PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : 25284037     EISSN : 26158396
Pratama Widya : Jurnal Pendidikan Anak Usia yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar ini didedikasikan sebagai media untuk mempublikasikan pemikiran maupun penelitian yang berkaitan dengan topik pendidikan anak usia dini. Fokus Pratama Widya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini : Paradigma, Filosofi, Teori, Strategi, Pendekatan, Metode, Model serta Kebijakan-kebijakan Pendidikan Anak Uisia Dini.
Articles 36 Documents
PEMBENTUKAN KARAKTER UNGGUL DAN NASIONALIS PADA ANAK USIA DINI MELALUI SEKAR RARE Seriadi, Si Luh Nyoman
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 1 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1550.942 KB)

Abstract

AbstrakPembentukan SDM dimulai sejak usia dini. Semakin dini anak mengenal nilai-nilai baik maka semakin kuat fondasi karakternya dimasa yang akan datang. Untuk membentuk karakter mulia pada diri anak maka segala sesuatu disekitar anak harus mulia dan positif. Salah satu cara untuk membentuk karakter anak-anak adalah dengan cara memperkenalkan lagu anak-anak yang bermuatan nilai-nilai positif dan pesan moral di dalamnya. Nilai moral yang disisipkan dalam lirik lagu anak-anak ini dimaksudkan untuk mendidik perkembangan psikologi seorang anak. Lagu dolanan anak atau yang dalam budaya Bali dikenal dengan gending rare memiliki manfaat yang positif di dalam pembentukan karakter karena, mengandung nilainilai kependidikan di antaranya nilai kejujuran, kerukunan, sejarah, budaya, nasionalisme dan menghormati orang lain dan masih banyak hal positif lainnya lagi. Contoh Gending Rare yang dijelaskan dalam tulisan ini adalah gending rare berjudul “mara bangun” dan “merah putih”.Kata Kunci:Pembentukkan Karakter, Anak Usia Dini, Sekar Rare
PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK ANAK USIA DINI: 15 PRINSIP PENDEKATAN DAN METODE PEMBELAJARAN OLEH PROFESSOR JACK C. RICHARD Dwiyana Putra, I Dewa Gede Rat
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 1 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractEnglish is not a compulsory subject in early childhood education (ECD) curriculum in Indonesia. However, practically, many ECD schools implement English language learning which adds value to the existence of the ECD School itself, in addition to the demand of parents. Therefore, many problems arise in the ELT practice in ECD schools, one of which is the problem of the appropriateness of approaches and methods of ELT applied to the young learner. This article aims to promote the English learning approaches in teaching English for young learner (TEYL) that have been presented by Professor Jack C. Richard in his official web page, complemented by methods that can be implemented by ECD school Teachers. Several related studies on the effectiveness of the method are also presented to provide empirical evidence from various contexts. Finally, conclusions and suggestions about TEYL approaches and methods are addressed to readers, especially for ECD practitioners and researchers interested in TEYL.Keywords: Approach, Method, English Languge Teaching, Early Childhood.AbstrakBahasa Inggris merupakan mata pelajaran yang tidak diwajibkan dalam kurikulum PAUD di Indonesia. Namun, dalam praktiknya banyak Sekolah PAUD melaksanakan pembelajaran Bahasa Inggris yang memberikan nilai tambah untuk keberadaan Sekolah PAUD itu sendiri disamping karena adanya permintaan orang tua siswa. Oleh karena itu, banyak permasalahan yang muncul dalam praktiknya di sekolah-sekolah PAUD, salah satunya adalah permasalahan tentang kesesuaian pendekatan dan metode pembelajaran Bahasa Inggris yang diterapkan untuk AUD. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan kembali pendekatan-pendekatan pembelajaran Bahasa Inggris untuk AUD yang telah disampaikan oleh Professor Jack C. Richard pada halaman web-nya, dilengkapi dengan metode-metode yang dapat diimplementasikan oleh Guru PAUD. Beberapa penelitian yang terkait tentang effektivitas dari metode tersebut juga dipaparkan untuk memberikan bukti empiris dari berbagai konteks. Pada bagian akhir, kesimpulan dan saran mengenai mengenai metode ini disampaikan kepada pembaca, terutama dari kalangan praktisi PAUD dan peneliti yang tertarik pada bidang pendidikan Bahasa Inggris untuk Anak Usia Dini.Kata Kunci: Pendekatan, Metode, Pembelajaran Bahasa Inggris, Anak Usia Dini.
PENGAJARAN TEOLOGI PADAANAK USIA DINI MELALUI LAGU TRI MURTI (NYANYIAN DHARMA) Utami Dewi, Ida Ayu Putu
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1050.015 KB)

Abstract

Early childhood education is the main gateway in entering the next education. Conducting education as early as possible is an investment in further education as well as building a solid foundation of life. This period is a very important period, where at this time the human experience full development, so called as the golden age. Teaching theology can be done through songs. Chanting of children’s songs is a powerful weapon in building theological values towards the children. They can learn about the theological value contained in the song while they are singing happily. One of the Hindu children’s songs is Tri Murti. This Tri Murti song indirectly adds positive stimulus to the growth of the child. The lyrics of the song imply the concept of divinity in Hinduism with language that is easily understood by young children without having to peel deeper. Where the God of Hinduism has three main manifestations consisting of the Lord Brahma, Lord Vishnu and Lord Shiva are referred to as the three main devātas. These three gods are described as having different tasks and mastering different elements and different scriptures. With this song, young Hindu youths have been installed early on in theology and need not worry about other people’s accusations that Hindus worship a lot of God; Hinduism is a religion of polytheism and so on. In this song is very clearly mentioned that there are three manifestations of God called Tri Murti with different names, different characters, and different tasks. However, in essence, it is one that is Brahman.
PARENTING EDUCATION GUNA MENINGKATKAN PARENTING SELF-EFFICACY PADA ORANG TUA DARI ANAK DENGAN GANGGUAN AUTISME Ekaningtyas, Ni Luh Drajati
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 4, No 1 (2019): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.024 KB)

Abstract

Parents of children with autism disorder faces many challenges and psychological burdens which can cause stress and depression that can affect parenting quality given to the children. Hence, the ideal amount of parenting self-efficacy is needed in order to overcome stressors related to parenting. Parenting education in a form of psychoeducation can be used to create and improve parenting self-efficacy by establishing/intensifying perceptions and increasing the parent’s cognitive or understanding regarding parenting strategy of children with autism disorder.
MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN PADA AUD SEBAGAI BEKAL KECAKAPAN HIDUP Krisdayanthi, Astrid
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 2 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1229.79 KB)

Abstract

Pada era globalisasi, kreatifitas dan karakter yang kuat adalah modal untuk bertahan dari tuntutan kemajuan jaman. Pembentukan karakter dan kreatifitas telah dimulai sejak usia dini. Jiwa kewirausahaan adalah salah satu karakter yang perlu ditanamkan sejak dini. Pendidikan kewirausahaan bukan sekedar mendidik para calon pengusaha atau untuk mengajarkan anak mencari uang sejak dini, melainkan untuk menumbuhkan dan mengembangkan karakter yang telah ada pada diri anak. Nilai-nilai yang perlu diimplementasikan melalui karakter tersebut adalah nilai-nilai kreativitas, inovasi, keberanian, kemandirian, dan tanggungjawab. Artikel ini membahas mengenai jiwa kewirausahaan sebagai suatu karakter; bagaimana membangunnya sebagai suatu bekal kecakapan hidup (Life Skill).Keyword : Jiwa Kewirausahaan, Anak Usia Dini, Life Skill
MENDIDIK ANAK SUPUTRA Sanjaya, Putu
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 1 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The child is the future of the world. Whether or not life is next depends on the preparation and readiness of the child. The existence of a suputra child will be able to realize a peaceful and prosperous life. Therefore education and child development towards suputra is very important. Hinduism has a clear concept of suputra and how to educate children to be suputra. This paper examines Hindu literature belonging to sacred literature. With a qualitative approach and literature review method of this paper explores about how suputra children in the view of Hindu literature and how to educate children to become a child suputra.Keywords: AbstrakAnak adalah masa depan dunia. Baik tidaknya kehidupan berikutnya adalah bergantung pada penyiapan dan kesiapan anak. Keberadaan anak yang suputra akan dapat mewujudkan kehidupan yang damai dan sejahtera. Oleh karena itu pendidikan dan pembinaan anak menuju suputra merupakan hal yang sangat penting. Agama Hindu memiliki konsep yang jelas mengenai anak yang suputra dan bagaimana mendidik anak agar menjadi suputra. Tulisan ini mengkaji literatur-literatur Hindu yang tergolong sastra suci. Dengan pendekatan kualitatif dan metode kajian pustaka tulisan ini mengetengahkan tentang bagaimana anak suputra dalam pandangan susastra hindu serta bagaimana mendidik anak agar menjadi anak yang suputra.Kata Kunci: Suputra, Anak Usia Dini
PARADIGMA BARU DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Sutrisni Handayani, Ni Nyoman
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The learning model that has been putting the burdens and shackles of children’s freedom in exploring and acquiring knowledge has now turned into how the learning process can be fun, valuable, and without unawareness. When did the educational situation arise? The situation of education takes place starting from the usual association. So, essentially social situations is a field (land) to prepare and install the education. It is because from a social situation that can be transformed into the educational or educational situation is not possible without the situation of association.
LAGU KEAGAMAAN HINDU DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA PAUD HINDU AMERTHA YULIA GANESHA KABUPATEN KARANGASEM Mertayasa, I Wayan
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 2 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2511.643 KB)

Abstract

Masalah-masalah yang berkaitan dengan karakter siswa Hindu PAUD Hindu Amertha Yulia Ganesha antara lain: (1) tata cara sembahyang pengucapan Gayatri Mantram, siswa banyak bercanda dalam mengucapkan Gayatri Mantram (2) perilaku siswa yang berani melawan nasehat guru (3) siswa yang suka berkelahi dengan teman sebayanya (4) pencurian (5) kesadaran siswa menjaga kebersihan WC kurang, (6) siswa membuang sampah dengan sembarangan. Untuk mengatasi masalah yang sangat komplek tersebut maka pendidikan karakter perlu ditumbuhkembangkan melalui beraneka metode salah satunya adalah lagu keagamaan Hindu. Melalui lagu keagamaan Hindu yang dibuat khusus mengandung nilainilai pendidikan agama Hindu, seperti: menjaga hubungan yang baik antara manusia dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, hubungan yang baik antara manusia dengan sesama manusia, dan manusia dengan alam semesta yang disebut dengan konsep Tri Hita Karana. Dari latar belakang tersebut maka dapat dirumuskan beberapa permasalahan yaitu : mengapa lagu keagamaan Hindu diterapkan dalam membentuk karakter siswa, apakah fungsi lagu keagamaan Hindu, bagaimanakah proses penerapan lagu keagamaan Hindu di PAUD Hindu Amertha Yulia Ganesha? Dari ketiga rumusan masalah tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lagu keagamaan Hindu dalam membentuk karakter siswa, fungsi lagu keagamaan Hindu, dan proses penerapan lagu keagamaan Hindu di PAUD Hindu Amertha Yulia Ganesha, kabupaten Karangasem. Penelitian ini menggunakan teori behavioristik dan teori fungsional struktural sebagai dasar untuk membuat pertanyaan-pertanyaan secara terperinci untuk membedah rumusan masalah. Jenis Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan metode pendekatan deskriptif kualilatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen, kemudian diolah dan dianalisis secara naratif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis diperoleh suatu temuan bahwa tujuan penerapan lagu keagamaan Hindu untuk membangun karakter siswa PAUD Hindu Amertha Yulia Ganesha adalah untuk membantu perkembangan peserta didik khususnya yang beragama Hindu untuk menjadi manusia yang lebih utuh dan sadar akan tanggung jawab terhadap dirinya, orang lain, alam semesta dan Tuhan Yang Maha Esa. Strategi penerapan lagu keagamaan hindu untuk membangun karakter adalah dengan pembiasaan menyanyikan lagu tersebut dan mengimplementasikannya dalam pembelajaran di PAUD dengan pembiasaan melakukan puja tri sandya/mengucapkan Gayatri Mantram, pembiasaan sembahyang pada hari suci Purnama dan Tilem serta hari raya Saraswati, pembiasaan mengucapkan salam Om Swastyasu. Menjaga kebersihan areal lingkungan sekolah, dampak penerapan lagu pendidikan karakter bagi siswa PAUD Hindu Amertha Yulia Ganesha adalah siswa mampu bekerja keras, memiliki sikap disiplin, menjadi orang beriman, menjadi orang berhati lembut, menjadi orang berhati lembut, menjadi orang bertanggung jawab, bersikap tenggang rasa, bersikap jujur, bersikap menghargai waktu, bersikap sopan, santun dan hormat. Kata Kunci : Lagu Keagamaan Hindu, Karakter Siswa
PEMBELAJARAN SENI DAN TEKNOLOGI DIGITAL SEBAGAI MEDIA BELAJAR DAN PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI Sri Cahya Dewi, Ni Komang; Suyanta, I Wayan
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 1 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1091.381 KB)

Abstract

Abstrak Pentingnya tahun-tahun awal kehidupan seseorang sudah disadari oleh semua pihak karena pada usia dinilah otak individu berkembang sangat pesat, bahkan hasil penelitian menyatakan bahwa perkembangannya mencapai hingga lebih dari 50%. Usia dini adalah fase fundamental bagi perkembangan individu yang disebut juga sebagai golden age atau usia emas. Pengalaman-pengalaman yang dijalani anak mungkin akan membentuk pengalaman yang akan dibawa seumur hidupnya. Implikasinya pada bidang usia dini adalah diperlukan langkah yang tepat (signifikan dan strategis) untuk membekali anak sejak usia dini. Upaya yang akan diambil akan dianggap semakin strategis jika dikaitkan dengan anggapan bahwa anak dalah praktisi masa depan. Dialah yang akan mengisi baik atau buruknya hari esok. Artinya, keberhasilan membina anak sejak dini merupakan kesuksesan bagi masa depan anak. sebaliknya, kegagalan dalam memberikan pembinaan, pendidikan, pengasuhan, dan perlakuan akan menjadi bencana bagi kehidupan anak di masa yang akan datang. Kata Kunci: Seni, Teknologi Digital dan Psikologi perkembangan PAUD
MENCERDASKAN ANAK BANGSA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Zaenab, Siti; Sueca, I Nyoman
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 1 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2002.304 KB)

Abstract

AbstractGovernment policy in a program with education care, and early childhood development (PAUD) as a concrete manifestation of the government’s commitment is in the document “National Program for Indonesian Children (PNBAI). The important value of early childhood (early childhood) period for the growth and development ofchildren in the future, is increasingly realized by parents. This growing awareness raises an escalation of interest for quality early childhood education that can meet their expectations. The intelligence that occurs in children, cognitive theory and psychoanalytic theory is very important in supporting children play a reference in determining the stage of child development in terms of cognitive, afktif, psikomotorik, language, and social emotional. Early childhood learning approach as the main arena in instilling knowledge of Indonesian children aged 4-5 years is done with various setrategi as a skill in mengartur appropriate learning, in order to achieve maximum results which is the hope of society. In some rural communities, many still do not take advantage of their early childhood education opportunities, many factors affect the economy, parents, and the distance to school. During this education from tingkan PAUD to kindergarten in rural areas almost mostly built by the party suwasta in the form of the foundation. This is something that needs to get the attention of the central government to the district level. Keywords: To hatch the nation’s childrenAbstrakKebijakan pemerintah dalam sebuah program dengan pengasuhan pendidikan, dan pengembangan anak usia dini (PAUD) sebagai wujud nyata komitmen pemerintah adalah yang temuat dalam dokumen berupa “Program Nasional Bagi Anak Indonesia (PNBAI). Nilai penting periode anak usia dini (PAUD) bagi pertumbuhan dan perkembangan anak dimasa yang akan datang, semakin disadari oleh orang tua. Kesadaran yang terus tumbuh tersebut menimbulkan eskalasi/pertambahan minat terhadap pendidikan anak usia dini yang berkualitas yang bisa memenuhi harapan mereka. Kecerdasan yang terjadi pada anak-anak, teori kognitif dan teori psikoanalitis sangat penting dalam menunjang main anak menjadi acuan dalam menentukan tahap perkembangan anak baik dari segi kognitif, afktif, fisikomotorik, bahasa, maupun sosial emosional. Pendekatan pembelajaran anak usia dini sebagai ajang utama dalam penanamkan pengetahuan terhadap anak Indonesia yang berumur 4-5 tahun dilakukan dengan berbagai setrategi sebagai sebuah ketrampilan dalam mengartur pembelajaran yang sesuai, agar mencapai hasil maksimal yang merupakan harapan masyarakat. Di beberapa masyarakat daerah pedesaan masih banyak belum memanfaatkan kesempatannya untuk membeikan pendidikan usia dini terhadap anak-anak mereka, hal ini banyak faktor yang mempengaruhi misalkan, ekonomi, kesibukan orang tua maupun jarak

Page 1 of 4 | Total Record : 36