Jurnal Psikohumanika
Published by Universitas Setia Budi
ISSN : 19790341     EISSN : 23020660
Jurnal Psikohumanika ( Jurnal Ilmiah Psikologi ) merupakan media publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Psikologi Universitas Setia Budi Surakarta. Jurnal ini diterbitkan dan diperuntukkan bagi sivitas akademika Fakultas Psikologi Universitas Setia Budi Surakarta, serta ahli-ahli lain yang berminat dibidang psikologi. Artikel yang dimuat merupakan hasil penelitian lapangan atau di laboratorium, kajian ilmiah dan kajian buku yang belum pernah dipublikasikan di media lain.
Articles 48 Documents
PENGARUH PELATIHAN BRAIN GYM TERHADAP PENINGKATANKEMAMPUAN KONSENTRASI PADA ANAK ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD) Rafitaka, Anastria; Karini, Suci Murti; Supratiwi, Mahardika
Jurnal Psikohumanika Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Psikohumanika
Publisher : Program Studi S1 Psikologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.521 KB)

Abstract

Kurangnya kemampuan konsentrasi merupakan salah satu ciri anak yang mengalami Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Brain gym merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan konsentrasi anak ADHD. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh brain gym terhadap peningkatan kemampuan konsentrasi anak yang mengalami ADHD. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen kasus tunggal desain A-B, dengan fase baseline 4 kali dan fase intervensi 6 kali. Terdapat 11 gerakan brain gym yang diberikan kepada subjek. Subjek dalam penelitian ini satu anak yang mengalami ADHD. Metode pengumpulan data menggunakan tes Digit Span dan observasi durasi kemampuan konsentrasi dengan tugas mewarnai gambar. Analisa data yang digunakan adalah analisa grafik deskriptif dalam kondisi dan antar kondisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan konsentrasi meningkat dengan kecenderungan arah dan perubahan level meningkat +1 pada hasil tes digit span dan meningkat +23 pada observasi durasi kemampuan konsentrasi. Presentase overlap yang diperoleh pada pengukuran dengan digit span adalah 33,3% sedangkan pada observasi durasi kemampuan konsentrasi adalah 0%. Simpulan yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah pelatihan brain gym berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan konsentrasi pada anak ADHD.
HUBUNGAN ANTARA PRASANGKA DENGAN PENYESUIAN DIRI PADA MAHASISWA TIONGHOA TERHADAP MAHASISWA PRIBUMI DI KOTA PADANG Candra, Ifani; Nastasia, Krisnova
Jurnal Psikohumanika Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Psikohumanika
Publisher : Program Studi S1 Psikologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.751 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara penyesuaian diri dengan prasangka pada mahasiswa Tionghoa terhadap mahasiswa pribumi di kota Padang. Variabel tergantung dalam penelitian ini adalah penyesuaian diri (personal adjustment) dan variabel bebas adalah prasangka. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala peyesuaian diri dan skala prasangka. Sampel dalam penelitian ini adalah  mahasiswa/i etnis tionghoa di kota Padang sebanyak 159 orang. Uji validitas dan reliabilitas pada penelitian ini menggunakan teknik Alpha Cronbach. Hasil validitas pada skala penyesuaian diri bergerak dari rix=0,324 sampai dengan rix=0,750 dengan koefisien reliabilitas sebesar α=0,935, sedangkan pada skala prasangka validitas bergerak dari rix=0,322 sampai dengan rix=0,782 dengan koefisien reliabilitas sebesar α=0,840. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang negatif dan signifikan antara penyesuaian diri dengan prasangka mahasiswa Tionghoa terhadap mahasiswa pribumi, dengan nilai korelasi sebesar -0,594 dengan taraf signifikansi p=0,001. Artinya ada hubungan yang signifikan antara penyesuaian diri dengan prasangka dengan arah hubungan negatif. Hasil analisis sumbangan efektif prasangka terhadap penyesuaian diri adalah sebesar 35% dan 65% dipengaruhi oleh faktor lain.
DAMPAK METODE DEMONSTRASI TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSI ANAK USIA 5-6 TAHUN Wardhani, Junita Dwi; Khotimah, Khusnul
Jurnal Psikohumanika Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Psikohumanika
Publisher : Program Studi S1 Psikologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.95 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan metode demonstrasi terhadap perkembangan emosi anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun TK ABA Cremo yang berjumlah 23 anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, sedangkan teknik analisis datanya menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui status perkembangan emosi anak sebelum dan sesudah diberikan eksperimen sedangkan analisis inferensial untuk menguji hipotesis menggunakan uji T dalam program SPSS 16.0 for windows yaitu Paired Sample t-test.   Berdasarkan analisis hasil penelitian menggunakan t-test diperoleh nilai thitung=-24,355 dan -ttabel=-2,074 dengan probabilitas 0,000. Probabilitas 0,000 < ɑ =0,05 maka hipotesis nol (H0) ditolak yang berarti penggunaan metode demonstrasi berdampak terhadap perkembangan emosi anakusia 5-6 tahun.
PENGEMBANGAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF ULAR TANGGA UNTUK MENSTIMULASI LIMA ASPEK PERKEMBANGAN ANAK (BAHASA, MOTORIK KASAR, MOTORIK HALUS, SOSIAL, DAN EMOSI) Andrianie, Prilya Shanty; Yuniati, Rosita; Nugroho, Yustinus Joko Dwi
Jurnal Psikohumanika Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Psikohumanika
Publisher : Program Studi S1 Psikologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.592 KB)

Abstract

Pada anak usia dini setidaknya terdapat lima aspek perkembangan yang harus dikembangkan untuk menunjang tumbuh kembang anak menjadi optimal, antara lain Perkembangan Fisik Motorik Kasar, Motorik Halus, Bahasa, Sosial, dan Emosi. Untuk menstimulasi lima aspek perkembangan ini dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya adalah bermain dengan menggunakan alat permainan edukatif.  Subyek penelitian adalah guru TK dan orangtua serta pihak-pihak yang berkompetensi di bidang terkait. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R & D), yaitu suatu metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji efektivitas produk tersebut. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa data kualitatif, dan data kuantitatif. Data kualitatif berupa tahap pendahuluan, masukan dari validator, dan masukan dari subjek uji coba terhadap instrumen pengembangan. Data ini diperoleh dari evaluasi model APE Ular Tangga faktual, validasi model, uji coba terbatas, dan uji coba yang diperluas. Sementara data kuantitatif berupa hasil evaluasi dan keefektifan model APE Ular Tangga pengembangan. Analisa data menggunakan beberapa cara berbeda karena masing-masing digunakan untuk kepentingan yang berbeda. Data kualitatif menggunakan analisis isi sedangkan analisis data kuantitatif menggunakan statistik deskriptif yaitu analisis persentase. Hasil dari FGD dan professional judgement menunjukkan bahwa dari segi materi permainan ular tangga  ini dapat digunakan sebagai salah satu upaya menstimulasi lima aspek perkembangan anak dengan setiap aspek dapat distimulasi sebesar 100% namun di aspek motorik halus hanya mampu distimulasi sebesar 97%.
RESILIENSI PADA WARIA Triyono, Aprillia Anggraeni; Ambarwati, Krismi Diah
Jurnal Psikohumanika Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Psikohumanika
Publisher : Program Studi S1 Psikologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.584 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana gambaran resiliensi pada transgender atau waria yang masih mengalami penolakan dari keluarga dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan penelitian ini adalah dua orang waria berusia 26 dan 28 tahun yang sudah berpenampilan seperti perempuan selama 5 tahun belakangan ini, serta masih mengalami penolakan dari keluarga maupun lingkungan. Hasil penelitian ini ialah penolakan yang diterima oleh masing-masing partisipan, memunculkan respon yang unik pada tiap-tiap aspek resiliensi. Hal ini terlihat dari bagaimana cara para partisipan berusaha untuk tetap tenang dalam menghadapi tekanan atau penolakan yang mereka dapat, mereka juga berusaha mengendalikan dorongan atau keinginan untuk membalas perilaku-perilaku kurang menyenangkan yang mereka terima dengan bermain bersama teman-teman mereka, mencari tahu penyebab dari penolakan yang mereka alami, memiliki rasa optimisme serta keyakinan pada diri sendiri bahwa keluarga akan dapat menerima mereka suatu saat nanti, mereka juga menjadi lebih berempati pada teman-teman sesama transgender yang masih mengalami penolakan seperti mereka, serta berusaha mencari cara agar mereka dapat diterima oleh keluarga maupun lingkungan.
HUBUNGAN ANTARA KEPRIBADIAN MODEL LIMA FAKTOR DAN PERILAKU BEROLAHRAGA PADA TIM BASKET DI UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA Vinandha, Indhira; Soesilo, Aloysius L.S
Jurnal Psikohumanika Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Psikohumanika
Publisher : Program Studi S1 Psikologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.509 KB)

Abstract

The purpose of the study is to find out the relationship between the act of doing a certain sport activity and five-factor personality model toward Universitas Kristen Satya Wacana Basketball team. This study uses quantitative method and Purposive Sampling method is used to collect the data. Furthermore, the method of analysis used is Multiple Correlation.    To identify the personality variable, the researcher used a translated scale from International Personality Item Pool (IPIP) that was developed by Goldberg (1999). Meanwhile, in order to define the act of doing a sport activity, the scale was made based on the criteria from the theory of Kilpatrick, Herbert, and Bortholomew (2005). This scale was then developed by the researcher and was measured using the Likert scale.   This study involved about 62 participants consisted of 35 female participant and 27 male participants ranged from 19 to 22 years old. The result of the study showed a significance level beyond 0.05 (p > 0.05). The result showed that there were no significant relationships toward the dimension of five-factor personality model.
STRATEGI PEMASARAN PENDIDIKAN BERDASARKAN ANALISIS KEPUASAN MAHASISWA PADA PERGURUAN TINGGI SWASTA DENGAN DIAGRAM KARTESIUS Yuniati, Rosita
Jurnal Psikohumanika Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Psikohumanika
Publisher : Program Studi S1 Psikologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.318 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan mahasiswa dalam kualitas pelayanan pendidikan, antara kinerja dan harapan yang diinginkan oleh mahasiswa sehingga dapat diketahui strategi yang digunakan untuk dapat meningkatkan jumlah student body dengan diagram Kartesius. Metode yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan penelitian adalah penelitian non-eksperimental dan bersifat observasional asosiatif yaitu dengan melakukan observasi dengan menggunakan kuesioner.  Data penelitian dikumpulkan dari responden mahasiswa Universitas Setia Budi, dengan menggunakan kuesioner tertutup.  Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode probability sampling dengan teknik Disproportionate Stratified Random sampling. Analisis data menggunakan diagram Kartesius.  Hasil dari penelitian adalah terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kualitas pelayanan pendidikan yang diterima (perceived service) dengan tingkat kualitas pelayanan pendidikan yang diharapkan (expected service) oleh mahasiswa Perguruan Tinggi, dimana Equal variances not assumed Sig = 0,000 < 0,05. Untuk meningkatkan jumlah student body pada Perguruan Tinggi, strategi pemasaran yang harus diperhatikan dengan prioritas utama adalah pengelolaan keuangan, sarana dan prasarana, tata kelola, dan suasana akademik.
HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DAN REGULASI EMOSI DENGAN PERILAKU BULLYING PADA SISWA SD Suciati, Nelly; Soeharto, Noor Edwina Dewayani
Jurnal Psikohumanika Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Psikohumanika
Publisher : Program Studi S1 Psikologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.195 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Hubungan antara religiusitas dengan perilaku bullying pada siswa SD di Surakarta. (2) Hubungan antara regulasi emosi dengan perilaku bullying pada siswa SD di Surakarta. (3) Hubungan antara religiusitas dan regulasi emosi dengan perilaku bullying pada siswa SD di Surakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV dan V pada dua SDN “X” dan SDN “XX” berjumlah 130 siswa dengan jumlah sampel 95 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan skala, ada tiga skala yaitu religiustas, regulasi emosi, dan perilaku bullying. Hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Ada hubungan negatif yang signifikan antara religiusitas dengan perilaku bullying pada siswa SD dengan hasil uji korelasi product moment sebesar -0,491 dengan hasil p sebesar 0,000 (p < 0,05). Sumbangan efektif religiusitas tehadap perilaku bullying adalah 24,1%. (2) Ada hubungan negatif yang signifikan antara regulasi emosi dengan perilaku bullying pada siswa SD dengan hasil uji korelasi product moment sebesar -0,375 dengan hasil p sebesar 0,002 (p < 0,05). Sumbangan efektif regulasi emosi tehadap perilaku bullying adalah 14%. (3) Ada hubungan antara religiusitas dan regulasi emosi dengan perilaku bullying pada siswa SD dengan nilai Fhitung sebesar 9,41 dengan p = 0,000 (p < 0.05). Kontribusi atau sumbangan religiusitas dan regulasi emosi terhadap perilaku bullying pada siswa SD sebesar 39,1%.
STUDI KUANTITATIF DESKRIPTIF PERSEPSI KARYAWAN ATAS KESEHATAN ORGANISASI PADA PT. X di SURABAYA Putri, Dwi Rosalina; Putri, Herlina Eka Subandriyo
Jurnal Psikohumanika Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Psikohumanika
Publisher : Program Studi S1 Psikologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.486 KB)

Abstract

Kesehatan organisasi dipandang sebagai keadaan organisasi yang tidak hanya bertahan dalam lingkungannya tetapi dapat berkembang dan dapat mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Kesehatan organisasi memiliki sepuluh aspek yaitu goal focus, communication adequacy, power equalization, resource utilization, cohesiveness, morale, innovativenss, autonomy, adaptation, problem solving adequacy. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui secara kuantitatif deskriptif tentang kesehatan organisasi PT X di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif. Subjek penelitian (N=29) adalah seluruh karyawan tetap organisasi PT X di Surabaya yang disebut sebagai Total Population Study dengan menggunakan metode skala likert kesehatan organisasi yang dibuat oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan kesehatan organisasi PT X cukup tinggi dengan perolehan persentase 51,72%. Pada sepuluh aspek kesehatan organisasi yang terpenuhi adalah aspek goal focus dan problem solving adequacy, selain itu yang belum terpenuhi communication adequacy, power equalization, resource utilization, cohesiveness, morale, innovativenss, autonomy, dan adaptation. Pada aspek kesehatan organisasi yang belum terpenuhi PT X perlu menetapkan Visi, Misi, Value, Struktur, Job Description, serta memberikan karyawan pelatihan keterampilan komunikasi, sehingga mampu memenuhi sepuluh aspek kesehatan organisasi.
HUBUNGAN POLA ASUH OTORITER (AUTHORITARIAN PARENTING) DENGAN KECENDERUNGAN PERILAKU BULLYING PADA SMP NEGERI 3 SALATIGA Waluyan, Varianne A.O.; Soetjiningsih, Hari
Jurnal Psikohumanika Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Psikohumanika
Publisher : Program Studi S1 Psikologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.512 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara pola asuh otoriter dengan kecenderungan perilaku bullying pada siswa-siswi SMP Negeri 3 Salatiga. Subjek penelitian berjumlah 97 siswa dengan teknik sampling yang digunakan adalah sampling purposive. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Skala Bullying yang mengacu pada FBS (The Forms of Bullying Scale) oleh Shaw,dkk (2013) dan Skala Pola Asuh Otoriter yang mengacu pada Authoritarian Parenting Scale oleh Robinson,dkk (1995). Uji hipotesis menggunakan uji korelasi pearson’s product moment. Koefisien korelasi yang diperoleh sebesar = 0,184 dengan nilai signifikansi = 0,036 (p < 0,05) yang menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara pola asuh otoriter dengan kecenderungan perilaku bullying pada siswa-siswi SMP Negeri 3 Salatiga.