cover
Contact Name
Aslati
Contact Email
aslatidakwah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
madani@uin-suska.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat
ISSN : 2338607X     EISSN : 26567741     DOI : -
Jurnal Masyarakat Madani menerbitkan penelitian terkait pemberdayaan masyarakat dan komunitas, agama, ekonomi, lingkungan, kebijakan public, kesejahteraan sosial, kewirausahaan sosial, pemetaan sosial dan pengorganisasian masyarakat. Artikel-artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ini merupakan kajian ilmiah atas masalah-masalah yang berkembang dalam masyarakat, gagasan-gagasan orisinal dan juga ringkasan hasil penelitian yang dituangkan dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018" : 5 Documents clear
PERAN SAKTI PEKSOS DALAM MENDAMPINGI ANAK-ANAK TERLANTAR (SUDUT PANDANG TEORI SOCIAL LEARNING) DI DINAS SOSIAL KABUPATEN GUNUNG KIDUL Rahmaddani, Vikri
Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.041 KB)

Abstract

Child social welfare can be fulfilled with Child Social Welfare Program (PKSA), which this program has been implemented by social office of GunungKidul regency which in its implementation can not be separated from the role of a social worker. In this child social welfare program does not separate the child from the family, but the child lives with the family, so the model of accompaniment in doing social work from the social service is insindental (at any time) when needed to assist the client. The formulation of the problem is how the role of social work through Child Social Welfare Program (PKSA) which is implemented by the Social Service of GunungKidul Regency, and what are the social worker barriers in implementing Child Social Welfare Program (PKSA) implemented by Social Service of GunungKidul Regency In general, this study is a development of research through qualitative descriptive approach, to obtain an accurate process in conducting research on the role of Social Worker In Accompanying Neglected Children (Viewpoint of Social Learning Theory), the authors determine informants from relevant stakeholders, consisting of government in social offices or related institutions and Saktipeksos. In this study the authors determine the informants by purposive sampling technique, which means choosing a deliberately chosen informant who taknib because there are considerations to achieve certain goals. So they can provide the right input about the accompaniment in the process carried out. Methods of data collection used are interviews, observation, and documentation. After the data collected, the next step the authors determine the technique of data validation, while the selected technique is keajengan observation with the intention of finding the characteristics and elements in situations that are very relevant to the issues and issues sought, then focus than on those things detailed. With this the authors only make observations to the problem in the precise is the role of SaktiPeksos in assisting children abandoned with Social Learning Theory.
MANUSIA DALAM PERSFEKTIF PSIKOLOGI DAN ISLAM Rosmita, Rosmita
Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.101 KB)

Abstract

Manusia sebagai makhluk hidup yang merupakan makhluk yang lebih sempurna apabila dibandingkan dengan makhluk makhluk hidup yang lain. Manusia tidak semata mata tunduk pada kodratnya dan secara pasif menerima keadaannya, tetapi ia slalu sadar dan aktif menjadikan dirinya sesuatu. Proses perkembangan manusia sebagian ditentukan oleh kehendaknya sendiri, berbeda dengan makhluk makhluk lainnya yang sepenuhnya tergantung pada alam. Kebutuhan untuk terus menerus menjadi inilah manusia yang khas manuasiawi, dan karenanya pulalah manusia bisa berkarya, biasa mengatur dunia untuk kepentingannya, sehingga timbullah kebudayaan dalam segala bentuknya itu, yang tidak terdapat pada makhluk lainnya.
ANALISIS MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Yefni, Yefni
Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.19 KB)

Abstract

Pemberdayaan masyarakat miskin belakangan ini mengalami berbagai problem. Diantara beberapa problem tersebut, salah satunya ialah belum adanya realisasi program pemberdayaan. Tujuan penelitian untuk a). Menjelaskan proses pemberdayaan. b). Menjelaskan output pemberdayaan. c). Menjelaskan model pemberdayaan. d). Menjelaskan kelebihan dan kekurangan model pemberdayaan. Penelitian menggunakan metode kualitatif, pengumpulan data menggunakan observasi terlibat, wawancara dan peninjauan dokumen. Hasil penelitian menjelaskan proses pemberdayaan melalui pelaksanaan pelatihan: pertama, pelaksanaan pelatihan mengalami kendala yang signifikan. Hal ini terlihat dari: a). Proses penyadaran diganti dengan perekrutan peserta oleh pemerintah setempat. b). Proses transformasi secara kolektif, tetapi efisiensi waktu pelatihan kurang tepat. c). Proses advokasi belum dilakukan. Kedua, metode yang digunakan kurang menjawab permasalahan, peserta hanya mendapatkan penataan dan pengalaman baru. Ketiga, materi pelatihan dipaksakan, terlihat pada setting program pelatihan tanpa memahami permasalahan masyarakat. Kemudian output pelatihan belum mencapai tujuan. Terlihat pada kondisi peserta tidak berubah prapelatihan dan pascapelatihan serta belum dilakukan pendampingan. Seterusnya model pemberdayaan menggunakan model community depelopmen.Selanjutnya kelebihan dan kekurangan model pemberdayaan Pertama,efisiensi waktu pelatihan yang dilematis. Kedua, paradigma pemberdayaan menyamaratakan kriteria kemiskinan. Ketiga, metode pemberdayaan tidak memperhitungkan perbedaan masyarakat. Keempat, materi pelatihan dipaksakan tanpa memperhatikan masalah dan kebutuhan masyarakat. Kelima, program pemberdayaan tidak berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN REMAJA BERBASIS MASJID (Studi Terhadap Remaja Masjid di Labuh Baru Barat) Aslati, Aslati; Silawati, Silawati; Sehani, Sehani; Nuryanti, Nuryanti
Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.859 KB)

Abstract

Tujuan dari Pemberdayaan Remaja Masjid adalah untuk menggali sumberdaya remaja yang lahir dari program-program yang berbasis Masjid agar terwujud remaja yang berakhlak mulia dan Qurani.Istilah Remaja Masjid tidak asing bagi umat Islam di Indonesia.Remaja Masjid adalah organisasi yang mewadahi aktivitas remaja muslim dalam memakmurkan Masjid, yang berorientasi pada aktivitas kemasjidan, keislaman, keilmuan, keremajaan dan keterampilan, organisasi ini dapat memberikan kesempatan bagi anggotanya mengembangkan diri sesuai bakat dan kreativitas mereka di bawah pembinaan Pengurus/Ta’mir Masjid.Metode pemberdayaan adalah Participatory Action Research (PAR). Hasil dari kegiatan pemberdayaan adalah Remaja diajak untuk mengembangkan diri melalui Pelatihan kepemimpinan dan Organisasi serta mengaplikasikan program yang sudah dirancang seperti pengembangan usaha ekonomi kreatif berbasis kerajinan tangan dan dijual di  warung-warung, swalayan, sekolah-sekolah.
DINAMIKA DAKWAH ISLAM DALAM PERSPEKTIF MANAGEMEN PERUBAHAN DI KECAMATAN TAMPAN Ginda, Ginda
Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.065 KB)

Abstract

Although there are indications of religious and social piety of society lately, which is characterized by increasing volumes of awareness in worship and activities of spiritual routines at almost all levels of society, it is not at the same time expressed to reflect the level of qualitative understanding and practice of Islam. Because there are also indications that suggest that such behaviors are only a symbol of social piety, while worship carried out by the ummah is only limited to carrying out duties and rituals. Majelis Taklim as an Islamic da'wah institution that is continuously present in the community such as not having a contribution in assisting the community "dealing" with such phenomena. The research of the Majelis Taklim in the perspective of change management found several important problems that caused the Majelis Taklim  to not contribute optimally as a da'wah institution in the midst of the community.

Page 1 of 1 | Total Record : 5