cover
Contact Name
Merisha Hastarina
Contact Email
icha3005@gmail.com
Phone
+6281373108405
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Jenderal A. Yani 13 Ulu, Plaju
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
ISSN : 25287419     EISSN : 26545551     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Integrasi is an industrial engineering journal published by Industrial Engineering Departement, the Faculty of Engineering, in Muhammadiyah University of Palembang. Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri is publishing articles or scientific papers concern with industrial engineering fields. Published twice a year in April and October.
Articles 24 Documents
ANALISIS NILAI EFISIENSI PADA PROSES PRODUKSI DENGAN METODE KILBRIDGE-WESTER DI PABRIK PENGGILINGAN PADI Masruri, Ahmad Ansyori; ., Irnanda; ., Baswork
Integrasi Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 1, No 2 (2016): Integrasi Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v1i2.999

Abstract

Masalah utama dalam aliran produksi adalah bagaimana mencapai tingkat produksi yang optimal,dengan kata lain dapat mencapai jumlah unit produksi yang diperlukan persatuan waktu. Dalamproses aliran produksi suatu pekerjaan dapat dibagi ke dalam kelompok-kelompok opersai atausentra kerja (kelompok tenaga kerja, mesin atau gabungan tenaga kerja dan mesin, pengaturanbeban untuk setiap sentra kerja akan mencapai keseimbangan bila setiap sentra kerja dapatmenyelesaikan operasi masing-masing dalam waktu yang sama, sehingga tidak terjadi adanyasentra kerja yang menganggur (idle). Dengan diterapkannya konsep Kilbridge-Wester pada suatusistem produksi pabrik, maka kita ketahui bahwa nilai efisiensi dengan 2 mesin penggilinganberbeda dengan satu mesin penggilingan, dimana untuk dua mesin nilai efisiensinya lebih besardari pada satu buah mesin penggilingan atau 23,41 <46,87. Dari penelitian ini diharapkan dapatmeningkatkan efisiensi produksi dari pabrik tersebut. Karena efisiensi tersebut dapat tercapaidengan menemukan kombinasi pengelompokan tugas produksi ke dalam beberapa stasiun kerjadengan memperhatikan keseimbangan waktu antara setiap area kerja. Kombinasi stasiun kerjayang baik adalah kombinasi dengan waktu menganggur (idle time) yang paling minimal.
ANALISIS JUMLAH TENAGA KERJA PADA DEPARTEMEN FIELD PRODUKSI DALAM MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS PERUSAHAAN ( Studi kasus di JOB Pertamina – Talisman Jambi Merang) Oktarini, Devie
Integrasi Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 1, No 2 (2016): Integrasi Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v1i2.997

Abstract

Kemampuan dan keterampilan tenaga kerja ini sangat mempengaruhi keberhasilan perusahaan, maka sangatlahpenting untuk mencari tenaga kerja yang profesional. Kenyataannya untuk mendapatkan tenaga kerja yangsesuai tidak semudah yang dibayangkan oleh kebanyakan orang. Jika proses seleksi tenaga kerja yang dilakukanoleh perusahaan tidak direncanakan dengan benar, maka sangat sulit bagi perusahaan untuk mendapatkanjumlah tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan adanya tenaga kerja yang mempunyai keahlian dankemampuan dalam bidang masing-masing, maka perusahaan dapat berjalan secara efektif dan efisien sehinggaproduktivitas dapat meningkatTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh jumlah tenaga kerja operator dalammencapai kedua jenis produksi yang ditargetkan yaitu produksi gas (p1) dan kondensat (p2), sehinggaproduktivitas perusahaan dapat ditingkatkan semaksimal mungkin. Dalam penelitian ini, metode yangdigunakan adalah regresi linier.Berdasarkan hasil pengolahan data maka diperoleh bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabeljumlah tenaga kerja dengan produktivitas perusahaan, dengan perolehan angka korelasi p1 sebesar 0,944 dengannilai koefisien determinasi sebesar 0,891, artinya hubungan kedua variabel tersebut sangat kuat dan jumalahtenaga kerja mempengaruhi produktivitas sebesar 89%. Sedangkan untuk produksi kondensat didapatkan angkakorelasi p2 sebesar 0,959 dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,921, artinya hubungan kedua variabeltersebut sangat kuat dan jumlah tenaga kerja mempengaruhi 92%. Kedua hasil data menunjukka nilai korelasipositif . Dengan kata lain, hubungan antara jumlah tenaga kerja dan jumlah produksi kondensat searah, artinyajika jumlah tenaga kerja ditambah, maka produksi akan meningkat. Hasil analisis dengan regresi linier diperolehmodel matematika p1 yaitu Y= 83,883 + 0,003.X dan p2 yaitu Y= 320,784 + 6,736.X. Dengan demikian, makakesimpulan akhir dari penelitian ini adalah semakin besar jumlah tenaga kerja maka nilai produktivitas akansemakin meningkat.
PENDISTRIBUSIAN MINYAK AVTUR DENGAN METODE ONE WAY ANNOVA DI DPPU SMB II PALEMBANG Santoso, Budi; Hastarina, Merisha
Integrasi Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Imliah Teknik Industri Integrasi Vol.3 No.1 2018
Publisher : Fakultas Teknik Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v3i1.1212

Abstract

PT. Pertamina-DPPU SMB II Palembang merupakan sebuah anak perusahaan dari PT. Pertamina yang berfungsi sebagai cabang yang bertugas menjual atau memasarkan Minyak Avtur untuk Pesawat ke konsumen. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh proses penerimaan, penjualan terhadap kerugian yang terjadi, meminimalisirkan kerugian tersebut dan melihat pengaruh terbesar penyebab kerugian. Metode penelitian yang digunakan adalah analisa data Statistik inferensial, karena yang digunakan untuk menganalisis data sampel. Berdasarkan hasil yang didapatkan, bahwa F Hitung > F tabel atau 23,163 > 4.02 berarti Ho ditolak dan H1 diterima, artinya ada pengaruh signifikan yang terjadi pada proses penerimaan dan penjualan Minyak Avtur yang berada di PT. PERTAMINA DPPU-SMB II Palembang terhadap kerugian yang terjadi pada periode bulan agustus tahun 2017.
Pengaruh Jumlah Peralatan Terhadap Peningkatan Produksi di PIT 1 Utara Banko Barat Menggunakan Software SPSS 23 Rosyidah, Masayu; ., yasmin
Integrasi Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri Integrasi Vol. 2 No. 2 2017
Publisher : Fakultas Teknik Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v2i2.1246

Abstract

faktor yang mempengaruhi peningkatan produksi yaitu faktor manusia, faktor lingkungan serta faktor peralatan penunjang proses produksi. Peralatan produksi dalam hal ini tidak bisa dikesampingkan sehingga perusahaan perlu melakukan perawatan guna menentukan keberhasilan perusahaan dalam mencapai target produksi. Permasalahan yang terjadi diantaranya jumlah peralatan yang mempengaruhi peningkatan produksi di PIT 1 Utara Banko Barat. Dimana untuk melihat pengaruh jumlah peralatan dengan peningkatan produksi dapat menggunakan bantuan software SPSS 23.SPSS 23 merupakan program yang paling banyak digunakan untuk analisis statistik.Faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan produksi batubara diantaranya, kondisi tambang, cuaca, sengketa lahan, kondisi geologi, mogok kerja.Adapun pengaruh dari hasil korelasi bahwa tidak terjadi pengaruh antara angkutan dan kapasitas.tidak terjadi pengaruh antara angkutan dan produksi.tidak terjadi pengaruh antara kapasitas dan produksi. Untuk nilai outlier didapatkan tidak terjadi pencilan? dengan nilai minimum -0.954 dan nilai maksimum 0.913.pada data yang sudah didapatkan tidak terjadi heterokedastisitas dengan nilai minimum -1.314 dan nilai maksimum 1.509.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PLYWOOD 4 MM MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY Di PT. X ., Riduan; Patradhiani, Rurry
Integrasi Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 3, No 2 (2018): Vol. 3 No. 2: Jurnal Ilmiah Teknik Industri Integrasi
Publisher : Fakultas Teknik Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v3i2.1270

Abstract

Pengendalian persediaan merupakan hal yang sangat penting untuk perusahaan, agar bisa memenuhikebutuhan konsumen baik dalam bentuk barang maupun jasa yang dihasilkan oleh perusahaan. Perencananpersediaan bahan baku di PT. X belum direncanakan dengan baik, sehingga masalah yang selalu dihadapi olehperusahaan tersebut adalah biaya yang dikeluarkan baik untuk membeli bahan baku maupun biaya penyimpananmasih sangat tinggi. Jenis data dalam penelitian ini menggunakan data jumlah kebutuhan bahan baku, data biayapemesanan dan data biaya penyimpanan mulai dari bulan Mei 2017 ? April 2018. Berdasarkan penelitian yangdilakukan pada PT. X dengan menggunakan metode EOQ mendapatkan hasil dengan jumlah pembelian bahanbaku yang paling ekonomis adalah 46 m3 dengan frekuensi pemesanan sebanyak 4 kali pemesanan dalam satutahun. Total biaya persediaan yang optimal adalah sebesar Rp. 2.807.514, Persediaan pengaman (Safety Stock)sebanyak 4.03 m3, Kayu dan titik pemesanan kembali (Re Order Point) sebanyak 4.71 m3
POLUSI UDARA DAN KESEHATAN PERNAFASAN Rosyidah, Msy
Integrasi Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 1, No 2 (2016): Integrasi Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v1i2.988

Abstract

Polusi udara merupakan hasil dari proses buangan yang dihasilkan dari aktivitas manusia dalammemenuhi kebutuhannya, dari sektor produksi maupun sektor transportasi. Dengan bertambahnyajumlah manusia menyebabkan terjadinya pertambahan buangan yang mencemari udara, sehinggaakan meningkatkan zat pencemar dan akan berkorelasi dengan meningkatnya jumlah orang yangmengalami gangguan dan penyakit akibat polusi udara. Masuk dan kontak dengan polutan udarapada manusia terutama melalui inhalasi dan menelan, sementara kontak kulit merupakan ruteminor paparan. Polusi udara memberikan kontribusi, untuk sebagian besar kontaminasi padamakanan dan air, yang dikonsumsi dalam beberapa kasus rute utama asupan polutan. Melaluisaluran pencernaan dan pernafasan, penyerapan polutan dapat terjadi, sementara sejumlah zatberacun dapat ditemukan dalam sirkulasi umum dan tersimpan ke jaringan yang berbeda. Salahsatu bentuk penyakit pernafasan akibat polusi udara adalah Penyakit Paru Obstruktif Kronik.Penyakit sistem pernafasan disebabkan terganggunya fungsi fisiologis paru dalam menyerapoksigen dan mengeluarkan karbondioksida hasil metoabolisme tubuh. Tulisan ini memberikanulasan tentang dampak polusi udara pada kesehatan pernafasan dan dampaknya pada kemampuankerja seseorang.
PENGUKURAN RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDS) DENGAN QUICK EXPOSURE CHECK (QEC) Hastarina, Merisha
Integrasi Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 1, No 2 (2016): Integrasi Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v1i2.996

Abstract

Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja, yang merupakan perlindungan tenaga kerjaterhadap berbagai potensi bahaya di tempat kerja dapat menimbulkan kerugian pada pekerja, baikberupa kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja yang dapat menyebabkan hilangnya waktukerja. Proses kerja maupun kondisi lingkungan kerja marupakan faktor yang dominanmempengaruhi kondisi kesehatan pekerja., dimana disebabkan oleh faktor pekerjaan karenatingginya kasus penyakit akibat kerja yang disebabkan oleh faktor pekerjaan seperti gangguanmuskuloskeletal (MSDs). Salah satu metode penilaian risiko MSDs adalah Quick Exposure Check(QEC). Tulisan ini dilakukan untuk menilai keandalannya dalam analisis risiko MSDs denganmemakai penelitian sebelumnya. Diperoleh hasil bahwa QEC mempunyai kemampuan tinggidalam menilai risiko MSDs.
PENYEBAB KECACATAN PADA CRUDE PALM OIL (CPO) DENGAN MENGGUNAKAN SEVEN TOOLS ., Yasmin; Masruri, Ahmad Ansyori
Integrasi Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Imliah Teknik Industri Integrasi Vol.3 No.1 2018
Publisher : Fakultas Teknik Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v3i1.1211

Abstract

PT. Sinar Alam Permai dalam kaitan memenuhi permintaan pelanggan, masih dihadapi dengan permasalahan mengenai mutu dari produk, dimana masih terdapat cacat pada produk CPO seperti kadar Asam Lemak Bebas (ALB) lebih dari 8,88 %, kadar kotoran lebih dari 8,6 % dan kadar air lebih dari 8,8 % yang mana produksinya tiap jam mencapai ? 30 ton/jam. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penyebab terjadinya kecacatan - kecacatan pada produk crude palm oil, menganalisis jenis kecacatan akibat kerusakan produk secara terus ? menerus dan menerapkan alat seven tools untuk mengatasi masalah saat produksi crude palm oil. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui tingkat kecacatannya yaitu kadar asam lemak bebas, kadar air, kadar kotoran. Kerusakan yang terjadi pada bahan baku CPO disebabkan oleh faktor manusia, faktor bahan baku, faktor mesin, faktor lingkungan kerja, dan faktor metode kerja.februari adalah 122.000 L/Hari dan Penjualan adalah 141.036 L/Hari
PERENCANAAN PENGENDALIAN PRODUKSI DAN PERSEDIAAN PADA INDUSTRI KARETPT MELANIA INDONESIA Oktarini, Devie; Pratiwi, Irnanda; Utami, Oktariya Putri
Integrasi Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri Integrasi Vol. 2 No. 2 2017
Publisher : Fakultas Teknik Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v2i2.1247

Abstract

PT Melania Indonesia merupakan salah satu unit usaha dari PT Tola Tiga Indonesia (SIPEF). PT Melania Indonesia bertanggung jawab menyediakan persediaan industri karet dengan jumlah yang cukup, pada waktu yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan produk yang dihasilkan. Perusahaan juga dapat memanfaatkan secara efektif dalam memproduksi karet sehingga dapat memuaskan permintaan dan menghasilkan keuntungan bagi investor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persediaan industri karet? dan dipilih berdasarkan efisiensi biaya strategi yang dijalankan serta akan prioritas dalam persediaan produk karet. Metode yang digunakan adalah metode peramalan, perencanaan agregat dan metode ABC. Data yang diambil adalah data sekunder yang ada di PT Melania Indonesia terhadap permintaan produk karet tahun 2017, biaya produksi, serta produk yang dihasilkan industri karet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada permintaan produk karet yang akan mendatang tahun 2018 berdasarkan metode yang telah diuji dalam metode peramalan dengan nilai parameter MAPE terkecil adalah metode regresi linier dengan jumlah permintaan 7.286.706 ton untuk tahun 2018. Pada perencanaan agregat alternatif yang dipilih dalam strategi metode perencanaan agregat adalah strategi lembur? yaitu selama 10 hari/bulan dengan total biaya yang harus dikeluarkan adalah Rp 12.795.819. Pada analisis metode ABC produk yang harus dalam pengendalian persediaan adalah produk karet RSS (Ribbed Smoked Sheet) dan Lump karena tingkat permintaan produk tersebut lebih tinggi dengan persentase total nilai sebesar 97,83 ?dan persentase total jumlah 20 .
PERENCANAAN PERAWATAN MESIN BATCHING PLANT DENGAN PENDEKATAN RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) (STUDI KASUS PT. WASKITA BETON PRECAST TBK Putra, Andi; Patradhiani, Rurry; Wisudawati, Nidya
Integrasi Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 3, No 2 (2018): Vol. 3 No. 2: Jurnal Ilmiah Teknik Industri Integrasi
Publisher : Fakultas Teknik Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v3i2.1271

Abstract

PT. Waskita Beton Precast merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri manufaktur Beton precast dan ready mix. Permasalahan perusahaan adalah tingginya waktu kerusakan mesin batching plant di unit penyimpanan dan penyalur material yang mengakibatkan sistem produksi terhenti (downtime). Berdasarkan permasalahan, perlu dilakukan pengembangan sistem perawatan dengan pendekatan Reliability Centered Maintenance (RCM). Hasil pengolahan data metode RCM, nialai FMEA tertinggi adalah komponen solenoid, hasil analisis LTA, komponen belt conveyor, vanbelt dan solenoid tergolong kategori outage problem, sedangkan saringan agregat hanya economic problem. Hasl pemilihan tindakan komponen dalam ketegori Condition Directed (CD) yaitu komponen solenoid, kategori Finding Failure (FF) yaitu saringan agregat dan kategori Time Directed (TD) yaitu belt conveyor dan vanbelt. Komponen dalam kategori Time Directed (TD) dilakukan perhitungan interval penggantian komponen berdasarkan kriteria Total minimum downtime (TMD). Hasil perhitungan Total minimum downtime (TMD) didapatkan pergantian/perawatan selama 23 hari untuk komponen belt conveyor dan 14 hari untuk komponen vanbelt. Usulan perawatan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) dapat menurunkan downtime sebesar 12,89% dari tingkat downtime 3,46% menjadi 2,91% yang artinya menurunkan rata-rata waktu downtime dari 25 jam/bulan menjadi 21 jam/bulan.

Page 1 of 3 | Total Record : 24