cover
Contact Name
Prof. Dr. Ir Nurjanah, MS
Contact Email
-
Phone
622518622915
Journal Mail Official
jphpi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
Jl. Agatis No. 1 Darmaga - Bogor 16680
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
ISSN : 23032111     EISSN : 2354886X     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
JPHPI publishes manuscripts in the field of marine post-harvest, aquatic biotechnology, aquatic biochemistry, aquatic product diversification, and characteristic of aquatic raw materials. In addition, JPHPI also publishes research about aquatic product quality, standardization, and other researches within the field of aquatic product technology.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue " Vol 8, No 1 (2005): Buletin Teknologi Hasil Perikanan" : 12 Documents clear
Analisis Pengambilan Keputusan Uji Organoleptik dengan Metode Multi Kriteria Erungan, Anna C.; Ibrahim, Bustami; Yudistira, Alvi Nur
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 8, No 1 (2005): Buletin Teknologi Hasil Perikanan
Publisher : Departement of Aquatic Product Technology

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.975 KB)

Abstract

Metode penilaian pangan yang menggunakan panca indera adalah penilaian organoleptik dan secara umum disebut uji sensori. Penilaian dengan indera tersebut, banyak digunakan untuk menilai mutu komoditas hasil pertanian termasuk perikanan dan bahan pangan. Data hasil uji organoleptik selama ini dianalisis secara statistik dengan menggunakan metode uji kualitatif. Hasil uji yang diperoleh hanya menunjukkan perbedaan pengaruh yang diberikan oleh masing-masing perlakuan. Dari berbagai perlakuan yang diberikan, uji statistik tidak dapat memperlihatkan perlakuan mana yang merupakan perlakuan terbaik atau perlakuan yang paling disenangi oleh panelis. Oleh karena itu, diperlukan suatu analisis data yang dapat membantu memecahkan permasalahan tersebut. Salah satu metode dengan kriteria jamak yang telah banyak dipakai adalah Proses Hirarki Analitik (PHA) yang dikembangkan oleh Thomas L Saaty. Metode ini dapat memecahkan permasalahan yang kompleks, dimana kriteria yang diambil cukup banyak. Pengolahan data organoleptik menggunakan PHA dilakukan dengan membandingkan data organoleptik antar-alternatif produk pada tiap parameter yang sama. Selain itu juga membandingkan data pembobotan antar parameter organoleptik. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan perkalian matriks dan dari hasil perkalian matriks tersebut akan diperoleh suatu urutan prioritas global dari seluruh produk berdasarkan pertimbangan seluruh parameter yang ada. Dari percobaan pengolahan data menggunakan PHA pada ikan kaleng diperoleh suatu urutan tingkat kesukaan terhadap masing-masing produk. Bahkan dalam dua ulangan yang dilakukan, penilaian akhir yang dihasilkan menunjukkan pola urutan yang sama.Keywords : hasil perikanan, uji organoleptik, metode multi kriteria
Kaji Ulang Sistem Pengolahan Limbah Cair Industri Hasil Perikanan secara Biologis dengan Lumpur Aktif Ibrahim, Bustami
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 8, No 1 (2005): Buletin Teknologi Hasil Perikanan
Publisher : Departement of Aquatic Product Technology

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.2 KB)

Abstract

Industri pengolahan hasil perikanan mengkonsumsi air mencapai 20m3/ton produk yang dihasilkan tergantung pada teknologi yang digunakan, jenis ikan yang diproses dan produk yang dihasilkan. Limbah cair yang dihasilkannya mengandung bahan organik yang tinggi dengan beban mencapai 20 kg BOD/ ton. Beban limbah yang tertinggi berasal dari industri pengalengan dan pembuatan tepung ikan (fishmeal). Limbah yang baru diolah bertujuan untuk menyisihkan beban organik, belum mencapai penyisihan total nitrogen yang terkandung didalamnya. Kandungan nitrit dan nitrat yang masih tinggi akan menurunkan kualitas badan air penerima. Teknologi pengolahan limbah cair perikanan dengan kombinasi proses aerobik dan anoksik menjadi pilihan yang baik dikembangkan untuk penyisihan nitrogen yang ada di dalam limbah.Keyword: Industri perikanan, limbah cair, lumpur aktif.
Pengaruh Penambahan Bahan Pengikat terhadap Karakteristik Fisik Otak-Otak Ikan Sapu-Sapu Nurjanah, .; Nitibaskara, RR; Madiah, E.
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 8, No 1 (2005): Buletin Teknologi Hasil Perikanan
Publisher : Departement of Aquatic Product Technology

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.783 KB)

Abstract

Otak-otak merupakan modifikasi produk olahan antara baso dan kamaboko yang sudah populer di Indonesia, khususnya Pulau Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi maizena dan formula yang terbaik pada pembuatan otak-otak dari ikan sapu-sapu. Jenis bahan pengikat yang digunakan adalah tepung terigu, tapioka, dan campuran dengan maizena dengan konsentrasi total 2,5 %. Karakteristik produk diuji secara indrawi dengan skala hedonik dan komposisi gizi. Konsentrasi maizena yang paling disukai adalah ¼ bagian dan formula yang dipilih adalah bahan pengikat tapioka yang dicampur maizena. Nilai uji proksimat formula terpilih adalah kadar protein 15,49 %; abu 3,11 %; lemak 0,34 % dan karbohidrat 10,665 %.Kata Kunci: ikan sapu-sapu, maizena, organoleptik, otak-otak, proksimat.
Penerapan Teknik Imotilisasi Menggunakan Ekstrak Alga Laut (Caulerpa sertularioides) dalam Transportasi Ikan Kerapu (Epinephelus suillus) Hidup tanpa Media Air Sukarsa, Dadi
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 8, No 1 (2005): Buletin Teknologi Hasil Perikanan
Publisher : Departement of Aquatic Product Technology

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.782 KB)

Abstract

Ekstrak Caulerpa sertularioides dapat memingsankan maupun mematikan ikan kerapu lumpur (Ephinephelus suillus) tergantung dari konsentrasi yang digunakan. Pada media air laut, konsentrasi yang dapat mematikan 50 % ikan selama waktu dedah 24 dan 48 jam berturut-turut adalah 0,646% dan 0,485%. Pada konsentrasi 0,295 %, 0,642 %, 0,946 % dan 1,346 % dapat memingsankan 50 % populasi kerapu masing-masing dalam waktu 18,27; 18,01; 15,19; 11,81 menit dan kerapu dapat pulih sadar setelah 20-30 menit. Penggunaan ekstrak ganggang laut untuk transportasi tanpa media air selama 12 jam memperlihatkan bahwa pada konsentrasi 0,946% kelangsungan hidup ikan kerapu dapat mencapai 100%.Kata kunci : Caulerpa sertularioides, Ikan kerapu lumpur, Waktu dedah
Konsentrasi Hambatan Minimum Ekstrak Chlorella sp. terhadap Bakteri dan Kapang Setyaningsih, Iriani; Desniar, .; Sriwardani, Tresna
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 8, No 1 (2005): Buletin Teknologi Hasil Perikanan
Publisher : Departement of Aquatic Product Technology

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.353 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengekstrak antimikroba intraseluler dari mikroalga jenis Chlorella sp. dan menentukan konsentrasi hambatan minimumnya pada bakteri Salmonella typhi dan Escherichia coli serta kapang Aspergillus niger dan Penicillium sp. Tahapan penelitian meliputi kultivasi, ekstraksi antimikroba dan uji aktivitasnya terhadap bakteri dan kapang serta penentuan konsentrasi hambatan minimum. Chlorella sp. dikultur dalam medium PHM, yang dilengkapi dengan aerator dan lampu neon sebagai sumber cahaya. Ekstraksi antimikroba dilakukan terhadap sel biomassa yang dipanen pada hari ke-40. Biomassa yang diperoleh sebesar 53,85 gram. Konsentrasi hambatan minimum dari esktrak intraseluler Chlorella sp. dalam menhambat Salmonella typhi adalah 500 ppm dan potensi hambatan terhadap streptomycin sebesar 40 %, konsentrasi hambatan minimum ekstrak terhapad E. coli adalah 250 ppm dan potensi hambatan terhadap streptomycin adalah 46,2 %. Akan tetapi ekstrak yang dihasilkan tidak dapat menghambat pertumbuhan kapang Aspergillus niger dan Penicillium sp.sampai pada konsentrasi 3000 ppm.Key words : Bakteri, chlorella, hambatan minimum.
Kualitas Agarosa Hasil Isolasi dari Rhodymenia ciliata Menggunakan Deae-Selulosa Salamah, Ella; Susanti, Dyah; Wikanta, Thamrin
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 8, No 1 (2005): Buletin Teknologi Hasil Perikanan
Publisher : Departement of Aquatic Product Technology

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.868 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penambahan DEAE-selulosa terhadap kualitas agarosa dari bahan baku Rhodymenia ciliata. Penelitian terdiri dari dua tahap yaitu penelitian pendahuluan yang bertujuan untuk menentukan konsentrasi NaOH optimum pada pra-ekstraksi agar dan penelitian utama yang bertujuan untuk menguji pengaruh perbandingan DEAE-selulosa dengan rumput laut Rhodymenia ciliata terhadap kualitas agarosa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perlakuan pemberian DEAE-selulosa 27% terhadap berat rumput laut kering menghasilkan agarosa optimum dengan sifat-sifat fisik yang terbaik.Kata Kunci : Agarosa, DEAE-selulosa
Pengaruh Penambahan Bahan Pengikat terhadap Karakteristik Fisik Otak-Otak Ikan Sapu-Sapu Nurjanah, .; Nitibaskara, RR; Madiah, E.
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 8, No 1 (2005): Buletin Teknologi Hasil Perikanan
Publisher : Department of Aquatic Product Technology

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.783 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v8i1.1021

Abstract

Otak-otak merupakan modifikasi produk olahan antara baso dan kamaboko yang sudah populer di Indonesia, khususnya Pulau Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi maizena dan formula yang terbaik pada pembuatan otak-otak dari ikan sapu-sapu. Jenis bahan pengikat yang digunakan adalah tepung terigu, tapioka, dan campuran dengan maizena dengan konsentrasi total 2,5 %. Karakteristik produk diuji secara indrawi dengan skala hedonik dan komposisi gizi. Konsentrasi maizena yang paling disukai adalah ¼ bagian dan formula yang dipilih adalah bahan pengikat tapioka yang dicampur maizena. Nilai uji proksimat formula terpilih adalah kadar protein 15,49 %; abu 3,11 %; lemak 0,34 % dan karbohidrat 10,665 %.Kata Kunci: ikan sapu-sapu, maizena, organoleptik, otak-otak, proksimat.
Penerapan Teknik Imotilisasi Menggunakan Ekstrak Alga Laut (Caulerpa sertularioides) dalam Transportasi Ikan Kerapu (Epinephelus suillus) Hidup tanpa Media Air Sukarsa, Dadi
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 8, No 1 (2005): Buletin Teknologi Hasil Perikanan
Publisher : Department of Aquatic Product Technology

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.782 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v8i1.1023

Abstract

Ekstrak Caulerpa sertularioides dapat memingsankan maupun mematikan ikan kerapu lumpur (Ephinephelus suillus) tergantung dari konsentrasi yang digunakan. Pada media air laut, konsentrasi yang dapat mematikan 50 % ikan selama waktu dedah 24 dan 48 jam berturut-turut adalah 0,646% dan 0,485%. Pada konsentrasi 0,295 %, 0,642 %, 0,946 % dan 1,346 % dapat memingsankan 50 % populasi kerapu masing-masing dalam waktu 18,27; 18,01; 15,19; 11,81 menit dan kerapu dapat pulih sadar setelah 20-30 menit. Penggunaan ekstrak ganggang laut untuk transportasi tanpa media air selama 12 jam memperlihatkan bahwa pada konsentrasi 0,946% kelangsungan hidup ikan kerapu dapat mencapai 100%.Kata kunci : Caulerpa sertularioides, Ikan kerapu lumpur, Waktu dedah
Kualitas Agarosa Hasil Isolasi dari Rhodymenia ciliata Menggunakan Deae-Selulosa Salamah, Ella; Susanti, Dyah; Wikanta, Thamrin
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 8, No 1 (2005): Buletin Teknologi Hasil Perikanan
Publisher : Department of Aquatic Product Technology

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.868 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v8i1.1026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penambahan DEAE-selulosa terhadap kualitas agarosa dari bahan baku Rhodymenia ciliata. Penelitian terdiri dari dua tahap yaitu penelitian pendahuluan yang bertujuan untuk menentukan konsentrasi NaOH optimum pada pra-ekstraksi agar dan penelitian utama yang bertujuan untuk menguji pengaruh perbandingan DEAE-selulosa dengan rumput laut Rhodymenia ciliata terhadap kualitas agarosa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perlakuan pemberian DEAE-selulosa 27% terhadap berat rumput laut kering menghasilkan agarosa optimum dengan sifat-sifat fisik yang terbaik.Kata Kunci : Agarosa, DEAE-selulosa
Konsentrasi Hambatan Minimum Ekstrak Chlorella sp. terhadap Bakteri dan Kapang Setyaningsih, Iriani; Desniar, .; Sriwardani, Tresna
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 8, No 1 (2005): Buletin Teknologi Hasil Perikanan
Publisher : Department of Aquatic Product Technology

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.353 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v8i1.1024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengekstrak antimikroba intraseluler dari mikroalga jenis Chlorella sp. dan menentukan konsentrasi hambatan minimumnya pada bakteri Salmonella typhi dan Escherichia coli serta kapang Aspergillus niger dan Penicillium sp. Tahapan penelitian meliputi kultivasi, ekstraksi antimikroba dan uji aktivitasnya terhadap bakteri dan kapang serta penentuan konsentrasi hambatan minimum. Chlorella sp. dikultur dalam medium PHM, yang dilengkapi dengan aerator dan lampu neon sebagai sumber cahaya. Ekstraksi antimikroba dilakukan terhadap sel biomassa yang dipanen pada hari ke-40. Biomassa yang diperoleh sebesar 53,85 gram. Konsentrasi hambatan minimum dari esktrak intraseluler Chlorella sp. dalam menhambat Salmonella typhi adalah 500 ppm dan potensi hambatan terhadap streptomycin sebesar 40 %, konsentrasi hambatan minimum ekstrak terhapad E. coli adalah 250 ppm dan potensi hambatan terhadap streptomycin adalah 46,2 %. Akan tetapi ekstrak yang dihasilkan tidak dapat menghambat pertumbuhan kapang Aspergillus niger dan Penicillium sp.sampai pada konsentrasi 3000 ppm.Key words : Bakteri, chlorella, hambatan minimum.

Page 1 of 2 | Total Record : 12


Filter by Year

2005 2005


Filter By Issues
All Issue Vol 22, No 1 (2019): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Vol 21, No 3 (2018): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 21, No 2 (2018): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 21(2) Vol 21, No 1 (2018): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 21(1) Vol 20, No 3 (2017): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 20(3) Vol 20, No 2 (2017): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 20, No 1 (2017): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 19, No 3 (2016): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 19, No 2 (2016): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 19, No 1 (2016): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 18, No 3 (2015): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 18, No 2 (2015): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 18, No 1 (2015): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 17, No 3 (2014): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 17, No 2 (2014): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 17, No 1 (2014): JURNAL PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN INDONESIA Vol 16, No 3 (2013): JURNAL PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN INDONESIA Vol 16, No 2 (2013): JURNAL PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN INDONESIA Vol 16, No 1 (2013): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 15, No 3 (2012): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 15 (3) Vol 15, No 2 (2012): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 15, No 1 (2012): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 14, No 2 (2011): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 14, No 1 (2011): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 13, No 2 (2010): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 13, No 1 (2010): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 12, No 2 (2009): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 12, No 1 (2009): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 11, No 2 (2008): Buletin Teknologi Hasil Perikanan Vol 11, No 1 (2008): Buletin Teknologi Hasil Perikanan Vol 10, No 2 (2007): Buletin Teknologi Hasil Perikanan Vol 10, No 1 (2007): Buletin Teknologi Hasil Perikanan Vol 9, No 2 (2006): Buletin Teknologi Hasil Perikanan Vol 9, No 1 (2006): Buletin Teknologi Hasil Perikanan Vol 8, No 2 (2005): Buletin Teknologi Hasil Perikanan Vol 8, No 1 (2005): Buletin Teknologi Hasil Perikanan Vol 7, No 2 (2004): Buletin Teknologi Hasil Perikanan Vol 7, No 1 (2004): Buletin Teknologi Hasil Perikanan More Issue