cover
Contact Name
Endah Yuniarti
Contact Email
endah.yuniarti13@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ftkunsurya@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN
ISSN : 25282778     EISSN : 26849704     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini memuat artikel-artikel hasil penelitian dan kajian analitis kritis bidang teknik penerbangan yang belum pernah dipublikasikan pada media lain. Adapun lingkup bahasan meliputi: propulsi, avionik, struktur, material pesawat terbang, pemeliharaan dan operasional pesawat terbang, sistem transportasi penerbangan dan topik-topik yang berkaitan dengan engineering. Tujuan utama dari Jurnal Teknologi Kedirgantaraan adalah mempublikasikan hasil penelitian yang dilakukan dan memotivasi produktivitas karya ilmiah dalam bidang keteknikan secara umum dan teknik Penerbangan/Aeronautika secara khusus.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
ANALISIS PERFORMA ENGINE MARCHETTI SF 260 Rabeta, Bismil
JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN Vol 4, No 2 (2019): JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN
Publisher : JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v4i2.315

Abstract

The Aerospace Air Marshal Surydarma University   (Unsurya) is a college   of movement in aerospace technology that attempts to contribute and information related to aviation technology. One of the facilities owned by Unsurya is the Marchetti SF-260 aircraft which is used as a practice facility for implementing ground run-up engine tests. As long as this aircraft is in Unsurya, no one has ever tried to analyze the engine's performance. Therefore in this study do an analysis of the performance of the marchetti aircraft SF-260 was carried out using the Lycoming O-540 E4A5 engine to determine engine torque, engine power and mechanical efficiency varied by cruising altitude. From the results of the analysis it was found that the highest value at torque was 480.24 Nm, engine power 182 BHP and mechanical efficiency 42.83% obtained at an altitude of 10,000 ft.
ANALISIS PERBANDINGAN DAN MODEL IDEAL CARGO COMPARTMENT PADA DELAPAN PESAWAT PENUMPANG WIDE BODY DAN PROSPEK MUATAN KARGONYA Freddy, Franciscus
JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN Vol 2, No 2 (2017): JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN
Publisher : JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v2i2.9

Abstract

Pengangkutan dan pengiriman kargo dengan pesawat udara, didasarkan pada kemampuan daya angkut pesawat (payload), ruang kargo di dalam pesawat, ukuran pintu pesawat dan maximum floor load. Maka, penerimaan kargo harus memperhatikan isi di dalam kargo yang akan dikirim (content), berat kargo (weight), ukuran (dimension) dan pembungkus (packing). Terdapat beberapa tipe pesawat pengangkut kargo, salah satunya pallet kargo yang mengangkut penumpang dan kargo, dimana pallet kargo memanfaatkan space dari pesawat untuk mengangkut kargo. Jurnal ini dibuat untuk mempelajari dan membandingkan cargo compartment (ruang kargo) pada pesawat wide body sehingga diketahui pemanfaatan maksimum berdasarkan volume dan berat kargo yang dapat diangkut. Metode yang digunakan adalah perbandingan data spesifikasi dari dimensi,  kapasitas ruang kargo dan perhitungan load factor. Load factor adalah besaran yang menyatakan tingkat kepadatan jumlah penumpang pesawat pada sekali perjalanan. Hasil dari analisa perbandingan diperoleh kesimpulan bahwa pesawat yang ideal untuk mengoptimalkan pengangkutan kargo adalah pesawat B777-300 dan B787-800. Pesawat B777-300 memiliki cargo weight sebesar 76,656 kg dan cargo volume sebesar 265 m3, sedangkan B787-800 pesawat yang paling ideal untuk substitusi pax kosong menjadi muatan kargo karena memiliki selisih harga substitusi paling kecil yaitu sebesar 2,881 USD.
Analisis Linear Statik Pada Vertical Tail dengan Variasi Defleksi Rudder Rabeta, Bismil; Arifin, Mufti; Fairuza, Syarifah
JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN Vol 2, No 2 (2017): JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN
Publisher : JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v2i2.11

Abstract

Desain ekor vertikal pada pesawat sangat beragam bentuknya, bergantung pada karakteristik dan fungsinya. Pada ekor vertikal tersambung rudder yang merupakan control surface pada sumbu vertikal dengan gerakan menggeleng (yaw). Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk menganalisa beban aerodinamis pada ekor vertikal dengan defleksi rudder yang berbeda. Material yang digunakan pada pemodelan adalah aluminium alloy 7075-T6, merupakan paduan dari zinc dan copper. Pemodelan ekor vertikal dan analisa perhitungan dilakukan menggunakan pendekatan elemen hingga dengan bantuan software solidworks 2016. Dengan menggunakan menu flow simulation dan simulation pada solidworks, dapat diketahui output berupa stress, strain, displacement, dan safety factor. Dari hasil yang didapat distribusi stress dan strain memiliki nilai maksimal pada daerah hinge dan  nilai minimal  terjadi pada root leading edge dari ekor vertikal. Nilai stress maksimal pada pemodelan semakin meningkat seiring bertambah besarnya defleksi rudder yang diberikan, tetapi tidak melebihi yield strength dari material yang digunakan.
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR SISTEM MEKANIK PESAWAT SINAR-X DIGITAL Zayadi, Ahmad; sudi, Mar
JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN Vol 4, No 2 (2019): JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN
Publisher : JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v4i2.316

Abstract

Analysis of structural strength of mechanical systems on digital x-ray devices. This research is very important to know the strength and quality of the structure of mechanical system of digital x-ray plane. To research analysis strength structure system mechanical calculation methods were used counting stress, bending stress; the safety factor a tool, and calculate deflection occurring in structure.The result of his research or: the bending stress at order holders catcher of  = 7,07 N/mm2, while the bending stress is equal to = 141,9 N/mm2. The bending stress on the tube holder is as big as  = 7,8 N/mm2, while the bending stress is equal to= 141,9 N/mm2. Stress von mises in order arms part burden a counterweight of  = 19,44 N/mm2, while the value of the safety factor is n = 11,05. Stress von mises in order to arms a part of encumbering tube  = 18,41 N/mm2, while the value of the safety factor is n = 11,67. Bending stress happened to column of order  = 22,60 N/mm2, while the bending stress is equal to  = 141,9 N/mm2. The ball screw move of the operation Fbm = 777,9N. Bending stress occurred on the basis of order  = 21,43 N/mm2, while the bending stress is equal to  = 141,9 N/mm2. Based on the data has obtained, then structure mechanical system plane digital sinar-x expressed safe and strength.Analysis of structural strength of mechanical systems on digital x-ray devices. This research is very important to know the strength and quality of the structure of mechanical system of digital x-ray plane. To research analysis strength structure system mechanical calculation methods were used counting stress, bending stress; the safety factor a tool, and calculate deflection occurring in structure.The result of his research or: the bending stress at order holders catcher of  = 7,07 N/mm2, while the bending stress is equal to = 141,9 N/mm2. The bending stress on the tube holder is as big as  = 7,8 N/mm2, while the bending stress is equal to= 141,9 N/mm2. Stress von mises in order arms part burden a counterweight of  = 19,44 N/mm2, while the value of the safety factor is n = 11,05. Stress von mises in order to arms a part of encumbering tube  = 18,41 N/mm2, while the value of the safety factor is n = 11,67. Bending stress happened to column of order  = 22,60 N/mm2, while the bending stress is equal to  = 141,9 N/mm2. The ball screw move of the operation Fbm = 777,9N. Bending stress occurred on the basis of order  = 21,43 N/mm2, while the bending stress is equal to  = 141,9 N/mm2. Based on the data has obtained, then structure mechanical system plane digital sinar-x expressed safe and strength.
ESTIMASI DISTRIBUSI BERAT SAYAP DAN DISTRIBUSI LIFT UNTUK OPTIMASI BENDING MOMENT DENGAN SISTEM FUEL TRANSFER PADA PESAWAT BOEING 737-500 Arifin, Mufti; Yuniarti, Endah; Sari, Rafika Arum; Said, Ahmad Akmal
JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN Vol 4, No 2 (2019): JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN
Publisher : JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v4i2.310

Abstract

Aside from being a manufacturer of lift force, a wing is functioning hold the load that occurs in the structure of the aircraft, such as the shear load, twist and bending. Of all the load the load bending is the greatest burden are received by the wings. Setting the load bending is one of the major factors in reducing the burden experienced by the wing. However, the optimal value indicated opposite between on land and in the air, to take advantage of the situation to use fuel system transfers the load alleviation. Fuel transfer load alleviation is a system that automatically move the fuel more in the tank at the time in part on land and are on the outside of the tank at the time in the air so that the effect of the load bending bending loads can be reduced, which generated as the result of addition between the weight distribution and the distribution of lift that occurs on the wings so as to calculate the bending data needed weight distribution and the distribution of lift on the wing. This research aims to know the weight distribution occurs on the wings of the Boeing 737-500. The value of the weight distribution and distribution of lift yield optimization moment on two States namely, on land and in the air with three variations of the fuel transfer that is, constant with a value of 40134.53 N, linear with a value of 48059.53 N, and the maximum value of 172386.50 N.
STUDI PERHITUNGAN EFEKTIVITAS DERATE THRUST ENGINE ROLLS-ROYCE TRENT 700 PADA PESAWAT AIRBUS A330-300 Susilo, Tri; K, Aprilia Sakti; Budiman, Miftha Hudin
JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN Vol 2, No 2 (2017): JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN
Publisher : JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v2i2.12

Abstract

Mesin turbin gas sebagai penghasil tenaga dorong bagi pesawat udara harus dioperasikan se-optimal dan se-efisien mungkin, mengingat biaya perawatan engine yang mahal. Pemakaian tenaga dorong (thrust) paling besar adalah pada saat pesawat lepas landas (takeoff) dan terbang menanjak (climb). Pada kedua fase ini biasanya pesawat menghasilkan thrust dengan maksimal, tetapi hal ini berakibat meningkatnya tingkat kelelahan (fatique) dari engine sendiri. Maka kemudian dikembangkan suatu metode yang bisa membatasi kinerja engine agar tidak perlu menghasilkan thrust maksimal (100%), metode ini disebut sebagai Derate Thrust. Dengan demikaian penelitian ini dibuat dengan maksudkan untuk mempelajari, menghitung serta menganalisis seberapa efektif pengguaan derate thurst tersebut, dan yang dijadikan objek penelitian ini adalah metode engine Turbofan Rolls-Royce Trent 700 yang digunakan pada pesawat Airbus A330-300. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode perhitungan menggunakan rumus-rumus derate thrust yang di keluarkan langsung oleh pihak manufaktur engine yakni Rolls-Royce, yang selanjutnya akan dilakukan perbandingan dengan data aktual pabrik untuk dianalisa. Hasil dari perhitungan tersebut diperoleh kesimpulan bahwa hasil penggunaan derate paling efektif pada persentase 14,67. Bisa disimpulkan semakin besar nilai efektivitas yang dihasilkan maka akan semakin kecil kesempatan engine untuk mengalami kerusakan.Kata kunci : derate thrust Rolls-Royce Trent 700, takeoff derate, climb derate, dan effective derate
PENGARUH PEMODELAN SMOOTH PARTICLE HYDRODYNAMICS UNTUK APLIKASI SIMULASI NUMERIK BIRD STRIKE DI LEADING EDGE S, Sahril Afandi; Franciscus, Freddy; Afrianto, Muhammad Faisal
JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN Vol 4, No 2 (2019): JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN
Publisher : JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v4i2.312

Abstract

Accidents due to bird strike often occur in flight operations and during the migratory period of birds, this can cause structural failure and threaten flight safety. The effect that occurs on the structural components of the aircraft affected by the collision of the bird hit is generally in the form of dent deformation or the perforation of the plane's skin layer and other structures. This study discusses bird strike in Leading Edge with SPH (smooth particle hydrodinamics) method based on finite element method. Leading Edge structure is assumed to only consist of skin by varying 4 bird speeds, namely: 75 m / s, 100 m / s, 125 m / s and 150 m / s, and 2 angular variations of 0o and 45o. The simulation results show the deformation of Leading Edge increases with increasing speed, and the impact force is higher in the direction of the 0o collision for each of the same speed. The maximum impact force at each speed for the collision direction is 0o and 45o in the range of 6 - 17 kN and 3 - 12 kN. While the maximum displacement results at each speed for collision directions are 0o and 45o in the range 148 - 336 mm and 89 - 198 mm.
ANALISIS TABRAK BURUNG PADA LEADING EDGE DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Sitompul, Sahril Afandi; Hanafi, Abdul
JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN Vol 2, No 2 (2017): JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN
Publisher : JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v2i2.13

Abstract

Insiden tabrak burung sering terjadi pada operasi penerbangan dan dapat menyebabkan kegagalan struktur serta mengancam keselamatan penerbangan. Oleh karena itu, fenomena tabrak burung perlu dipelajari lebih lanjut terutama efek yang terjadi pada komponen struktur pesawat. Penelitian ini membahas tabrak burung pada Leading Edge dengan metode numerik berbasis metode elemen hingga. Struktur Leading Edge diasumsikan hanya terdiri dari skin dengan mengalami tabrak burung variasi kecepatan 75 m/s, 100 m/s, 125 m/s dan 150 m/s serta variasi sudut sebesar 00 dan 450. Material burung dianggap memiliki sifat material elastis-plastis. Hasil simulasi menunjukkan deformasi Leading Edge meningkat dengan bertambahnya kecepatan, serta gaya impak lebih tinggi pada arah tumbukan 00 untuk tiap kecepatan yang sama.Gaya impak maksimum pada tiap kecepatan untuk arah tumbukan 00 dan 450 pada rentang 27 – 53 kN dan 16 – 40 kN. Sementara, hasil perpindahan maksimum pada tiap kecepatan untuk arah tumbukan 00 dan 450 pada rentang 110 – 242 mm dan 82 – 201 mm.
ANALISIS NUMERIK DISTRIBUSI TEKANAN & KECEPATAN ALIRAN UDARA PADA FUSELAGE B737-9 MAX Susilo, Tri; Rabeta, Bismil; Falah, Fikry
JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN Vol 4, No 2 (2019): JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN
Publisher : JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v4i2.313

Abstract

Aerodynamic characteristics can be known by using computational Fluid Dynamics (CFD) methods. This study analyzes the pressure distribution and velocity of air flow on Fuselage B737-9 MAX using the Computational Fluid Dynamics (CFD) method with variations in attack angles of 0o, 15o, 30o and 45o. The results obtained are at 0o attack angle, 15o the difference in speed and pressure is not too significant or normal, while at the attack angle 30o and 45o the difference in speed and pressure is very significant or abnormal because the air flow at that angle experiences turbulence around the fuselage.
STUDI PERHITUNGAN EFEKTIVITAS DERATE THRUST ENGINE CFM56-5B PADA PESAWAT AIRBUS A320-200 Susilo, Tri; K, Aprilia Sakti; Anggoro, Pandu Yugo
JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN Vol 2, No 2 (2017): JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN
Publisher : JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v2i2.14

Abstract

Penggunaan gaya dorong secara maksimal secara terus menerus dapat mempersingkat usia mesin pesawat dan juga tentunya akan menambah biaya perawatan pesawat tersebut. Sebuah metode untuk meng-optimalkan pemakaian mesin dengan membatasi kinerja mesin agar mesin tidak bekerja dengan tenaga maksimal dinamakan Derate Thrust. Penelitian ini membahas mengenai perhitungan efektivitas Derate Thrust pada saat  takeoff pada pesawat A320-200 dengan menggunakan engine CFM56-5B pada bulan Januari sampai Maret 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode perhitungan yang menggunakan rumus-rumus Derate Thrust yang dikeluarkan oleh pihak manufaktur engine yaitu CFM. Selanjutnya akan dilakukan perbandingan antara data aktual dengan perhitungan manual. Hasil dari perhitungan manual efektivitas Derate Thrust untuk PK-A1, PK-A2, dan PK-A3 selama bulan Januari sampai Maret 2016 tertinggi yaitu pada bulan Februari sebesar 25.559% dengan EGT 699 0C pada pesawat PK-A1. Berdasarkan hasil tersebut maka temperature berbanding terbalik dengan effektivitas Derate Thrust dan temperature merupakan faktor penting dalam pengoperasian Derate Thrust

Page 1 of 2 | Total Record : 13