cover
Contact Name
Evinna Cinda Hendriana
Contact Email
evinnacinda@yahoo.com
Phone
+6285393531008
Journal Mail Official
journal@stkipsingkawang.ac.id
Editorial Address
Jalan STKIP - Kelurahan Naram, Singkawang, Kalimantan Barat
Location
Kota singkawang,
Kalimantan barat
INDONESIA
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Published by STKIP Singkawang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia is a peer-reviewed scientific open access, with e-ISSN : 2477-8435 and p-ISSN 2477-5940 published by Institute for Managing and Publishing Scientific Journals at STKIP Singkawang, Indonesia in 2015. In Last 2016 Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia has built Organization and Editorial team to publish scientific paper. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia is an-Opened Access journal and published twice a year every Maret and August. It publishes the research (no longer than 5 years after the draft proposed) in term of learning, teaching, education in elementary school. All finding in scientific paper can be published in this journal.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 34 Documents
The internalization of Value in Thematic Learning Scientific Nuances by Primary Teacher Education Sabri, Tahmid
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 3, No 1 (2018): Volume 3 Number 1 March 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (917.646 KB) | DOI: 10.26737/jpdi.v3i1.613

Abstract

Internalizing the value of character in primary school children is fundamental, but the reality in school teachers is still difficult to do because of the inappropriateness of the approach used. The solution needs to be addressed by a scientific approach so that this study is expected to describe the design of learning to its implementation. This research uses the method of description through class action done by students peer teaching fellow colleagues. The findings show that the design of value internalization in scientific learning can be done well by the students from the mapping of themed concepts and sub-themes to the determination of KI, KD, Indicator, objective formulation, activities, and integrated evaluation of attitudes, skills, and knowledge in an integrated manner. Similarly, the well-packed implementation of the initial activity, the core activities to the final activity, it looks the scientific nuances that deliver the internalization of values on the participants of learning that will personally on themselves as individuals who are pious, noble, intelligent, skilled, creative , discipline, independence, responsibility and democratic. This achievement cannot be separated from the various obstacles experienced by students but can be overcome, so as not to reduce the acquisition of expected learning outcomes. The results of this study are expected to be used as a basic capital for the development of thematic learning either for the needs of students who are teaching in elementary school or for the development of integrated therapeutic learning in elementary school.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PENJASKES POKOK BAHASAN TEKNIK DASAR RENANG GAYA BEBAS DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS X DI SMK DAERAH SITUBONDO Bramantha, Heldie
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 2, No 2 (2017): VOLUME 2 NUMBER 2 SEPTEMBER 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.509 KB) | DOI: 10.26737/jpdi.v2i2.326

Abstract

Keberadaan Pendidikan Jasmani telah diakui oleh pemerintah dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 42 khususnya isi kurikulum pendidikan dasar dan menengah yang menetapkan pelajaran Pendidikan Jasmani sebagai mata pelajaran yang wajib diberikan di sekolah mulai tingkat SD sampai dengan SLTA. Maka guru Pendidikan jasmani harus mampu melakukan inovasi-inovasi yang membuat pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan agar siswa mudah untuk melakukan gerakan-gerakan yang anggap sulit. Pendekatan kontekstual ini diterapkan mengingat bahwa sejauh ini pendidikan masih didominasi oleh pandangan bahwa pengetahuan sebagai perangkat Uji coba produk ini digunakan untuk mengumpulkan data sebagai dasar untuk menetapkan tingkat kelayakan dari produk yang telah dihasilkan.dalam produk bagian ini hal yang harus diperhatikan adalah: (1) Desain uji coba, (2) subjek uji coba, (3) instrument pengumpulan data, (4) teknik analisis data. Berdasarkan analisis terhadap kebutuhan bahan ajar Penjaskes pokok bahasan teknik dasar renang gaya bebas dengan pendekatan kontekstual yang ditulis lengkap dan mudah dipahami. Berdasarkan dari hasil angket kebutuhan siswa dan guru, bahan aja ini akan berisi 3 bab, bab I: sejarah, bab II: hakekat renang, bab III:gerakan teknik dasar renang gaya bebas. Bahan ajar ini dikemas dengan dikemas dengan ukuran A4 dengan jumlah halaman 30 dan ukuran huruf 14. Nilai rata-rata yang diberian oleh guru terhadap prototype bahan ajar ini yaitu 86,25 dengan kategorisangat baik dan dari dosen ahli sebesar 74,25 dengan kategori baik. Setelah melakukan perbaikan, maka bahan ajar ini berisi 3 bab, bab I: mengenal renang, bab II: Gerakan teknik dasar renang, bab III:gerakan teknik dasar renang gaya bebas. Mengacu pada hasil penelitian tersebut, peneliti menyarankan agar guru membantu siswa dalam penggunaan bahan ajar ini agar dapat belajar Penjaskes pokok bahasan teknik dasar renang gaya bebas dengan baik. Selain itu, para peneliti lain disarankan agar melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap bahan ajar Penjaskes pokok bahasan teknik dasar renang gaya bebas dengan pendekatan kontekstual untuk melengkapi kekurangan pada bahan ajar tersebut dan untuk menguji efektivitas penggunaan bahan ajar Penjaskes pokok bahasan teknik dasar renang gaya bebas dengan pendekatan kontekstual.
Pengaruh Metode Pembelajaran Examples Non Examples Terhadap Kognitif Siswa Pada Materi Mengenal Penggunaan Uang Sesuai Dengan Kebutuhan Warkintin, Warkintin
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 1, No 1 (2016): Volume 1 Number 1 March 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v1i1.116

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh metode Examples Non Examples terhadap kognitif siswa Pada Materi Mengenal Penggunaan Uang Sesuai dengan Kebutuhan di Kelas III Sekolah Dasar Negeri No 47 Sinar Kasih. Metode yang digunakan metode kuantitatif deskriptif. Bentuk penelitian Quasi-Eksperimen. Hasil analisis data observasi guru dengan persentase 100%, berkriteria baik, sedangkan data observasi siswa dengan persentase rata-rata 86,93% berkriteria baik. Berdasarkan perhitungan hasil belajar siswa diperoleh nilai rata-rata pretest untuk kelas eksperimen 41,66, serta kelas kontrol 46,85 dan nilai rata-rata posttest untuk kelas eksperimen 77,59, serta kelas kontrol 69,07. Peningkatan Kognitif siswa dihitung dengan rumus Indeks Gains dan didapat nilai 0,62 artinya terdapat peningkatan yang tinggi kognitif siswa setelah menggunakan metode pembelajaran examples non examples. Teknik pengolahan data menggunakan Uji t-dua sampel karena jumlah siswa 27 orang kelas ekperimen dan 27 orang kelas kontrol serta data berdistribusi normal dan homogen. Hasil dari uji hipotesis diperoleh Pada hasil pretest diketahui bahwa nilai thitung adalah -1,7? sedangkan nilai ttabel pada ? = 5% dengan db (N1+N2-2 = 52) adalah 2,011. Hal ini berarti nilai thitung ?ttabelyaitu -1,7 ?? 2,011 maka Ho diterima yang artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan kognitif siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, sedangkan pada hasil posttest diketahui bahwa nilai thitung adalah 2,79? sedangkan nilai ttabel pada ? = 5% dengan db (N1+N2-2 = 52) adalah 2,011. Hal ini berarti nilai thitung ?ttabelyaitu 2,79 ?? 2,011 maka Ha diterima yang artinya? terdapat perbedaan yang signifikan kognitif siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil angket respon siswa dengan rata-rata 88,15% dengan kriteria sangat kuat.
Pembelajaran Missouri Matematika Kerja Berbasis Kontekstual: Materi Bangun Ruang Limas di Sekolah Dasar Mariyam, Mariyam; T, Ahmad Yani; Rosmaiyadi, Rosmaiyadi; P, Nindy Citroresmi; Wahyuni, Rika
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Number 2 September 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.085 KB) | DOI: 10.26737/jpdi.v3i2.808

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran pembelajaran Missouri Matematika Kerja terhadap hasil belajar siswa di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan bentuk Pre-eksperimental design. Rancangan yang digunakan adalah One-Shot Case Study. Teknik dan alat pengumpul data untuk ketuntasan menggunakan teknik pengukuran dengan alat berupa Post-Test dan Delayed test, pengamatan aktivitas menggunakan teknik observasi langsung dengan alat berupa lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, dan teknik komunikasi tak langsung yang berupa penyebaran angket respon siswa. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh model pembelajaran Missouri Matematika Kerja efektif digunakan terhadap hasil belajar siswa di Sekolah Dasar dengan kriteria ?(1) Pembelajaran menggunakan model pembelajaran Missouri Matematika Kerja (MMK) berbasis Kontekstual memberikan rata-rata rekapitulasi untuk persentase sebaran siswa berprilaku aktif sebesar 86,20% (hampir seluruhnya) dan? rata-rata rekapitulasi untuk persentase sebaran berprilaku pasif sebesar 13,80% (sebagian Kecil); (2) Ketuntasan hasil belajar siswa berdasarkan hasil Post-Test dan Delayed Test mencapai ketuntasan klasikal. Berdasarkan Post-Test terdapat 27 orang siswa tuntas atau sebesar 87,07% dan berdasarkan delayed? test terdapat 25 orang siswa tuntas atau sebesar 80,65% dari 31 orang yang mengikuti tes hasil belajar. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan uji proporsi satu sampel yaitu uji Z, pada Post-Test diperoleh Zhitung? > Ztabel yaitu ( 3,03 > 2,33) dan pada Delayed Test diperoleh Zhitung > Ztabel yaitu (2,36 > 2,33); (3) Respon siswa terhadap pembelajaran adalah positif dengan persentase tingkat kesetujuan terhadap pernyataan positif sebesar 85,16% (Sangat Setuju).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN GAYA BELAJAR AUDITORIAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS DI SEKOLAH DASAR Hendriana, Evinna Cinda
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 3, No 1 (2018): Volume 3 Number 1 March 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v3i1.484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning dan gaya belajar auditorial peserta didik terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas IV? di Sekolah Dasar Swasta Bina Anak Muslim Singkawang. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Variabel bebas (X) dalam penelitian ini adalah model pembelajaran Problem Based Learning (X1) dan gaya belajar auditorial (X2). Variabel terikat (Y) dalam penelitian ini adalah hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (Y). Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Sekolah Dasar Swasta Bina Anak Muslim Singkawang? yang berjumlah 34 orang peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IV di Sekolah Dasar Swasta Bina Anak Muslim Singkawang memberikan pengaruh yang signifikan terhadap meningkatnya hasil belajar peserta didik dengan nilai rata-rata 82,44. Sementara itu, gaya belajar peserta didik juga mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial dengan nilai rata-rata 70,4. Dari hasil penelitian ini diperoleh hasil bahwa pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning pada peserta didik dengan gaya belajar auditorial memberikan pengaruh yang kecil terhadap tingginya hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial peserta didik dengan effect size sebesar 0,32 dengan kriteria besarnya effect sizeberada pada katagori sedang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning dan gaya belajar auditorial peserta didik terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas IV? di Sekolah Dasar Swasta Bina Anak Muslim Singkawang. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Variabel bebas (X) dalam penelitian ini adalah model pembelajaran Problem Based Learning (X1) dan gaya belajar auditorial (X2). Variabel terikat (Y) dalam penelitian ini adalah hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (Y). Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Sekolah Dasar Swasta Bina Anak Muslim Singkawang? yang berjumlah 34 orang peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IV di Sekolah Dasar Swasta Bina Anak Muslim Singkawang memberikan pengaruh yang signifikan terhadap meningkatnya hasil belajar peserta didik dengan nilai rata-rata 82,44. Sementara itu, gaya belajar peserta didik juga mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial dengan nilai rata-rata 70,4. Dari hasil penelitian ini diperoleh hasil bahwa pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning pada peserta didik dengan gaya belajar auditorial memberikan pengaruh yang kecil terhadap tingginya hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial peserta didik dengan effect size sebesar 0,32 dengan kriteria besarnya effect size berada pada katagori sedang.
PAIKEM APPLICATION ON PROCLAMATION APPROACH OF INDONESIA’S INDEPENDENCE MATERIAL (TO INCREASE STUDY ACTIVITY AND RESULT) Sakdiyah, Siti Halimatus; Harun, Harun
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): VOLUME 2 NUMBER 1 MARCH 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.841 KB) | DOI: 10.26737/jpdi.v2i1.265

Abstract

This article is proposed to increase activity and study result student of IPS subject? On Proclamation Approach of Indonesia?s Independence material. PAIKEM is one of active learning, innovative, creative, effective, and enjoyable. This research is Classroom Action Research (PTK) with qualitative that is done by two cycles. The kinds of data is direct data from research subject that is student of VI grade SDN Kebonsari 4 Malang. The amount is 40 students. The material of this research is ?Proclamation Approach of Indonesia?s Independence?. The data collections are used observation sheet, field note, and documentation. The result of this research describe that PAIKEM increase study activity of student, this is shown from the student score on student activity instrument.? On the I cycle score value is average 75% with good enough criteria, while on the II cycle score value is average 86% with good criteria. This is shown that there is improvement of student activity. Besides that, PAIKEM also increase student activity and creativity of the study result. The study result of student is increase as long as the first cycle with average score 83%and in the last on the second cycle with average score 89%. So, it can be concluded that PAIKEM application is able to increase activity and study result of student VI grade SDN Kebonsari 4 Malang.
Pengaruh Model Teams Games Tournament dan Student Team Achievement Division terhadap Hasil Belajar IPA di Sekolah Dasar Baktini, Liga Wulan; Rahayu, Theresia Sri; Wasitohadi, Wasitohadi
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 4, No 1 (2019): Volume 4 Number 1 March 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.489 KB) | DOI: 10.26737/jpdi.v4i1.943

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan pengaruh hasil belajar IPA dengan menggunakan model Teams Games Tournament (TGT) dan Student Achievement Division (STAD). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experiment Design. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik tes, observasi dan studi dokuken. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh nilai t- test sebesar 0,865 dengan sig. (2- tailed) 0,391 > 0,05, maka H0 diterima karena nilai probabilitas > 0,05 sedangkan Ha ditolak. Ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran TGT dan STAD pada hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di Gugus Ki Hajar Dewantara, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Analisis Persepsi Guru Sekolah Dasar terhadap Muatan Pelajaran PPKn di Kecamatan Situbondo Amroellah, Afif; Suarmika, Putu Eka; Utama, Erdi Guna
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Number 2 September 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.455 KB) | DOI: 10.26737/jpdi.v3i2.777

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana persepsi guru dalam pembelajaran PPKn pada Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis isi. Penelitian ini dilkukan di Kecamatan Situbondo dengan responden sebanyak 41 guru dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian: 1) Persepsi guru tentang pembelajaran PPKn hanya memahami tentang dimensi nilai-nilai pancasila dan nilai karakter. Hal ini tidak terlepas dari penerapan kurikulum 2013 yang lebih menekankan tentang pendidikan karakter. Jadi pemahaman guru tentang PPKn adalah pembelajaran tentang nilai-nilai karakter, 2) Belum terlihat pemahaman guru tentang dimensi pengetahuan dan keterampilan kewarganegaraan. Artinya pemahaman guru tentang PPKn hanya sebatas hafalan bukan mengajarkan untuk terampil berpikir kritis, sebagai problem solving dan bagimana mengajarkan untuk menjadi warganegara yang baik.
PENDIDIKAN MITIGASI BENCANA DI SEKOLAH DASAR (SEBUAH KAJIAN ANALISIS ETNOPEDAGOGI) Suarmika, Putu Eka; Utama, Erdi Guna
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 2, No 2 (2017): VOLUME 2 NUMBER 2 SEPTEMBER 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v2i2.327

Abstract

Dalam etnopedagogi, unsur utama adalah kearifan lokal masyarakat yang diintegrasikan ke dalam pendididikan. Kearifan lokal atau local wisdom dapat dipahami sebagai suatu pemahaman kolektif, pengetahuan, dan kebijaksanaan yang mempengaruhi suatu keputusan penyelesaian atau penanggulangan suatu masalah kehidupan. Pendidikan mitigasi bencana berbasis kearifan lokal dapat dilaksanakan pada Kurikulum 2013 dengan (1) mengidentifikasi kearifan lokal dalam mitigasi bencana dan (2) mengintegrasikan dalam pembelajaran. Sejak usia dini anak didekatkan dengan bencana dan menjaga serta memperlakukan lingkungan dengan baik, maka akan membentuk anak yang tangguh dalam menghadapi bencana dan mencintai lingkungan untuk kehidupan yang berkelanjutan.
Model Kooperatif GI Berbasis Outdoor Study Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA SD Suarmika, Putu Eka; Faliyandra, Faisal
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 1, No 2 (2016): VOLUME 1 NUMBER 2 SEPTEMBER 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.096 KB) | DOI: 10.26737/jpdi.v1i2.261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktifitas dan hasil belajar siswa, aktivitas guru di SDN 2 Tribungan selama penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbasis outdoor study. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menggunakan dua siklus yakni siklus I dan siklus II. Berdasarkan tindakan pada siklus I dan siklus II pada, diperoleh aktivitas pada siklus I persentase aktivitas belajar siswa sebesar 65%. Aktivitas beajar siswa pada siklus II meningkat menjadi 90%. Peningkatan aktivitas belajar siswa pada siklus I ke II meningkat sebesar 25%. Hasil belajar siswa pada siklus I persentase hasil belajar siswa sebesar 57% dengan kategori aktif. hasil beajar siswa pada siklus II meningkat menjadi 94,3% dengan kategori sangat aktif. Peningkatan hasi belajar siswa pada siklus I ke II meningkat sebesar 37,3%.

Page 1 of 4 | Total Record : 34