cover
Contact Name
I Gusti Ngurah Triyana
Contact Email
ngrtriyana@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalgunawidya@ihdn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
GUNA WIDYA: JURNAL PENDIDIKAN HINDU
ISSN : 23555696     EISSN : 25550156     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Guna Widya adalah Jurnal Pendidikan Hindu yang dikelola oleh Jurusan Pendidikan Agama Fakultas Dharma Acarya. Guna Widya memuat hasil penelitian maupun hasil pemikiran akademisi dan praktisi pendidikan Agama Hindu. Jurnal Guna Widya memberikan ruang gerak terhadap penulis yang ingin mengembangkan dan menyebarkan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam ajaran Agama Hindu yang bersifat mendidikan sehingga dapat membentuk karakter masyarakat Hindu yang cerdas dan berbudi pekerti yang luhur. Guna Widya juga memuat tentang aplikasi ajaran Agama hindu yang disesuaikan dengan adat, budaya dan tradisi masyarakat pendukungnya. Guna Widya lahir dengan harapan membuka cakrawala pendidikan yang luas khususnya dalam bidang pendidikan Agama Hindu
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 1 (2018): Guna Widya: Jurnal Pendidikan Hindu" : 7 Documents clear
PERUBAHAN PERILAKU REMAJA HINDU DALAM MENJALANKAN AKTIVITAS KEAGAMAAN DI KOTA DENPASAR Temon Astawa, I Nyoman
GUNA WIDYA: JURNAL PENDIDIKAN HINDU Vol 5, No 1 (2018): Guna Widya: Jurnal Pendidikan Hindu
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2033.858 KB)

Abstract

Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan  perilaku remaja Hindu dalam aktivitas keagamaan di Kota Denpasar adalah faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yaitu perkembangan pikiran dan perkembangan biologis, sedangkan faktor eksternal yaitu lingkungan sekolah dan lingkungan keluarga. Kedua faktor tersebut dapat mempengaruhi  perilaku remaja dalam aktivitas keagamaan di Kota Denpasar.  Perubahan tersebut merupakan perubahan yang terjadi pada perilaku remaja Hindu dalam menjalankan  aktivitas keagamaannya ke arah yang lebih baik karena sebagian besar siswa masih mengikuti aktivitas-aktivitas keagamaan yang diselenggarakan di sekolah, keluarga maupun masyarakat.Kata Kunci : Perilaku Remaja Hindu, Aktivitas Keagamaan.
PENGUATAN KARAKTER DALAM PENDIDIKAN KELUARGA MENURUT PANDANGAN KI HAJAR DEWANTARA Marsono, Marsono
GUNA WIDYA: JURNAL PENDIDIKAN HINDU Vol 5, No 1 (2018): Guna Widya: Jurnal Pendidikan Hindu
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ki Hajar Dewantara mengatakan bahwa mendidik anak itulah mendidik rakyat. Keadaan dalam hidup dan penghidupan kita pada jaman sekarang itulah buahnya pendidikan yang kita terima dari orang tua pada waktu kita masih kanak-kanak. Sebaliknya anak-anak yang pada waktu ini kita didik, kelak akan menjadi warga negara kita. Dimaksudkan adalah instuisi pendidikan masih perlu untuk dikembangkan lewat tema-tema pemikiran khusunya. Institusi keluarga yang menjadi lingkungan pendidikan pertama dan utama mendapatkan kriteria utama untuk menempatkan posisi pendidikan sebagai sebuah bangunan untuk menghantarkan manusia menuju cita idealitas pendidikan sebagaimana terumus sebelumnya. Dan pendidikan keluarga tersebutlah yang akan dibahas dalam penulisan ini.Kata Kunci: Pendidikan Keluarga, Penguatan Karakter.
GEGURITAN DUKUH SILADRI KAJIAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER Arini, Ni Wayan
GUNA WIDYA: JURNAL PENDIDIKAN HINDU Vol 5, No 1 (2018): Guna Widya: Jurnal Pendidikan Hindu
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sastra Bali tradisional merupakan bagian dari kebudayaan Bali yang sekaligus merupakan peninggalan leluhur yang tak ternilai harganya. Di samping itu juga sastra tradisional Bali merupakan salah satu bentuk yang dapat digunakan sebagai media dalam menuangkan gagasan-gagasan maupun ide-ide untuk menyampaikan ajaran-ajaran atau norma-norma dalam kehidupan bermasyarakat. Karya sastra merupakan salah satu peninggalan nenek moyang suatu masyarakat yang kaya akan nilai- nilai pendidikan, kecerdikan, kritik sosial serta mengandung nilai budi pekerti yang luhur yang sudah sepantasnya mendapatkan perhatian dalam usaha untuk melestarikan dan mengembangkan nilai budaya bangsa, khususnya budaya bahasa Bali. Sebuah karya sastra pasti terkandung nilai- nilai kehidupan yang ber;laku pada masyarakat di mana karya sastra tersebut diciptakan. Seperti misalnya nilai- nilai tersebut menggambarkan norma, tradisi, aturan dan kepercayaan yang dianut/ dilakukan pada suatu masyarakat. Nilai- nilai tersebut antara lain, nilai moral, nilai sosial; nilai budaya/ tradisi: nilai religi/ keagamaan, dan lain sebagainya. Demikian pula halnya dengan geguritan Dukuh Siladri yang banyak sekali mengandung nilai-nilai pendidikan karakter yang dapat diajarkan kepada anak-anak, remaja maupun orang dewasa untuk dijadikan pedoman berperilaku dalam kehidupan sehari-hari. Nilai -nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam Geguritan Dukuh Siladri adalah nilai-nilai : 1) rasa ingin tahu, 2)  cinta damai, 3) bersahabat/komunikatif, 4) gemar membaca, 5) jujur, 6) kerja keras, 7) Tanggung Jawab, 8) peduli social, dan 9) religious. Kata Kunci : Geguritan Dukuh Siladri , Nilai Pendidikan Karakter.
IMPLEMENTASI AJARAN TRI DANA PADA PELAKSANAAN UPACARA YADNYA DI DUSUN BANTAS DESA PAKRAMAN SUDAJI KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG Sanjaya, Putu
GUNA WIDYA: JURNAL PENDIDIKAN HINDU Vol 5, No 1 (2018): Guna Widya: Jurnal Pendidikan Hindu
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini memuat tentang implementasi ajaran Tri Dana pada pelaksanaan upacara yadnya di Dusun Bantas Desa Pakraman Sudaji Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng. Pendekatan dalam tulisan ini adalah deskriptif kualitatif, dimana data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Data yang terkumpul selanjutnya disusun berdasarkan kenyataan aslinya membentuk uraian yang sesuai dengan objek yang diobservasi. Berdasarkan data yang terkumpul, dapat dikemukakan bahwa ajaran Tri Dana dalam pelaksanaan upacara yadnya telah dilaksanakan oleh krama desa pakraman Sudaji. Ajaran Tri Dana terimplementasi dalam upacara Dewa Yadnya, Manusa Yadnya, dan juga Bhuta Yadnya. Kata kunci: Tri Dana, Yadnya
LANDASAN PENGEMBANGAN ETIKA DAN MORALITAS HINDU Madja, I Ketut
GUNA WIDYA: JURNAL PENDIDIKAN HINDU Vol 5, No 1 (2018): Guna Widya: Jurnal Pendidikan Hindu
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Barangkali sebelum pendidikan karakter dijadikan isu dan perbincangan di media massa, dan dalam dunia pendidikan khususnya, ada sesuatu pada saat itu yang terlupakan, tidak dipandang sebagai sesuatu yang urgen, dan akhirnya lenyap begitu saja ditelan sang waktu. Perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang mengglobal sedemikian rupa, kemudian menyentakan dunia pendidikan untuk bangun dari keterlupaan itu. Sebagai bagian dari pengetahuan dan kecerdasan intelektual para akhli, tekhnologi kemudian dikembangkan ke dalam bentuk yang lebih spesifik yakni tekhnologi informasi. Aspek yang tersebut terkhir ini mampu mengubah pola pikir manusia. Ada sarana yang efektif dipakai untuk menerima dan mengirim informasi dari dan kepada yang diinginkan. Informasi begitu mudah diakses setiap saat diperlukan. Menyadari kondisi actual belakangan ini, Pendidikan karakter kemudian menjadi program dalam penyelenggaraan pendidikan itu. Hal ini dipandang sebagai upaya untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan buruk yang terjadi ke depan. Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Etika dan Moralitas Hindu
PENDIDIKAN HOLISTIK JIDDU KRISHNAMURTI Yogiswari, Krisna Sukma
GUNA WIDYA: JURNAL PENDIDIKAN HINDU Vol 5, No 1 (2018): Guna Widya: Jurnal Pendidikan Hindu
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan cara yang strategis kaitannya dengan upaya individu mengembangkan potensinya. Strategi pembelajaran terus diperbaiki guna tercapainya cita-cita pendidikan itu sendiri. Pendidikan holistik yang menjadi fokus kajian para aktivis dan pemerhati pendidikan. Model pendidikan holistik menekankan pentingnya perilaku psikomotorik serta keaktifan yang menyeluruh. Pengembangan kemampuan kognitif yang menyangkut nilai-nilai akademis tetap dianggap penting meskipun bukan merupakan satu-satunya tujuan utama yang harus diasah. Filsafat Jiddu Krishnamurti yang mengajarkan humanisme juga menjadi pendukung dari pendidikan holistik.  Kata Kunci: Pendidikan Holistik, Humanisme
PENDIDIKAN SUSILA SEBAGAI UPAYA MENCEGAH KENAKALAN REMAJA Sudarsana, I Ketut
GUNA WIDYA: JURNAL PENDIDIKAN HINDU Vol 5, No 1 (2018): Guna Widya: Jurnal Pendidikan Hindu
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenakalan remaja terjadi karena kegagalan menjalani proses-proses perkembangan kejiwaan, baik saat remaja maupun masih dalam masa anak-anak. Masa anak-anak dan remaja sesungguhnya dialami dengan begitu singkat, sehingga terkadang antara fisik, psikis, dan emosi tidak berkembang secara bersamaan. Secara psikologis, kenakalan remaja merupakan wujud dari konflikkonflik yang tidak terselesaikan dengan baik pada masa anak-anak maupun remaja para pelakunya. Remaja terkadang mengalami tekanan psikologis dalam masa lalunya yang merupakan akibat dari perlakuan kasar dan tidak menyenangkan dari lingkungannya. Selain itu juga terjadi tekanan psikologis terhadap kondisi lingkungannya, terutama menyangkut ekonomi yang membuatnya merasa rendah diri. Pendidikan susila yang berlangsung di sekolah diharapkan mampu membentuk perilaku spiritual remaja yang sesuai ajaran Agama Hindu, serta menjauhi segala perilaku yang menjurus kepada kenakalan remaja.Kata Kunci : Pendidikan Susila, Kenakalan Remaja 

Page 1 of 1 | Total Record : 7