cover
Contact Name
Hanif Fataroh
Contact Email
haniffataroh12@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jmo@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Manajemen dan Organisasi
ISSN : 20889372     EISSN : 24278991     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Manajemen dan Organisasi merupakan media publikasi ilmiah yang memuat artiket-artikel; di bidang manajemen dan organisasi dengan ruang lingkup manajemen pemasaran, keuangan, sumber daya manusia dan operasi. Jurnal Manajemen dan Organisasi didedikasikan untuk menumbuhkan kreasi pertukaran ide antara akademisi, kalangan industri atau bisnis praktis, dan institusi pemerintah dalam bidang manajemen dan organisasi. Jurnal ini diterbitkan tiga kali dalam setahun, yaitu bulan April, Agustus, dan Desember. Artikel yang dimuat dalam jurnal ini mengedepankan analisis objektif terhadap kasus manajemen dan organisasi dalam perspektif akademik berupa hasil penelitian di bidang manajemen dan organisasi dalam perpektif akademik berupa hasil penelitian di bidang manajemen dan review terhadap konsep manajemen baru maupun implementasi konsep manajemen dengan studi literatur. Redaksi menerima naskah dari berbagai pihak untuk dimuat pada jurnal ini. Naskah yang masuk harus mengikuti Format Penulisan Naskah Jurnal Manajemen dan organisasi.
Arjuna Subject : -
Articles 122 Documents
Analisis Strategi Pengembangan Usaha Kopi Luwak (Studi Kasus UMKM Careuh Coffee Rancabali-Ciwidey, Bandung) Supriatna, Soni; Aminah, Mimin
Jurnal Manajemen dan Organisasi Vol 5, No 3 (2014): Jurnal Manajemen dan Organisasi
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.871 KB) | DOI: 10.29244/jmo.v5i3.12171

Abstract

UMKM Careuh Coffee merupakan unit usaha yang bergerak di bidang agribisnis yang memproduksi dan mengolah kopi luwak. Terkait dengan unit usaha tersebut, tujuan dari tulisan ini adalah 1) mengetahui bauran pemasaran (marketing mix) yang telah diterapkan oleh UMKM Careuh Coffee; 2) mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal yang mempengaruhi strategi UMKM Careuh Coffee; 3) menyusun dan merekomendasikan alternatif strategi  yang efektif dan efisien untuk UMKM Careuh Coffee. Faktor-faktor internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap perkembangan UMKM Careuh Coffee adalah Kondisi Finansial Perusahaan, Sumber Daya Manusia, Sikap Konsumen, Teknologi Informasi dan Lokasi. Penelitian ini menggunakan metode AHP, hasil alternatif strategi yang dapat dilakukan oleh UMKM Careuh Coffee di antaranya penguatan SDM pemasaran.  Strategi ini bertujuan untuk membangun fondasi yang kuat agar UMKM Careuh Coffee berjalan dengan baik. Kemudian strategi selanjutnya berturut-turut adalah startegi integrasi ke  depan, optimalisasi digital marketing serta menerapkan promosi bellow-the-line marketing.Kata kunci: Careuh Coffee, strategi, metode AHP, MSMEs
Pengaruh Modal Insani dan Modal Sosial terhadap Kinerja (Studi Kasus Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Makanan dan Minuman Kota Bogor) Khoirrini, Layla; Kartika, Lindawati
Jurnal Manajemen dan Organisasi Vol 5, No 3 (2014): Jurnal Manajemen dan Organisasi
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.036 KB) | DOI: 10.29244/jmo.v5i3.12174

Abstract

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) makanan dan minuman kota Bogor mampu menyerap banyak tenaga kerja. Tenaga kerja merupakan aset bagi perusahaan dalam bentuk modal insani dan modal sosial. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis secara deskriptif, menganalisis pengaruh modal insani dan modal sosial terhadap kinerja UKM makanan dan minuman Kota Bogor, serta memformulasikan rekomendasi untuk meningkatkan kinerja UKM. Metode penelitian yang digunakan antara lain analisis deskriptif, Importance Performance Analysis (IPA), fishbone diagram, dan Structural Equation Modelling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS). Hasil analisis SEM menyatakan bahwa pengetahuan lain  dan dimensi struktural berpengaruh terhadap modal insani dan modal sosial, di mana modal insani dan modal sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Oleh karena itu, peningkatan kinerja pada UKM direkomendasikan melalui beberapa kegiatan penunjang antara lain: membentuk sistem pengendalian mutu dan penyusunan standar pelaksanaan produksi, memperbaiki sarana prasarana yang dimiliki oleh UKM, serta ikut serta dalam pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pekerja UKM.Kata kunci: kinerja UKM, modal insani, modal sosial, partial least squares, structural equation modelling
Analisis Strategi Peningkatan Daya Saing Sayuran Organik Priastuti, Dila; Suroso, Arif Imam; Najib, Mukhamad
Jurnal Manajemen dan Organisasi Vol 5, No 3 (2014): Jurnal Manajemen dan Organisasi
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.019 KB) | DOI: 10.29244/jmo.v5i3.12177

Abstract

Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat akhir-akhir ini, mempengaruhi kecenderungan konsumen Indonesia untuk mengkonsumsi makanan sehat seperti makanan organik. Kesadaran masyarakat tentang kesehatan akan meningkatkan permintaan untuk sayuran organik. Fenomena ini mendorong persaingan antara produsen sayuran organik yang semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan: 1) Menganalisis faktor kondisi yang mempengaruhi daya saing sayuran organik; 2) Menganalisis strategi peningkatan daya saing sayuran organik; 3) Menganalisis prioritas strategi peningkatan daya saing sayuran organik. Data primer diperoleh wawancara dengan responden yang dipilih dengan menggunakan conveniance sampling. Model berlian Porter dan model lima kekuatan Porter digunakan untuk melihat faktor-faktor eksternal dan faktor kondisi daya saing dari sayuran organik. Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk menentukan strategi terbaik. Faktor tertinggi dari hasil analisa adalah sumberdaya modal, sumber daya alam dan lingkungan, infrastruktur dan kekuatan pemasok, sedangkan nilai terendah adalah pengaruh produk pengganti. Prioritas tertinggi yang dapat dipilih sebagai strategi alternatif adalah membangun citra positif dalam industri.Kata kunci: analisis strategi, daya saing, sayuran organik.
Analisis Kesediaan Membayar (Willingness to Pay) Sayuran Organik dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya Priambodo, Lutfhan Hadi; Najib, Mukhamad
Jurnal Manajemen dan Organisasi Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Manajemen dan Organisasi
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.754 KB) | DOI: 10.29244/jmo.v5i1.12125

Abstract

Perkembangan era modern dan peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita mengubah perilaku konsumsi masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia menyadari pentingnya hidup sehat dengan mengkonsumsi sayuran organik. Kenaikan biaya produksi sebagai akibat dari peningkatan kualitas produk menyebabkan harga jual sayuran organik di pasaran meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik konsumen yang melakukan pembelian sayuran organik dengan menggunakan analisis deskriptif, menghitung nilai kesediaan membayar (WTP) konsumen dengan menggunakan metode Contingent Valuation Method (CVM), dan menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi kesediaan membayar menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan LISREL. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata WTP untuk kol sebesar Rp 18 738, selada sebesar Rp 30.048, brokoli sebesar Rp 40 250, pakchoy sebesar Rp 24 368 dan wortel sebesar Rp 19 820. Sikap dan hambatan berpengaruh signifikan pada WTP sedangkan Socio Economic Status (SES) tidak memiliki  pengaruh signifikan.Kata kunci: CVM, sayuran organik, SEM, WTP
Peningkatan Daya Saing UMKM Alas Kaki di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor dan Implikasinya terhadap Strategi Pemasaran Nurzamzami, Ayatusyifa; Siregar, Edward Halomoan
Jurnal Manajemen dan Organisasi Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Manajemen dan Organisasi
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.099 KB) | DOI: 10.29244/jmo.v5i1.12127

Abstract

 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) alas kaki di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor merupakan salah satu wilayah pengrajin home industry. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan daya saing produk; 2) Menganalisis faktor internal dan eksternal; dan (3) Menyusun strategi serta membuat prioritas strategi untuk meningkatkan daya saing UMKM alas kaki di Kecamatan Ciomas. Hasil analisis menunjukkan bahwa kekuatan utama untuk memiliki daya saing adalah memiliki hubungan jangka panjang yang baik dengan para pemasok dan pelanggan dengan skor 0.488, potensi pasar yang cukup besar merupakan peluang utama dengan skor 0.534, analisis ancaman utama adalah semakin lengkap dan inovatif desain fitur produk pesaing yang didukung teknologi canggih dengan skor 0.372. Alternatif strategi prioritas adalah strategi mengembangkan dan memperluas pasar dengan meningkatkan kualitas dan inovasi produk dengan bobot 0.316.Kata kunci : alas kaki, analisis daya saing, dan strategi.
Analisis Diskriminan sebagai Alat Manajemen Risiko Pembiayaan pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah, KBMT Wihdatul Ummah Putri, Sheila Santika; Irwanto, Abdul Kohar; Indrawan, R. Dikky
Jurnal Manajemen dan Organisasi Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Manajemen dan Organisasi
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.769 KB) | DOI: 10.29244/jmo.v5i1.12130

Abstract

Sebagai lembaga keuangan mikro syariah, yang kegiatannya melakukan pembiayaan, tidak dapat dipisahkan dari pembiayaan risiko. Risiko pembiayaan dinilai oleh rasio Non Performing Financing (NPF). Trend NPF di Koperasi Baitul Maal wa Tamwil (BMT)-Wihdatul Ummah cenderung menurun, namun menunjukkan perbaikan dalam peramalan 3 tahun berikutnya. Diperlukan evaluasi dalam menilai kelayakan debitur untuk risiko pembiayaan yang dapat dikendalikan. Mengevaluasi kelayakan debitur memperoleh faktor-faktor yang mempengaruhi sistem penilaian tingkat risiko pembiayaan melalui analisis diskriminan. Faktor-faktor ini adalah pendekatan variabel karakter dan persyaratan dari BMT.Keywords: lembaga keuangan mikro syariah, pembiayaan, risiko pembiayaan, analisis diskriminan
Analisis Nilai Tambah dan Penentuan Metrik Pengukuran Kinerja Rantai Pasok Pepaya Calina (Studi Kasus di PT Sewu Segar Nusantara) Rizqiah, Fatih; Slamet, Alim Setiawan
Jurnal Manajemen dan Organisasi Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Manajemen dan Organisasi
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.269 KB) | DOI: 10.29244/jmo.v5i1.12120

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kondisi rantai pasok pepaya Calina, menganalisis nilai tambah yang dihasilkan oleh setiap anggota pada rantaipasokankomoditas pepaya Calina, dan mendesain metrik pengukurankinerja anggota rantai pasokan. Metode Hayami dan Analytic Network Process (ANP) merupakan metode yang digunakan untuk menghitung nilai tambah dan mendesain metrik pengukuran kinerja rantai pasok pepaya Calina. Nilai keuntungan yang diraih oleh mitra tani sebesar 57.74%. Sementara perusahaan mendapatkan nilai tambah sejumlah 50.7% untuk Sunpride dan 55.56% untuk Sunfresh. Sedangkan bagi ritel dan pasar tradisional, nilai keuntungan yang diperoleh sebesar 36% dan nilai tambah sebesar 16.56%. Dalam penentuan metrik pengukuran kinerja rantai pasok menggunakan ANP, indikator yang dirasa paling berpengaruh dalam menentukan sustainable supply chain menurut para pakar adalah kualitas (0.74). Hal ini disebabkan karena kualitas dianggap mampu dalam menentukan tingkat harga, memberikan kepuasan kepada konsumen dan dalam jangka panjang mampu menciptakan loyalitas konsumen. Oleh karena itu, petani sebagai penentu kualitas dan kuantitas pepaya Calina menjadi pihak paling berpengaruh di dalam rantai pasok (0.287), yang berujung pada keuntungan ekonomi rantai pasok kedepannya.Kata kunci : analytical network process, nilai tambah, pengukuran kinerja, rantai pasok
Kepuasan Nasabah dan Strategi Pengembangan Usaha BNI Kantor Cabang Utama Harmoni Jakarta Annas, Enrico; Hubeis, Musa; Raharja, Sapta
Jurnal Manajemen dan Organisasi Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Manajemen dan Organisasi
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.504 KB) | DOI: 10.29244/jmo.v5i2.12137

Abstract

Industri perbankan di Indonesia berkembang dengan cepat, ditunjukkan dengan banyaknya bank dan produknya yang menyebabkan persaingan semakin ketat. Disamping itu, terjadinya perubahan pola pikir konsumen yang ditandai dengan semakin banyaknya faktor yang menjadi pertimbangan dalam memilih bank, antara lain akses yang mudah, rasa aman, produk bersaing dan pelayanan memuaskan. Tujuan kajian untuk mengidentifikasi karakteristik nasabah, menganalisis hubungan tingkat kinerja mutu jasa yang diberikan dengan karakteristik nasabah, menganalisis tingkat kepentingan nasabah dengan atribut-atribut mutu pelayanan, menganalisis kesesuaian antara tingkat kepentingan dengan atribut-atribut mutu pelayanan menurut nasabah dengan kinerja dan menyusun strategi yang tepat untuk pengembangan Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Cabang Utama (KCU) Harmoni dalam menghadapi persaingan. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah analisis deskriptif, keandalan dan uji validitas, khi-kuadrat (chi-square), tabulasi silang, Importance Performance Analysis (IPA), Customer Satisfaction Index (CSI) dan Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats (SWOT) analysis. Karakteristik nasabah  BNI KCU Harmoni sebagian besar adalah wanita berusia 36-55 tahun dan bekerja sebagai karyawati dengan penghasilan di atas Rp 8 juta lebih. Secara umum, nasabah mendapatkan informasi dari spanduk yang dipasang di depan kantor BNI KCU Harmoni. Berdasarkan hubungan antara karakteristik nasabah dan tingkat kinerja, dapat disimpulkan bahwa pelanggan wanita, terutama berusia 36-55 tahun membutuhkan pelayanan sesuai dengan yang dibutuhkan. Karyawan membutuhkan pelayanan menurut standar layanan. Nasabah dengan penghasilan Rp 5-8 juta mengharapkan transaksi keuangan dilakukan dengan aman. Nasabah melakukan transaksi sekali dalam satu bulan, karena merasa percaya dan nyaman dengan pelayanan yang diberikan. Sumber informasi berupa spanduk yang dipasang di depan BNI KCU Harmoni sangat membantu petugas dalam memberikan informasi. Prioritas utama perbaikan perlu dilakukan tentang pelayanan parkir dengan melakukan koordinasi keamanan operasional gedung dan melakukan pemasaran secara agresif, lebih informatif dan fokus dengan lingkungan di sekitar kantor. Secara keseluruhan dari hasil integrasi IPA, CSI dan SWOT menunjukkan bahwa nasabah telah merasa puas dengan  pelayanan yang telah diberikan BNI KCU Harmoni. Kepuasan ini harus dibandingkan (benchmarking) dengan pelayanan yang diberikan oleh bank-bank pesaing di sekitar BNI KCU Harmoni agar pelayanan dapat lebih ditingkatkan menjadi lebih baik.Keywords : customer satisfaction, pengembangan bisnis, strategi
Analisis Pengaruh Faktor-Faktor terhadap Income Smoothing dengan Gender sebagai Variabel Moderator pada Emiten Perbankan Kusumaningrostati, Alvinda; Mutasowifin, Ali
Jurnal Manajemen dan Organisasi Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Manajemen dan Organisasi
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.565 KB) | DOI: 10.29244/jmo.v5i2.12144

Abstract

Manajemen dapat melakukan intervensi dalam proses penyusunan laporan keuangan bagi pihak eksternal dengan cara meratakan, menaikkan, atau menurunkan laba yang dilaporkan. Salah satu pola manajemen laba adalah income smoothing, dengan cara meratakan laba yang dilaporkan sehingga dapat mengurangi fluktuasi laba. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi faktor-faktor yang diduga mempengaruhi perataan laba dengan menggunakan Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), Net Interest Margin (NIM) sebagai variabel bebas dan gender sebagai variabel moderator, untuk mengidentifikasi pengaruh variabel independen terhadap income smoothing dengan memperhatikan proporsi perempuan dalam dewan perusahaan. Sampel penelitian ini adalah 26 bank yang tercatat di BEI periode 2008-2012 dan dianalisis menggunakan SPSS dengan pengujian regresi linier berganda dan model regresi moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ROA, NIM, dan DER dengan variabel moderator gender berpengaruh signifikan terhadap income smoothing. Pengujian secara parsial juga menunjukkan ROA dan NIM dengan variabel moderator gender berpengaruh signifikan terhadap income smoothing, sedangkan DER tidak berpengaruh.Kata kunci : debt to equity ratio (DER), gender, income smoothing, net interest margin (NIM), return on assets (ROA)
Analisis Kelayakan Pengembangan Usaha Peternakan Sapi Perah KUNAK (Studi Kasus Usaha Ternak Kavling 176, Desa Pamijahan Kab. Bogor) Poetri, Nikki Ariesta; Basith, Abdul; Wijaya, Nur Hadi
Jurnal Manajemen dan Organisasi Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Manajemen dan Organisasi
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.362 KB) | DOI: 10.29244/jmo.v5i2.12147

Abstract

Susu adalah salah satu komoditi peternakan dengan tingkat konsumsi tinggi. Namun, kesenjangan antara produksi dan konsumsi susu mengharuskan kita untuk melakukan impor dari negara lain. Selanjutnya, pembangunan usaha diperlukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi susu nasional. ‘Kavling 176’ adalah salah satu peternakan yang membantu memasok produk susu. Oleh karena itu, dibutuhkan analisis kelayakan usaha pada ‘kavling 176’. Analisis kelayakan digunakan menentukan 1) aspek non finansial usaha; 2) potensi pengembangan usaha dari aspek finansial; 3) analisis sensitivitas usaha. metode yang digunakan dalam aspek finansial adalah Net Present Value (NPV), Internal rate of return (IRR), Net B/C Ratio, Payback Period (PBP) dan Break Event Point (BEP). Berdasarkan tujuan, hasil yang diperoleh adalah 1) usaha dinyatakan layak menurut aspek non finansial; 2) pengembangan bisnis dapat dilakukan dengan nilai NPV Rp 292 514 822.00, IRR 25.93%, Net B/C Ratio 1.42, PBP 2.83 tahun, dan BEP Rp 225 155 564.00; 3) usaha dinyatakan sensitif pada penurunan produksi hingga 17% dan kondisi gabungan hingga 7%.Kata kunci : analisis kelayakan, analisis sensitivitas, finansial, non finansial, susu

Page 2 of 13 | Total Record : 122