cover
Contact Name
Indri Yanti
Contact Email
indriyanti.ft@unwir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
teknik.sipil@unwir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Infrastruktur
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 2460335X     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Rekayasa Infrastruktur merupakan jurnal terbitan berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Wiralodra - INDRAMAYU. Frekuensi penerbitan Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) edisi pertahun, yaitu di bulan Juni dan November. Jurnal Rekayasa Infrastruktur ini adalah jurnal teknik sipil dengan ruang lingkup: Rekayasa Struktur dan Konstruksi, Rekayasa Material dan Bahan Bangunan, Teknologi Konstruksi, Teknik Jalan Raya, Rekayasa Lalu Lintas, Rekayasa Jembatan, Manajemen Proyek dan Rekayasa Konstruksi, Teknik Geo-Spatial dan Geomatika, Perencanaan Wilayah, Drainase Perkotaan, Rekayasa Geoteknik, Sumber Daya Air, Lingkungan, dll.
Arjuna Subject : -
Articles 23 Documents
ANALISA KAPASITAS DAN DESAIN PERKUATAN KOLOM BULAT STRUKTUR GEDUNG AKIBAT PENAMBAHAN LANTAI GEDUNG Hasyim, Wachid
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol 1 No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.008 KB)

Abstract

Perubahan fungsi gedung yang berupa penambahan ruang pada gedung lantai 1 akan mempengaruhi kekuatan struktur dari gedung eksisting. Hasil uji kuat tekan beton dengan uji Hammer menghasilkan beberapa nilai kuat tekan beton rata-rata dengan nilai dibawah standar, yaitu sebesar 16 Mpa di kolom K2. Desain perkuatan dilakukan pada kolom K2 menggunakan CFRP yang diaplikasikan secara menyeluruh dan parsial dengan lebar dan jarak spasi masing-masing sebesar 100 mm dan 400 mm. Berdasarkan hasil analisis didapatkan nilai fl dan f’cc dari CFRP yang dipasang menyeluruh dan parsial masing-masing sebesar 6,336 dan 36,996 Mpa dan 1,584 dan 21,227 Mpa, selain itu nilai rasio CFRP  masing-masing didapatkan sebesar 0,396 dan 0,099.   
VOLUME KERUSAKAN DAN ANALISA KEANDALAN BANGUNAN GEDUNG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS WIRALODRA Hasyim, Wachid
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol 1 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.904 KB)

Abstract

Bangunan gedung Perpustakaan Universitas Wiralodra Indramayu yang telah digunakan selama 8 tahun sejak tahun 2006, mengalami beberapa kerusakan di beberapa bagian. Kerusakan yang terjadi didominasi oleh kerusakan arsitektural pada beberapa bagian gedung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui volume kerusakan yang terjadi dan keandalan bangunan gedung pada kondisi eksisting. Tahapan penelitian dilakukan dengan pengukuran volume kerusakan secara arsitektural dan struktural dari bangunan gedung. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa volume kerusakan non sruktural terbesar terjadi pada pintu geser utama dengan kerusakan sebesar 66.67% sedangkan kerusakan struktural terbesar terjadi pada kolom K2 sebesar 25% berupa kerusakan pengelupasan spesi. Nilai keandalan total bangunan gedung dari hasil analisa didapatkan nilai sebesar 70,61% sehingga bangunan gedung dinyatakan tidak andal. Selain itu, Nilai keandalan minimum dari aspek teknis didapatkan pada aspek utilitas dan proteksi kebakaran, yaitu sebesar 23,29% dari total bobot penilaian sebesar 50%. Nilai keandalan aspek arsitektural dan struktural didapatkan nilai sebesar9,47% dan 28,12% dimana nilai-nilai tersebut diperhitungkan terhadap kerusakankerusakan yang terjadi.
KEANDALAN KOMPONEN STRUKTUR KOLOM GEDUNG DENGAN KERUSAKAN DAN PENURUNAN PONDASI Hasyim, Wachid
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol 1 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.904 KB)

Abstract

            Bangunan gedung Perpustakaan Universitas Wiralodra Indramayu yang telah digunakan selama 8 tahun sejak tahun 2006, mengalami beberapa kerusakan di beberapa bagian. Kerusakan yang terjadi didominasi oleh kerusakan arsitektural pada beberapa bagian gedung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui volume kerusakan yang terjadi dan nilai indek keandalan komponen struktur pada kondisi eksisting.             Tahapan penelitian dilakukan dengan pengukuran volume kerusakan dan kekuatan komponen struktur pada kondisi eksisting. Pengukuran kuat material komponen struktur dan penurunan yang terjadi pada pondasi gedung dianalisis untuk mengetahui nilai tahanan dan efek beban struktur. Nilai tahananan komponen struktur didapatkan dari kapasitas dengan nilai statistik dari faktor kuat material, faktor fabrikasi, dan faktor profesional. Nilai beban didapatkan dari besaran efek beban dan nilai parameter statistik dari masing-masing beban yang bekerja. Indek keandalan dihitung secara analitis (FOSM) dengan menghitung fungsi kinerja antara tahanan dan beban pada kondisi batas ultimit, sedangkan indek keandalan dengan simulasi Monte Carlo dihitung berdasarkan nilai rata-rata dan simpangan baku dari kurva hubungan antara tahanan dan beban dalam kondisi kuat batas yang menggunakan sejumlah sampel percobaan.              Hasil pengukuran menunjukkan bahwa volume kerusakan non sruktural terbesar terjadi pada pintu geser utama dengan kerusakan sebesar 66.67% sedangkan kerusakan struktural terbesar terjadi pada kolom K2 sebesar 25% berupa kerusakan pengelupasan spesi. Indek keandalan terkecil pada kolom terjadi pada kolom K3 dengan nilai sebesar 0,41.
ANALISA EFEK P-DELTA PADA KOLOM STRUKTUR LIMA BELAS LANTAI AKIBAT PENAMBAHAN BEBAN HELIPAD Suhana, Nono; Pello, Oscar Lando
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol 1 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.904 KB)

Abstract

          Analisis struktur merupakan bagaian salah satu proses yang sangat menentukan dan terpenting dalam perencanaan. Untuk mendapatkan analisa akurat diperlukan pendekatan matematis yang mencerminkan kondisi struktur dan serta kondisi beban sebenarnya.           Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek P-Delta pada kolom struktur lima belas lantai yang mengalami pembebanan arah vertikal berupa beban mati dari berat struktur itu sendiri, beban helipad dan beban hidup serta benan horizontal/ lateral akibat beban gempa.Karena perhitungan P_Delta cukup rumit dan kompleks maka analisa dibantu dengan perangkat lunak atau software ETABS versi 9.0 untuk meminimalisir kesalahan dalam perhitungan.           Hasil analisa menunjukan pembesaran momen dan kenaikan simpangan pada kolom struktur apabila perhitungan P-Delta disertakan. Pembesaran momen maksimum yaitu 83,44% dan minimum 3,12%. Kenaikan momen rata-rata kolom tepi adalah 27,12%, 19,45% dan 23,12%. Untuk kolom tengah peningkatan simpangan pada arah x dengan rata-rata 21,71%, arah y 23,40% dan arah z sebesar 13,47%. Selain itu hasil simpangan antara tingkat yang ditinjau berdasarkan kinerja batas layan dan kinerja batas ultimate menunjukan nilai kerja batas layan arah x antara 31,33 mm sampai dengan 567 mm dan arah y yaitu 11mm sampai dengan 703 mm, sedangkan kinerja batas ultimate arah x nilainya 1,4 mm sampai dengan 68,81mm dan arah y yaitu 1,52 mm sampai dengan 80,64 mm.           Berdasarkan pada peningkatan momen dan simpangan yang terjadi dikolom struktur maka dapat disimpulkan bahwa efek P-Delta harus dimasukan dalam perhitungan struktur.
PENGARUH CAMPURAN KASTABEL SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BAKAR Suhana, Nono; Trissandi, Nur Juli
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol 1 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.904 KB)

Abstract

          Konstruksi beton biasanya digunakan pada situasi yang periodik tidak terlindungi atau pada suhu yang berkisar antara 320C hingga 10000C.bahkan lebih. Beton dengan semen portland normal dapat bertahan untuk mampu stabil pada suhu 2500C. Pada pemanasan yang lebih lanjut dapat mengakibatkan pengeroposan beton atau kerapuhan beton (spallation). Untuk menangani ini semua dilakukan dengan jalan merawat atau menambahkan kadar kastabel dalam beton sebagai substitusi parsial semen.           Penelitian ini betujuan untuk mengetahui pengaruh kadar kastabel terhadap kuat tekan beton yang dibakar maupun tanpa dibakar dan kadar kastabel optimum untuk mencapai kuat tekan maksimum. Penelitian ini bersifat eksperimental menggunakan beton mutu K-300 atau kuat tekan rata-rata beton 300 kg/cm2, pada umur 28 hari dengan campuran kadar kastabel 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% terhadap berat semen. Jumlah benda uji untuk setiap campuran masing-masing sebanyak 6 buah berbentuk silinder (15 x 30 cm), total keseluruhan menjadi 30 buah benda uji, yang terbagi dua dengan pengujian pembakaran pada suhu 4000C selama 3 jarn dan tanpa pengujian pembakaran.           Pengaruh penambahan kadar kastabel mengakibatkan penurunan nilai slump dan penurunan berat isi beton. Terjadinya kenaikan berat isi beton segar pada kadar 20% diakibatkan oleh pengembangan/penyerapan gradasi butiran kasar pada kastabel dan berat jenis kastabet yanglebih kecil daripada semen. Kuat tekan beton dengan penambahan kadar kastabel mengalami penurunan hingga kadar 16.5% pada kuat tekan sebesar 271.10 kg/cm2 dan meningkat kembali pada kadar 20% sebesar 274.65 kg/cm2. Untuk kuat tekan beton setelah uji bakar, beton mengalami penurunan kekuatan hingga kadar kastabel 20% terhadap berat semen. Degradasi kekuatan beton dari beton yang diuji pembakaran terhadap beton yang tanpa diuji pembakaran memiliki persentase yang beragam, yaitu untuk kadar kastabel 0% sebesar 0.5313%, kadar kastabel 5% sebesar 14.99%, kadar kastabel 10% sebesar 3.246%, kadar kastabel 15% sebesar 11.84% dan kadar kastabel 20% sebesar 28.95%. Sedangkan untuk degradasi kekuatan beton dari beton yang diuji pembakaran terhadap.beton normal yang tanpa diuji pembakaran memiliki persentase yang beragam, yaitu untuk kadar kastabel 0% sebesar 0.5313%, kadar kastabel 5% sebesar 16.74%, kadar kastabel l0% sebesar 16.81%, kadar kastabel 15% sebesar 23.32% dan kadar kastabel 20% sebesar 37.54%. Penurunan ini disebabkan oleh adanya pengaruh negatif dari kapur (CaO) pada semen yang menyebabkan terjadinya proses hidrasi yang berlebihan, hingga menimbulkan pengeroposan (spalling) dan menurunkan nilai kekuatan beton.           Hasil penelitian ini menunjukan penggunaan kadar kastabel sebagai substitusi parsial semen kurang memberikan pengaruh yang baik dan perlu adanva penyempurnaan rancangan campuran beton yang tahan terhadap suhu tinggi.
ANALISIS BIAYA KEMACETAN DI RUAS JALAN KOTA BANDUNG Sarwanta
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol 1 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.904 KB)

Abstract

          Isu kemacetan, khususnya pada ruas jalan di perkotaan, akhir-akhir ini menjadi isu yang mendapat perhatian  berbagai pihak. Dampak langsung akibat adanya kemacetan yang dialami oleh pengguna jalan adalah  meningkatnya konsumsi  bahan bakar dan  waktu perjalanan yang dirasakan oleh pemakai jalan,. Kota Bandung, sebagai salah satu kota besar di Indonesia,  mempunyai masalah kemacetan yang serius. Ruas jalan yang mengalami kemacetan kian hari kian bertambah. Kajian ini  meneliti permasalahan kemacetan, terutama masalah kerugian/biaya  yang dialami oleh pengguna jalan. Penelitian dilakukan  ruas di Jalan Soekarno Hatta antara simpang Moh. Toha dengan simpang Pasir Koja,  yang terdiri dari 3 (tiga) segmen yaitu segmen Moh. Toha –  Cibaduyut, segmen Cibaduyut –  Kopo, dan segmen Kopo –  Pasir Koja. Komponen biaya kemacetan yang diperhitungkan dalam penelitian ini adalah Biaya operasi kendaraan dan nilai waktu perjalanan. Hasil kajian menunjukkan biaya kemacetan yang dialami oleh kendaraan yang melalui masing-masing  segmen selama 12 jam (06.00 to 18.00)adalah segmen Moh. Toha – Cibaduyut  Rp. 59.765.272,  segmen  Cibaduyut - Moh. Toha   Rp. 77.678.672, segmen Cibaduyut - Kopo Rp. 109.225.398,  segmen   Kopo - Cibaduyut Rp. 73.421.072,  segmen Kopo -   Pasir Koja  Rp. 34.437.869, segmen  Pasir Koja  - Kopo  Rp. 33.612.213  Hasil ini memberikan sinyal kepada semua stake holder, khususnya pemerintah kota untuk mulai menaruh perhatian pada kinerja ruas jalan. Langkah yang bisa dilakukan dengan  rekayasa lalu lintas maupun kebijakan pembatasan pemakaian kendaraan pribadi dan perbaikan fasilitas angkutan publik.
ANALISIS KARAKTERISTIK INTENSITAS HUJAN DI WILAYAH LERENG GUNUNG MERAPI Prayuda, Dhian Dharma
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol 1 No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.686 KB)

Abstract

          Curah hujan memiliki pola tertentu karakteristik temporal dan spasial yang dipengaruhi oleh variasi topografi dan klimatologi dari suatu daerah. Karakteristik curah hujan yang intensitas , durasi , kedalaman , dan frekuensi . Dalam kasus data terbatas durasi pendek mencatat curah hujan , hubungan intensitas - durasi dapat diturunkan melalui pendekatan empiris menggunakan rumus dari Sherman , Kimijima , Haspers , dan Mononobe.Result analisis dengan menggunakan tercatat curah hujan per jam di lereng Gunung Merapi dengan nilai indikator keakuratan Root Mean Square Error ( RMSE ) , menunjukkan bahwa 10 dari 14 stasiun curah hujan memiliki kecenderungan karakteristik kompatibilitas dengan rumus Sherman.
PENGGUNAAN GULA PASIR SEBAGAI BAHAN CAMPURAN PEMERLAMBAT PENGERASAN BETON (RETARDER) DITINJAU DARI KUAT TEKAN BETON Suhana, Nono; Asmayanti, Nur
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol 1 No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.543 KB)

Abstract

          Dewasa ini pembangunan infrastruktur banyak menggunakan beton, karena selain bahan mudah didapat, beton juga relatjf awet. Dalam pelaksanaan pekerjaan beton sering terjadi kendala pada cuaca, seperti pada musim kemarau yang temperatur udaranya cukup tinggi sehingga menyebabkan proses hidrasi lebih cepat dibandingkan kondisi normal. Untuk mengatasi kendala tersebut, maka para pelaksana pekerjaan beton dan perusahaan beton slap pakai menggunakan bahan tambahan retarder yang berfungsi sebagai pemerlambat pengerasan beton. Salah satu bahan yang dapat memperlambat pengerasan beton adalah sukrosa, dan sukrosa merupakan bahan yang terkandung dalam gula pasir. Selain mudah didapat, gula pasir juga dapat dijadikan alternatif bahan kimia aditif pabrikan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Pada setiap campuran beton ditambahkan kadar gula pasir yang bervariasi mulai dari 0,05%, 0,075%, 0,1% dan 1% dari berat semen. Berdasarkan hasil penelitlan, didapatkan hasil bahwa beton dengan tambahan kadar gula pasir 0,05% - 1% membutuhkan waktu ikat lebih lama dibandingkan dengan beton normal. Selain itu dan segi nilai kuat tekannya, beton dengan tambahan kadar gula pasir 0,05% - 0,1% menunjukkan nilai kuat tekan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kuat tekan beton normal, sedangkan pada beton dengan tambahan kadar gula pasir 1% terbukti tidak mencapai kuat tekan standar.
EFEKTIFITAS MODEL SISTEM RESAPAN HORIZONTAL DENGAN PARIT INFILTRASI DALAM MENGURANGI LIMPASAN PERMUKAAN Abdulgani, Hamdani
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol 1 No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.164 KB)

Abstract

          Dengan pembangunan fisik berupa perumahan dan infrastruktur lainnya akan menyebabkan berkurangnya area resapan air sebagai akibat perubahan tata guna lahan yang sebelumnya sebagai lahan terbuka sebagai area resapan air berubah menjadi areal kedap air sehingga berakibat pada meningkatnya aliran permukaan dan menurunkan air untuk meresap ke dalam tanah yang selanjutnya berakibat pada peningkatan debit banjir pada musim hujan dan ancaman kekeringan pada musim kemarau. Oleh karena itu perlu dilakukan usaha-usaha untuk meningkatkan pemasukan (recharge) air tanah.Salah satu teknik yang dapat diterapkan adalah berupa parit infiltrasi air hujan.Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keefektifan model sistem resapan horizontal dengan parit infiltrasi isi material dalam mengurangi limpasan permukaan pada tipikal rumah Type 54/120 yang berlokasi di Jalan Tentara Pelajar – Desa Kebulen, Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu. Berdasarkan pengujian tanah didapatkan jenis tanah di lokasi tersebut pada kedalaman 0 – 7 meter berupa lempung, abu – abu, plastisitas sedang dengan koefisien permaebilitas  2,51 x 10-9 m/det.  Setelah dilakukan analisis didapatkan debit rencanayang masuk saluran drainase tanpa parit infiltrasi sebesar 0,282 m3/det. Untuk Penghitungan debit air hujan yang masuk parit infiltrasi berasal dari atap rumah dan menghasilkan debit sebesar 0,0136 m3/det. Adapun dimensi parit infiltrasi yang dihasilkan berukuran panjang 2,2 meter, lebar 0,5 meter dengan kedalaman 0,8 meter. Kedalaman parit resapan 0,8 meter dikarenakan muka air tanah di lokasi perumahan tersebut antara 1-2 meter. Dengan adanya parit infiltrasi berisi material tersebut dapat mengurangi debit air hujan sebesar sebesar 0,131 m3/det sehingga efisiensi pengurangan debit sebesar 46,45%.
PERILAKU KEKUATAN GESER BALOK BETON MUTU TINGGI DENGAN BEBAN TERPUSAT STATIK PADA BALOK TULANGAN TUNGGAL DAN TANPA TULANGAN GESER DENGAN BERBAGI BENTANG GESER Suharwanto; Oesman, Mardiana
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol 2 No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.904 KB)

Abstract

          Penelitian secara eksperimental telah dilakukan untuk mempelajari perilaku dan mekanisme kekuatan geser pada balok beton dengan tulangan tunggal dan tanpa tulangan geser. Sebanyak 9 buah balok beton dengan tulangan tunggal diuji dengan menggunakan rangka penahan beban atau Rigid Portal Beam (RPB), dan kurva hubungan beban vs defleksi di tengah bentang balok telah diperoleh. Variabel yang digunakan pada eksperimen ini adalah kekuatan beton (fc’) dan bentang geser (a/d). Kekuatan beton bervariasi milai fc’ 30 MPa hingga fc’ 70 MPa. Sedangkan bentang geser (a/d) bervariasi antara 2.5 hingga 5.0. Dan rasio tulangan tarik longitudinal = 1,46%. Selanjutnya hasil uji eksperimen dianalisa dan dibandingkan dengan persamaan pada yang ada di dalam SNI T-15-1991-03. Hasil analisa terhadap pengaruh rasio tulangan tarik longitudinal dan bentang geser (a/d) menunjukkan bahwa nilai kuat geser jauh lebih tinggi dari hasil perhitungan dengan persamaan SNI T-15-1991-03. Dengan demikian nilai geser yang dari persamaan tersebut sangat konserfatif.

Page 1 of 3 | Total Record : 23