cover
Contact Name
Idul Hanzah Alid
Contact Email
idoel@undaris.ac.id
Phone
+622476911929
Journal Mail Official
bisecer@undaris.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNDARIS Jl. Tentara Pelajar No. 13 Ungaran 50514
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
BISECER (Business Economic Entrepreneurship)
ISSN : 25993097     EISSN : 27149986     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
BISECER (Business Economic Entrepreneurship) diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI (UNDARIS) Ungaran, Kabupaten Semarang. Jurnal ini mempublikasikan dua kali dalam satu tahun, setiap bulan Januari dan Juli. Jurnal ini dimaksudkan untuk menjadi jurnal ilmiah yang menerbitkan penelitian dan karya yang berkualitas tinggi. Dalam rangka menjamin jangkauan yang lebih luas dalam skala global, jurnal ini membuka peluang bagi siapa saja, peneliti, akademisi, praktisi dan mahasiswa dari seluruh dunia untuk menerbitkan manuskrip terbaik mereka dalam jurnal ini.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2017): Juni 2017" : 5 Documents clear
PENGARUH PERPUTARAN KAS, PIUTANG, PERSEDIAAN, DAN MODAL KERJA TERHADAP RENTABILITAS EKONOMI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2011-2014 Lestari, Atik
BISECER (Business Economic Entrepreneurship) Vol 1, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.43 KB)

Abstract

Abstrak indoAbstrak english
PENGARUH KEDISIPLINAN, PRESTASI, PENGEMBANGAN SDM TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU (BPMPPT) KABUPATEN SEMARANG Rohmawati, Ita
BISECER (Business Economic Entrepreneurship) Vol 1, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.823 KB)

Abstract

Kinerja pegawai merupakan aset penting yang dimiliki instansi. Untuk memperoleh kinerja yang baik perlu memperbaiki kedisiplinan, prestasi dan pengembangan SDM. Kedisiplinan pada instansi bertujuan untuk menertibkan pegawai, prestasi kerja untuk mendorong semangat kerja pegawai sedangkan pengembangan SDM mampu merubah pegawai untuk mengembangkan kemampuan yang di miliki. Rumusan masalah penelitian ini adalah adakah pengaruh kedisiplinan, prestasi dan pengembangan SDM terhadap kinerja pegawai di BPMPT Kabupaten semarang?.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah pengaruh kedisiplinan, prestasi dan pengembangan SDM terhadap kinerja pegawai BPMPT Kabupaten Semarang.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kausal. Analisis data yang digunakan adalah uji validitas dan relabilitas, analisis regresi berganda dan sederhana, korelasi berganda dan sederhana, determinasi dan uji t serta uji f. Hasil penelitian menunjukkan kedisiplinan berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai BPMPT dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,393 dan nilai t hitung 2,513 > t tabel 0,3494. Prestasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai BPMPT dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,171 dan nilai t hitung 2,168 > t tabel 0,3494. Pengembangan SDM berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai BPMPT dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,348 dan nilai t hitung 2,325 > t tabel 0,3494. Kedisiplinan, prestasi dan pengembangan SDM berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai fhitung 4,179>Ftabel 4.17 dan nilai sign 0,015a .Instansi sebaiknya menegakkan kedisiplinan dengan memperinci kembali peraturan ? peraturan kerja yang ingin diterapkan sehingga pegawai lebih paham dan tidak melakukan pelanggaran, memberikan insentif berupa bonus dan penghargaan agar tingkat prestasi pegawai meningkat dan sering mengikuti seminar untuk mengembangkan kemampuan pegawai dalam menguasai program baru dalam instansi.
Analisis terhadap Sektor Ekonomi Prioritas, Pendapatan Masyarakat, dan Kesempatan Kerja di Indonesia (Pendekatan Input Output) Hakim, Arif Rahman; Subanti, Sri; Nopiana, Medi; Suryatama, Fajar
BISECER (Business Economic Entrepreneurship) Vol 1, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.963 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui peran sektor ekonomi prioritas terhadap kesempatan kerja dan pendapatan masyarakat di Indonesia. Analisa dalam tulisan ini melibatkan sembilan sektor ekonomi yang merupakan hasil klasifikasi dari tabel input-output tahun 1995 dan 2005. Hasil studi menemukan bahwa sektor jasa memberi pengganda pendapatan terbesar sedangkan sektor pertanian memiliki kesempatan kerja terbesar. Sektor pertambangan memiliki peran terkecil dalam kesempatan kerja dan pendapatan masyarakat di Indonesia.
PENGARUH TANGIBILITY ASSET, PROFITABILITY, SIZE, BUSINESS RISK DAN GROWTH OPPORTUNITIES, TERHADAP KEBIJAKAN LEVERAGE PERUSAHAAN Suryatama, Fajar
BISECER (Business Economic Entrepreneurship) Vol 1, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.31 KB)

Abstract

ABSTRACTThe differences of the result research of factors which influence the policy of company leverage, push the writer to do re-research to get the current research. The research is focused on several factors which cover active structure, profitability, the company size, business risk and the company growth level in order to be known how the independent variable influence toward dependent variable.The object research is taken from the manufacture company which are listed and go public in Jakarta Stock Exchange from 2000 to 2004. The research sample is taken by using purposive sampling method with judgement type sample sampling, the sample taken fulfill the requirement and special criteria. The research takes sample from 40 companies.The research sample shows that the influences of active structure, profitability, the company size, the business risk and the company growth level toward the company leverage policy as a whole are 23% and 77% respectively the others are company leverage structure, so does the variable of the company growth level. While for the profitability variable, the company size and business risk have influences toward the company leverage policy.Keywords : Tangibility Asset, Profitability, Size, Business Risk, Growth Opportunities and Leverage.
PENGARUH KONFLIK KERJA, KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DEPARTEMEN SEWING (Studi Empiris Pada PT Liebra Permana di Bawen Kabupaten Semarang) Wati, Rani Angger
BISECER (Business Economic Entrepreneurship) Vol 1, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.268 KB)

Abstract

 Konflik kerja yang terjadi dalam suatu perusahaan berpengaruh terhadap penurunan kinerja karyawan, sehingga dapat menyebabkan tidak tercapainya tujuan dan harapan perusahaan. Secara teori mengatakan bahwa konflik kerja tidak bisa dihindari tetapi bisa diminimalkan agar konflik kerja tidak mengarah pada perpecahan, permusuhan yang dapat mengakibatkan suatu organisasi mengalami kerugian karena menurunnya kinerja karyawan. Kepemimpinan yang efektif dan mampu menciptakan komunikasi kerja yang kondusif dapat meningkatkan kinerja karyawan. Secara teori mengatakan bahwa pemimpin yang melaksanakan kepemimpinannya dengan efektif dan dapat menggerakkan orang kearah tujuan yang dicita-citakan, akan menjadi panutan dan teladan. Sebaliknya pemimpin yang keberadaannya hanya sebagai figur dan tidak memiliki pengaruh akan mengakibatkan kinerja karyawan dan organisasi menjadi lambat atau menurun. Motivasi kerja akan berdampak pada peningkatan kinerja, namun sebaliknya karyawan yang bekerja tanpa adanya motivasi kerja akan cenderung malas dalam bekerja tanpa target yang optimal. Secara teori mengatakan peningkatan motivasi kerja akan memberikan peningkatan yang sangat berarti bagi peningkatan kinerja karyawan dalam melaksanakan pekerjaannya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah konflik kerja, kepemimpinan, motivasi kerja secara parsial dan simultan berpengaruh terhadap kinerja karyawan departemen sewing pada PT Liebra Permana?. Tujuan penelitian untuk mengetahui ada atau tidak ada pengaruh konflik kerja, kepemimpinan, motivasi kerja secara parsial dan simultan terhadap kinerja karyawan departemen sewing pada PT Liebra Permana.Jenis penelitian eksplanatori dan lokasi penelitian di PT Liebra Permana, yang terletak dijalan Soekarno-Hatta Km 31 Desa Harjosari Bawen-Semarang kode pos 50661 Jawa Tengah-Indonesia. Populasi 2.160 orang dan sampel sebanyak 96 responden dengan menggunakan rumus slovin dan teknik sampling menggunakan random sampling.Hasil penelitian diketahui persamaan regresi berganda Y = 2,359 - 0,009X1  + 0,811X2  +0,125X3.  Uji t (parsial) diketahui konflik kerja terhadap kinerja karyawan menunjukkan thitung  -0,352 < ttabel -1,986 dan signifikan 0,725 > 0,05 artinya konflik kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan. Kepemimpinan terhadap kinerja karyawan menunjukkan thitung 22,421 > ttabel 1,986 dan signifikan 0,000 < 0,05 artinya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Motivasi kerja terhadap kinerja karyawan menunjukkan thitung 3,273 > ttabel 1,986 dan signifikan 0,002 < 0,05 artinya motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Uji F (simultan) diketahui konflik kerja, kepemimpinan, motivasi kerja secara simultan terhadap kinerja karyawan menunjukkan Fhitung 399,614 > Ftabel 2,700 dan sig. 0,000 < 0,05 artinya konflik kerja, kepemimpinan, motivasi kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.Disarankan untuk mengurangi konflik kerja dapat dilakukan dengan pembagian tekanan kerja dan tuntutan tugas yang adil. Manajemen perusahaan dapat memilih pemimpin yang melaksankan kepemimpinannya dengan efektif yang disesuaikan dengan kondisi dan situasi perusahaan. Pemberian motivasi oleh pimpinan dapat dilakukan dengan memberikan dorongan berupa pengakuan dan penghargaan atas prestasi kerja yang baik. Karyawan lebih meningkatkan kinerja dengan kualitas output yang baik sehingga kerusakan produksi dapat ditekan seminimal mungkin.

Page 1 of 1 | Total Record : 5