cover
Contact Name
Nafiah Solikhah
Contact Email
nafiahs@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmstkik@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
ISSN : 25796402     EISSN : 25796410     DOI : -
Jurnal ini memuat artikel ilmiah dalam bidang Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Setiap artikel yang dimuat telah melalui proses review. Jurnal Muara diterbitkan dalam rangka mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah di tingkat Nasional. Jurnal Muara ini juga dapat menjadi wadah publikasi bagi para mahasiswa (S1, S2 maupun S3) dan dosen di lingkungan perguruan tinggi. Jurnal ini dikelola oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (DPPM - UNTAR).
Arjuna Subject : -
Articles 39 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan" : 39 Documents clear
PENGARUH PERKEMBANGAN PARIWISATA TERHADAP PERKEMBANGAN KOTA Ocsuanda, Vero
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.511 KB) | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1767

Abstract

Pariwisata memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan kota dan kesejahteraan penduduknya. Pertumbuhan kunjungan wisatawan Indonesia meningkat, baik itu wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Banyak destinasi wisata yang menarik wisatawan nusantara maupun mancanegara, salah satunya adalah pariwisata di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Perkembangan pariwisata di Kota Singkawang mendorong perkembangan fasilitas pariwisata di Kota tersebut dan perkembangan fasilitas pariwisata akan mempengaruhi perkembangan Kota tersebut. Studi ini mencoba melihat pengaruh perkembangan pariwisata terhadap perkembangan Kota Singkawang.Kata Kunci : pariwisata, fasilitas pariwisata, perkembangan kota.
PERBANDINGAN DEFLEKSI ABSOLUT MAKSIMUM DARI PELAT ORTOTROPIK SEMI RIGID DENGAN BERBAGAI MACAM JENIS TANAH YANG DIMODELKAN MENGGUNAKAN PEMODELAN PASTERNAK AKIBAT BEBAN IN-PLANE TEKAN DAN BEBAN DINAMIK TRANSVERSAL Kuncoro, Riyawan Adi; Alisjahbana, Sofia
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.906 KB) | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1452

Abstract

Di dalam paper ini, analisa respons dinamik dari pelat ortotropik diteliti. Pelat ortotropik memiliki perletakan semi rigid yang mencerminkan keadaan sebenarnya dari pelat. Pelat ortotropik didukung dengan tanah yang dimodelkan dengan menggunakan pemodelan yang diusulkan oleh Pasternak. Pemodelan elastis ini digunakan untuk dapat mengakomodasi interaksi gaya geser antar elemen pegas. Modified Bolotin Method (MBM) dengan dua buah persamaan transcedental digunakan untuk menyelesaikan permasalah respons dinamik dari pelat. Respons dinamik dari pelat diperoleh dengan basis ortogonalitas dari fungsi eigen yang dapat diekspresiskan dalam bentuk integral, sehingga dapat diselesaikan dengan mudah menggunakan Metode Duhamel. Beban transversal dimodelkan sebagai sebuah beban terpusat yang bergerak dengan kecepatan konstan di arah x yang dapat diselesaikan dengan menggunakan karakteritsik khusus dari Dirac-delta, sedangkan beban in-plane diasumsikan sebagai beban static dari kedua arah (x dan y axis).
Kapasitas Total Antioksidan dan Sitotoksisitas Ekstrak Metanol Daun Ara (Ficus auriculata Lour) Limanan, David; Ferdinal, Frans; Salim, Melanie; Julianty, Eny
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.959 KB) | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1561

Abstract

Indonesia merupakan negara megabiodiversitas paling tinggi di dunia. Keragaman flora Indonesia menduduki peringkat ketujuh dunia Hal ini membuat Indonesia memiliki kandidat tanaman obat yang luas, akan tetapi hanya sebagian kecil yang telah dimanfaatkan sebagai bahan baku industri obat. Salah satu tanaman yang memiliki khasiat obat dan telah digunakan secara empirik adalah tanaman ara (Ficus auriculata Lour). Tanaman ara diketahui memiliki senyawa bioaktif yang dapat berfungsi sebagai antioksidan dan dapat digunakan untuk mengatasi stres oksidatif yang merupakan dasar dari berbagai macam penyakit, salah satunya adalah kanker. Selain itu obat-obatan kanker menimbulkan efek samping yang besar terhadap sel-sel normal, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut dalam mencari kandidat antikanker yang cukup efektif dengan efek samping kecil. Bahan bioaktif dari tanaman banyak yang cukup menjanjikan sebagai kandidat obat anti kanker. Karena itu, penelitian ini dilakukan untuk melihat kapasitas total antioksidan dan sifat sitotoksisitas dari ekstrak daun ara. Metode pada penelitian ini berupa penelitian eksperimantal, dengan daun ara yang telah didapatkan dibuat simplisia dan diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol. Hasil ekstraksi dilakukan pengujian kapasitass total antioksidan dengan menggunakan DPPH (Blois) dan uji sitotoksisitas menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT).Hasil penelitian didapatkan bahwa kapasitas total antioksidan ekstrak metanol daun ara diperoleh sebesar 213,2564 µg/mL, sedangkan IC-50 asam askorbat sebagai kontrol sebesar 5,9382 µg/mL. Uji sitotoksisitas ekstrak metanol daun ara didapatkan LC50 sebesar 448,895 ppm. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol daun ara memiliki kapasitas antioksidan yang lebih kecil dibanding vitamin c tetapi memiliki bersifat sitotoksik sehingga dapat dijadikan kandidat antikanker.Kata Kunci : Ara, sitotoksisitas, kapasitas antioksidan
Kata Pengantar Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2 No 1 UNTAR, DPPM
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.881 KB) | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.2367

Abstract

Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu KesehatanVolume 2 No 1April 2018
STRATEGI MENUJU SUKSES PUSAT PERBELANJAAN: Studi Tentang Supermal Karawaci Lorenzo, Juliano Gema
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.018 KB) | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1575

Abstract

Abstrak     Supermal Karawaci telah 22 tahun hadir di wilayah Tangerang. Supermal Karawaci ini sukses dan dapat terus bersaing dengan pusat perbelanjaan lain, sebagaimana terlihat dari antusiasme dan  jumlah pengunjung yang datang.  Fenomena ini menarik mengingat ketatnya persaingan mal di wilayah Jabotabek dalam 20-an tahun terakhir. Untuk memahami fenomena ini para penulis mengkaji strategi menuju sukses pusat perbelanjaan tersebut. Strategi menuju sukses pusat perbelanjaan dikaji menggunakan 2 alat ukur. Alat ukur pertama adalah enam faktor yang menentukan sukses pusat pebelanjaan (key success factors) yang dikembangkan oleh Chung Yim Yiu dan Yung Yau (2006), yaitu: lokasi, desain arsitektur, leasing strategy, kegiatan promosi, pengelolaan mall, ketentuan penyewa. Sementara kinerja pengelola diukur menggunakan 3 tolok ukur yang dikembangkan Urban Land Institute (2003), yaitu: rehabilitasi, ekspansi dan rekonfigurasi. Studi ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan metode pengukuran likert scale dan importance performance analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon pengunjung terhadap faktor strategi kesuksesan pada Supermal Karawaci dan kinerja pengelola agar pusat perbelanjaannya memuaskan. Hal ini dapat menjadi indikasi bahwa Supermal ini dapat terus berkelanjutan dan mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan lainnya.
ANALISIS OPTIMASI PENEMPATAN DAN PENGADAAN TOWER CRANE PADA PROYEK HIGHRISE BUILDING Pagassang, Julianto
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1039.717 KB) | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1486

Abstract

ABSTRAKPengadaan tower crane untuk pekerjaan proyek highrise building dipengaruhi oleh penempatan titik supply serta kondisi lapangan atau tata letak proyek. Penentuan posisi tower crane tanpa melakukan skenario titik supply membuat kontraktor tidak mengetahui pengaruh dari penempatan titik supply yang diterapkan terhadap penentuan posisi tower crane secara optimal. Penelitian ini dilakukan dengan skenario analisis penempatan tower crane perencanaan awal kontraktor dan skenario memodelkan penempatan yang dimodifikasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis keseimbangan kerja dan analisis indeks konflik pada kelompok tower crane. Berdasarkan analisis yang dilakukan pada kedua skenario, maka diperoleh hasil bahwa penentuan titik supply sangat mempengaruhi posisi optimal tower crane. Pada skenario 1 penentuan titik supply mengikuti perencanaan awal kontraktor yang menghasilkan indeks konflik dan keseimbangan kerja yang besar. Pada skenario 2 penentuan titik supply peletakannya dimodifikasi sebisa mungkin agar tidak terletak pada area perpotongan antara tower crane. Dengan cara tersebut maka didapatkan indeks konflik yang jauh lebih kecil dari skenario 1. Nilai indeks konflik berkurang dengan hanya memindahkan 1 titik supply. Pemindahan titik supply pada skenario 2 juga menghasilkan nilai keseimbangan kerja yang lebih kecil yaitu 50% dari skenario 1. Penentuan titik supply dengan tepat dapat mengurangi indeks konflik, nilai keseimbangan kerja yang kecil sehingga mempengaruhi posisi optimal tower crane.Kata kunci: tower crane, highrise building, indeks konflik, keseimbangan beban kerja, titik supply.
ANALISIS EFISIENSI KONSUMSI DAYA LISTRIK DAN BIAYA OPERASIONAL LAMPU TL-LED TERHADAP LAMPU TL-T8 Candra, Henry
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.752 KB) | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1682

Abstract

Lampu TL-LED sebagai lampu penerangan dalam ruang memiliki banyak kelebihan dibanding lampu TL-T8, antara lain dalam hal efikasi lampu, yang menunjukkan efisiensi lampu TL-LED, akan tetapi seberapa besar efisiensi yang dapat diberikan oleh lampu TL LED lebih sering hanya dinyatakan secara kualitatif. Melalui tulisan ini dipaparkan hasil penelitian dengan membandingkan kinerja dari lampu TL-LED terhadap lampu TL-T8 dengan mengukur dan menganalisis konsumsi daya listrik dan perhitungan perkiraan biaya operasional dari kedua jenis lampu tersebut. Pengukuran juga dilakukan terhadap parameter lainnya meliputi iluminansi dan daya beban listrik terpasang sebagai pendukung analisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa lampu TL-LED memiliki efisiensi konsumsi daya terhadap lampu TL-T8 sebesar 33,3%. Sedangkan perhitungan biaya operasional dengan menggunakan tarif dasar listrik dari PLN menunjukkan bahwa lampu TL LED dapat memberikan penghematan biaya sebesar Rp. 204.300,- sampai dengan Rp. 413.100,- untuk setiap 100 kWh konsumsi daya listrik. Analisis lebih lanjut terhadap iluminansi menunjukkan bahwa lampu TL LED memiliki keterbatasan beamwidth sedangkan daya beban lampu TL-T8 lebih besar bila dibanding dengan daya beban yang tertera pada lampu tersebut karena masih ditambah dengan daya beban rangkaian balas. Hasil penelitian ini dapat digunakan bagi pemilik bangunan untuk mengganti penggunaan lampu TL-T8 dengan lampu TL-LED, tanpa perlu mengganti luminernya, kecuali dengan sedikit mengubah sistem pengkabelannya.
KAJIAN BESARNYA TAMBAHAN BIAYA PADA BANGUNAN TINGGI YANG MENGALAMI CHANGE ORDER Lubis, Rotua Rohayana
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.036 KB) | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1314

Abstract

Change order adalah usulan perubahan secara tertulis antara owner dan kontraktor untuk mengubah beberapa kondisi dari dokumen kontrak awal. Perubahan tersebut bisa berupa penambahan atau pengurangan ruang lingkup pekerjaan. Change order akan selalu berpengaruh terhadap biaya dan waktu pekerjaan. Change order sering terjadi, hampir di semua proyek konstruksi. Dari sampel data yang dikumpulkan diperoleh persentase kenaikan biaya konstruksi dari nilai kontrak awal sebesar 2,52-24,96%. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan variabel yang paling signifikan yang mempengaruhi kenaikan biaya kontruksi, berapa besar persentase kenaikan biaya pada konstruksi bangunan gedung bertingkat tinggi, dan langkah apa saja yang perlu dilakukan untuk mengurangi penambahan biaya yang diakibatkan adanya change order. Penelitian ini mengambil 200 sampel dari 30 proyek bangunan gedung bertingkat tinggi dimana masa konstruksi sudah selesai di Jakarta. Berdasarkan basis data yang dikumpulkan ada 4 variabel yang diuji untuk mengetahui selisih mean persentase kenaikan pada bangunan gedung bertingkat tinggi yang mengalami change order. Didapati bahwa untuk fungsi bangunan perkantoran rata-rata persentase kenaikan sebesar 9,615% sedangkan untuk non perkantoran 11,658%, rata-rata persentase kenaikan biaya berdasarkan paket pekerjaan M/E service sebesar 10,443% dan paket pekerjaan sipil sebesar 10,213%, rata-rata persentase kenaikan kategori jenis pekerjaan adalah pekerjaan tambah/kurang sebesar 7,760% dan rework sebesar 14,371% rata-rata persentase kenaikan biaya berdasarkan pihak yang mengerjakan kontraktor sebesar 10,030% dan sub kontraktor 10,284% dari total nilai kontrak.
PENGARUH KEKUATAN TANAH DASAR DAN KOEFISIEN DRAINASE LAPISAN TERHADAP TEBAL PERKERASAN LENTUR Tajudin, Anissa Noor; Setyarini, Niluh Putu Shinta Eka; Khalik, Januar; Darmawati, Devy Sonia
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.999 KB) | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1696

Abstract

Dalam merencanakan suatu perkerasan jalan raya dibutuhkan pengetahuan yang baik dalam merencanakannya, baik dalam segi material pengisi bahan-bahan tiap lapisan perkerasan dan juga proses pengerjaan struktur perkerasan jalan raya tersebut. Karakteristik lingkungan seperti curah hujan dan kondisi tanah dasar yang berbeda-beda pada setiap daerah juga penting untuk diperhitungkan dalam perencanaan. Pedoman Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Bina Marga Pt-T-01-2002-B digunakan dalam penelitian ini untuk menghitung tebal perkerasan lentur dengan variasi nilai California Bearing Ratio (CBR) dan Koefisien Drainase Lapisan (m). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai variasi CBR maka tebal lapis perkerasan semakin tipis. Hal tersebut dikarenakan nilai CBR yang kecil menandakan kekuatan tanah dasar yang buruk, sehingga tebal lapis perkerasan yang berada di atasnya harus lebih baik atau lebih tebal dibandingkan tanah dasar, agar tanah dasar menerima tegangan yang tidak begitu besar karena tegangan telah didistribusikan pada lapisan di atasnya. Semakin besar nilai koefisien drainase maka tebal lapisan perkerasan pondasi atas dan atau lapisan pondasi bawah akan semakin tipis. Semakin kecil nilai koefisien drainase maka tebal lapisan perkerasan pondasi atas dana tau akan semakin tebal. Pada lapis permukaan tidak ada variasi tebal, dikarenakan pada rumus SN / ITP nilai koefisien drainase (m) hanya berpengaruh ke lapisan pondasi atas dan atau lapisan pondasi bawah yang memiliki material granular tidak terawat (granular untreated base and or subbase).
PENGARUH OBESITAS TERHADAP KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA WANITA USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PINTUPADANG Nasution, Lisna Khairani
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.82 KB) | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1857

Abstract

ABSTRAK Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi hormon insulin  atau karena penggunaan yang tidak efektif dari hormon itu. Hal ini ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah. Diabetes Melitus  menduduki peringkat ke 6 sebagai penyebab kematian di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kejadian DM tipe 2 pada WUS di Wilayah Kerja Puskesmas Pintupadang.Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain case control dimana sampel  kasus dan kontrol berjumlah 62 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis bivariat dengan uji chi square dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa obesitas (p=0,000; OR=9,85 ; 95% CI= 3,07- 31,6) berpengaruh  terhadap kejadian DM tipe 2 pada WUS. Hasil uji regresi logistik berganda menunjukkan bahwa  obesitas memperoleh nilai p<0,05 dengan OR sebesar 9,372, hal ini menunjukkan bahwa variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kejadian DM tipe 2  pada WUS adalah obesitas .Disarankan kepada Dinas Kesehatan dan Puskesmas Pintupadang Kabupaten Tapanuli Selatan agar membuat kebijakan kesehatan, meningkatkan promosi kesehatan serta  pelayanan secara optimal terhadap mengendalian DM. Pada WUS  diharapkan bagi WUS untuk rutin memeriksakan kadar gula darah, memperbaiki gaya hidup sehat untuk mencegah terjadinya kejadian DM tipe 2.   Kata Kunci : DM Tipe 2, WUS, obesitas

Page 1 of 4 | Total Record : 39