cover
Contact Name
Ahmad Taufiq
Contact Email
jurnalpusair@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpusair@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL SUMBER DAYA AIR
ISSN : 19070276     EISSN : 2548494     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Sumber Daya Air (JSDA) is a journal aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish original research papers, review articles and case studies focused on Water, and Water resources as well as related topics. All papers are peer-reviewed by at least two referees. JSDA is managed to be issued twice in every volume. The Scope of JSDA is: the fields of irrigation, environmental quality and water, swamp, beach, water building, water supply, hydrology and geotechnical fields, hydrology and water management, water environment, coastal fields, fields of cultivation and sabo fields.
Arjuna Subject : -
Articles 181 Documents
dewan redaksi Redaksi, Dewan
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.332 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v13i1.387

Abstract

dewan redaksi
PENELITIAN KETERSEDIAAN AIR IRIGASI DI KOTA PAYAKUMBUH DALAM RANGKA PENINGKATAN PRODUKSI PADI Barmawi, Marfini
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 3, No 4 (2007)
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32679/jsda.v3i4.101

Abstract

Payakumbuh a small town with a self government is the capital of Kabupaten Limapuluh Kota - WestSumatera. About 60 % of the land area is being used for agriculture and consequently water demand is veryhigh. With the growth of population and its social and economic condition, the reguirement for water has alsoincreased.In anticipating the problem, concern is be given to the development and management of water resources.Particulary to the two water sources passing the region, i.e. the Batang Agam and Batang Lampasi. A weircan be developed in the Batang Agam at Padang Ambacang, whereas river storage structures can bedeveloped, such as dams, long storages and water wheels, in the Batang Lampasi. In addition to developingthe water system, paddy production can be inereased by applying the System of Rice Intensification (SRI).
DAMPAK ALIH FUNGSI LAHAN IRIGASI MENJADI PERMUKIMAN TERHADAP KINERJA SISTEM DRAINASE PERKOTAAN (STUDI KASUS KAWASAN GAYUNGSARI SURABAYA) Widjaya, Joyce Martha
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1386.22 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v9i1.364

Abstract

Kawasan Gayungsari, daerah banjir di Surabaya Selatan, adalah salah satu kawasan permukiman hasil alih fungsi lahan bekas daerah irigasi. Hal ini dibuktikan dengan adanya pemanfaatan saluran irigasi sebagai saluran drainase, elevasi lahan lebih rendah dari elevasi muka air di saluran, bahkan masih ada sawah di kawasan itu. Untuk menanggulangi masalah banjir ini, dilakukan evaluasi dan perencanaan ulang sistem drainase. Solusi yang diusulkan adalah menggunakan sistem polder, dengan menerapkan prinsip kebijakan keseimbangan aliran masuk dan keluar, sehingga delta Q nol. Model analitis rasional, membuktikan bahwa tanpa mengisolir atau meminimalisir kawasan permukiman terhadap kiriman air dari luar, luapan banjir tidak dapat dieliminasi, karena tidak mampu menampung debit kiriman air dari luar yang sifatnya tidak terkontrol. Hasil studi menyatakan bahwa saluran irigasi tidak dapat dikonversikan langsung menjadi saluran drainase kota, karena pola distribusi dimensi dan beda tinggi dasar saluran serta beda tinggi muka air, menjadikan disfungsinya saluran drainase. Untuk mengeliminasi dampak banjir, diusulkan agar dilakukan penataan daerah layanan pada skala makro kota untuk menghasilkan kompartemen polder yang terisolasi. Sistem ini membutuhkan upaya penyesuaian dimensi dan elevasi saluran drainase yang dinormalisasi, pemompaan, penataan ulang lansekap dan kolam retensi.
Status mutu air Waduk Jatiluhur dan ancaman terhadap proses bisnis vital Hamzah, Hamzah; Maarif, M Syamsul; Marimin, Marimin; Riani, Etty
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.964 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v12i1.164

Abstract

Waduk Jatiluhur merupakan waduk terbesar dan multiguna. Negara Indonesia, saat ini dihadapkan pada permasalahan mengenai kualitas dan kuantitas sumber daya air, terutama permasalahan pencemaran air. Dalam penelitian ini telah dilakukan antara lainanalisis status mutu air dan analisis dampaknya terhadap ancaman proses bisnis vital (critical business process), khususnya berkaitan dengan pengelolaan sumber daya air. Lokasi penelitian dilaksanakan di Perum Jasa Tirta II sebagai otoritas Waduk Jatiluhur. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dari kegiatan penelitian lapangan yang diambil melalui pengambilan sampel yang dilakukan di Perairan Waduk Jatiluhur dan Perairan Daerah Aliran Sungai (DAS)setelah outlet Waduk Jatiluhur dengan mengacu kepada ukuran parameter kualitas air standar mutu laboratorium.Alat analisis yang digunakan adalah metode Storet dan Analisis Dampak Bisnis. Parameter kimia yang di atas ambang batas baku mutu adalah: oksigen terlarut, besi (Fe), mangan (Mn), seng (Zn), nitrit (NO2-N), nitrat (NO3-N), sulfat (SO4), khlorida (Cl), sulfida sebagai H2S, KOB (BOD5), dan KOK (COD).Kondisi kualitas air dapat dikatakan telah tercemar berat (kategori D) oleh kegiatan antropogenik yang ada di hulu sungai Citarum dan di sekitar perairan Waduk Jatiluhur. Kondisi ini dapat mengancam dan berdampak negatif terhadap infrastruktur waduk, bisnis vital, ketersediaan air minum dan air irigasi serta mengancam biota air lainnya.
Analisis pengendalian pencemaran air di zona hulu Sungai Citarum dengan model multi dimensional scalling Yusuf, Iskandar A.
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1255.822 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v12i1.162

Abstract

Sungai Citarum merupakan sungai terbesar di Provinsi Jawa Barat, yang karena tingginya fungsi dan manfaat sungai ini telah dibangun tiga waduk kaskade: Saguling-Cirata-Jatiluhur yang menghasilkan listrik sekitar 1.900MW dan mengairi sawah irigasi teknis lebih dari 240.000 ha dan memasok air baku air minum untuk DKI Jakarta, melalui Saluran Tarum Barat, Tarum Timur dan Tarum Utara. Namun demikian, kondisi kualitas airnya sudah tercemar sangat berat.Berbagai upaya dimulai dari penataan peraturan-perundangan dan institusi pelaksananya, dan telah banyak dilakukan berbagai program pemerintah untuk melakukan pengendalian pencemaran air, tetapi sungai Citarum tetap tidak mampu dipulihkan kondisi kualitas airnya,sebabdisisi lain perizinan pembuangan air limbah terus berjalan tanpa menghiraukan kondisi faktualnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status keberlanjutan upaya pengendalian pencemaran airdi Sungai Citarum Hulu dengan metode Multi Dimensional Scalling yang meliputi dimensi: Kebijakan, Teknis, Ekonomi, Sosial-Budaya, Penegakan Hukum dan Dukungan Pemangku Kepentingan, agar dapat disusun usulan solusinya. Hasil kajian pada kondisi eksisting tahun 2015, pada semua dimensi kurang berkelanjutan, namun untuk tahun 2030 dan 2050 diperkirakan cukup optimis sehingga dimensi teknis meningkat signifikan mencapai status sangat berkelanjutan yang diikuti oleh dimensi lainnya mencapai status cukup berkelanjutan. Hasil analisis menunjukkan adanya indikasi bahwa dimensi teknis dapat lebih terealisir dari pada dimensi lainnya dan yang tersulit adalah dimensi ekonomi.
PENELITIAN DEPOSISI ASAM DI SITU PATENGAN PROPINSI JAWA BARAT Brahmana, Simon S
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10086.357 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v5i2.473

Abstract

In order to find out the level of acid deposition especially in West Java's inland water aquatic, and inline with the active participation of the Research Center for Water Resources in the Network for AcidDeposition Monitoring in East Asia, a study was conducted on the degree of inland water aquatic acidity inLake Patengan from 1999 to 2007. This study was based on descriptive method, observations, includingthe collection of secondary data and field sampling and sample analysis in the laboratory of theExperimental Station for Water Resources Environment according to the 1996 compendium of IndonesianNational Standard (SNI), SNI 2004 and the Acid Deposition Monitoring Network in East Asia (EANET)2001. Results of study show that from 1999 until 2007, average pH value of each year had increased from 7.7to 8.3, but from 2002 up to 2007, average pH of water in Lake Patengan had decreased each year from 8.3 to7.8. In general, the ion balance is still good. From 1999 to 2007, pH in Patengan lake increased from 7.1to 8.4 with average 7.8 and standard deviation 0.3865. However, acid deposition was not identified by theinland water aquatic conditions at Situ Patengan, West Java , Indonesia.
Potensi Beban Pencemaran Nitrogen, Fosfat, Kualitas Air, Status Trofik Dan Stratifikasi Waduk Riam Kanan Brahmana, Simon S; Achmad, Firdaus
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.906 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v8i1.356

Abstract

Water of the Riam Kanan reservoir is used for irrigation, the supply of raw water, fishery, and hydro-powered,and transportation, etc. Domestic activities of domestic , agriculture, livestock and gold mining gold in the catchment area of Riam Kanan and acitivity fishery activities in the reservoir could be may degrade its water quality .The objective of this research is to know find out more on the pollution potential from catchment area and fishery activity, the characteristics of water quality , the trophic status and stratification of Riam Kanan reservoir. The research was conducted in May, 2009 and August, 2009. The descriptive study method applied had collected secondary data and water samples for analysed analysis. Evaluation was done based on PP no 82/2001 (Government Regulation no 82/2001) and trophic status according to the criteria stated in KepMen LH No:28/2009. Research results on pollution emission potential in the Riam Kanan Reservoir comprised: total Nitrogen 488 kg/day, and total phosphate 158 kg /day, and BOD 3,394 kg/day respectively. The conclusion of It can be concluded that water quality in the Riam Kanan reservoir suitable is in conformity with the criteria of Class 1 (PP 82/2002). The trophic status throphic was identified in the range of mesotrophic - eutrophic or medium fertile. The Stratification of Riam Kanan reservoir is oligomictic.
Informasi Hidrologi Pada Jaringan Nasional Di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Dan Sulawesi Seizarwati, Wulan
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32679/jsda.v11i1.110

Abstract

Dalam rangka mendukung pengelolaan sumber daya air, perlu disusun informasi hidrologi yang didukung oleh pengelolaan data yang baik. Penyusunan informasi hidrologi ini dilakukan pada 32 dari 48 pos jaringan nasional yang tersebar di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Informasi hidrologi yang disajikan terdiri dari karakteristik DAS, tren, banjir rencana, debit andalan, dan koefisien limpasan. Tingkat keandalan luas DAS menunjukkan 23 dari 32 pos masuk kategori baik (level 1), 6 pos masuk kategori meragukan (level 2), 2 pos perlu dikaji ulang (level 3), dan 1 pos perlu diperbaiki (level 4). Tingkat keandalan data untuk analisis banjir rencana menunjukkan 3 pos masuk kategori andal (level 1), 19 pos masuk kategori kurang andal (level 2), dan 10 pos tidak dapat dianalisis (level 3). Tingkat keandalan data untuk analisis debit andalan dan koefisien limpasan menunjukkan hampir seluruh pos masuk kategori andal (level 1). Karakteristik hidrologi di tiap pulau berbeda beda. Pulau Sumatera dan Kalimantan umumnya memiliki ketersediaan air yang cukup tinggi, sedangkan debit banjir rencana cukup rendah. Sebaliknya, Pulau Jawa dan Sulawesi umumnya memiliki ketersediaan air yang cukup rendah, sedangkan debit banjir rencana cukup tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa analisis karakteristik hidrologi yang andal, seperti banjir rencana, debit andalan, koefisien limpasan, dan lain - lain dalam suatu DAS, sangat dipengaruhi oleh tingkat keandalan data hidrologi yang ditunjukkan dengan periode yang panjang dan menerus.
Analysis of revetment construction stability in Kedungu Beach, Tabanan Bali Indriasari, Vivi Yovita; Risandi, Johan; Akhwadhy, Rudhi
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1692.383 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v13i1.315

Abstract

Study in Kedungu Beach which has a wide sand dunes and dense vegetation. This place is usually used for tourism by local residents. Causes of erosion is awave come in the form an angle, create longshore current, and litoral drif sediments. The condition is very alarming, because it erodes the amount of land owned by residents. Until now there is no goverment handling yet, only the efforts of the local community by building sea walls and currently also not in a proper condition. Based on the analysis of the data captured in the field and numerical modeling methods, resulting the methode to overcome the erotion problem, i.e. build coastal protection structures such as revetment, where the structure serves as an incoming wave damper and defend the coastline. The purpose of this paper is to provide an overview of the structure stability of revetment against coastal erosion.Stability analysis takes into account the stability of the rolling, sliding, and soil bearing capacity decrease. The dimension and design ofrevetment is secure from overturning (SF = 7.669 > 2); sliding (SF = 4.082>1,5) and bearing capacity support (17.498>3). From this analysis concluded that in the revetment structure design safe and can be applied in the study area. Analysis of the stability of the revetment structure is expected to reduce the level of damage to the building structure coast and surrounding buildings.
DAFTAR ISI ISI, DAFTAR
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.709 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v10i2.441

Abstract

-

Page 1 of 19 | Total Record : 181