ELEKTRIKAL ENJINIRING
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : -     EISSN : -
Articles
13
Articles
Pengujian Sensor Ultrasonik PING untuk Pengukuran Level Ketinggian dan Volume Air

Arief, Ulfah Mediaty ( Teknik Elektro, Fak. Teknik UNNES )

ELEKTRIKAL ENJINIRING Vol 9, No 2 (2011): ELEKTRIKAL ENJINIRING Edisi Vol-9 No. 2 Mei-Agust 2011
Publisher : Jurusan Elektro UNHAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.597 KB)

Abstract

Gelombang ultrasonik merupakan gelombang akustik yang memiliki frekuensi mulai 20 kHz hingga sekitar 20 MHz. Frekuensi kerja yang digunakan dalam gelombang ultrasonik bervariasi tergantung pada medium yang dilalui, mulai dari kerapatan rendah pada fasa gas, cair hingga padat. Jika gelombang ultrasonik berjalan melaui sebuah medium, Secara matematis besarnya jarak dapat dihitung. Sensor Ultrasonic PING merupakan modul sensor  Ultrasonik ini dapat mengukur jarak antara 3 cm sampai 300 cm. Keluaran dari modul sensor ultrasonik Ping ini berupa pulsa yang lebarnya merepresentasikan jarak. Lebar pulsanya yang dihasilkan modul sensor ultrasonik ini bervariasi dari 115 uS sampai 18,5 mS. Dalam pengujian ini, dibuat sebuah alat yaitu untuk mengukur level ketinggian zat cair menggunakan gelombang ultrasonik berbasis mikrokontroler AT Mega 16. Sensor yang digunakan adalah sensor PING . Pengujian menggunakan bejana bulat berdiameter 60 cm yang dapat menampung air/cairan.

STUDI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 4G – LTE dan WiMAX DI INDONESIA

Suyuti, Saidah ( Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia, Makassar ) , Rusli, . ( Fakultas Teknik Universitas Musamus, Merauke ) , Syarif, Syafruddin ( Teknik Elektro Universitas Hasanuddin, Makassar )

ELEKTRIKAL ENJINIRING Vol 9, No 2 (2011): ELEKTRIKAL ENJINIRING Edisi Vol-9 No. 2 Mei-Agust 2011
Publisher : Jurusan Elektro UNHAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.987 KB)

Abstract

Teknologi Long Term Evolution (LTE) merupakan standar terbaru teknologi jaringan bergerak, sebagai perkembangan dari GSM (Global System for Mobile Communication)/ EDGE (Enhanced Data Rate for GSM Evolution) dan UMTS (Universal Mobile Telephone Standard)/HSDPA (High Speed Downlink Packet Access). dimana WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah sebuah forum industri yang mensertifikasi dan menstandarisasi produk-produk yang mengimplementasikan standar IEEE 802.16 WirelessMAN. Studi ini bertujuan untuk memberikan gambaran perkembangan teknologi 4G-LTE dan Wimax di Indonesia. Hasil studi menunjukkan bahwa, LTE mampu memberikan kecepatan downlink hingga 100 Mbps dan uplink hingga 50 Mbps,. Sedangkan WiMAX merupakan teknologi nirkabel yang dapat mengatasi berbagai aplikasi dengan cakupan MAN (Metropolitan Area Network), diantaranya untuk koneksi backhaul, dapat mengatasi permasalahan pada koneksi backhaul WiFi, untuk meng-upgrade jaringan Speedy maupun Flexi.

SISTEM PENGHITUNG JUMLAH BARANG OTOMATIS DENGAN SENSOR ULTRASONIK

Yohanes, Christoforus ( Teknik Elektro UNHAS )

ELEKTRIKAL ENJINIRING Vol 9, No 2 (2011): ELEKTRIKAL ENJINIRING Edisi Vol-9 No. 2 Mei-Agust 2011
Publisher : Jurusan Elektro UNHAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.885 KB)

Abstract

Pada penelitian ini akan dirancang sebuah counter barang otomatis yang dapat menghitung jumlah barang dan mendeteksi kerusakan barang. Counter barang tersebut terdiri dariSistem penghitung jumlah barang terdiri dari sebuah konveyor dengan motor DC sebagai penggerak konveyor. Pendeteksian barang memanfaatkan teknologi mikrokontroler, sensor infra red, photodioda, dan LCD. Ketika barang dideteksi maka sensor ultrasonik akan melakukan pengambilan data. Data yang diambil akan dikirim ke mikrokontroller dan ditampilkan ke LCD. Adapun perangkat tambahan berupa palang pemisah barang bagus dan rusak dengan memanfaatkan motor servo DC. Akurasi kemampuan sistem mendeteksi barang yaitu 95 – 100% dengan persentase kesalahan dari 0 – 5 %.

PREDIKSI CURAH HUJAN DI WILAYAH MAKASSAR MENGGUNAKAN METODE WAVELET - NEURAL NETWORK

Indrabayu, . ( Teknik Elektro UNHAS ) , Harun, Nadjamuddin ( Teknik Elektro UNHAS ) , Pallu, M. Saleh ( Teknik Sipil UNHAS ) , Achmad, Andani ( Teknik Elektro UNHAS )

ELEKTRIKAL ENJINIRING Vol 9, No 2 (2011): ELEKTRIKAL ENJINIRING Edisi Vol-9 No. 2 Mei-Agust 2011
Publisher : Jurusan Elektro UNHAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.472 KB)

Abstract

Paper ini melakukan prediksi hujan dengan menggunakan metode hybrid Wavelet-Neural Network dengan data harian mentah dari penelitian sebelumnya yang didapatkan dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika). Terdapat lima parameter cuaca yang dipakai untuk sistem prediksi Wavelet-Neural Network yaitu temperatur, kelembaban, kecepatan angin,tekanan udara, dan curah hujan. Sebelum memprediksi, terlebih dahulu menggunakan sistem pelatihan yang berguna agar hasil keluaran mempelajari pola dari masukan-masukan sebelumnya. Dalam sistem pelatihan kelima variabel tersebut kemudian dikompres menggunakan wavelet method setelah itu diprediksi dengan metode neural network backpropagation dan hasil dari sistem pelatihan tersebut barulah digunakan untuk memprediksi sekaligus memvalidasi antara data real dan data prediksi intensitas curah hujan harian pada tahun 2009, 2010, dan 2011. Khusus untuk tahun 2012, tidak diperoleh data real dari penelitian sebelumnya maupun dari BMKG setempat.Jadi, keakuratan curah hujan pada tahun 2009 yang hanya menggunakan metode Neural Network memiliki tingkat keakuratan mencapai 67,12% dan pada saat menggunakan metode Wavelet-Neural Network, tingkat keakuratan mencapai 81,09% . Dapat disimpulkan bahwa pada saat menggunakan wavelet, persentase prediksi mengalami kenaikan sebesar 13,97%. Untuk tahun 2010 yang menggunakan metode Wavelet-Neural Network, tingkat keakuratan mencapai 63,83%. Keakuratan menjadi turun drastis disebabkan karena badai La Nina dan El Nino yang terjadi pada tahun 2010. Sedangkan pada tahun 2011 yang menggunakan metode Wavelet-Neural Network, tingkat keakuratan mencapai 74,79%.

STUDI PENEMPATAN KAPASITOR PADA SISTEM DISTRIBUSI

Waris, Tadjuddin ( Teknik Elektro UNHAS ) , Kitta, Ikhlas ( Teknik Elektro UNHAS )

ELEKTRIKAL ENJINIRING Vol 9, No 2 (2011): ELEKTRIKAL ENJINIRING Edisi Vol-9 No. 2 Mei-Agust 2011
Publisher : Jurusan Elektro UNHAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.639 KB)

Abstract

Sistem distribusi merupakan bagian dari sistem tenaga listrik yang berguna untuk menyalurkan tenaga listrik dari sumber daya listrik sampai ke konsumen. Pertumbuhan beban pada sistem distribusi semakin meningkat terus – menerus yang diikuti dengan peningkatan permintaan suplai daya reaktif. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menyuplai daya reaktif pada sistem distribusi, adalah dengan menambahan bank kapasitor pada titik (bus) yang lemah. Penambahan daya reaktif pada sistem memungkinkan diperoleh perbaikan pada sistem berupa losses daya yang lebih kecil sebesar 6.657 MW. Simulasi harmonisa pada sistem kelistrikan pabrik Tonasa V PT Semen Tonasa dilakukan dengan menggunakan software ETAP Power Station 7.0.0, merupakan software yang dapat menampilkan secara grapichal interface. Dilakukan beberapa simulasi yaitu saat sebelum dan setelah terpasang kapasitor. Untuk memperbaiki kondisi Sistem Distribusi Pabrik Semen Tonasa V maka diperlukan 6800 kVar atau sebesar 28 unit kapasitor bank masing-masing sebanyak 11 kapasitor senilai 400 kVar perbank pada bus 580 TB 02, 8 kapasitor senilai 200 kVar perbank pada bus 581 SS 51, 9 kapasitor senilai 200 kVar pada bus 582 ER 51.

PENENTUAN LEVEL AIR TANGKI DENGAN SISTEM KENDALI

Achmad, Andani ( Teknik Elektro UNHAS ) , Umraeni, A. Ejah ( Teknik Elektro UNHAS )

ELEKTRIKAL ENJINIRING Vol 9, No 2 (2011): ELEKTRIKAL ENJINIRING Edisi Vol-9 No. 2 Mei-Agust 2011
Publisher : Jurusan Elektro UNHAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.799 KB)

Abstract

Pompa air yang baik adalah pompa air yang ditunjang dengan suatu alat yang dapat mengontrol ketinggian level air pada bak penampungan atau tangki. Dengan adanya pengontrol ketinggian level air pada tangki maka, penggunaan air yang berlebih bisa diatasi. IC LM339 merupakan salah satu jenis IC Op-Amp yang dapat digunakan sebagai alat pendeteksi ketinggian level air dalam tamgki. Dengan tambahan komponen seperti transistor yang bertugas sebagai switch, maka LM339 dapat mengontrol transistor agar men-drive relay untuk menjalankan atau memberhentikan mesin pompa air. Pengujian alat ini menyatakan bahwa, tegangan kerja rangkaian Op-Amp comparator adalah pada kisaran 7-8 volt. Dimana level tegangan referensi dari Op-Amp comparator tersebut adalah 4,85 volt.

PENENTUAN MORFOLOGI SEL DARAH MERAH (ERITROSIT) BERBASIS PENGOLAHAN CITRA DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN

Warni, Elly

ELEKTRIKAL ENJINIRING Vol 7, No 2 (2009): ELEKTRIKAL ENJINIRING Edisi Vol-7 No. 3 Okt-Des 2009
Publisher : Jurusan Elektro UNHAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.2 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan memebuat statu sstem yang dapat menentukan morfologi normal dan abnormal sel drah  merah pada  citra  digital.  Penelitiaan  ini  menggunakan  citra  normal dan  abnormal  sel  darah  merah  yang berasal  dari  Lembaga Penelitian  ABX  dari   Montpeller  Perancis,  jumlah  sampel yang digunakan  sebanyak  175 sampel  yang  terbagi  atas  105 sampel  citra  latih  dan  70  sampel  citra  uji,  dilakukan  secara bertahap,  yaitu  (1) pengolahan  citra  yang  meliputi  akuisisi citra,  grayscale,  dan  deteksi  tepi,  (2)  ekstraksiciri,  dan  (3) identifikasi dengan menggunakan jeringan syaraf tirun yang berupa pelatihan dan pengenalan

ALTERNATIF PEMBUKTIAN DAN PENERAPAN TEOREMA BONDY

*, Hasmawati

ELEKTRIKAL ENJINIRING Vol 7, No 2 (2009): ELEKTRIKAL ENJINIRING Edisi Vol-7 No. 3 Okt-Des 2009
Publisher : Jurusan Elektro UNHAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.955 KB)

Abstract

Graf  yang  memuat  semua  siklus  dari  yang  terkecil  sampai ke  yang  terbesar  disebut  pansiklis.  Teorema Bondy menyebutkan bahwa jika G berorde n dan δ(G)≥n/2, maka G adalah pansiklis atau G=K_(n/2,n/2) untuk n genap. Sementara itu, graf dengan siklus yang memuat semua titik dari graf tersebut disebut graf Hamilton. Dalam makalah ini akan ditunjukkan bahwa graf Hamilton yang dilengkapi dengan syarat tertentu juga memuat siklus dari yang  terkecil  sampai  yang terbesar.  Dengan  demikian,  karakteristik  graf  Hamilton dengan  sifat-sifat  tertentu tersebut dapat digunakan untuk membuktikan teorema Bondy.

MODEL TEKNIK KEAMANAN VOIP DENGAN VIRTUAL PRIVATE NETWORKING KRIPTOGRAFI PADA JARINGAN WIRELESS LAN 802.11B DAN KORELASI TERHADAP INTELLIGIBILITY SUARA DAN BANDWIDTH VOIP

Syafruddin Syarif, Irwan Marjan,

ELEKTRIKAL ENJINIRING Vol 7, No 1 (2009): ELEKTRIKAL ENJINIRING Edisi Vol-7 No. 1 Jan-April 2009
Publisher : Jurusan Elektro UNHAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.575 KB)

Abstract

Voice  Over  Internet  Protocol  (VoIP)  merupakan  suat terobosan  dalam  komunikasi  data.  Penggunaan Teknologi VoIP  pada  jaringan  nir-kabel  (Wireless  LAN)  802.11b memberikan  kemudahan  pergerakan  pengguna (mobility). Namun demikian faktor keamanan data pada VoIP masih rentan terhadap kemungkinan penyalahgunaan (abuse), hacking, data-sniffing dan berbagai macam ancaman lainnya. Pada  paper  ini  telah  dicapai  suatu  system  yang dapat  digunakan  untuk  mengamankan  komunikasi  VoIP pada jaringan  nir-kabel.  Dengan  menggunakan  teknologi Virtual  Private  Networking  (VPN)  dapat  digunakan untuk mengamankan jalur yang digunakan, serta metode kriptografi pada aplikasi VoIP dapat mengacak suara yang akan dikirimkan sehingga tidak dapat disadap.  Dengan eksperimen yang telah dilakukan, penggunaan sistem VPN dan kriptografi pada VoIP Sistem Operasi Linux dengan jaringan nir-kabel 802.11b terdapat korelasi terhada bandwidth dan intelligibility suara.

SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMELIHARAAN UNTUK INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DENGAN GABUNGAN MODEL OPTIMASI

Anton Satria Prabuwono, H. Tahir Ali, Zulkifli Tahir, Burhanuddin Mohd. Aboobaider,

ELEKTRIKAL ENJINIRING Vol 7, No 1 (2009): ELEKTRIKAL ENJINIRING Edisi Vol-7 No. 1 Jan-April 2009
Publisher : Jurusan Elektro UNHAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.787 KB)

Abstract

Manajemen pemeliharaan merupakan salah satu fokus utama di sektor industri. Telah banyak fungsi fungsi pemeliharaan  dengan  bermacam-macam  model optimasi  telah  di  usulkan  dalam  manajemen pemeliharaan  ini. Tetapi,  hanya  sedikit  model  yang  telah di  implementasikan  ke  Industri  Kecil  dan  Menengah (IKM).  Permasalahan data dan kerancuan antara teori manajemen pemeliharaan dan prakteknya sering menjadi alasan utama. Di dalam jurnal  ini,  model  optimasi  yang baru  diusulkan  untuk  menjalankan  proses  komputasi  dan menghitung  frekuensi kerusakan dan rentang waktu kerusakan sebagai data permasalahan pemeliharaan dengan menggunakan “decision making grid” (DMG) dan sistem fuzzy untuk sistem pengambilan keputusan (SPK). Kedepannya, diharapkan setiap IKM dapat menggunakan sistem ini untuk membantu proses manajemen pemeliharaannya.