cover
Contact Name
Dr. Lilik Ariyanto, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
lilikariyanto@upgris.ac.id
Phone
+6281325457116
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Pendidikan Matematika, IPA, dan Teknologi Informasi
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 26853892     DOI : -
Core Subject : Education,
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu di ranah matematika dan pendidikan. Lingkup dari fokus utama tersebut meliputi pendidikan dan terapan.
Articles 30 Documents
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) dan Numbered Head Together (NHT) terhadap Prestasi Belajar Matematika Fajriyati, Rizka; Supandi, Supandi; Rahmawati, Noviana Dini
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 4 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.18 KB) | DOI: 10.26877/imajiner.v1i4.3882

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya prestasi belajar matematika. Pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan tersebut adalah menggunakan model pembelajaran Group Investigation (GI) dan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) dan tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap prestasi belajar matematika. Metode penelitian ini adalah Postest-Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Agus Salim Semarang. Sampel penelitian adalah kelas VIII A sebagai kelas dengan model pembelajaran Group Investigation (GI), kelas VIII C sebagai kelas dengan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dan kelas VIII B sebagai kelas konvensional. Data penelitian ini diperoleh melalui post test. Berdasarkan hasil perhitungan Anava satu arah, terdapat perbedaan antara siswa yang mendapat model pembelajaran Group Investigation (GI), Numbered Head Together (NHT) dan konvensional terhadap prestasi belajar matematika. Uji scheffe’ prestasi belajar matematika antara kelas dengan menggunakan model pembelajaran Group Investigation (GI) lebih baik dari model pembelajaran konvensional. Uji scheffe’ prestasi belajar matematika antara kelas dengan menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) lebih baik dari model pembelajaran konvensional. Uji scheffe’ antara kelas dengan menggunakan model pembelajaran Group Investigation (GI) sama baiknya dengan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT). Selanjutnya uji regresi linier sederhana bahwa model pembelajaran Group Investigation (GI) maupun Numbered Head Together (NHT) terdapat pengaruh keaktifan siswa terhadap prestasi belajar matematika. Uji proporsi, bahwa siswa yang mendapat model pembelajaran Group Investigation (GI) dan Numbered Head Together (NHT) tuntas secara individual maupun klasikal.
Efektivitas Model Contextual Teaching and Learning dan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMP Trisnawati, Yulia Ika; Sudargo, Sudargo; Prasetyowati, Dina
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 5 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.819 KB) | DOI: 10.26877/imajiner.v1i5.4468

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Contextual Teaching and Learningdan model Problem Based Learninguntuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa SMP Negeri 28 Semarang pada materi penyajian data. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 28 Semarang tahun pelajaran 2018/2019. Sampel Penelitian ini yaitu kelas VII A sebagai kelompok kelas kontrol (Konvensional), VII B sebagai kelompok kelas eksperimen 2 (PBL) dan VII D sebagai kelompok kelas eksperimen 1 (CTL). Teknik pengumpulan data meliputi tes kemampuan pemahaman konsep, observasi lembar keaktifan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ada perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang menggunakan model Contextual Teaching and Learning, model Problem Based Learningdan model pembelajaran konvensional; (2) Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang menggunakan model Contextual Teaching and Learningsama dengan model Problem Based Learning; (3) Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang menggunakan model Contextual Teaching and Learninglebih baik dari model pembelajaran konvensional; (4) Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang menggunakan model Problem Based Learning  lebih baik dari model pembelajaran konvensional; (5) Ada pengaruh keaktifan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang menggunakan model Contextual Teaching and Learningdan model  Problem Based Learning; (6) Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa sesudah menggunakan model Contextual Teaching and Learningdan model Problem Based Learningdapat mencapai KKM
Efektivitas Model Pembelajaran CPS Berbantuan Media Geogebra terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Mutiarawati, Intan Shih; Supandi, Supandi; Rahmawati, Noviana Dini
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 4 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.156 KB) | DOI: 10.26877/imajiner.v1i4.3849

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Creative Problem Solving berbantuan media geogebra dibandingkan dengan kelas konvensioanl pada materi lingkaran terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Semarang tahun ajaran 2018/2019. Dengan menggunakan teknik cluster random sampling diperoleh sampel penelitian ini yaitu kelas VIII A sebagai kelas eksperimen (model pembelajaran Creative Problem Solving berbantuan geogebra) dan VIII C sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, metode dokumentasi dan metode tes. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (uji-t), uji ketuntasan belajar individu dan klasikal, uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa: 1) Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mendapatkan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan media geogebra telah mencapai ketuntasan belajar secara individual maupun klasikal. 2) Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mendapatkan model pembelajaran Cretive Problem Solving (CPS) berbantuan media geogebra lebih baik dari siswa yang mendapatkan model pembelajaran konvensional. 3) Adanya pengaruh aktivitas belajar siswa terhadap pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan geogebra terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis.
Efektivitas Model Problem Based Learning dan Think Talk Write terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa SMP Afifah, Isna Nur; Sudargo, Sudargo; Prasetyowati, Dina
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 5 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.588 KB) | DOI: 10.26877/imajiner.v1i5.4462

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas model Problem Based Learningdan Think Talk Writeterhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMP.Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Random Samplingdiperoleh tiga kelas yaitu kelas VII D, VII E, dan VII F.Teknik pengumpulan data dengan observasi, dokumentasi, dan pemberian tes. Instrumen berupa lembar observasi keaktifan siswa dan Post-testkemampuan pemecahan masalah matematika. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji anava satu jalur, uji t, uji regresi linier sederhana, dan uji proporsi. Hasil penelitian adalah (1) terdapat perbedaan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika yang menggunakan model Problem Based Learning,modelThink Talk Writedan model pembelajaran konvensional (2) kemampuan pemecahan masalah matematika yang mendapatkan model Problem Based Learninglebih baik dari model pembelajaran konvensional (3) kemampuan pemecahan masalah matematika yang mendapatkan model Think Talk Writelebih baik dari model pembelajaran konvensional (4) tidak ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika yang mendapatkan model Problem Based Learning dan Think Talk Write(5) terdapat pengaruh antara keaktifan siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika yang mendapatkan model Problem Based Learningdan Think Talk Write (6) kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mendapatkan model Problem Based LearningdanThink Talk Write mencapai KKM.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Pendekatan PMRI untuk Mengatasi Miskonsepsi Matematis Siswa Wahyudi, Imam; Ariyanto, Lilik; Albab, Irkham Ulil
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 5 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.947 KB) | DOI: 10.26877/imajiner.v1i5.4457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasispendekatan PMRI untuk mengatasi miskonsepsi matematis siswa. Rata-rata penilaian uji validasi materi diperoleh 81,8%(sangat baik), rata-rata penilaian uji validasi ahli media pembelajaran diperoleh 85,3%(sangat baik)dan rata-rata angket kepraktisan media diperoleh 88,3%. Dilakukan uji keefektifan dengan posttest. Dari analisis nilai posttest dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasispendekatan PMRI untuk mengatasi miskonsepsi matematis siswayang dikembangkan valid, praktisdan efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran matematika pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel kelas VIII.
Analisis Berpikir Kritis Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Matematika Bentuk Cerita Maharani, Resa; Rasiman, Rasiman; Rahmawati, Noviana Dini
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 4 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.782 KB) | DOI: 10.26877/imajiner.v1i4.3883

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa SMP dalam menyelesaikan soal matematika bentuk cerita pada materi aljabar. Berpikir kritis merupakan salah satu masalah penting dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitiannya adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 19 Semarang yang terdiri dari tiga siswa, siswa berkemampuan matematika tinggi, siswa berkemampuan matematika sedang dan siswa berkemampuan matematika rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa kemampuan matematika sedang memiliki kemampuan berpikir kritis lebih baik, dibandingkan dengan siswa yang memiliki kemampun matematika tinggi. Sedangkan pada siswa dengan kemampuan matematika tinggi memiliki kemampuan berpikir kritis lebih baik dibandingkan dengan siswa yang berkemampuan matematika rendah.
Efektivitas Model Pembelajaran Group Investigation dan Think Pair Share Berbantuan Focusky terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas X SMK Cahyono, Khadari Agung; Handayanto, Agung; Sugiyanti, Sugiyanti
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 5 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.617 KB) | DOI: 10.26877/imajiner.v1i5.4469

Abstract

Penggunaan pembelajaran konvensional dan kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran berdampak pada prestasi belajar matematika siswa yang tidak sesuai harapan. Alternatif pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar siswa digunakan model pembelajaran Group Investigation (GI) dan Think Pair Share (TPS) berbantuan Focusky. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran GI dan TPS berbantuan Focusky terhadap prestasi belajar siswa kelas XSMK.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Pelita Nusantara 2 Semarang tahun ajaran 2018/2019. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling sehingga didapatkan tiga kelas secara acak yang digunakan sebagai sampel penelitian. Desain penelitian ini adalah Postest-Only Control Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa(1)terdapat perbedaan prestasi belajar siswa antara siswa yang mendapatkan pengajaran dengan model GI berbantuanFocusky, model TPS berbantuan Focusky, dan pembelajaran konvensional;(2) prestasi belajar siswa yang mendapatkan pengajaran dengan model GI berbantuanFocuskylebih baik dari pembelajaran konvensional;(3)prestasi belajar siswa yang mendapatkan pengajaran dengan model TPS berbantuan Focusky lebih baik dari pembelajaran konvensional; (4) tidak terdapat perbedaan prestasi belajar siswa yang mendapatkan pengajaran dengan model GI berbantuanFocuskydengan model TPS berbantuan Focusky;(5) terdapat pengaruh keaktifan siswa setelah mendapatkan pengajaran dengan model GI berbantuanFocuskydan model TPS berbantuan Focuskyterhadap prestasi belajar siswa;(6) prestasi belajar siswa yang mendapatkan pengajaran dengan model GI berbantuanFocuskydan model TPS berbantuan Focuskymencapai ketuntasan belajar secara individual maupun klasikal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran GI dan TPS berbantuan Focusky efektif digunakan dalam pembelajaran.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) dan Guided Inquiry terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Azizah, Linda Ilmi Rahmah; Sugiyanti, Sugiyanti; Happy, Nurina
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 4 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.945 KB) | DOI: 10.26877/imajiner.v1i4.3853

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis disebabkan pembelajaran di sekolah masih menggunakan pembelajaran konvensional.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran PBL dan Guided Inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian Quasi Experimental Design di kelas X SMK Nusa Bhakti Semarang. Teknik sampling yang digunakan adalah Cluster Sampling dengan sampel kelas X AKL kelompok eksperimen 1, X TKJ eksperimen 2, dan X BDL sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir kritis matematis dan observasi keaktifan siswa. Hasil penelitian menunjukan pada taraf signifikansi 5% dapat disimpulkan (1) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis siswa antara pembelajaran dengan model PBL, guided inquiry, dan model konvensional; (2) kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan model PBL dan guided inquiry lebih baik dibandingkan model konvensional; (3) tidak terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis siswa antara pembelajaran dengan model PBL dan guided inquiry; (4) terdapat pengaruh positif antara keaktifan siswa pada pembelajaran model PBL dan model guided inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa; (5) ketuntasan belajar individual dan klasikal kelas PBL dan guided inquiry tercapai. Sehingga model pembelajaran PBL dan Guided Inquiry efektif terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT dan NHT Berbantuan Macromedia Flash terhadap Prestasi Belajar Siswa Falakhudin, Fahmi Arif; Handayanto, Agung; Happy, Nurina
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 5 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.94 KB) | DOI: 10.26877/imajiner.v1i5.4463

Abstract

Prestasi belajar menggambarkan keberhasilan siswa dalam proses belajar mengajar, banyak siswa di kelas 7 SMP yang memperoleh prestasi belajar dibawah KKM dibandingkan nilai UN yang diperoleh pada saat di SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan model pembelajaran Teams Games Tournament(TGT) dan Numbered Head Together(NHT) berbantuan macromedia flash terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel dalam penelitian terdiri dari 3 kelas yaitu kelas eksperimen 1 (model TGT), kelas eksperimen 2 (model NHT), dan kelas kontrol (model konvensional). Instrumen yang digunakan adalah tes prestasi belajar matematika dan lembar observasi keaktifan siswa selama pembelajaran.Teknik analisis data menggunakan Uji Normalitas, Uji Homogenitas, Uji Anava Satu Jalur, Uji Scheffe, Uji Regresi Linier Sederhana, dan Uji Ketuntasan Belajar.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan prestasi belajar model TGT, model NHT, dan model konvensional;2) Prestasi belajar siswa model TGT lebih baik daripada model konvensional;3) Prestasi belajar siswa model NHT lebih baik daripada model konvensional, (4) Tidak terdapat perbedaan prestasi belajar siswa model TGT dan model NHT, (5) Terdapat pengaruh positif antara keaktifan belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa model TGT dan siswa model NHT, (6) Prestasi belajar siswa model TGT dan model NHT mencapai KKM secara klasikal maupun individual. Kesimpulan pada penelitian ini adalah model TGT dan model NHT berbantuan macromedia flash efektif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa SMK Soleha, Soleha; Rasiman, Rasiman; Purwosetiyono, FX. Didik
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 5 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.577 KB) | DOI: 10.26877/imajiner.v1i5.4460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika ditinjau dari gaya belajarnya yaitu gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitiannya adalah siswa SMK kelas XI di Semarang.Kemudian dipilih 6 siswa yang terdiri dari 2 siswa dengan gaya belajar visual, 2 siswa dengan gaya auditorial, dan 2 siswa dengan gaya kinestetik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket gaya belajar, tes pemecahan masalah dan wawancara untuk menganalisis kesulitan siswa. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, dan menggunakan triangulasi teknikdan waktu. Hasil penelitian yaitu kesulitan yang dialami siswa dengan gaya belajar visual yaitu kesulitan dalam melakukan prosedur matematik yang benar karena tidak melakukan pemeriksaan kembali pada jawaban yang ditulis. Kesulitan yang dialami siswa dengan gaya belajar auditorial yaitu kesulitan dalam menentukan strategi karena tidak lengkap dalam menentukan pemecahan masalah, kesulitan dalam melakukan prosedur matematik yang benar karena tidak melakukan pemeriksaan kembali pada jawaban yang ditulis. Kesulitan yang dialami siswa dengan gaya belajar kinestetik yaitu kesulitan dalam memahami masalah karena tidak menuliskan hal yang ditanyakan dalam soal, kesulitan dalam melakukan prosedur matematik yang benar karena tidak melakukan pemeriksaan kembali pada jawaban yang ditulis.

Page 1 of 3 | Total Record : 30