Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi
  • http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/communicolo
  • Website
ISSN : 23391480     EISSN : 25809172
Communicology: Jurnal Komunikasi published by prodi DIII Hubungan Masyarakat UNJ. Starting in 2017, Published 2x year, on July and December.
Articles 48 Documents
ANALISIS TEKSTUAL GAYA BAHASA IKLAN HARBOLNAS VERSI SAKIT JIWA TOKO ONLINE BUKALAPAK.COM DI INTERNET

Adi, Wasono

Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6 No 2 (2018): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 6 No 2 Desember 2018
Publisher : DIII Prodi Humas Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.643 KB) | DOI: 10.21009/Communicology.0602.01

Abstract

ABSTRACT This paper aims to reveal the meaning of the style of the National Online Shopping Day advertising language or abbreviated as HARBOLNAS in 2016 BukaLapak.com online version of the mental illness with, textual analysis techniques from the ad text using the study of textual and contextual cohesion. The approach utilizes the concept of language style that focuses on grammatical aspects, words or groups of words that become references, substitutions, and ellipsis. It is seen that, the advertisement uses aspects of grammatical aspects in terms of references, substitutions, and ellipsis in the text that it uses to listen to the attention of its readers or prospective consumers. The discourse of the ad language is intentionally used even if it is not in accordance with the rules of language, this is more due to the efforts of the advertiser to provide information briefly and with an impact that can immediately affect the reader. Based on the above conclusions, it is recommended in the production of advertising texts to take advantage of the practice of language that has aesthetic values ​​to attract the interest of readers, the target audience of advertisements or prospective consumers. Keywords: Advertisements, Language Style, Grammatical Aspects     ABSTRAK Makalah ini bertujuan untuk mengungkap makna gaya bahasa iklan Hari Belanja Online Nasional atau disingkat HARBOLNAS tahun 2016 toko online BukaLapak.com versi sakit jiwa dengan, teknik analisis tekstual dari teks iklan tersebut dengan memanfaatkan kajian kohesi tekstual dan kontekstual. Pendekatan memanfaatkan konsep gaya bahasa yang memfokuskan pada aspek-aspek gramatikal, kata-kata atau kelompok kata yang menjadi referensi, substitusi, dan ellipsis. Terlihat bahwa, iklan tersebut menggunakan aspek aspek gramatikal dalam hal referensi, substitusi, dan ellipsis dalam teks yang digunakannya untuk mearik perhatian pembacanya atau calon konsumen. Wacana bahasa iklan tersebut sengaja digunakan walaupun tidak sesuai dengan kaidah bahasa, hal ini lebih karena upaya dari pihak pengiklan untuk memberikan informasi secara singkat dan dengan dampak yang segera dapat mempengaruhi pembaca. Berdasarkan simpulan di atas direkomendasikan dalam produksi naskah iklan agar memanfaatkan praktik berbahasa yang memiliki nilai-nilai estetis untuk menarik minat pembaca, khalayak sasaran iklan atau calon konsumen. Kata Kunci: Iklan, Gaya Bahasa, Aspek Gramatikal

PENGAPLIKASIAN MODEL KOMUNIKASI OSGOOD AND SCHRAMM OLEH PENGAJAR TK DALAM ACARA PARENTS WORKSHOP DI HIGHSCOPE BINTARO

Rizki, Menati Fajar

Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6 No 2 (2018): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 6 No 2 Desember 2018
Publisher : DIII Prodi Humas Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.9 KB) | DOI: 10.21009/Communicology.0602.05

Abstract

ABSTRACT The teacher is a person who is very close to students at school. The teacher teaches a variety of things, from basic lessons to ways of communicating and good attitudes to socializing to his students. In the process of forming kindergarten growth and development, it takes a balance between teaching at school and at home. In this case the role of parents immediately becomes a major factor in the success of teachers and parents in educating children. One way is to equate how to teach at school with at home. Various kinds of activities and rules that are carried out at school should also be done at home. To achieve this, a parents workshop was held at the highscope bintaro school by applying the Osgood Schramm communication model in it. This is related to the inappropriate communication methods of the instructors, so that they often experience different perceptions with parents. Based on the Osgood & Schramm communication model, it is expected that teachers can convey information that is appropriate to the needs of parents, resulting in the same perception in how to educate children with special needs. The method used is a qualitative descriptive analysis method with in-depth interviews with parents who have children with special needs at the Highscope Indonesia Bintaro School. Interviews were conducted with purposive sampling technique. The results of the research found were new parents knowing how to deal with children with special needs by interpreting information from the teacher in the workshop. In addition, there was a message exchange between parents and their students at home with their teachers in their active learning methods. The parents workshop program can be a good forum and is very useful in equating the perceptions of parents and teachers aimed at educating children to be more independent. Keywords: Teachers, Parents of Students, Parents Workshop, Osgood Schramm Communication Model, perception   ABSTRAK Guru merupakan orang yang sangat dekat dengan murid di sekolah. Guru mengajarkan berbagai macam hal, mulai dari pelajaran-pelajaran dasar hingga cara berkomunikasi dan sikap yang baik untuk bersosialisasi kepada para muridnya. Dalam proses pembentukan tumbuh kembang anak TK, dibutuhkan keseimbangan antara pengajaran di sekolah dengan di rumah. Dalam hal ini peran orang tua serta merta menjadi faktor utama berhasilnya guru dan orang tua dalam mendidik anak. Salah satu caranya adalah dengan menyamakan cara mengajar di sekolah dengan di rumah. Berbagai macam kegiatan serta aturan-aturan yang dilakukan di sekolah hendaknya dilakukan pula di rumah. Untuk mencapai itu semua diadakanlah kegiatan parents workshop di sekolah highscope bintaro dengan mengaplikasikan model komunikasi Osgood Schramm di dalamnya. Hal ini berkaitan dengan cara berkomunikasi yang kurang tepat dari para pengajar, sehingga sering mengalami perbedaan persepsi dengan orang tua. Dengan berdasar pada model komunikasi Osgood & Schramm, diharapkan para guru dapat menyampaikan informasi yang sesuai dengan kebutuhan orang tua, sehingga menghasilkan persepsi yang sama dalam cara mendidik anak berkebutuhan khusus. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif dengan wawancara mendalam kepada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus di Sekolah Highscope Indonesia Bintaro. Wawancara dilakukan dengan tehnik purposive sampling sebagai salah satu tehnik pengumpulan data. Hasil penelitian yang ditemukan adalah orang tua baru mengetahui bagaimana cara menangani anak berkebutuhan khusus dengan menafsirkan informasi dari guru dalam acara workshop tersebut. Selain itu terjadi pertukaran pesan antara orang tua dengan cara didiknya di rumah dengan guru dengan cara didik active learningnya. Acara parents workshop dapat menjadi wadah yang baik dan sangat berguna dalam penyamaan persepsi orang tua dan guru yang bertujuan untuk mendidik anak menjadi lebih mandiri. Kata Kunci: Guru, Orang Tua Murid, Parents Workshop, Model Komunikasi Osgood Schramm, persepsi

PENERAPAN REKA BENTUK PADA HALAMAN MUKA SURAT KABAR

Kholik, Abdul

Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6 No 2 (2018): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 6 No 2 Desember 2018
Publisher : DIII Prodi Humas Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.923 KB) | DOI: 10.21009/Communicology.0602.03

Abstract

ABSTRACT Every newspaper has its own characteristics on the visual aspect or design of newspaper. This is evident from the differences in each media appearance of dimension (make-up) and layout on the main page newspaper. The characteristics of design certainly are based on different forms of media, readers segmentation, and content of message presented. The purpose of this research is to analyze the policy of Inilah Koran Daily Newspaper and Pikiran Rakyat Daily Newspaper in applying design on front page of a newspaper. The rationale of this research comes from The Hierarchy of Influence Theory by Pamela J Shoemaker and Stephen D Reese. The method used in this research was a descriptive-comparative with qualitative approach. The result obtained from this research is the application of design policy on front page Inilah Koran newspaper uses the functional layout format and oriented visual journalism, while design policy implementation on front page Pikiran Rakyat newspaper uses layout combination and influenced by the results of the audience analysis performed routinely. Keywords: Design, Newspapers, Hierarchy of Influence Theory, Comparative   ABSTRAK Setiap surat kabar memiliki karakteristik tersendiri pada aspek visual atau desain surat kabar. Ini terlihat dari perbedaan dimensinya masing-masing media yaitu tampilan (make-up) dan tata letak di halaman utama koran. Karakteristik desain tentu didasarkan pada berbagai bentuk media, segmentasi pembaca, dan konten pesan yang disajikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kebijakan Surat Kabar Harian Inilah Koran dan Surat Kabar Harian Pikiran Rakyat dalam menerapkan desain di halaman depan sebuah surat kabar. Rasional dari penelitian ini berasal dari The Hierarchy of Influence Theory oleh Pamela J Shoemaker dan Stephen D Reese. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-komparatif dengan pendekatan kualitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah penerapan kebijakan desain pada halaman depan koran Koran Berikut ini menggunakan format layout fungsional dan jurnalisme visual yang berorientasi, sedangkan implementasi kebijakan desain pada halaman depan koran Pikiran Rakyat menggunakan kombinasi layout dan dipengaruhi oleh hasil analisis audiens. dilakukan secara rutin. Kata kunci: Desain, Surat Kabar, Teori Hierarki Pengaruh, Komparatif

Komunikasi Lintas Budaya Dalam Proses Belajar Bahasa Inggris Di Kampung Inggris Pare Kediri

Putera, Alfi Syahri

Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7 No 1 (2019): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 7 No 1 Juli 2019
Publisher : DIII Prodi Humas Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.965 KB) | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.14.01

Abstract

Kampung Inggris merupakan sebuah tempat yang cukup terkenal di Indonesia yang mana terdapat banyak lembaga kursus Bahasa Inggris di dalamnya, Kampung Inggris terletak di Desa Pelem dan Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Jawa Timur. Menariknya Kampung Inggris selalu di penuhi pendatang dari berbagai daerah dan berbagai kebudayaan, dengan tujuan pada umumnya untuk belajar Bahasa Inggris. Penelitian ini di maksudkan untuk menjelaskan aktivitas komunikasi lintas budaya yang terjadi di antara murid pendatang dan masyarakat Pare. Pada penelitian ini menggunakan metode etnografi komunikasi dengan pendekatan penelitian kualitatif, didukung oleh paradigma konstruktivisme. Teori yang di gunakan adalah teori global komunitarianisme. Data diperoleh dari hasil observasi partisipatif yang dilakukan oleh peneliti di lokasi penelitian, dan didukung dengan hasil wawancara secara mendalam. Kemudian hasil data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis tematik etnografi komunikasi. Hasil penelitian yang diperoleh, yaitu situasi komunikatif pada komunikasi lintas budaya di Kampung Inggris Kabupaten Kediri menciptakan situasi komunikatif yang kondusif, kooperatif, keramahan, keakraban, dan perilaku saling menghormati kesetaraan antara satu sama lain. Peristiwa komunikatif dalam aktivitas komunikasi lintas budaya di Kampung Inggris berupa interaksi sosial. Sedangkan tindak komunikatifnya terdiri atas transaksi dan himbauan dalam dimensi sosial budaya masyarakat Pare yang berkebudaan Jawa. Ketiga unsur hasil penelitian yang terdiri dari situasi komunikatif, peristiwa komunikatif, dan tindak komunikatif menjadi kunci dalam mendeskripsikan komunikasi lintas budaya di Kampung Inggris Kabupaten Kediri sebagai komunikasi lintas budaya yang berjalan efektif. Kata Kunci : Etnografi Komunikasi, Kampung Inggris, Komunikasi Lintas Budaya

MEMBANGUN BRAND AWARENESS MENGGUNAKAN STRATEGI CYBER PR PADA PERUSAHAAN START-UP DI INDONESIA

Susilo, Anindita

Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7 No 1 (2019): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 7 No 1 Juli 2019
Publisher : DIII Prodi Humas Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.126 KB) | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.14.02

Abstract

Perkembangan teknologi pada era globalisasi ini memberikan dampak yang sangat besar pada berbagai aspek, salah satunya adalah berkembangnya perusahaan rintisan (start-up) di Indonesia. Salah satu perusahaan perintis yang sedang berkembang di Indonesia adalah Jendela360, yang bergerak di bidang penyewaan apartemen yang berlokasi di Jakarta. Meskipun telah hadir selama hampir 2 tahun, Jendela360 masih belum banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia. Hasil dari pra penelitian membuktikan bahwa brand awareness masyarakat terhadap Jendela360 masih sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi cyber PR yang digunakan oleh Jendela360 untuk membangun Brand Awareness karena aktivitas dari perusahaan start up banyak dilakukan di dunia maya.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi cyber PR yang dilakukan oleh Jendela360 sebagai perusahaan start up dalam membangun brand awarenessnya adalah dengan meningkatkan SEO melalui tulisan, release dan postingan di media sosial. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Jendela360 telah melakukan strategi humas untuk meningkatkan brand awarenessnya secara baik, mulai dari definisi masalah, perencanaan program, aksi dan komunikasi, serta melakukan evaluasi yang sesuai dengan strategi humas. lebih meningkatkan lagi program atau kegiatan yang memang bertujuan untuk meningkatkan brand awareness dari Jendela360.

STRATEGI KENDALI ORGANISASI KOMPAS TV DALAM MENINGKATKAN KUALITAS KINERJA TEAM PRODUKSI

Prabowo, Raden Cahyo

Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7 No 1 (2019): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 7 No 1 Juli 2019
Publisher : DIII Prodi Humas Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (874.021 KB) | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.14.04

Abstract

  Abstract Research on Kompas TV's Organizational Control Strategy in Improving Production Team Performance (Case Study Team of the "ROSI" Talkshow Event Program) at Kompas TV in improving the performance of the production team has a purpose to find out how the Kompas TV Organization Control Strategy Improves Production Team Performance (Case Study "ROSI" Talk Show Program Performance Team) at Kompas TV. The theories used in this study include Philip Tompkins's Organizational Control Theory and colleagues. The research paradigm used is Post-positivism. The research approach is qualitative using the Case Study research method. The results of this study are the Compass TV Organizational Control Strategy in Improving Production Team Performance (Case Study Team for a good and quality "ROSI" Talkshow Program) by means of two-way communication between Ms. Rosi Silalahi and the Kompas TV performance team and joint dialogue so that shows talkshow Rosi Kompas TV Becomes quality. In the Rosi Kompas TV talkshow program, the production performance team conducted a dialogue with Rosi on what themes or issues to be raised during the Rosi talk show on the D-Day or Thursday. Keywords: Strategy, Organizational Control, TV Compass, Quality, Performance, Case Study  

FUNGSI DAN PERAN HUMAS DI LEMBAGA PENDIDIKAN

Sari, Wina Puspita, Soegiarto, Asep

Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7 No 1 (2019): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 7 No 1 Juli 2019
Publisher : DIII Prodi Humas Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1052.158 KB) | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.14.03

Abstract

  AbstractThe demand for quality human resources in order to compete in the ASEAN Economic Community or the ASEAN Free Market is a challenge for educational institutions to continuously improve their quality in preparing human resources with good morals and have competitive advantages. The current development of public relations is quite encouraging. Public relations or public relations is no longer an unfamiliar term. The term is indeed quite popular and has become popular in Indonesia and the public relations profession is now becoming a "trend" in society. This is indicated by the increasing number of institutions or companies that place public relations in their organizational structures, including in educational institutions. The purpose of this research is to find out the Function and Role of Public Relations in Educational Institutions. The theory used in this study is the role of public relations according to Dozier & Broom as follows: Expert Prescriber, Communication Facilitator, Problem solving process facilitator, Communication technician. The approach and research method used in this study are qualitative descriptive. In this study, it was determined who became the key informants and informants. If it is related to the main problem of the research, the author determines the purposive technique namely: Principal and Deputy Principal. Based on the explanation of the discussion it can be concluded that the position of public relations in the 3 schools that were used as samples differed. There are others that are doubled by other parts but some have started to have a stand-alone public relations department so that the roles and functions of public relations are different. However, the role and function of public relations is still not in accordance with what it should be. There are still schools that feel it is not important to have public relations. Whereas in other schools, the role of public relations has been little seen even though it is only aimed at just one public such as industry.  Keyword: PR Function, Role of PR, Public Relations Education Institution  

KOMUNIKASI PEMASARAN KOMPASTV MELALUI MEDIA SOSIAL DALAM PERSAINGAN BISNIS

Helmy, Noufal

Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7 No 1 (2019): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 7 No 1 Juli 2019
Publisher : DIII Prodi Humas Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.973 KB) | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.14.05

Abstract

ABSTRACT The large number of television stations present in Indonesia gives its own color in the world of Indonesian broadcasting. KompasTV realizes that the rapid advances in information technology have an impact on the behavior of Indonesian people, especially for KompasTV glass screen lovers. Answering this challenge, KompasTV is present to greet loyal viewers in digital form on various social media. The purpose of this study was to find out how KompasTV marketing communications, using social media in business competition. This study uses new media theory and communication mix theory. The paradigm used is post-positivism with qualitative approaches and case study research methods. The research data collection technique was obtained using interview and observation techniques to the subjects of the KompasTV digital division research, and strengthened by KompasTV social media users. The research results obtained are that KompasTV marketing communication using social media (media mix) can expand its broadcast network, audiences on social media have similarities with KompasTV's target audience on social media, and can provide information to KompasTV social media users in the form of advertising promotions, content news, as well as programs that attract the attention and interest of the audience. In addition, using KompasTV social media wants to invite audiences on social media to switch to watching news content and programs offered by KompasTV both through live streaming and on the KompasTV television screen.   Keywords: Marketing Communication, Social Media, Promotion, Business.