cover
Contact Name
Alfian Maarif
Contact Email
alfianmaarif@ee.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
biste@ee.uad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro
ISSN : 26857936     EISSN : 26859572     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro (BISTE) adalah jurnal terbuka dan merupakan jurnal nasional yang dikelola oleh Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Ahmad Dahlan. BISTE merupakan Jurnal yang diperuntukkan untuk mahasiswa sarjana Teknik Elektro. Ruang lingkup yang diterima adalah bidang teknik elektro dengan konsentrasi Otomasi Industri meliputi Internet of Things (IoT), PLC, Scada, DCS, Sistem Kendali, Robotika, Kecerdasan Buatan, Pengolahan Sinyal, Pengolahan Citra, Mikrokontroller, Sistem Embedded, Sistem Tenaga Listrik, dan Power Elektronik. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan penelitian mahasiswa dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Sistem Klasifikasi Otomatis Volume Balok dengan Arduino Ilmi, Armina Syaiful; Muslihudin, Muslihudin
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.945 KB) | DOI: 10.12928/biste.v1i1.831

Abstract

Penggunaan teknologi baru dan canggih menjadi pilihan dunia industri untuk meningkatkan efisiensi produksi baik dari segi kualitas, kuantitas maupun penghematan biaya. Proses otomasi sistem kendali industri tidak akan lepas dari penggunaan perangkat elektronik, seperti halnya pengunaan berbagai macam sensor dan komponen penting lainnya. Pada penelitian ini merancang prototipe konveyor yang memisahkan otomatis balok berdasarkan ukuran volume, bertujuan untuk penghematan tempat produksi kecil dan sumber daya manusia. Perancangan perangkat keras terdiri dari microcontroller Arduino Mega 2560 menjadi penyimpan logika perintah dalam sistem,  sensor ultrasonic HC-SR04 sebagai sensor pengukur panjang, lebar dan tinggi barang, motor servo sebagai penyetop dan pemisah barang,  liquid crystal display sebagai penampil informasi dan motor dc menjadi penggerak konveyor. Pengujian sistem ini menggunakan barang penelitian 3 balok dengan ukuran berbeda yaitu 315 cm3, 480 cm3 dan 525 cm3. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan klasifikasi volume balok dapat bekerja dengan baik, dengan tingkat rata-rata error 5,4 untuk volume ukuran 315 cm3; 3,2 untuk volume 480 cm3; dan 2,33 untuk volume 525 cm3 dan dengan standar deviasi sistem klasifikasi otomatis volume balok sebesar σ = 9,40.
Sistem Pengolah Musik Sebagai Kontrol Gerak Robot Humanoid Maulana, Irmawan; Widodo, Nuryono Satya
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.162 KB) | DOI: 10.12928/biste.v1i2.915

Abstract

Pada Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI), mengharuskan peserta untuk dapat membuat robot yang dapat menari secara otomatis dengan diiringi alunan musik. Tujuan penelitian ini adalah membuat robot humanoid yang dapat menari ketika musik pengiring diputar dan berhenti ketika musik berhenti. Penelitian ini menggunakan IC MSGEQ7 sebagai pengolah musik karena IC ini dapat membaca nilai frekuensi musik secara detail sebanyak tujuh frekuensi yaitu frekuensi 63Hz; 16Hz; 400Hz, 1kHz; 2,5kHz; 6,25kHz; dan 16kHz. Ketujuh frekuensi tersebut dijadikan acuan sebagai isyarat robot untuk bergerak atau berhenti. Penentuan frekuensi sebagai isyarat gerak didapat melalui sampling musik Tari Remo menggunakan perangkat lunak Matlab dengan metode FFT (Fast Fourier Transform). Isyarat gerak tersebut dikirimkan ke sistem robot melalui Modul Bluetooth HC-05. Jika sistem robot mendapat isyarat untuk bergerak maka robot akan menggerakkan servo penggerak menjadi gerakan yang serasi. Hasil yang didapat dari pengujian adalah dapat diketahui frekuensi yang sering muncul pada musik tari remo yaitu pada frekuensi 0-4000Hz. Setelah frekuensi diketahui, implementasi pada robot memperoleh hasil robot dapat menari ketika musik diputar dan robot dapat berhenti ketika musik dihentikan.At the Indonesian Dance Robot Contest (KRSTI), it requires participants to be able to make robots that can dance automatically accompanied by music. The purpose of this study is to create a humanoid robot that can dance when the accompaniment music is playing and stop when the music stops. This study uses IC MSGEQ7 as a music processor because this IC can read music frequency values in detail as many as seven frequencies namely 63Hz frequency; 16Hz; 400Hz, 1kHz; 2.5kHz; 6.25kHz; and 16kHz. The seven frequencies are used as a reference as a robot signal to move or stop. The determination of the frequency as a gesture is obtained through the sampling of Remo Dance music using Matlab software with the FFT (Fast Fourier Transform) method. These motion signals are sent to the robot system via the Bluetooth Module HC-05. If the robot system gets a signal to move, the robot will move the servo drive into a matching movement. The results obtained from testing are the frequency that often appears in Remo dance music, namely the frequency 0-4000Hz. After the frequency is known, the implementation of the robot obtains the results that the robot can dance when the music is playing and the robot can stop when the music is stopped.
Rancang Bangun Pemberian Pakan Ayam Petelur Otomatis Menggunakan PLC Arifin, Andrean Syah; Puriyanto, Riky Dwi
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.141 KB) | DOI: 10.12928/biste.v1i1.858

Abstract

Cara pemberian pakan untuk peternakan ayam masih menggunakan cara konvensional yaitu menggunakan cara manual sehingga dibutuhkan waktu dan tenaga yang banyak. Pemberian pakan ayam petelur otomatis ini dirancang menggunakan PLC OMRON CP1E NA20DR A. Penggerak wadah dan katup-katup pakan menggunakan motor DVD yang dikontrol menggunakan PLC. Sistem telah diuji menggunakan timer untuk menentukan pergerakan motor-motor. Hasilnya motor dapat menggerakkan wadah pembawa pakan dan katup-katup pakan secara otomatis. Rancang bangun pemberian pakan ayam petelur memiliki wadah pentakar dengan volume 80 cm3 yang berjumlah 3 wadah pentakar. Dan memiliki wadah pakan pembewa dengan volume 332,1 cm3. Setelah dilakukan pengujian pemberian pakan ada sejumlah pakan yang tersisa menandakan bahwa alat berjalan dengan baik.
Monitoring Tegangan Baterai Lithium Polymer pada Robot Line Follower Secara Nirkabel Putra, Ricky Irawan; Sunardi, Sunardi; Puriyanto, Riky Dwi
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.598 KB) | DOI: 10.12928/biste.v1i2.907

Abstract

Dalam penelitian ini dirancang suatu sistem pemantauan kondisi tegangan baterai secara otomatis dengan tujuan dapat mempermudah pengguna dalam mengetahui tegangan baterai. Sistem yang dibangun dalam penelitian ini dibagi menjadi 2 bagian yaitu sistem pembacaan data dan sistem komunikasi nirkabel. Dalam sistem pembacaan data menggunakan sensor tegangan dan Arduino Uno sebagai pengolah data, lalu modul Bluetooth HC-05 sebagai media pengirim data ke smartphone. Pada sistem komunikasi nirkabel memanfaatkan Bluetooth serta smartphone Android sebagai media penampil data hasil pembacaan. Sistem pemantauan tegangan baterai lithium polymer menampilkan informasi tentang kondisi tegangan baterai yang dapat dilihat pada smartphone Android. Sistem pemantauan tegangan telah berhasil mendeteksi tegangan pada baterai dengan variasi nilai PWM dengan motor DC sebagai beban. Nilai error tegangan pada PWM 50, PWM 150 dan PWM 255 adalah 0,134; 0,338; dan 0,326. Sementara nilai standar deviasi adalah 0,180555; 0,183848; 0,115758. Hal tersebut menunjukkan alat dapat bekerja dengan baik dan memiliki tingkat akurasi pembacaan yang baik di bawah 0,4 volt.In this study, a battery voltage condition pemantauan system was designed automatically with the aim of making it easier for users to find out the battery voltage. The system built in this study is divided into 2 parts, namely the data reading system and the wireless communication system. In the data reading system uses a voltage sensor and Arduino Uno as a data processor, then the Bluetooth HC-05 module as a data sender to the smartphone. In a wireless communication system utilizing Bluetooth and Android smartphones as a media viewer of reading data. Lithium polymer battery voltage pemantauan system displays information about battery voltage conditions that can be seen on an Android smartphone. The voltage pemantauan system has succeeded in detecting the voltage on the battery with a variation of the PWM value with a DC motor as a load. The voltage error values at PWM 50, PWM 150 and PWM 255 are 0.134; 0.338; and 0.326. While the standard deviation is 0.180555; 0.183848; .115758. This shows the tool can work well and has a good reading accuracy level below 0.4 volts.
Sistem Presensi Berbasis RFID Menggunakan Raspberry Pi 3 Muttaqin, Imam Wildan; Rahman, Arif
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.149 KB) | DOI: 10.12928/biste.v1i1.850

Abstract

Sistem presensi mahasiswa banyak dilakukan secara konvensional. Sistem presensi otomatis yang ada pun memiliki kinerja yang lambat dan tidak mampu diperbarui secara otomatis. Sistem presensi mahasiswa berbasis RFID menggunakan Raspberry Pi 3 diharapkan mampu menangani masalah-masalah tersebut. Sistem pada penelitian ini dibangun menggunakan modul RFID jenis MIFARE RC522, Raspberry Pi 3 model B, dan RTC DS1307. Prinsip kerja sistem ini yaitu menerima masukan berupa hasil identifikasi ID pada kartu RFID, kemudian hasilnya diolah Raspberry Pi 3 sekaligus menentukan respon, dan merekap data presensi pada server. Hasil presensi berupa nama mahasiswa dan mata kuliah ditampilkan pada LCD 16x2. Sebagai hasil akhir, server mengirim data presensi yang dapat ditampilkan pada komputer klien melalui situs web. Pengujian sistem menunjukkan jarak maksimal identifikasi ID sejauh 4,5 cm dengan rata-rata waktu pembacaan selama 150,53 ms. Penambahan RTC DS1307 menjadikan sistem tidak harus terhubung dengan internet untuk update secara otomatis. Selain itu, penelitian ini juga membuktikan bahwa penghalang kayu, karet, keramik, kaca, plastik, dan akrilik, tidak mempengaruhi jarak dan waktu dalam proses identifikasi kartu RFID. Namun penghalang jenis logam dapat menghalangi proses identifikasi kartu RFID.
Palang Pintu Kereta Api Pneumatik Otomatis Berbasis PLC Omron CP1E-NA20DR-A Widodo, Ari; Aji, Wahyu Sapto
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v1i2.1011

Abstract

Salah satu alternatif dalam mengurangi kecelakaan dipintu perlintasan kereta api terutama di lokasi tanpa penjaga perlintasan di gardu PJL yaitu dengan palang pintu kereta api pneumatik otomatis. Alat ini menggunakan sensor proximity untuk mendeteksi kedatangan kereta api yang akan menggerakkan palang pintu perlintasan untuk menutup dan membuka.  Pintu perlintasan kereta api dengan kengontrolan manual memiliki banyak kelemahan diantaranya dari kelalaian penjaga pos sebagai operator palang pintu. Pengembangan alat dalam menggantikan peran manusia untuk menutup dan membuka palang perlintasan yang dapat bekerja secara otomatis dan aman sangat diperlukan. Alat ini menggunakan kontrol PLC sebagai sistem pemroses data input dan output. Input sensor digunakan sebagai masukan dan outputnya yaitu berupa aktifnya sirine, lampu, dan aktuator yang akan bergerak naik menutup perlintasan. Palang pintu perlintasan kereta api pneumatik otomatis bekerja dengan menggunakan dua buah sensor proximity yang di letakkan pada kanan dan kiri perlintasan dengan jarah yang jauh dari perlintasan (kurang lebih 1 km) serta menggunakan pneumatik. Penggunaan pneumatik dalam pembuatan karena pneumatik lebih menghemat ruang sekitar perlintasan dan aman. Dalam pengujiannya, pendeteksian dilakukan dengan 2 arah yang berlawanan. Hasil menunjukkan alat telah bekerja menutup dan membuka perlintasan dengan semestinya.
Pengendali Lampu LED Matrix Headlamp pada Kendaraan Bermotor Waluyo, Jatmiko Tri; Widodo, Nuryono Satya
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1054.375 KB) | DOI: 10.12928/biste.v1i1.834

Abstract

Penelitian ini mengusulkan tentang desain Headlamp lampu kendaraan yang dapat meredup berdasarkan pada data lampu kendaraan lawan. Pengolah data menggunakan Arduino uno dan menggunakan sensor BH1750 untuk membaca intensitas cahaya. Lampu Headlamp terdiri dari 3 baris LED yang terdiri dari 4 buah LED setiap baris. Lalu juga terdapat 1 buah lampu LED utama di kanan dan kiri. Berdasarkan pengujian dapat diketahui bahwa lampu LED dapat bekerja dengan baik yaitu dapat meredup dari mulai LED pada baris pertama dan kedua sesuai dengan intensitas cahaya. Perbandingan pengukuran menggunakan perangkat lightmeter menunjukkan bahwa perangkat memiliki nilai error -53,925 dan standar deviasi 51,6110126 yang menunjukkan bahwa desain perangkat masih belum mendapatkan hasil yang baik.
Deteksi Zona pada KRSTI dengan Sensor Warna TCS3200 Bardani, Ahmad Imam; Widodo, Nuryono Satya
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v1i2.955

Abstract

Robot seni tari Lanange Jagad untuk lomba Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) belum mampu membedakan zona warna pada arena yang menyebabkan robot melakukan gerakan tarian yang tidak sesuai dengan tempatnya. Oleh karena itu dibutuhkan kontrol otomatisasi menggunakan sensor warna TCS3200. TCS3200 akan memperoleh komposisi RGB yang tepat menggunakan perhitungan frekuensi. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah robot seni tari Lanange Jagad dapat membedakan zona dengan memanfaatkan warna merah, biru, biru muda, hijau, dan putih dengan tingkat keberhasilan 84%. Ketika robot mendeteksi warna yang sudah ditentukan pada setiap zona, robot akan secara otomatis melakukan gerakan tari yang sudah disesuaikan dengan zona tersebut. Saat robot masuk ke zona warna berbeda maka robot akan menghentikan gerakan tari pada zona sebelumnya dan memanggil gerakan tari selanjutnya. Namun masih terdapat banyak noise saat melakukan pengujian sehingga nilai RGB yang digunakan untuk memanggil gerakan tari berubah sehingga robot tidak merespons perintah yang dimasukkan pada program. Nilai RGB yang stabil di dapatkan pada kondisi kaki robot menapak atau bersentuhan langsung dengan zona warna, nilai tersebut yang digunakan untuk pemanggilan gerakan tari.The Lanange Jagad dance robot for the Indonesian Robot Dance Contest (KRSTI) has not been able to distinguish the color zone in the arena that causes the robot to perform dance moves that are not in accordance with its place. Therefore we need automation control using the TCS3200 color sensor. TCS3200 will obtain the right RGB composition using frequency calculations. The results achieved in this study are the Lanange Jagad dance robot can distinguish zones by utilizing red, blue, light blue, green, and white with a success rate of 84%. When the robot detects the colors that have been determined in each zone, the robot will automatically perform dance moves that have been adapted to the zone. When the robot enters a different color zone, the robot will stop the dance movement in the previous zone and call the next dance movement. However, there is still a lot of noise when testing so that the RGB value used to call dance moves changes so that the robot does not respond to commands entered in the program. A stable RGB value is obtained when the robot's foot steps or comes into direct contact with the color zone, the value that is used for calling dance moves.
Monitoring Tegangan Baterai Lithium Polymer pada Robot Sepak Bola Beroda secara Nirkabel Listianto, Rio Dwi; Sunardi, Sunardi; Puriyanto, Riky Dwi
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.446 KB) | DOI: 10.12928/biste.v1i1.826

Abstract

Baterai Lithium Polymer (Li-Po) dipilih sebagai sumber daya robot dikarenakan baterai Li-Po karena memiliki bobot yang ringan dan kapasitas penyimpanan listrik yang besar. Namun untuk mengetahui daya baterai yang digunakan, para pemilik robot harus menghentikan robot kemudian dilakukan pengukuran baterai mengunakan alat ukur. Penelitian ini bertujuan memantau nilai tegangan pada baterai Li-Po yang melalui motor penggerak pada robot sepakbola beroda tanpa menggunakan alat ukur dan hasilnya dapat ditampilkan pada komputer maupun PC secara nirkabel. Percobaan dilakukan menggunakan peralatan sensor tegangan dan modul wifi nodeMCU. Hasil dari penelitian ini sensor tegangan dapat membaca data dan didapat nilai standar deviasi 0,39 dan error rata-rata 0,43 yang menunjukkan bahwa sensor memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Sementara untuk proses pemantauan sensor berjalan dengan lancar tanpa ada kendala.
Pemanfaatan Air Larutan Garam Sebagai Kabel Penghantar Listrik Pengganti Tembaga Syafitra Rezki, Muhammad Adhzerian; Maliansyah, Harri; Ariyanto, Dimas Yusuf; Faishal, Muhammad
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.943 KB) | DOI: 10.12928/biste.v1i2.884

Abstract

Penelitian ini bertujuan memanfaatkan air larutan garam sebagai penghantar listrik untuk menjadikannya alternatif pengganti kabel tembaga yang saat ini banyak digunakan dalam menghantarkan listrik. Proses dari air larutan garam yang dapat menghantarkan listrik karena pada larutan garam menggandung NaCl yang mengakibat adanya perpindahan elektron dari suatu atom ke atom yang lain. Dalam penelitian ini menggunakan beberapa sampel massa garam yang berbeda-beda serta dilakukan perbandingan daya hantar listrik dengan air tanpa larutan garam dan tembaga yang dihubungkan pada beban lampu sebesar 10 Watt. Hasil pengujian yang didapatkan, larutan tanpa garam menghasilkan daya sebesar 0,94 Watt dan larutan dengan massa garam 50 gram, 100 gram, 200 gram dan 400 gram menghantarkan daya listrik sebesar 3,43 Watt, 4,51 Watt, 6,17 Watt dan 7,61 Watt sedangkan daya hantar tembaga sebesar 9,51 Watt. Hal tersebut menunjukkan bahwa dalam penggunaan air larutan garam sebagai penghantar listrik, jika semakin bertambah massa garam maka daya hantar listrik yang dihasilkan juga akan semakin besar.This study aims to use salt water as an electrical conductor to make it an alternative to copper wires which are currently widely used in conducting electricity. The process of saltwater solution that can conduct electricity because the salt solution contains NaCl which results in the transfer of electrons from one atom to another. In this study using several different samples of the mass of salt and comparing the conductivity of electricity with water without salt and copper solutions connected to the lamp load of 10 Watts. The test results obtained, a solution without salt produces power of 0.94 Watt and a solution with a mass of salt 50 grams, 100 grams, 200 grams and 400 grams deliver electrical power of 3.43 Watts, 4.51 Watts, 6.17 Watts and 7.61 Watts while the conductivity of copper is 9.51 Watt. This shows that in the use of salt water as a conductor of electricity if the mass of salt increases, the conductivity of electricity produced will also be even greater.

Page 1 of 1 | Total Record : 10