cover
Contact Name
Viktor Pandra
Contact Email
viktorpandra@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lp4mk@stkippgri-lubuklinggau.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota lubuk linggau,
Sumatera selatan
INDONESIA
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN
ISSN : 02169991     EISSN : 26545004     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Perspektif Pendidikan (JPP) memuat artikel hasil penelitian Pendidikan, Pembelajaran, Penelitian dan pengembangan Pendidikan dalam bidang Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Fisika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Sekolah Dasar, dan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 8 No 1 (2014): Jurnal Perspektif Pendidikan" : 8 Documents clear
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI MELALUI TEKNIK IMAJINASI SISWA KELAS IV SD NEGERI 51 LUBUKLINGGAU A., Amrolani; Muslihah, Nur Nisai; N., Noermanzah
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 8 No 1 (2014): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memahami peningkatan kemampuan menulis karangan deskripsi siswa kelas IV SD Negeri 51 Lubuklinggau dengan menerapkan teknik imajinasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan angket. Sumber data dalam penelitian ini ialah kegiatan pembelajaran di kelas yang dilakukan oleh guru beserta siswa kelas IV SD Negeri 51 Lubuklinggau. Teknik analisis data dengan tahapan: (1)  reduksi data hasil observasi guru dan siswa, menulis karangan deskripsi, dan angket; (2) menganalisis hasil observasi guru dan siswa; (3) menganalisis hasil menulis karangan deskripsi; (4) menganalisis hasil angket; dan (5) kesimpulan. Hasil penelitian berupa penerapan teknik imajinasi dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan deskripsi siswa kelas IV SD Negeri 51 Lubuklinggau. Hal ini dapat ditunjukkan dengan rata-rata nilai tes pratindakan sebesar 61,28, rata-rata nilai tes siklus I sebesar 67,44, dan rata-rata nilai tes siklus II sebesar 70,12.
PENERAPAN MODEL PREDICTION, OBSERVATION, EXPLANATION (POE) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X1 SMA NEGERI 8 LUBUKLINGGAU TAHUN PELAJARAN 2012/2013 S., Sulistiyono; Dewiyanti, Fitria
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 8 No 1 (2014): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang peningkatkan hasil belajar Fisika siswa kelas X1 SMA Negeri 8 Lubuklinggau Tahun Pelajaran 2012/2013 melalui penerapan model pembelajaran POE. Penelitian ini termasuk ke dalam bentuk penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Subjek penelitian ini sebanyak 27 orang yang merupakan siswa kelas X1 SMA Negeri 8 Lubuklinggau tahun peajaran 2012/2013. Penelitian ini berlangsung dalam tiga siklus pembelajaran. Siklus pertama berlangsung dengan materi kalor dan perubahan suhu dan kegiatan siswa adalah praktikum. Siklus kedua dengan materi kalor dan perubahan wujud dan Siklus ketiga dengan materi perpindahan  kalor. Pembelajaran dititik beratkan kepada hasil belajar fisika siswa pada ranah kognitif, afektif dan psikomotorik.  Hasil analisis pada siklus I diperoleh hasil  nilai kognitif 61,1 atau 62,96% afektif  77,31 dan psikomotorik74,74,  kemudian pada siklus II diperoleh hasil pada ranah kongitif 68,2 atau 70,32% afektif 78,82 dan psikomotorik 81,21 sedangkan untuk siklus III diperoleh hasil  nilai kognitif 71,8 atau 96,47% afektif  81,85 dan psikomotorik 89,55.  Berdasarkan hasil analisa tersebut dan hasil pengamatan pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung, maka model pembelajaran POE dapat meningkatkan hasil belajar Fisika siswa X1 SMA Negeri 8 Lubuklinggau Tahun Pelajaran 2012/2013.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN CO-OP CO-OP TERHADAP KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR-UNSUR INTRINSIK CERPEN SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 LUBUKLINGGAU Novrianti, R.A. Fadillah; Astuti, Tri
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 8 No 1 (2014): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas model Co-op Co-op dalam meningkatkan kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik cerpen siswa kelas XI SMA Negeri 1 Lubuklinggau. Metode penelitian yang digunakan adalah ekperimen semu (quasi experiment) dengan desain pre-test and post-test group. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X.3 sebanyak 38 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes sebagai data utama dan nontes. Teknik tes berupa tes esai dan teknk nontes menggunakan wawancara. Teknik analisis data dimulai dari mencari simpangan baku, uji normalitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara signifikan model model Co-op Co-op efektif dapat meningkatkan kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik cerpen siswa kelas XI SMA Negeri 1 Lubuklinggau. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji statistik yakni uji “t” diketahui  to = 6,74 lebih besar dari tt baik pada taraf signifikansi 1%  (2,64) maupun 5% (2,02).
PERBEDAAN PENGUASAAN KONSEP MATEMATIKA SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN KEMAMPUAN AWAL BERBEDA DI SMP PULAU KIDAK TAHUN PELAJARAN 2012-2013 Charli, Leo; Mulyono, Dodik
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 8 No 1 (2014): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) interaksi antara kemampuan awal siswa dan pembelajaran kooperatif dengan prestasi belajar siswa, 2) perbedaan penguasaan konsep siswa antara yang belajar melalui pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan yang belajar melalui pembelajaran kooperatif Tipe NHT, 3) perbedaan penguasaan konsep melalui pembelajaran kooperatif pada siswa yang berkemampuan awal tinggi, dan 4) perbedaan penguasaan konsep melalui pembelajaran kooperatif pada siswa yang berkemampuan awal rendah. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen dan menggunakan rancangan  eksperimen faktorial 2x2.  Populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMP Pulakidak, dengan sampel siswa kelas VII.a dan VII.b, berjumlah 52 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes. Analisis data menggunakan analisis varians dua arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat interaksi antara kemampuan awal siswa dan pembelajaran kooperatif dengan prestasi belajar siswa dengan nilai P-value 0,051, (2) rata-rata penguasaan konsep siswa yang belajar melalui pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw lebih tinggi dibandingkan dengan yang belajar melalui pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan nilai P-value 0,490 dan perbedaan rata-rata sebesar 4,75, (3) rata-rata penguasaan konsep siswa yang berkemampuan awal tinggi dengan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw lebih tinggi daripada dengan pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan perbedaan rata-rata 0,25, dan (4) rata-rata penguasaan konsep siswa yang berkemampuan awal rendah dengan pembelajaran kooperatif tipe NHT lebih tinggi daripada dengan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan perbedaan rata-rata 9,75.
VARIASI BAHASA DAN TINGKATAN SOSIAL MASYARAKAT JAWA DAN SUNDA (TINJAUAN TEORITIS DAN DESKRIPTIF TERHADAP KASUS PENGGUNAAN BAHASA DI MASYARAKAT) Astuti, Tri
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 8 No 1 (2014): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk memberikan pemahaman terhadap variasi bahasa dan tingkatan sosial masyarakat Jawa dan Sunda. Manusia adalah makhluk sosial yang selalu menggunakan bahasa sebagai alat komunikasinya, sehingga manusia dan bahasa tidak dapat dipisahkan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dengan cara mencatat dan rekam. Hasil penelitian menjelaskan bahwa variasi bahasa yang diakibatkan dari  tingkatan sosial masyarakat ini disebut variasi sosial atau sosiolek. Pembagian ragam bahasa ini dapat dilihat melalui dua segi: pertama, dari segi kebangsawanan; dan kedua, dari segi kedudukan sosial yang ditandai dengan tingkatan pendidikan dan keadaan perekonomian yang dimiliki. Pada golongan masyarakat kelas atas (berpendidikan) dikenal pemakaian variasi bahasa lemes (istilah dalam bahasa Sunda), krama inggil/kromo madyo (istilah dalam bahasa Jawa), dan pemakaian kode terperinci; pada golongan masyarakat kelas bawah (tak berpendidikan/pendidikan rendah) dikenal pemakaian variasi bahasa kasar (istilah dalam bahasa Sunda); dan ngoko (istilah dalam bahasa Jawa) dan pemakaian kode terbatas.
MODEL MANAJEMEN SEKOLAH BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT UNTUK MEMENUHI STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) SARANA DAN PRASARANA DI SMP HIDAYATULLAH KOTA BENGKULU Prananosa, Ahmad Gawdy
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 8 No 1 (2014): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji model manajemen sekolah berbasis partisipasi masyarakat dalam memenuhi layanan minimal sarana dan prasarana sekolah. Penelitian ini terdiri dari tiga siklus. Setiap siklus meliputi kegitana, merencanakan, melakukan tindakan, pengawasan dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya model manajemen sekolah berbasis potensi (ide, tenaga, dan pemikiran) masyarakat dapat meningkatkan keterpenuhan standar pelayanan minimal sarana dan prasarana hal ini dapat dilihat dari persentase rata-rata pada penerapan siklus III, menunjukkan hasil yang maksimal yaitu 83% sarana dan prasarana telah terpenuhi dan sudah mencapai indikator yang telah ditetapkan
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE INDEX CARD MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 LUBUKLINGGAU N., Nora; Fauziah, Anna; Mulyono, Dodik
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 8 No 1 (2014): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran aktif tipe Index Card Match terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Lubuklinggau. Jenis penelitian ini adalah eksperimen murni, dengan desain yang digunakan yaitu random, pre-test, post-test desain.  Sebagai populasinya adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Lubuklinggau yang berjumlah 332  dan sebagai sampel yaitu kelas VIII.2 (kelas eksperimen) dan kelas VIII.5 (kelas kontrol). Kelas eksperimen menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe Index Card Match dan kelas kontrol diajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis uji-t untuk tes akhir untuk taraf signifikan α = 0,05 dan dk = 72 diperoleh thitung > ttabel yaitu 1,87 > 1,67. Rata-rata hasil belajar siswa pada tes akhir dikelas eksperimen sebesar 75,32 dengan persentase jumlah siswa yang hasil belajarnya mencapai KKM sebesar 62,16%. Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh strategi pembelajaran aktif tipe Index Card Match terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Lubuklinggau.
EFEKTIVITAS MODEL EXPLICIT INSTRUCTION TERHADAP KEMAMPUAN MEMAHAMI KONSEP KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA STKIP-PGRI LUBUKLINGGAU Muslihah, Nur Nisai
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 8 No 1 (2014): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model explicit instruction secara signifikan efektif meningkatkan kemampuan memahami konsep keterampilan dasar mengajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP-PGRI Lubuklinggau. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 199 mahasiswa dengan jumlah samplel 38 orang (30%) dari jumlah populasi. Sedangkan teknik analisis data dengan langkah-langkah, yaitu: menghitung simpangan baku, uji normalitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model explicit instruction efektif untuk meningkatkan kemampuan memahami konsep keterampilan dasar mengajar. Hl ini dibuktikan dari hasil uji t0 = 5,27 yang dikonsultasikan dengan tabel tt pada taraf signifikan 5% harga yang diperoleh adalah 2,02, sedangkan pada taraf signifikan 1% diperoleh harga tt = 2,71. Dengan demikian hipotesis diterima karena t0 lebih besar daripada tt, baik pada taraf signifikan 5% maupun 1%.

Page 1 of 1 | Total Record : 8