cover
Contact Name
Agung Abadi Kiswandono
Contact Email
agung.abadi@fmipa.unila.ac.id
Phone
+6281329121722
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung, 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25408224     EISSN : 25408267     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/aec
Jurnal Analit merupakan jurnal ilmiah yang berisikan hasil penelitian, dan review. Jurnal ini ditujukan untuk mempublikasikan hasil temuan dalam bidang Kimia Analitik dan Kimia Lingkungan. Jurnal Analit terbit secara berkala, yakni dua kali dalam setahun (April dan Oktober).
Articles 59 Documents
UJI KEMAMPUAN KITOSAN DAN SELULOSA PADA PROSES PENJERAPAN LOGAM Fe DAN Zn YANG TERKANDUNG DALAM LIMBAH OLI BEKAS DENGAN METODE KOLOM FILTRASI Febriasari, Arifina; Maulana, Agan; Nurdin, Nurdin
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 1, No 1 (2016): ANALIT : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah oli bekas mengandung beberapa zat pencemar. Diantara zat pencemar tersebut adalah logam berat yang termasuk dalam golongan limbah B3. Pada artikel ini akan diuraikan hasil dari penelitian mengenai uji kemampuan kitosan dan selulosa dalam menjerap logam pencemar Fe dan Zn yang terkandung di dalam limbah oli bekas dengan metode kolom filtrasi. Limbah oli bekas dilewatkan pada suatu kolom filtrasi yang telah diisi kitosan dan selulosa dengan perbandingan (kitosan:selulosa w/w) berturut-turut; 3:1, 6:1, dan 9:1, kemudian dianalisis kandungan Fe dan Zn pada masing-masing sampel untuk mengetahui prosentase perubahan konsentrasi logam Fe dan Zn di dalam limbah oli bekas dengan instrument AAS. Berdasarkan hasil penelitian, perbandingan optimum kitosan dengan selulosa untuk penjerapan logam Fe adalah 9:1 (w/w) dengan penurunan sebesar 45,65 %, sedangkan perbandingan optimum kitosan dengan selulosa untuk penjerapan logam Zn adalah 6:1 (w/w) dengan penurunan sebesar 13,33 %.
ANALISIS SENYAWA TRIFENILTIMAH(IV) BENZOAT SECARA VOLTAMMETRI GELOMBANG PERSEGI Nurun, Ulfatun; Qudus, Hardoko Insan
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 2, No 1 (2017): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan analisis senyawa trifeniltimah(IV) benzoat menggunakan elektrode kerja emas dengan teknik voltammetri gelombang persegi.? Mengingat aplikasinya ke depan yang dikaitkan dengan daya guna dan tingkat bahayanya, maka pada penelitian ini telah disiapkan metode analisis kimia terhadap senyawa tersebut menggunakan teknik voltammetri gelombang persegi. Untuk memvalidasi metode tersebut, maka dilakukan dengan cara membuat larutan standar trifeniltimah(IV) benzoat yang divariasikan konsentrasinya pada saat pengukuran dalam sistim pelarut air-DMSO dan konsentrasi elektrolit pendukung NaCl 0,02 M. Pengukuran larutan standar trifeniltimah(IV) benzoat dilakukan dengan teknik voltammetri gelombang persegi pada jendela potensial 700 ? 1400 mV pada laju selusur potensial 100 mV/detik, menggunakan elektrode bantu platina (Pt) dan elektrode acuan pseudo kawat perak (Ag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi terhadap metode analisis dengan teknik voltammetri gelombang persegi untuk analisis senyawa trifeniltimah(IV) benzoat memberikan persamaan regresi ip = 2,070 C + 9,180; K oefisien korelasi kurva kalibrasi (r) = 0,99499; Sensitivitas (S) = 2,070 ?A/mM; limit deteksi ( ) = 4,090 10-4M; dan? Standar deviasi relatif (R ) = 2,967 %.
Cover Depan Jurnal ANALIT No. 3 Vol. 1 Tahun 2018 Depan, Cover
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 3, No 1 (2018): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analit: Analytical and Environmental Chemistry merupakan jurnal ilmiah yang berisikan kumpulan artikel dari hasil penelitian dan temuan teknologi bidang kimia analitik dan kimia lingkungan serta ulasan perkembangan sains kimia analitik dan lingkungan dalam bentuk review yang asli dan belum pernah dipublikasikan. Naskah dikirim melalui alamat email kemudian naskah yang masuk akan direview oleh Tim Reviewer yang terdiri dari Tim Reviewer internal dan mitra bestari (Tim Reviewer eksternal).? Penerbitan jurnal dilakukan secara berkala setiap enam bulan sekali, yaitu setiap bulan April dan Oktober.? ISSN Analit: Analytical and Environmental Chemistry diterbitkan oleh Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PDII LIPI), yaitu ISSN 2540-8224 (versi cetak), SK No: 0005.25408224/JI.3.1/SK.ISSN/2016.09 dan ISSN 2540-8267 (versi online), SK No: 0005.25408267/JI.3.1/SK.ISSN/2016.09.
Review : Fitoremidiasi Limbah Logam Berat dengan Tumbuhan Akar Wangi (Vetiveria zizanioides L) Ambarwati, Yuli; Bahri, Syaiful
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 3, No 2 (2018): Analit: Analytical and Environmental Chemistry Volume 3, No. 02, Oktober 2018
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fitoremediasi adalah teknologi pembersihan, penghilangan atau penguranganpolutan berbahaya, seperti logam berat, pestisida, dan senyawa organik beracundalam tanah atau air dengan menggunakan bantuan tanaman (hiperaccumulatorplant). Tanaman akar wangi atau vetiver merupakan tanaman dari famili Gramineae(rumput-rumputan) yang masih satu famili dengan serai wangi (citronella) dan seraidapur (lemon grass). Kelebihan tanaman ini adalah kemampuannya untukmenyerap bahan bahan racun berbahaya (B3) dan logam berat yang mungkinterbawa dalam sampah dan meresap ke dalam tanah. Disamping itu akar daritanaman ini memberikan bau aroma khas yang juga dapat dimanfaatkan untuk bahanbaku industri aromaterapi (Kastaman dkk, 2007). Vetiver pun memilikikemampuan untuk mengolah polutan dan pencemar air, misalnya limbah dari pabrik,lindi atau air dari pembuangan sampah, maupun air dari bisnis pencucian mobil yangbanyak mengandung zat-zat kimia. Penggunaan akar wangi sebagai fitoremidiasiterhadap logam cadmium (Cd) telah berhasil dilakukan oleh Patandungan dkk.,(2012). Data ini membuka peluang untuk fitoremidiasi logam berat yang lain seperti timbal (Pb), merkuri (Hg), seng (Zn), Kromium (Cr) dan logam berat lain.DOI:?http://dx.doi.org/10.23960/aec.v3.i2.2018.p139-147
KAJIAN INDEKS STANDAR PENCEMAR UDARA (ISPU) SULFUR DIOKSIDA (SO2) SEBAGAI POLUTAN UDARA PADA TIGA LOKASI DI KOTA BANDAR LAMPUNG Yunita, Ria Dwi; Kiswandono, Agung Abadi
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 2, No 1 (2017): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komponen pencemar udara berdasarkan Peraturan Pemerintah No.41 tahun 1999 adalah partikulat berukuran 10 ?m (PM10), karbon monoksida (CO), oksidan dalam bentuk ozon (O3), nitrogen dioksida (NO2), dan sulfur dioksida (SO2). Telah dilakukan perhitungan indeks pencemar udara untuk sulfur dioksida (SO2) pada tiga lokasi di kota Bandar Lampung, yaitu Jl. Wolter Monginsidi, Jl. Yos Sudarso, dan? Jl. Z.A. Pagar Alam. Perhitungan indeks pencemar udara tersebut berdasarkan KEP-45/MENLH/10/1997 tentang ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara).? Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan ISPU SO2 pada tiga lokasi tersebut masing-masing adalah? 59,87; 56,37; dan 58,72. Sehingga, tingkat kualitas SO2 pada tiga lokasi di kota Bandar Lampung masih dalam kategori baik.
EFEKTIVITAS FOTODEGRADASI ZAT WARNA ALIZARINE RED-S MENGGUNAKAN OKSIDATOR HIDROGEN PEROKSIDA (H2O2) DAN FOTOKATALIS TiO2 Nugroho, Rizky Tejo; Fajriati, Imelda
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 2, No 2 (2017): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mempelajari efektivitas fotodegradasi Alizarine Red-S adanya variabel senyawa oksidator, waktu kontak, massa katalis dan pH. Pengaruh konsentrasi oksidator (H2O2) dilakukan dengan mereaksikan zat warna dan H2O2 konsentrasi 1%, 3%, 6%, 9% dan 12% menggunakan fotokatalis TiO2. Hasil fotodegradasi dianalisis menggunakan ANOVA 1 Faktor. Pengaruh waktu kontak dilakukan dengan mereaksikan zat warna dan H2O2menggunakn fotokatalis TiO2 dengan variasi waktu kontak 30, 40, 50, 60 dan 70 menit. Pengaruh massa fotokatalis TiO2 dipelajari dengan mereaksikan zat warna dan H2O2 menggunakan? fotokatalis TiO2 dengan massa 10, 20, 30 dan 40 mg. Pengaruh pH dipelajari dengan mereaksikan zat warna dan H2O2 menggunakan fotokatalis TiO2 dengan pH 6, 8 dan 10. Hasil fotodegradasi dari masing-masing pengaruh dianalisis menggunakan ANOVA 2 Faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, konsentrasi H2O2 berpengaruh signifikan terhadap fotodegradasi zat warna karena nilai F hitung > F tabel yaitu 26,38994 > 4,964603. Waktu kontak juga berpengaruh signifikan terhadap fotodegradasi zat warna karena nilai F hitung > F tabel yaitu 6,878603 > 6,388233. Untuk variasi massa fotokatalis TiO2 tidak berpengaruh signifikan terhadap fotodegradasi zat warna karena nilai F hitung < F tabel yaitu 1,920771 < 9,276628. Selanjutnya, variasi pH tidak berpengaruh signifikan terhadap fotodegradasi zat warna karena nilai F hitung < F tabel yaitu 0,606747 < 19.
STUDI ANALISIS ION LOGAM Cd(II) DENGAN ASAM TANAT MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER ULTRAUNGU-TAMPAK Ariska, Nova; Supriyanto, Supriyanto; Rinawati, Rinawati; Kiswandono, Agung Abadi
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 3, No 2 (2018): Analit: Analytical and Environmental Chemistry Volume 3, No. 02, Oktober 2018
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan studi analisis ion logam Cd(II) dengan asam tanat menggunakan spektrofotometer ultraungu-tampak. Studi? ini dilakukan untuk mengetahui panjang gelombang maksimum pada pH optimum, konsentrasi optimum, volume optimum dan waktu kestabilan untuk senyawa kompleks asam tanat-ion logam Cd(II). Kadmium merupakan salah satu logam berat yang memiliki orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron bebas dari asam tanat yang bertindak sebagai ligan dan dapat membentuk senyawa kompleks. Analisis kompleks asam tanat-Cd(II) dilakukan menggunakan spektrofotometer ultraungu-tampak. Hasil pengukuran optimasi asam tanat-Cd(II) diperoleh pH optimum 10 dengan panjang gelombang 477 nm, perbandingan stoikiometri variasi konsentrasi asam tanat:Cd(II) yaitu 4:1, perbandingan stoikiometri variasi volume asam tanat:Cd(II) yaitu 2:1, dan waktu kestabilan 20 menit. Validasi metode pada logam Cd(II) menunjukkan nilai r sebesar 0,9996, nilai LoD dan LoQ yang diperoleh sebesar 0,041 dan 0,137, uji presisi diperoleh nilai SD sebesar 0,036 dan %RSD sebesar 1,256%, nilai % perolehan kembali yang dihasilkan sebesar 87,96%.DOI:?http://dx.doi.org/10.23960/aec.v3.i2.2018.p79-90
PENGEMBANGAN METODE PENETAPAN KADAR METIL PREDNISOLON DALAM SEDIAAN DRY INJECTION DENGAN KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI (KCKT) Kurnia, Dew; Pujilestari, Eny Tri; Pamudjo, Indro
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 4, No 1 (2019): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penetapan kadar metil prednisolon berdasarkan United States Pharmacopeia (USP) adalah menggunakan kolom L3 4 mm x 25cm dan eluen butil klorida : butil klorida jenuh air : tetrahidrofuran : metanol dan asam asetat glasial (95:95:14:7:6). Tetrahidrofuran memiliki sifat oksidatif sehingga dapat merusak kolom. Oleh karena itu, dilakukan pengembangan metode penetapan kadar metil prednisolon dengan cara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) menggunakan kolom C18 dengan fase gerak asetonitril : metanol (45:55); laju alir 1,0 ml/menit; panjang gelombang 243 nm, dan volume penyuntikan 20 ?L. Pada hasil validasi diperoleh nilai linieritas yang baik (r = 0,9969).. Hasil perolehan kembali (% recovery) = 100,38% ? 101,17%. Dari hasil uji presisi diperoleh % RSD sebesar 0,12% yang memenuhi syarat ? 2. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan metode dan hasil validasi tersebut dapat digunakan untuk analisis penetapan kadar metil prednisolon dalam sediaan dry injection.DOI:: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v4.i1.2019.p13-25
TINGKAT PENCEMARAN LOGAM KADMIUM (Cd) DAN KOBALT (Co) PADA SEDIMEN DI SEKITAR PESISIR BANDAR LAMPUNG Pratiwi, Daniar Febriliani; Hidayat, Diky; Pratama, Dian Septiani
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 1, No 1 (2016): ANALIT : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang tingkat pencemaran logam kadmium (Cd) dan kobalt (Co) pada sedimen disekitar pesisir Bandar Lampung.? Konsentrasi logam kadmium dan kobalt di tentukan dengan menggunakan spektrofotometer Serapan Atom (SSA) dengan menggunakan tiga validasi metode yaitu linearitas, limit deteksi dan presisi.? Hasil analisis menunjukan konsentrasi logam kadmium (Cd) berada pada rentang 7,413? ?? 0,009 ppm hingga 7,221 ? 0,008 ppm, konsentrasi logam kadmium berada diatas ambang baku mutu yang ditetapkan oleh National Sediment Quality Survey USEPA dan The Ontario Ministry of The Environment.? Konsentrasi logam kobalt (Co) berada pada rentang 298,346 ? 3,309 ppm hingga 258,639 ? 1,103 ppm, konsentrasi logam kobalt berada diatas ambang baku mutu yang ditetapkan oleh National Sediment Quality Survey USEPA dan The Ontario Ministry of The Environment.? Validasi metode pada penentuan konsentrasi logam kadmium (Cd) dan kobalt (Co) dalam sedimen menunjukan nilai koefisien korelasi pada masing- masing logam yaitu 99,8 % dan 99,9 %; limit deteksi pada masing-masing logam 0,000175 ppm dan 8,155787 ppm; presisi dengan nilai RSD <11 % dan <5%.
PENGARUH HNO3 PADA ANALISIS Cr(III) MENGGUNAKAN ASAM TANAT SECARA SPEKTROFOTOMETRI ULTRAUNGU-TAMPAK Supriyanto, R.; Kiswandono, Agung Abadi
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 2, No 2 (2017): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak negatif yang ditimbulkan dari berkembangnya dunia industri adalah peningkatan konsentrasi bahan-bahan pencemar yang mengganggu lingkungan seperti Logam kromium. Logam kromium dalam lingkungan yang paling umum ditemukan dalam dua bentuk ion spesies, yaitu ion Cr(III) dan ion Cr(VI). Metode analisis Cr(III) dengan pembentukan kompleks dengan asam tanat dipengaruhi oleh asam/basa.? Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa konsentrasi terbaik pada penambahan asam nitrat terhadap kompleks Cr(III) dengan asam tanat adalah 4 mM, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kestabilan pada penambahan asam nitrat adalah setelah menit ke 5, tidak terjadi gangguan pada penambahan asam nitrat terhadap kompleks Cr(III) dengan asam tanat pada konsentrasi ?4 ppm untuk ion Ni(II) dan konsentrasi ?4 ppm Mo(II) serta konsentrasi ?10ppm Ca(II).