cover
Contact Name
Hanif Fataroh
Contact Email
haniffataroh12@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jmo@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Manajemen dan Organisasi
ISSN : 20889372     EISSN : 24278991     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Manajemen dan Organisasi merupakan media publikasi ilmiah yang memuat artiket-artikel; di bidang manajemen dan organisasi dengan ruang lingkup manajemen pemasaran, keuangan, sumber daya manusia dan operasi. Jurnal Manajemen dan Organisasi didedikasikan untuk menumbuhkan kreasi pertukaran ide antara akademisi, kalangan industri atau bisnis praktis, dan institusi pemerintah dalam bidang manajemen dan organisasi. Jurnal ini diterbitkan tiga kali dalam setahun, yaitu bulan April, Agustus, dan Desember. Artikel yang dimuat dalam jurnal ini mengedepankan analisis objektif terhadap kasus manajemen dan organisasi dalam perspektif akademik berupa hasil penelitian di bidang manajemen dan organisasi dalam perpektif akademik berupa hasil penelitian di bidang manajemen dan review terhadap konsep manajemen baru maupun implementasi konsep manajemen dengan studi literatur. Redaksi menerima naskah dari berbagai pihak untuk dimuat pada jurnal ini. Naskah yang masuk harus mengikuti Format Penulisan Naskah Jurnal Manajemen dan organisasi.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Manajemen dan Organisasi" : 6 Documents clear
Komparasi Sistem Remunerasi Pada Tiga Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNbh) Astridina, Astridina; Maarif, M. Syamsul; Wijayanto, Hari
Jurnal Manajemen dan Organisasi Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Manajemen dan Organisasi
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.977 KB) | DOI: 10.29244/jmo.v8i3.22448

Abstract

 ABSTRACTThe research objective is to analyze the suitability of the design of the remuneration system in three PTNbh with preparation stages and principles of remuneration and evaluate the system of socialization and information systems used in the application of the remuneration of the three PTNbh. This research was conducted in three PTNbh located in Jakarta (PTNbh X), West Java (PTNbh Y) and East Java (PTNbh Z) using primary data obtained from in-depth interviews and secondary data derived from the literature, previous research, laws and regulations, government regulations and decrees that are relevant to the implementation of the remuneration of PTNbh. This study used a descriptive approach qualitative analysis benchmarking method. In the preparation of the remuneration system, which first assigned PTNbh not follow the stages of preparation with good remuneration, whereas previously PTNbh derived from State BLU more likely to obey the principle and the preparation of their remuneration has been prepared in detail based on the principles of remuneration and government regulations.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian rancangan sistem remunerasi di tiga PTNbh dengan tahapan dan prinsip penyusunan remunerasi dan mengevaluasi sistem sosialisasi serta sistem informasi yang digunakan dalam penerapan remunerasi pada tiga PTNbh.  Penelitian ini dilakukan di tiga PTNbh yang berada di DKI Jakarta (PTNbh X), Jawa Barat (PTNbh Y) dan Jawa Timur (PTNbh Z) dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari wawancara mendalam serta data sekunder yang berasal dari studi pustaka, penelitian terdahulu,  peraturan pemerintah yang berlaku dan surat keputusan yang relevan dengan penerapan remunerasi pada PTNbh. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis patok duga. Dalam penyusunan sistem remunerasi, PTNbh yang lebih dulu ditetapkan belum mengikuti tahapan penyusunan remunerasi dengan baik, sedangkan PTNbh yang sebelumnya berasal dari PTN BLU cenderung lebih taat azas dan penyusunan remunerasinya sudah disusun dengan detil berdasarkan prinsip-prinsip remunerasi dan peraturan pemerintah.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Terhadap Komitmen Organisasi dan Perilaku Kewargaan Organisasi Syarief, Ahmad; Maarif, M. Syamsul; Sukmawati, Anggraini
Jurnal Manajemen dan Organisasi Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Manajemen dan Organisasi
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.1 KB) | DOI: 10.29244/jmo.v8i3.22447

Abstract

ABSTRACTOrganizational commitment and extra role behavior of the employees in the workplace is needed by every institution for service excellent to stakeholders and can be implemented very well. Many factors influence the organizational commitment and extra role of the employee. Among them are leadership style and organizational culture. This study aims to analyze the influence of transformational leadership and organizational culture on organizational commitment and organizational citizenship behavior. The data was collected by distributing 115 questionnaires to the employee of the Faculty of Economics and Business of the Universitas Indonesia. Analytical tool used Structural Equation Modeling (SEM). The results showed that transformational leadership style did not affect organizational commitment; furthermore organizational culture had a significant influence on organizational commitment. Transformational leadership had an influence on the organizational citizenship behavior, organizational culture did not affect organizational citizenship behavior, and organizational commitment had a significant effect on organizational citizenship behavior. ABSTRAKKomitmen organisasi dan sikap ekstra peran karyawan dalam bekerja sangat dibutuhkan oleh setiap institusi agar pelayanan terhadap pemangku kepentingan dapat dilaksanakan dengan sangat baik. Banyak faktor yang mempengaruhi komitmen dan sikap ekstra peran pada karyawan. Diantaranya adalah gaya kepemimpinan dan budaya organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap komitmen organisasi dan perilaku kewargaan organisasi. Pengambilan data dilakukan dengan cara penyebaran sebanyak 115 kuesioner kepada karyawan tenaga kependidikan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Alat analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan gaya kepemimpinan transformasional tidak mempengaruhi komitmen organisasi, budaya organisasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap komitmen organisasi. Kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh terhadap perilaku kewargaan organisasi, budaya organisasi tidak mempengaruhi perilaku kewargaan organisasi, dan komitmen organisasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku kewargaan organisasi.
Pengaruh Kohesivitas dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Tenaga Kependidikan di Institut Pertanian Bogor Larasati, Maria Megumi; Pandjaitan, Nurmala K; Kuswanto, Sadikin
Jurnal Manajemen dan Organisasi Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Manajemen dan Organisasi
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.267 KB) | DOI: 10.29244/jmo.v8i3.22470

Abstract

ABSTRACTIt is generally believed that there is a positive relationship among the following three variables, which are cohesiveness, job satisfaction, and job performance. Good job performance of a group of workers needs good coorperation among the group members. Good cooperation can be viewed as the outcome of group cohesiveness. In addition, good job performance needs good job satisfaction. Furthermore, it is also commonly believed that group cohesiveness is positively related with job satisfaction. The objective of this study is to empirically test the phenomenon by conducting a survey on 102 respondents who are administrative staff in Bogor Agricultural University. A quantitative model namely Structural Equation Model (SEM) was utilized. It is concluded that cohesiveness positively effects job satisfaction as well as well as job performance. However, it is found that there is no statistically significant effect of job satisfaction on job performance.ABSTRAKUmumnya dipercayai bahwa ada hubungan positif antara tiga variabel berikut, yakni kohesivitas kelompok, kepuasan kerja, dan kinerja. Kinerja kelompok membutuhkan kerja sama di antara para anggota kelompok. Kerja sama yang baik dapat dipandang sebagai buah dari kohesivitas. Tambahan pula, kinerja yang baik membutuhkan kepuasan kerja yang baik pula. Lebih lanjut, lazimnya dipercayai bahwa kohesivitas berhubungan dengan kepuasan kerja. Studi ini secara empiris menguji fenomena tersebut dengan menggunakan survei terhadap 102 responden yang adalah tenaga kependidikan di Institut Pertanian Bogor. Model kuantitatif menggunakan Structural Equation Model (SEM). Ditunjukkan bahwa kohesivitas berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja maupun terhadap kinerja. Namun ditemukan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan dari kepuasan kerja pada kinerja.
Estimasi Bullish dan Bearish dengan Model Perpindahan Markov dan Risiko Sistematis (beta) dengan Model Penilaian Modal Sharpe dalam Investasi Saham di Bursa Efek Indonesia, Tahun 2011 - 2016 Respati, Prima; Purwanto, Budi; Irwanto, Abdul Kohar
Jurnal Manajemen dan Organisasi Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Manajemen dan Organisasi
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.426 KB) | DOI: 10.29244/jmo.v8i3.22471

Abstract

ABSTRACTVarious research including Panggabean (2010) and Usman (2016) show that the long-term trend of Indonesias capital market is on an uptrend, marked by more bullish periods and longer duration than bearish; and the development determined by rising rates of return rather than interest rates and exchange rates (Defrizal et al, 2015). However, the research has not determined yet whether there are any difference risks in bullish and bearish conditions, especially for systematic or market risk. This study aims to 1) identify the bullish and bearish segmentation period using the Markov Switching Model, and 2) measure systematic risk using the capital assets pricing model (CAPM) with the Sharpe beta indicator. Using the composite stock price index (JCI) and trading data from TICMI (The Indonesia Capital Market Institute) period 2011-2016, consists of 560 issuers, it was found that there were 10 segments that could be identified as 5 bullish periods for 30 weeks , and 5 bearish periods for 8 weeks. Other finding indicates that the probability of switching from bullish to bearish is 3.33% and from bearish to bullish is 12.14%. That means there are positive sentiments that the market tends to be bullish rather than vice versa. The result of beta or systematic risk identification indicates that during bullish and bearish period the market proved to be different risk. Other interesting findings, in both these two different conditions there are negative betas exist that still gives a positive yield. ABSTRAKBerbagai riset termasuk Panggabean (2010) dan Usman (2016) menunjukkan bahwa kecenderungan jangka panjang pasar modal Indonesia berada pada kecenderungan naik (uptrend), ditandai dengan periode bullish lebih banyak, dan durasi lebih panjang, daripada bearish.  Perkembangan perkembangan itu dipicu oleh kenaikan tingkat imbalan, alih-alih suku bunga dan nilai tukar (Defrizal et al 2015). Namun riset-riset tersebut tidak mengidentifikasi eksistensi kondisi bullish dan bearish dan berdampak perbedaan risiko, terutama risiko sistematis atau risiko pasar, kecuali mengasumsikan saja keberadaannya.  Penelitian ini bertujuan 1) mengidentifikasi segmentasi periode bullish dan bearish dengan menggunakan model perpindahan Markov (Markov Switching), dan mengukur risiko sistematis menggunakan model penilaian modal (capital assets pricing model, CAPM) dengan indikator beta Sharpe.  Menggunakan data indeks harga saham gabungan (IHSG) serta data perdagangan bersumber dari TICMI (The Indonesia Capital Market Institute) periode 2011-2016 yang mencakup 560 emiten, diperoleh hasil bahwa dalam periode tersebut terdapat 10 segmen yang dapat diidentifikasi sebagai 5 periode bullish selama 30 pekan, dan 5 periode bearish selama 8 pekan.  Temuan lain menunjukkan bahwa peluang perpindahan dari kondisi bullish ke bearish sebesar 3,33% dan dari kondisi bearish ke bullish sebesar 12,14%. Artinya terdapat sentimen positif bahwa pasar cenderung menjadi bullish daripada sebaliknya.  Hasil identifikasi risiko sistematis menunjukkan, berbeda dengan konsep dasar CAPM, bahwa beta pada periode bullish dan bearish tidak sama.  Temuan menarik lainnya, pada kedua kondisi tersebut terdapat beta negatif yang dapat memberikan tingat imbalan positif.
Pengaruh Arus Kas Terhadap Profitabilitas dan Kinerja Saham Emiten Kompas 100 di Bursa Efek Indonesia Sitepu, Samsudin; Purwanto, Budi; Irwanto, Abdul Kohar
Jurnal Manajemen dan Organisasi Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Manajemen dan Organisasi
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.474 KB) | DOI: 10.29244/jmo.v8i3.22472

Abstract

ABSTRACTIn carrying out its activities, the company needs funds or capital originating from internal and external. Source of internal funds derived from capital contributions owner while external funding sources can be obtained through the sale of shares to the public in the capital market. Important information about a companys cash flow is very useful for users of financial statements as a basis for assessing the companys ability to generate cash and cash equivalents, as well as a basis for assessing how the company uses cash flow. Furthermore, this study aimed to analyze the effect of cash flows to profitability and stock performance. Using SEM-PLS, the study was used 51 of 100 enterprises listed on Compas 100 that have met the criteria such as manufacturing companies listed on the IDX during the period 2013 to 2016, the company has never been delisted during the observation period, companies that publish the financial statements in rupiah currency and the company has a complete datas on the financial statements during the period of observation. Variables used in this study was changes in operating cash flow, changes in cash flow investments, changes in cash flow funding, return on asset, return on equity, net profit margin, changes of stock performence, Earning per Share, and Price Earning Ratio.  Furthermore, SEM’s test results found that cash flows has positively significant influence profitability and performance stock, profitability has positively significant influence performance stock. These findings implied that investors need to consider the enterprise cash flows and profitability analysis, before deciding to make investment in order to earn maximum and poisitive revenue.ABSTRAKDalam menjalankan kegiatannya, perusahaan membutuhkan dana atau modal yang berasal dari internal dan eksternal. Sumber dana internal berasal dari setoran modal pemilik sedangkan sumber dana eksternal dapat diperoleh perusahaan melalui penjualan saham kepada masyarakat di pasar modal untuk menjaga arus kas perusahaan. Secara teori informasi penting tentang arus kas suatu perusahaan sangat berguna bagi pemakai laporan keuangan sebagai dasar dalam menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dan setara kas, juga sebagai dasar untuk menilai penggunaan arus kas di perusahaan tersebut, namun teori ini sering terbantahkan dengan perilaku investor untuk berinvestasi di bursa yang lebih memperhatikan perolehan laba perusahaan dari pada ketersediaan arus kas. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh arus kas terhadap profitabilitas dan kinerja saham.  Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah SEM-PLS, penelitian ini menggunakan sampel 51 perusahaan dari 100 perusahaan yang terdaftar di Kompas 100 yang telah memenuhi kriteria seperti perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2013 sampai 2016, perusahaan tersebut tidak pernah dihapus dan keluar daftar selama periode pengamatan, perusahaan laporan keuangan disajikan dalam mata uang rupiah demikian juga perusahaan memiliki data secara  lengkap tentang laporan keuangan selama periode pengamatan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel laten arus kas dengan indikator perubahan arus kas operasi, perubahan arus kas investasi, dan perubahan arus kas pendanaan, variabel laten profitabilitas dengan indikator return on asset, return on equity, net profit margin, dan variabel laten kinerja saham yang digunakan dengan indikator return saham, earning per share, dan price earning ratio. Hasil uji SEM-PLS menghasilkan bahwa arus kas memiliki pengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas dan kinerja saham, dan profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja saham. Hasil penelitian ini  menghasilkan dan merekomendasikan kepada calon investor di bursa saham, bahwa sebelum mengambil keputusan investasi sebaiknya perlu mempertimbangkan analisa likuiditas perusahaan dengan arus kas dan analisa kinerja perusahaan dengan profitabilitas, yang kemudian dapat memutuskan untuk melakukan investasi pada perusahaan di Bursa Efek Indonesia guna memperoleh pendapatan yang positif dan maksimal.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Beli Produk Makanan Olahan Halal pada Konsumen Nurhasah, Saniatun; Munandar, Jono M; Syamsun, Muhammad
Jurnal Manajemen dan Organisasi Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Manajemen dan Organisasi
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.583 KB) | DOI: 10.29244/jmo.v8i3.22473

Abstract

ABSTRACTIndonesia is one of the largest Moslem population countries in the world. It leads to the increasing of halal product demand in Indonesia. The awareness to consume halal product becomes a large market potential for producers to produce their halal products. Nowadays, halal is not only purely about religion matter, but also about business and trade. The objective of this study is to investigate the factors affecting customers on purchasing halal buying interest on processed food. We use a purposive sampling method with 109 respondents who are customers of the supermarkets and minimarkets in Bogor City/District, Indonesia. While data analysis is done by SEM-PLS method, this study uses brand image, perceived quality, perceived value, halal certification, health reason, halal awareness, and halal marketing as the factors which are affecting the halal purchase intention of the customers. The result showed that health reason, halal awareness, and perceived value have a significant and positive direct effect on purchasing intention. Halal marketing also shows a significant and positive effect on purchasing intention. While halal marketing shows a negative and significant effect on purchasing intention. The food safety, halal certification, brand image, and perceived quality show the same effect which has no direct effect on purchasing intention. Furthermore, food safety has an indirect effect on purchasing intention through health reason. Halal certification has an indirect effect on minat beli through brand image variable. Meanwhile, brand image and perceived quality have an indirect effect through perceived value variable on purchasing intention. ABSTRAKIndonesia adalah salah satu negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Hal ini menyebabkan meningkatnya permintaan produk halal di Indonesia. Kesadaran untuk mengkonsumsi produk halal menjadi potensi pasar yang besar bagi produsen untuk memproduksi produk halal mereka. Saat ini, halal tidak hanya murni soal agama, tapi juga soal bisnis dan perdagangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat pelanggan dalam membeli pada makanan olahan halal. Kami menggunakan metode voluntery sampling dengan 109 responden yang merupakan pelanggan supermarket dan minimarket di Kota/Kabupaten Bogor, Indonesia. Sedangkan analisis data dilakukan dengan metode SEM-PLS. Penelitian ini menggunakan citra merek, persepsi kualitas, persepsi nilai, sertifikasi halal, kesehatan, kesadaran halal, dan Pemasaran halal sebagai faktor yang mempengaruhi niat pembelian halal pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran halal, alasan kesehatan, dan persepsi nilai berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli. Pemasaran halal juga menunjukkan efek positif dan signifikan terhadap niat beli. Sedangkan pemasaran halal menunjukkan efek negatif dan signifikan terhadap niat beli. Keamanan pangan, sertifikasi halal, citra merek, dan kualitas yang dirasakan menunjukkan efek yang sama yang tidak berpengaruh langsung pada niat beli. Selanjutnya, keamanan pangan berpengaruh tidak langsung terhadap niat beli melalui alasan kesehatan. Sertifikasi halal memiliki efek tidak langsung terhadap niat beli melalui variabel citra merek. Sedangkan citra merek dan persepsi kualitasmemiliki pengaruh tidak langsung melalui persepsi nilai variable terhadap niat beli.

Page 1 of 1 | Total Record : 6