cover
Contact Name
Heri Firmansyah
Contact Email
herifirmansyah@uinsu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltaqnin@uinsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
TAQNIN: Jurnal Syariah dan Hukum
ISSN : -     EISSN : 2685399X     DOI : -
Taqnin: Jurnal Syariah dan Hukum menerbitkan artikel dalam bidang ilmu-ilmu syariah dan hukum. Terbit dua kali satu tahun, edisi Januari-Juni dan Juli-Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Hukum Produktifitas Zakat Fitrah Muttaqin, Imamul
TAQNIN: Jurnal Syariah dan Hukum Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.25 KB)

Abstract

So far, zakat productivity has only been focused on zakat mal, the productivity of zakat al-Fitr has not been touched at all by BAZ and LAZ, even though the potential of community economic empowerment through the productivity of zakat fitrah is very large if managed properly and responsibly and if fulfilling certain conditions to produce zakat fitrah, this article will discuss in detail the law of producing zakat fitrah, which is how it stands in Islamic law, whether the productivity of zakat fitrah is justified in Islamic law
AKTIVITAS FILANTROPI ISLAM DI KALANGAN JAMA’AH TABLIGH HALQAH SIPISPIS KABUPATEN SERDANG BEDAGAI SUMATERA UTARA Siddik, Ibnu Radwan
TAQNIN: Jurnal Syariah dan Hukum Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.401 KB)

Abstract

Philanthropy (generosity) is part of Islamic teachings. The form of Islamic philanthropy in the form of charity is found in zakat, infaq, alms and endowments. While philanthropy in the form of non-charity is found in an attitude of helping and glorifying fellow Muslims. In its implementation, Islamic philanthropic activity is relatively still not getting the attention of the Islamic community in Indonesia. This condition is a little different if we look at philanthropic activities among the Tablighi Jama'ah, especially in the Serdang Bedagai Regency Sipispis. This research aims to explore the activities of Islamic philanthropy among the Tablighi Jamaat Halqah Sipispis Jama'ah of Serdang Bedagai Regency in North Sumatra, whatever forms of Islamic philanthropy are carried out and the factors underlying the spirit of Islamic philanthropy. By using a legal sociology approach and analyzed qualitatively it can be concluded that philanthropic activities among the Tablighi Jamaat halqah Sipispis of Serdang Bedagai Regency run continuously following the missionary effort. The forms of philanthropic activities include Khuruj funds, khidmad funds, funds for wives left to preach, Khidmad Markaz funds, zakat and other social assistance funds. This philanthropic activity is carried out with enthusiasm because the socialization of the importance of Islamic philanthropy for the afterlife of the world is always carried out in taklim and lectures (bayan) when participating in the Jamaah Tabligh da'wah program.
OTENTISITAS PENERAPAN ASURANSI SYARIAH DI INDONESIA Hardyanti, Nanda Siti
TAQNIN: Jurnal Syariah dan Hukum Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.897 KB)

Abstract

Insurance sharia based on the cooperation, responsibities, guarantees, protection and assistance among groups of participants. Islamic Insurance (takaful) is considered as cooperative or mutual insurance, where members contribute to pay sum of money or premiums to insurance companies. This study aims to find out the application of Islamic insurance in Indonesia after the law namber 40 of 2014 concerning insurance. This type of research is librabry research. Primary data used are law Number 40 of 2014 corcerning insurance, law number 2 of 1992 KUHD and DSN-MUI fatwa. While the secondary data used is other literature in accordance with the research. The results of this study are summarized as follows: (1) Sharia insurance is an effort to help one another among a number of people/parties through investments in asset and/tabarru‟ which periode a pattern of returns to deal with certain risks through an agreement in accordance with sharia, with a risk sharing system. (2) The authenticity of sharia insurance in Indonesia is needed by strengthening all Islamic insurance products to run in accordance with sharia privisions, in this case the sharia supervisiory board is an important part in carrying out strict supervision of the activities of sharia insurance institutions. Islamic insurance is a solution to answer Muslim needs for the importance of future planning with halal transactions.
Keabsahan Pelaksanaan Harta Bersama Sebagai Implementasi Akad Syirkah Wathan, Hubbul
TAQNIN: Jurnal Syariah dan Hukum Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1031.482 KB)

Abstract

Artikel ini berisi tentang keabsahan pelaksanaan harta bersama sebagai implementasi akad syirkah. Bila ditelisik, baik Menurut KUHPer, BAB VI Pasal 119, Undang-Undang nomor 1 tahun 1974 maupun KHI Pasal 1 huruf “f”. Bahwa harta bersama terjadi saat dilangsungkan perkawinan, sedangkan harta bawaan dari suami dan isteri dan harta benda yang diperoleh masing-masing sebagai hadiah atau warisan, adalah di bawah penguasaan masing-masing sepanjang para pihak tidak menentukan lain. Apakah pelaksanaan harta bersama telah memenuhi kriteria syirkah yang sah?”. Karena implikasi dari akad yang tidak sah ialah haram melakukan tindakan hukum yang diakibatkan oleh akad tersebut, atau dalam bahasa awam disebut harta haram. Kebutuhan tersebut semakin mendesak jika menimbulkan konflik dan pihak yang terzalimi secara langsung maupun terdampak, untuk menjawab pertanyaan yang menjadi masalah dalam artikel ini dilakukan analisis terhadap unsur-unsur pokok dalam pelaksanaan harta bersama (subjek hukum, objek hukum, perbuatan hukum, dan akibat hukum dengan pisau analisis yang digunakan adalah kaidah al-‘ibratu fil-‘uqūd bil-maqāṣidi wal-ma‘āniy lā bil-alfāẓi wal-mabāniy. Temuanya adalah bahwa konsep harta bersama belum sepenuhnya memenuhi kriteria konsep syirkah. Terdapat perbedaan fundamental yang membuat kedua konsep ini seharusnya tidak dapat disamakan. Perbedaan tersebut terdapat pada subjek hukum, perbuatan hukum, dan sifat kedua akad.
Tanggungjawab Dewan Pengawas Syariah Terkait Pelanggaran Hukum pada Asuransi Syariah (Analisis Yuridis Terhadap Undang-undang Nomor 40 Tahun 2014 Tentang Perasuransian) Permata, Cahaya
TAQNIN: Jurnal Syariah dan Hukum Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.223 KB)

Abstract

Supervision of the implementation of sharia insurance is very necessary in order to provide maximum protection to all interested parties. Supervision of sharia insurance is the responsibility of the Sharia Supervisory Board (DPS). If there is a violation of law against sharia principles carried out by insurance companies, DPS should be legally responsible. DPS's duty is to supervise and provide advice and advice to managers of insurance companies to carry out their business activities in accordance with statutory provisions that regulate the basic principles of conducting insurance business with sharia principles, DSN MUI fatwas and other provisions related to the implementation of insurance business with sharia principles. DPS is only responsible if it ignores sharia principles violations carried out by sharia insurance companies. DPS can be subjected to administrative and even criminal sanctions for not carrying out their duties.
Jual Rugi Pada Persaingan Usaha Fotocopy Di Lingkungan Kampus Iain Langsa (Perspektif Uu No. 5 Tahun 1999 Dan Fiqh) Adelia, Adelia
TAQNIN: Jurnal Syariah dan Hukum Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.481 KB)

Abstract

Jual rugi yang dilakukan oleh pengusaha fotocopy dengan cara menetapkan harga yang sangat rendah dengan maksud untuk menyingkirkan atau mematikan usaha pesaingnya, bertentangan dengan  isi Undang-undang No. 5 Tahun 1999 Pasal 20  yang menyebutkan bahwa pelaku usaha dilarang melakukan jual rugi atau menetapkan harga yang sangat rendah dengan maksud untuk menyingkirkan atau mematikan usaha pesaingnya.Islam menyambut baik sistem persaingan dalam melakukan usaha, karena pada dasarnya Islam tetap memiliki prinsip kebebasan dalam melakukan berbagai kegiatan mu’amalah  termasuk di dalamnya persaingan,  akan tetapi persaingan harus sesuai dengan syari’ah. Persaingan yang terjadi pada usaha fotocopy di lingkungan IAIN Langsa di mana harga yang ditetapkan pendatang baru sangat rendah, yang mengakibatkan pengusaha lama kehilangan pelanggan dan menutup usahanya. Persaingan ini menimbulkan  ketidak adilan yang dirasakan oleh pengusaha fotocopy,  tindakan tersebut tidak sesuai dengan maqashid syari’ah, dan memberikan mudharat kepada diri sendiri juga kepada pengusaha lain.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2019 2019