan khusus pada pengurangan resiko bencana termasuk pendekatan sosio-teknik untuk penanggulangan.
Arjuna Subject : -
Articles 2 Documents
Search results for , issue " Vol 9, No 1 (2009): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 9 No 1 Juni - 2009" : 2 Documents clear
TINJAUAN KERUSAKAN JALAN PROVINSI PADA RUAS NANGA PINOH – SOKAN KABUPATEN MELAWI Elsa Trimukti, .
Jurnal Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2009): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 9 No 1 Juni - 2009
Publisher : Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan jalan dapat meningkatkan tingkat efektifitas dan efisiensi produksi serta kualitas interaksi sosial masyarakat, yang pada gilirannya menentukan daya saing daerah secara keseluruhan. Total panjang  jalan  nasional  dan  propinsi  yang  berada  di  Kalimantan  Barat  adalah  3.093,25 km, dari total panjang tersebut untuk jalan nasional sebanyak 14,47% mengalami rusak sampai rusak berat, sedangkan  untuk  jalan  propinsi  sebanyak  37,49%  yang  mengalami  kerusakan.  Tujuan  dari pelaksanaan  penelitian  ini  adalah  untuk  memperoleh  deskripsi  mengenai  kondisi  kerusakan  jalan khususnya  jalan  propinsi  pada  ruas  Nanga  Pinoh  –  Sokan  Kabupaten  Melawi  dan  untuk mengidentifikasi  penyebab  kerusakan  dan  alternatif  solusi  penanganannya  sehingga  diperoleh rencana  penanganan  yang  tepat  guna  dan  efisien. Berdasarkan  hasil  kajian  yang  dilakukan  pada ruas jalan Nanga Pinoh – Sayan – Kota Baru – Sokan pada dasarnya dapat dibagi dalam 5 (empat) akumulasi  jenis  kerusakan  utama  yaitu  :  Kerusakan  Lepas  (tipe  I), Kerusakan  Lepas  dan  Lubang (tipe  II), Kerusakan  Retak,  Lepas  dan  Lubang  (tipe  III), Kerusakan  Retak  dan  Lepas  (tipe  IV), Kerusakan  Gelombang,  Lepas  dan  Lobang  (tipe  V).  Penanganan  kerusakan  jalan    ini  dapat dilakukan  dengan  baik  bila  memperhatikan  tipe  dari  kerusakan  yang  ada  sedemikian  sehingga daya  dukung  jalan  yang  diinginkan  dapat  diperoleh  dengan  baik.  Selain  itu  hasil  evaluasi dilapangan  terlihat  bawah  faktor  pendukung  penyebab kerusakan  adalah  muatan  berlebih  dari kendaraan  khususnya  perkebunan  (sawit),  kurangnya  penyediaan  sistem  drainase  yang  memadai dan  lemahnya  perhatian  dari  pemerintah  untuk  melakukan  perbaikan  baik  dalam  pemeliharaan rutin  maupun  pemeliharaan  berkala  yang  sistematik  dan  berkesinambungan  dalam  rangka memperpanjang umur layan dari jaringan jalan yang ada.
ANALISIS PEMILIHAN RUTE DALAM KAJIAN KEBUTUHAN PERGERAKAN PADA RENCANA PEMBANGUNAN RUAS JALAN SEMITAU NANGA BADAU KABUPATEN KAPUAS HULU Rudi S. Suyono, .
Jurnal Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2009): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 9 No 1 Juni - 2009
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtsft.v9i1.287

Abstract

Pembukaan gerbang pergerakan antarnegara di Kecamatan Nanga Badau Kabupaten Kapuas Hulu diharapkan mampu memberikan implikasi peningkatan nilai perdagangan dan hubungan timbale balik yang saling menguntungkan di antara kedua negara yang pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. Namun demikian, jarak tempuh yang cukup jauh saat ini mengakibatkan waktu tempuh perjalanan dan biaya yang dibutuhkan cukup besar. Untuk itu, direncanakan membangun jalur alternatif yang dapat memperpendek jarak dan mempersingkat waktu perjalanan yaitu melalui rute Sintang Semitau Badau. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola perubahan pergerakan pengendara terhadap perubahan rute perjalanan terutama pada rute alternatif dibandingkan rute yang lama. Berkenaan dengan hal tersebut maka pada analisis ini dibuat dua skenario dasar. Pertama, Skenario I (Do Nothing), yaitu memperikarakan pergerakan kendaraan bilamana tidak dilakukan pembangunan proyek jalan atau jembatan dimaksud. Artinya, pada skenario ini digunakan kondisi eksisting. Kedua, Skenario II (Do Something), yaitu memperkirakan pergerakan kendaraan bilamana dilakukan pembangunan proyek jalan atau jembatan tersebut. Berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan, pada skenario Do Something, terjadi peningkatan pergerakan kendaraan yang cukup besar yaitu dari 34 smp/hari menjadi 113 smp/hari atau sebesar lebih dari 300%. Ini terjadi karena pengendara lebih memilih perjalanan dengan jarak yang lebih pendek dan waktu yang lebih singkat.

Page 1 of 1 | Total Record : 2