cover
Contact Name
Rudi Sugiono Suyono
Contact Email
Rudi Sugiono Suyono
Phone
-
Journal Mail Official
untanjtst@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 14123576     EISSN : 26218429     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanjungpura merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi peneliti yang hendak mempublikasikan hasil penelitiannya dalam bentuk studi literatur, peneltian, dan pengembangan teknologi sebagai bentuk penerapan metode, algoritma, maupun kerangka kerja. Melalui penulisan Jurnal Teknik Sipil yang terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahun. Redaksi Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanjungpura mengundang para profesional dari dunia usaha, pendidikan dan peneliti untuk berpartisipasi mengembangkan profesi serta menyebarluaskan perkembangan ilmu dalam bidang Teknik Sipil termasuk geoteknik, transportasi, struktur, sumberdaya air dan lingkungan dengan penekanan khusus pada pengurangan resiko bencana termasuk pendekatan sosio-teknik untuk penanggulangan.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 18, No 2 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018" : 5 Documents clear
Studi Dan Evaluasi Operasional Pelayaran Perintis Di Indonesia Suyono, Rudi Sugiono; Mukti, Elsa Tri
Jurnal Teknik Sipil Vol 18, No 2 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.214 KB) | DOI: 10.26418/jtsft.v18i2.31216

Abstract

Pelayanan transportasi keperintisan adalah sebagai unsur pendorong (promoting) menyediakan jasa transportasi yang efektif untuk menghubungkan daerah terisolasi dengan daerah berkembang yang berada di luar wilayahnya dan/atau luar negeri, sehingga terjadi pertumbuhan perekonomian yang sinergis. Selain itu, pelayanan kapal perintis tersebut diselenggarakan untuk mewujudkan fokus kerja Kementerian Perhubungan yaitu peningkatan keselamatan dan keamanan, peningkatan kualitas pelayanan, dan peningkatan kapasitas. Berdasarkan hasil analisis disparitas yang cukup tinggi terjadi di wilayah timur Indonesia antara lain di Tanah Bumbu, Kepulauan Anambas, Natuna, Tanjung Pinang, Bima, Ambon, Kepuluauan Aru, Maluku Barat Daya, Seram Bagian Barat, Tual, Halmahera Barat, Halmahera Selatan, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Utara, Kepulauan Sula, Pulau Morotai, Pulau Taliabu, Ternate, Asmat, Boven Digul, Mappi, Merauke, dan Mimika. Disparitas tertinggi yaitu sebesar 114% terjadi pada tahun 2017 untuk bahan pokok di wilayah Maluku, tepatnya di Kepulauan Aru, Maluku Barat Daya, dan Tual. Dari sampel trayek yang diamati didapat bahwa rata-rata passenger factor untuk setiap voyage berada di rentang 1% hingga 13% saja dengan tingkat keterisian penumpang maksimum pada satu voyage sebesar 45.5%. Sementara, rata-rata load factor untuk setiap voyage berada di rentang 0.2% hingga 28% dengan tingkat keterisian barang maksimum pada satu voyage sebesar 103.5%. Berdasarkan identifikasi konektivitas antara trayek angkutan laut perintis dengan simpul pelabuhan tol laut, tampak bahwa masih ada ketimpangan konektivitas antara jaringan angkutan laut perintis dengan simpul pelabuhan tol laut. Konektivitas simpul pelabuhan tol laut dengan angkutan laut perintis paling tinggi ada di Pelabuhan Saumlaki, dengan 16 trayek terkoneksi dengan pelabuhan ini.
Aplikasi Debit Aliran Menggunakan Koefisien Dasar Dengan Didasarkan Bentuk Konfigurasi Dasar Saluran Wibowo, Hari
Jurnal Teknik Sipil Vol 18, No 2 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.214 KB) | DOI: 10.26418/jtsft.v18i2.31235

Abstract

Kekasaran dasar saluran sangat berpengaruh pada karakteristik aliran, terutama dalam menghitung kecepatan dan debit aliran. Kekasaran dasar saluran dinyatakan dalam koefisien kekasaran. Koefisien kekasaran saluran yang digunakan dalam aliran seragam adalah nilai koefisien kekasaran Manning (n). Banyak penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan nilai koefisien kekasaran Manning. Pengunaan koefisien kekasaran Manning saat ini hanya didasarkan n tabel. Sedangkan nilai n tabel Manning hanya disarankan untuk saluran kondisi baik. Penerapan n tabel Manning pada saluran alami memberikan hasil yang kasar, karena keadaan aliran lebih banyak tergantung pada faktor yang tidak diketahui. Diantaranya adanya bentuk konfigurasi dasar, dan penelitian sebelumnya belum ada yang memperhitungkannya. Tujuan penelitian adalah untukmendapatkan suatu rumusan empiris nilai koefisien kekasaran Manning saluran alam berdasarkan modifikasi koefisien kekasaran Manning, yang berkaitan butiran dasar dan bentuk dasar yang ada dilapangan. Metode yang akan dilaksanakan berupa pengambilan data lapangan dalam upaya mencari hubungan bentuk bentuk dasar saluran terhadap koefisien kekasaran dasar material non kohesif. Aplikasi penerapan rumusan akan dilakukan pada studi kasus Sungai Jawi dan Parit Tokaya di kota Pontianak.Kata kunci: Kekasaran dasar, bentuk dasar, koefisien kekasaran Manning
Peranan Masyarakat Lokal Dalam Perencanaan Ruang Kawasan Pemukiman Kabupaten Temanggung Ritohardoyo, Su; Jauhari, Agung
Jurnal Teknik Sipil Vol 18, No 2 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.214 KB) | DOI: 10.26418/jtsft.v18i2.31234

Abstract

Makalah ini menyajikan hasil penelitian tentang (1) pengetahuan masyarakat dan pelaksanaan RTRW; (2) peran serta masyarakat dalam pelaksanaan RTRW dan pengendalian pemanfaatan ruang dalam pelaksanaan RTRW; (3) hak masyarakat dalam pemanfaatan ruang. Penelitian dilakukan di Kecamatan Temanggung menggunakan metode penelitian survei, dan pengumpulan data dari 80 rumahtangga responden, yang dipilih  secara acak sederhana. Data diolah menggunakan teknik skoring untuk kuantifikasi data kualitatif. Analisis dilakukan secara kualitatif deskriptif maupun kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa  masyarakat di Kawasan Pusat Perkotaan memiliki kondisi sosial ekonomi (rerata pendapatan) lebih baik daripada masyarakat di Kawasan Perkotaan Pinggiran. Namun demikian pengetahuan masyarakat tentang RTRW dan pelaksanaan RTRW relatif sama yakni pada tingkat rendah, karena belum adanya sosialisasi dari pemerintah. Peranserta masyarakat dalam melaksanakan kewajiban pada RTRW dan pengendalian pemanfaatan ruang dalam pelaksanaan RTRW masih relatif rendah. Hak pemanfaatan ruang untuk bangunan perumahan dan status pemilikan lahan sebagian besar milik pribadi berasal dari warisan. Peran serta masyarakat dalam pemanfaatan fasilitas permukiman cukup tinggi, ditunjukkan dari keterkaitan erat antara lokasi perumahan dengan fasilitas jalan, pengelolaan limbah cair dan sampah, drainase, fasilitas umum berupa RTH.  Kata kunci: partisipasi masyarakat lokal, perencanaan dan pemanfaatan ruang, kawasan permukiman
Peran Ekosistem Mangrove Bagi Mitigasi Pemanasan Global Dinilhuda, Adilah; Akbar, Aji Ali; Jumiati, Jumiati
Jurnal Teknik Sipil Vol 18, No 2 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.214 KB) | DOI: 10.26418/jtsft.v18i2.31233

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan ekosistem di daerah pesisir tropis dan subtropis yang berperan penting sebagai ekosistem pelindung pantai dari abrasi dan tsunami; produsen makanan bagi makhluk hidup pesisir serta ekosistem penyerap dan penyimpan karbon bagi ekosistem pesisir. Sebagai penyerap dan penyimpan karbon, mangrove dapat menyimpan karbon lebih banyak dari hampir semua ekosistem di bumi, sehingga ekosistem ini dapat berperan penting pula dalam upaya mitigasi pemanasan global. Mangrove dapat menyimpan karbon lebih banyak dari hampir semua ekosistem di bumi. Hampir 40% dari biomassa pohon adalah karbon, dimana melalui proses fotosintesis dapat menyerap karbon dioksida dari atmosfer dan mengubahnya menjadi karbon organik (karbohidrat).   Penyimpanan karbon pada ekosistem mangrove dapat dalam biomassa vegetasinya seperti dalam batang, daun, akar, umbi, buah dan lainnya. Estimasi potensi penyimpanan karbon dalam vegetasi mangrove sebagai mitigasi pemanasan global, menjadikan indikator penting bagi konservasi ekosistem mangrove. Kata Kunci : Mangrove, Pemanasan Global, Dampak
Kajian Sifat Modulus Elastisitas Dan Konsistensi Tanah lempung Lunak Pontianak Terhadap Penurunan Elastis akibat Adanya Beban Struktur Bangunan Di permukaan Marsudi, Marsudi
Jurnal Teknik Sipil Vol 18, No 2 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.214 KB) | DOI: 10.26418/jtsft.v18i2.31232

Abstract

Penyelidikan mengenai sifat modulus elastisitas (E) dan Konsistensi tanah lempung lunak memerlukan penyelidikan yang teliti, mengingat kondisi tanah lempung permukaan di wilayah Kota Pontianak mempunyai sifat keteknikan yang rumit dan beragam akibat kandungan material organik (tanah gambut) cukup tinggi. Perencanaan bangunan tinggi sangat memerlukan penyelidikan sifat-sifat tanah (soil properties) khususnya sifat modulus elastisitas tanah (E)  dan konsistensi tanah yang berhubungan langsung dengan proses elastic settlement setelah struktur bangunan dikerjakan (dibangun).Sifat modulus elastis dan konsistensi tanah lempung dapat dipakai sebagai acuan dasar untuk perencanaan bangunan wilayah kota, mengingat pesatnya perkembangan bangunan tinggi di Pontianak. Hasil luaran diharapkan berupa peta sebaran sifat modulus elastisitas dan konsistensi tanah akan dapat dipakai sebagai acuan/arahan dalam memperkirakan besarnya penurunan bangunan, sehingga dapat diantisipasi dengan perkuatan tanah untuk mengefisienkan biaya bagi pelaku pembangunan di dalam mendesain dan merencanakan bangunan tinggi tersebut.Penelitian ini  mempelajari sifat modulus elastisitas dan konsistensi  lapisan lempung yang berada di permukaan tanah hingga kedalaman 6 m, yang biasa dipakai sebagai penopang pondasi bangunan. Uji laboratorium mekanika tanah dengan Oedometer untuk  konsolidasi, Triaxial Undrained Consolidation (CU) dan Unconfined Compressive Strength (UCS) bertujuan untuk mengetahui nilai elastisitas modulus tanah yang berhubungan dengan perhitungan settlement elastic akibat beban bangunan per satuan luas.  Kata Kunci :Modulus Elastisitas dan kosistensi tanah

Page 1 of 1 | Total Record : 5