cover
Contact Name
Nita Anggraini
Contact Email
nita_anggraini@um-palembang.ac.id
Phone
+6281367478600
Journal Mail Official
bearing@um-palembang.ac.id
Editorial Address
Jln. Jend. A. Yani 13 Ulu Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil
ISSN : 20856261     EISSN : 26231409     DOI : https://doi.org/10.32502/jbearing.v5i4
Core Subject : Engineering,
BEARING is a research journal and study in civil engineering that presents research results in the fields of building and structural engineering, transportation, water resources engineering and management, geotechnical engineering, infrastructure management, and environmental engineering.
Articles 55 Documents
STUDI STABILITAS LERENG PADA ABUTMENT JEMBATAN DENGAN MENGGUNAKAN BRONJONG (GABION) PADA SUNGAI JERNIH KABUPATEN MUARAENIM PROVINSI SUMATERA SELATAN Arfan, Muhammad
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 4, No 4 (2016): Vol 4 No 4 Desember 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.v4i4.706

Abstract

Dalam rekayasa geoteknik (geotechnical engineering), salahan pada tahap interpetasi tanah dilapangan akan berdampak fatal pada bagunan yang kita bangun, hal ini tentukan tidak diinginkan maka untuk mengatasi hal tersebut, menggunakan rekayasa geoteknik salah satu pemecahan masalahnya menggunakan bronjong (gabion) untuk kestabilan suatu lereng dengan menjadikan perkuatan tebing atau lereng. Perkuatan lereng pada abutment jembatan dihitung menggunakan metode elemen hingga, dalam hal ini menggunakan program Plaxis 2D dengan memperhitungkan hasil data investigasi tanah (soil investigation) baik itu laboratorium maupun lapangan, bidang longsor yang terjadi, dan fakor keamanan (safety factor) yang diinginkan. Hasil yang didapat kondisi pada lapisan tanah sangat lunak (very soft to soft clay)  dengan kedalaman mencapai 15,25 meter dengan nilai NSPT sebesar 4,3 (blow/30cm). Kalkulasi perhitungan menggunakan program plaxis menunjukan angka aman (safety factor) sebesar 3,753 > 1,25 yang memperhitungkan turunnya muka air sungai yang mendadak (run up and run down).Keyword: bronjong atau gabion, program plaxis 2D, safety factorfor soft soil.
ANALISA DIMENSI SALURAN DRAINASE TERHADAP BANJIR YANG TERJADI DIWILAYAH KELURAHAN PAHLAWAN KECAMATAN KEMUNING PALEMBANG Bahri, Zainul; Oemiati, nurnilam
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 4, No 3 (2016): Vol.4 no.3 Juni 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.v4i3.719

Abstract

Kelurahan Pahlawan merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Kecamatan Kemuning kota Palembang. Wilayah ini merupakan daerah yang memiliki dataran yang cukup rendah. Hal ini terlihat karena sering terjadinya banjir pada saat curah hujan yang cukup tinggi. Kelurahan Pahlawan memiliki luas daerah sebesar 158.00 Ha dengan 12.992 jumlah penduduk.Banjir yang terjadi merupakan banjir yang disebabkan karena meluapnya saluran yang berada di wilayah ini. Curah hujan yang tinggi dengan durasi yang cukup lama, akan membuat air yang seharusnya mengalir didalam saluran meluap hingga banjir di sekitar saluran, rumah penduduk, maupun jalan dengan tinggi mencapai 10-35 cm. Untuk mendapatkan debit banjir maksimum, dapat dilakukan analisa dimensi saluran dengan menghitung debit hujan maksimum, limbah penduduk dan data hidrolika (pengamatan langsung).Saluran ini merupakan saluran yang dialiri sungai Bayas dan bermuara ke sungai Bendung dengan ukuran dimensi saluran sebesar lebar saluran 3,6 meter, tinggi saluran 1,1 meter dan tinggi muka air 0,30 meter. Dari hasil perhitungan dapat diambil kesimpulan bahwa debit maksimum pada dimensi saluran yaitu 2,60m3/detik dapat menampung debit banjir maksimum 0,873 m3/detik. Jadi dimensi saluran ini masih memadai untuk mengaliri debit air hujan dan air rumah tangga. Untuk mengatasi banjir dapat dilakukan penggerukkan sedimen agar kapasitas saluran meningkat. Kata Kunci : Kelurahan Pahlawan, Banjir, Dimensi Saluran
PEMANFAATAN SILIKA GEL UNTUK MENINGKATKAN KUAT TEKAN BETON Junaidi, Ahmad
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2015): Vol.4 No.2 Desember 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.v4i2.725

Abstract

Berbagai penelitian tentang beton telah banyak dilakukan oleh para ahli baik itu materialnya, komposisinya, bahan tambahan dan lain-lain. Pada penelitian ini penulis menggunakan bahan tambah berupa Silika Gel dalam campuran beton dengan harapan dapat meningkatakan kuat tekan pada beton.Penelitian ini menggunakan 8 Variasi dengan menggunakan  benda uji berbentuk kubus dengan ukuran 15 x 15 x 15 cm dengan delapan variasi. Setiap satu variasi enam buah benda uji, delapan variasi tersebut yaitu normal,dengan bahan tambah Silica Gel persentase penambahan Silica Gel  2,5%, 5% 7,5%, 10%, 12,5%, 15%, 17,5%. Pengujian dilakukan pada umur 28 hari.Dari hasil pengujian dilaboratorium didapat kuat tekan beton pada umur 28 hari dengan kondisi beton normal sebesar 406,82 kg/cm², sedangkan peningkatan optimum terjadi pada penambahan Silica Gel 10% kuat tekan beton karakteristiknya sebesar 479,77 kg/cmdan ini artinya terjadi peningkatan persentase 17,93% dari dari beton normal Kata Kunci :Silica Gel.
DAUR ULANG LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN BETON Junaidi, Ahmad
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015): Vol.4 No.1 Juni 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.v4i1.731

Abstract

Berbagai penelitian tentang beton telah banyak dilakukan oleh para ahli baik itu materialnya, komposisinya, bahan tambahan dan lain-lain. Pada penelitian ini penulis menggunakan agregat kasar bekas dalam campuran beton dengan harapan dapat meningkatakan kuat tekan pada beton.Penelitian ini menggunakan 30 benda uji yang terdiri dari 6 kondisi dengan 3variasi ukuran agregat kasar yaitu agregat kasar dengan ukuaran 10-20 mm, 20-30 mm, dan 30-40 mm dan 3 kondisi lagi dengan menggunakan aggrgat bekas pecahan beton. Hasil uji kuat tekan beton yang dilakukan di Laboratorium Universitas Muhammadiyah Palembang didapat kuat tekan beton karakteristik untuk beton yang menggunakan agregat kasar split lahat dengan ukuran 10-20 mm, 20-30 mm, 30-40 mm, secara berturut-turut adalah 251,2 kg/cm2, 242,666 kg/cm2, dan 237,155 kg/cm2. Sedangkan untuk beton yang menggunakan agregat kasar split bekas dengan ukuran 10-20 mm, 20-30mm, 30-40 mm, didapat hasil kuat tekan beton karakteristik secara berturut-turut adalah 243,389 kg/cm2, 231,022 kg/cm2, dan 225,956 kg/cm2. Kata Kunci : kuat tekan beton, beton, 
KARAKTERISTIK FASILITAS PEJALAN KAKI DAN PERENCANAAN KEBUTUHAN FASILITAS PEJALAN KAKI (STUDI KASUS KAWASAN MASJID AGUNG KOTA PALEMBANG) Malaiholo, David
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2017): Vol 5 No 2 Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.v5i2.1218

Abstract

Kawasan masjid agung kota palembang merupakan kawasan dengan berbagai aktivitas dan tingkat kepadatan arus lalu lintas yang tinggi. Berkembangnya kawasan tersebut menimbulkan permasalahan perubahan fungsi jalur pejalan kaki, dengan kejadian itu maka pejalan kaki memanfaatkan jalurnya dibadan jalan sehingga dapat mengakibatkan konflik antara arus kendaraan dengan arus pejalan kaki. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik pejalan kaki, merencanakan dan melaksanakan pekerjaan kebutuhan fasilitas pejalan kaki, mengestimasi kebutuhan fasilitas pejalan kaki. Metode penelitian yang digunakan yaitu pengamatan dan pengumpulan data secara langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebutuhan fasilitas penyeberang jalan dilokasi kajian didapat fasilitas jenis pelican crossing atau jembatan penyeberangan dan berdasarkan manfaat dan kerugian, maka dipilih terowongan pejalan kaki didasarkan pada hasil perhitungan data volume lalu lintas kendaraan dan volume pejalan kaki, karakteristik kesamaan perilaku pejalan kaki dalam menyeberang dari hasil kuesioner. Perencanaan kebutuhan fasilitas pejalan kaki yaitu direncanakan terowongan pejalan kaki yang panjangnya 30 meter dan lebar 4 meter dengan estimasi biaya sebesar Rp. 12.104.464.000.?Kata Kunci: Pejalan Kaki, Fasilitas Pejalan Kaki, Penyeberangan
ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS PEMBANGUNAN TRANSMART PCC MALL PALEMBANG Bahri, Ir. Zainul Bahri, M.T; Royan, Noto Royan, S.T., M.T
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 5, No 4 (2018): Vol. 5 No. 4 Desember 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.v5i4.1674

Abstract

Analisis Dampak Lalu Lintas adalah serangkaian kegiatan dokumen mengenai dampak lalu lintas dari pembangunan pusat kegiatan, permukiman dan infrastruktur yang dihasilkan dituangkan dalam bentuk dokumen hasil analisis dampak lalu lintas tentang manajemen rekayasa, analisis dampak, serta manajemen kebutuhan lalu lintas. Penelitian dengan maksud mengetahui besaran besaran dampak lalu lintas yang ditimbulkan setelah pembangunan beroperasi dan lima tahun yang akan datang.Berdasarkan hasil unjuk kerja jaringan jalan dampak dioperasikannya Transmart Palembang bahwa kinerja jaringan jalan diwilayah studi pada kondisi tahun 2017 (Dengan adanya Transmart) dengan total panjang perjalanan 1247,3 kend-km menghabiskan bahan bakar sebanyak 115,3 liter dengan waktu perjalanan sebanyak 51,9 kend-jam dengan kecepatan rata-rata kendaraan 24 km/jam dan terjadi antrian sebanyak 21,8 kend. Kinerja jaringan jalan diwilayah studi pada kondisi tahun 2022 (Dengan adanya Transmart) dengan total panjang perjalanan 1602,7 kend-km menghabiskan bahan bakar sebanyak 171 liter dengan waktu perjalanan sebanyak 80,6 kend-jam dengan kecepatan rata-rata kendaraan 19,9 km/jam dan terjadi antrian sebanyak 47,1 kend.
ANALISIS KINERJA RUAS JALAN AKIBAT PEMBANGUNANAN LRT DI JALAN JENDERAL SUDIRMAN ARAH SIMPANG CHARITAS –AMPERA KOTA PALEMBANG Rahmadona, Efrilia
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2017): Vol 5 No 2 Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.v5i2.1752

Abstract

Kota Palembang merupakan pusat aktivitas berbagai kegiatan di Provinsi Sumatera Selatan, baik pemerintahan, perdangangan dan lainnya. Perkembangan lalulintas di kota Palembang tergolong sangat cepat, dengan pertumbuhan lalu lintas yang semakin cepat harus diimbangi dengan sarana dan prasarana serta sistem transportasi yang memadai sehingga pada ruas jalan tidak menimbulkan hambatan dan kemacetan. Kemacetan lalu lintas merupakan permasalahan yang besar bagi masyarakat Kota Palembang sekarang ini.Salah satu kondisi lalu lintas yang menjadi masalah bagi pengguna jalan di kota Palembang ini adalah jalan Jendral Sudirman pada arah Simpang Charitas - Ampera. Kemacetan di jalan tersebut disebabkan karena adanya penyempitan badan jalan akibat pembangunan Light Rail Transit, ditambah lagi kebiasaan buruk pengguna kendaraan yang sering parkir sembarangan dan kendaraan umum yang sering berhenti sembarangan di badan jalan.Berdasarkan hasil penelitian pada titik puncak kemacetan lalu lintas di jalan Jendral Sudirman pada arah Simpang Charitas - Ampera kota Palembang adalah pagi, siang dan sore dengan hasil data adalah dengan angka ( >1,00 ) dimana kinerja jalan berada pada tingkat pelayanan ?F?. dengan kondisi : arus yang dipaksakan atau macet, kecepatan rendah, volume dibawah kapasitas, antrian panjang dan terjadi hambatan.
PENGARUH GARAM ( NaCL) DARI AIR LAUT TERHADAP PERAWATAN BETON Junaidi, A; Malaiholo, David
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 5, No 3 (2018): Vol 5 No 3 Juni 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.v5i3.1757

Abstract

Pada pengerjaan beton air merupakan bahan yang cukup dominan, air merupakan bahan campuran untuk proses terjadinya reaksi hidrasi yaitu reaksi kimia antara air dan semen yang berbentuk pasta sampai terbentuknya massa yang padat atau terbentuknya beton. Sebagaimana diketahui beton memiliki kekurangan yang diantaranya tidak dapat dicampurkan dengan air laut yang mengandung kadar garam (NaCl) karena dapat menyebabkan ketahanan pada beton menurunPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh air laut yang mengandung garam terhadap perawatan betun K-250. Umtuk tujuan ini dilakukan penelitian uji kuat tekan beton yang mana terlebih dahulu beton direndam dengan air laut yang mengandung kadar NaCl 0,82 % dan air normal/PDAM dengan lama perendaman umur beton 28 hari.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilaksanakan dapat diketahui kuat tekan beton karateristik pada air normal sebesar 248. kg/m2 dan pada air laut terjadi penurunan karateristik sebesar 235 kg/m2
ANALISA PENGARUH PERUBAHAN DIMENSI KINCIR AIR TERHADAP KECEPATAN ALIRAN SUNGAI (STUDI KASUS: DESA PANDAN ENIM) Kimi, Sudirman; Agusri, Erny
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 5, No 3 (2018): Vol 5 No 3 Juni 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.v5i3.1762

Abstract

Muara Enim adalah salah satu Kabupaten di Sumatera Selatan. Untuk mendukung majunya pertanian di wilayah ini perlu irigasi yang baik. Lokasi di Desa Pandan Enim ini dari sumber air, oleh karena itu perlu bantuan kincir air ke saluran irigasi. Anda juga harus merencanakan dimensi untuk menampung air irigasi yang dihasilkan dari roda kincir air dan perhitungan yang sesuai.Kincir air merupakan sarana untuk merubah energi air menjadi energi mekanik yang berupa putaran poros kincir. Ada berbagai cara untuk memanfaatkan energi air salah satunya dengan menggunakan kincir air. Dalam perancangan kincir air yang ditentukan diameter luar yang dirancang berdasarkan ketinggian lokasi, jarak sisi bagian atas kincir dengan ujung saluran air, serta jarak antara sisi bawah kincir dengan saluran pembuang.Diameter dalam kincir yang dirancang mempertimbangkan volume air yang dapat ditampung oleh sudu. Kincir Air efisien dibuat dengan diameter 2 m. Perhitungan diketahui dengan kecepatan aliran air yang dihasilkan kincir air sedangkan untuk volume putaran 16 sudu yang dihasilkan sebesar 57,63 liter/det pada kecepatan aliran air 8,54 m/det dan luas area persawahan yang dialiri kincir air seluas 73,51 Ha.
PENGARUH AIR SODA TERHADAP KUAT TEKAN BETON Revisdah, Revisdah; Setiawati, Mira
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 4, No 4 (2016): Vol 4 No 4 Desember 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.v4i4.697

Abstract

Beton  merupakan material bangunan yang paling banyak digunakan dalam kegiatan konstruksi, baik pada konstruksi bangunan gedung, jalan maupun konstruksi bangunan air. Salah satu keunggulan beton yaitu ketahanan beton terhadap tekanan dan bertahan lama ( durability ). Dewasa ini banyak penelitian tentang beton guna menambah kekuatan beton, baik menggunakan bahan tambah maupun bahan pengganti. Namun dari sekian banyak penelitian pada beton guna meningkatkan kuat tekan beton tetap saja beton memiliki kelemahan, terutama terhadap reaksi kimia yang dapat menyebabkan korosi pada tulangan beton. Salah satu penyebab korosi pada tulangan beton ialah akibat adanya reaksi karbonasi dari gas CO2 yang membentuk asam dan tercampur ke dalam beton yang menyebabkan pH sebagai pelindung permukaan tulangan beton turun. Sementara dampak yang ditimbulkan akibat karbonasi pada beton sendiri menurut teori  tidak selalu merugikan terhadap kuat tekan beton. Dalam penelitian ini, peneliti mencoba mengamati dampak dari adanya gas CO2 yang terdapat pada air soda ( soda water ) yang digunakan untuk menggantikan air campuran beton terhadap kuat tekan beton itu sendiri. Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terjadi peningkatan kuat tekan beton. Peningkatan terjadi hingga penggunaan air soda 8%.  Kuat tekan yang didapat dengan penggunaan air soda 8% yaitu sebesar 421,993kg/cm2, mengalami peningkatan sebesar 2,134% dibandingkan dengan kuat tekan beton normal. Ini dikarenakan CO2 bereaksi secara optimal dengan kapur bebas pada beton, hasil reaksi berupa kalsium karbonat yang bersifat keras dan mengurangi permeabilitas permukaan beton.