cover
Contact Name
Ahmad Taufiq
Contact Email
jurnalteknikhidraulik@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpusair@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL TEKNIK HIDRAULIK
ISSN : 20873611     EISSN : 25808087     DOI : -
Core Subject : Engineering,
The Hydraulic Engineering Journal covers a variety of scientific fields including Irrigation Engineering, Environmental quality and water management Engineering, Swamp Engineering, Beach Engineering, Water building Engineering, Harvesting Engineering, Water hydraulics and geotechnical Engineering, Hydrology and water management Engineering, Water environmental engineering, Beach Engineering, Harvesting Engineering, Sabo Engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 114 Documents
Efektivitas Pembilasan Sedimen Akibat Operasi Spillway Dengan Uji Model Fisik Kirno, Kirno; Isnogroho, Isnugroho
JURNAL TEKNIK HIDRAULIK Vol 3, No 2 (2012): JURNAL TEKNIK HIDRAULIK
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1938.602 KB) | DOI: 10.32679/jth.v3i2.265

Abstract

Waduk Wonogiri yang direncanakan mempunyai umur efektif selama 100 tahun, tetapi ternyata belum genap 30 tahun sudah hampir penuh sedimen. Salah satu kontribusi sedimen terbesar adalah dari kali Keduang, hal ini disebabkan selain reboisasinya kurang berhasil juga karena luas daerah aliran kali Keduang terbesar diantara sungai yang alirannya masuk ke waduk Wonogiri. Salah satu upaya untuk mengurangi suplai sedimen dari K. Keduang, telah direncanakan bangunan tanggul pengarah aliran sedimen (closure dike) dari K. Keduang dan Spillway baru yang teletak di bagian kanan Dam Wonogiri yang berfungsi untuk menyalurkan sedimen langsung ke hilir waduk Wonogiri. Guna mengetahui efektifitas pengoperasian pintu Spillway yang menghasilkan penggelontoran yang optimum perlu diadakan uji model hidrolik fisik. Penggelontoran sedimen yang efektif dan optimum perlu disimulasikan antara debit yang keluar dari Spillway, tinggi bukaan pintu Spillway, ketebalan sedimen di waduk dan tinggi muka air di waduk. Untuk mengetahui secara pasti hasil penggelontoran pada setiap uji coba pengaliran, keadaan sedimen sebelum dan sesudah pengaliran harus diukur volume atau beratnya dengan memperhitungkan kandungan kadar air, sehingga dapat dianalisis prosentase sedimen yang tergelontor. Beberapa modifikasi dilakukan untuk meningkatkan efektifitas penggeleontoran. Berdasarkan hasil penyelidikan pada uji model hidrolik fisik penggelontoran sedimen di hulu Spillway baru Waduk Wonogiri, dapat disimpulkan bahwa semakin tebal endapan sedimen, prosentase penggelontoran semakin kecil walaupun tinggi bukaan pintu diperbesar dan sebaliknya.
Analisis Fenomena Kehilangan Air Sungai Cisuwarna Syariman, Petrus; Hendarmawan, Hendarmawan
JURNAL TEKNIK HIDRAULIK Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Teknik Hidraulik
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1305.753 KB) | DOI: 10.32679/jth.v1i1.230

Abstract

Discharge from Cisuwarna River isone of the main inflows to Rawa Danau highly expected by local peopleeither upstream or downstream.Part of water loss of Cisuwarna caused not optimum domestic water use.Water loss indication can be seen from the simulation results by using SSARR model that calculateddischarge greater than observed.The methods used for water loss analysis are simultaneous dischargemeasurement, rainfall runoffand coefficient correlation analysis, and geological map interpretation.Theanalysis result has proven that the average water loss at Cisuwarna is about 12 .4 million cumec per year orabout 45% of calculated discharge.Water loss is assumedto flow into the fault before flowing into rawaDanau.Waterdeficitisalwaysgoingthrough everyyearinRawaDanau.
MONITORING DAN UPAYA MENGENDALIKAN MUKA AIR PADA PERKEBUNAN DI LAHAN RAWA GAMBUT DI INDONESIA Triadi, Budi; Simanungkalit, Parlinggoman
JURNAL TEKNIK HIDRAULIK Vol 9, No 1 (2018): JURNAL TEKNIK HIDRAULIK
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1531.96 KB) | DOI: 10.32679/jth.v9i1.475

Abstract

Pembuatan drainase dalam pengembangan perkebunan di lahan gambut sering menimbulkan perbedaan pendapat. Pembuatan saluran drainase di lahan gambut akan diikuti oleh peristiwa penurunan permukaan lahan (subsiden). Untuk dapat memperpanjang peluang mendapatkan profit dalam usaha perkebunan diperlukan upaya pencegahan subsiden. Pengaturan tinggi muka air dan pencegahan drainase berlebih adalah salah satu upaya untuk menurunkan laju subsiden pada lahan gambut. Kajian ini dibuat berdasarkan kajian pustaka dengan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber dan kemudian membandingkan dan menganalisisnya sehingga didapatkan informasi mengenai suatu pokok bahasan secara komprehensif. Kajian pustaka mencakup: parameter pemantauan, jenis peralatan, pola penempatan, jumlah peralatan pemantau dan frekuensi pengamatan. Dari hasil kajian disimpulkan bahwa tinggi muka air perlu diukur pada lahan dan saluran dengan alat sumur pantau dan pelskal. Pengamatan sebaiknya dilakukan dengan kombinasi alat pencatat otomatis dan pencatatan manual. Keduanya cukup akurat, namun penggunaan pencatat otomatis pada lokasi yang jauh akan menghemat waktu, dan jika alat otomatis dipasang pada area yang berpotensi mempunyai fluktuasi tinggi muka air yang besar dan berlangsung cepat akan memberikan data yang lebih akurat. Tabat untuk mengatur tinggi muka air dibangun setiap perbedaan tinggi muka air 20cm.
The Study Of Coastal Dike Construction For Jakarta Flood Protection Suprayogi, Hari; Rudyanto, Agus; Eliasta, Leo; Bachtiar, Huda; Tukuboya, Midian Wahyu; Limantara, Lily M.
JURNAL TEKNIK HIDRAULIK Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Teknik Hidraulik
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1953.804 KB) | DOI: 10.32679/jth.v8i2.334

Abstract

National Capital Integrated Coastal Development Program (Program NCICD) di Jakarta memiliki tujuan utama untuk melindungi Jakarta dari banjir dan penanggulangan penurunan muka tanah. berdasarkan hasil studi Bappenas berupa Updated-Masterplan, NCICD memiliki tiga fase; (1) Fase Darurat (2) Fase Mid-term (3) Fase Opsional. Fase Darurat berupa konstruksi tanggul pantai diproyeksikan dapat melindungi banjir sampai tahun 2030. land subsidence merupakan faktor utama Jakarta mengalami banjir dan jika land subsidence tidak dapat ditangani maka Fase Opsional menjadi fase terkahir. land subsidence jakarta bervariasi 3-18 cm/tahun. oleh karena itu, tanggul pantai eksisting akan menurun jika land subsidence terus terjadi. Fokus area konstruksi tanggul pantai PUPR di Muara Kamal, Kalibaru, dan Muara Baru. Saat ini konstruksi sedang dilaksanakan di Kalibaru dan Muara Baru dengan progres fisik 48% dari total panjang 4,8 km dan ditargetkan selesai pada tahun 2019. lokasi ini merupakan area prioritas karena area tersebut merupakan area pusat permukiman dan pelabuhan perikanan samudera milik nelayan dan dikelola KKP. konstruksi tanggul berupa spoon-pile yang dilengkapi capping-beam. Konstruksi tanggul shifting dari pantai sekitar 50-100 m dengan tinggi tanggul +4,8 m dari LWS.  pelaksanaan konstruksi tersebut dilakukan karena terkait aspek ekonomis dan sosial. Selain itu, pergesaran ke arah laut tersebut dilaksanakan untuk menambah daratan baru yang nantinya digunakan untuk ruang publik, seperti taman. TOe proteksi untuk stabilitas struktur, menghindari gerusan, dan mengurangi energi gelombang. 
Muddy Coast Rehabilitation Using Low Crest Breakwater Filled With Geobag and Bamboo Framed in Sriwulan District Demak Regency Nugraha, Muhamad Reza Robby; Gemilang, Raden Indra Anggun
JURNAL TEKNIK HIDRAULIK Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Teknik Hidraulik
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2059.882 KB) | DOI: 10.32679/jth.v8i2.324

Abstract

Coastal erosion, tidal flooding, and land subsidence on the Northern Coast of Central Java, especially on Demak Regency,Sriwulan District have resulted in environmental degradation and coastal retreat. In effort to restore and protect nearly submerged coastal area, through the Building with Nature Project, Research Center for Water Resources recommends the application of a Low Crested Breakwaters (LCB) structure with bamboo frame as a protective and sediment catcher structure. Prior to the field applied, a numerical model test was performed to see the hydro-oceanographic and morphological response around the structure. Numerical modeling is done using MIKE21 software by creating three model scenarios, LCB with length 75 meters, 500 meters, and 1000 meters. LCB with a length of 75 meters is the LCB to be installed in Sriwulan district while LCB 500 meters and 1000 meters are used to see the spread of sediments If using LCB that longer and has a gap. The results of the numerical model test show that LCB is capable to reduce wave energy, with wave height behind structure reaching 0.04 meters when low tide condition and 0.07 meters during high tide condition. Model simulation results for 5 years showe three LCB sizes with length 75, 500, and 1000 meters for sedimentation behind LCB of 25 cm. The results of monitoring on the performance of PEGAR Geobag prototype in Sriwulan Beach in May 2017 resulted in sediment between 15 cm-25 cm.
Dinamika Garis Pantai Sanur Bali Akibat Adanya Struktur Sejajar Pantai Suhaemi, Suhaemi; Riandini, Fitri
JURNAL TEKNIK HIDRAULIK Vol 4, No 1 (2013): JURNAL TEKNIK HIDRAULIK
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1498.549 KB) | DOI: 10.32679/jth.v4i1.278

Abstract

Dalam rekayasa pantai, ada banyak metode yang dapat digunakan untuk mengetahui perubahan garis pantai. Salah satu cara yang dianggap efektif untuk menghitung perubahan garis pantai adalah dengan model numerik, terutama jika perhitungan dilakukan dalam jangka panjang. LITPACK adalah suatu model numerik di dalam paket MIKE 21 yang dikembangkan oleh Danish Hydraulic Institute (DHI). Penerapan model LITPACK telah dilakukan untuk mengetahui perubahan garis pantai, akibat adanya struktur sejajar pantai di pantai Sanur, Bali. Hasil simulasi menunjukkan bahwa rata-rata penambahan garis pantai selama periode 2005-2007 mencapai 1,49 m, sedangkan lebar maksimum penambahan garis pantai berdasarkan hasil simulasi mencapai 11,86 m. Analisis kesalahan terhadap perbandingan simulasi dan pengukuran menunjukkan tingkat kesalahan yang relatif kecil, dengan persentase kesalahan RMS berkisar antara 1,1 2,6% atau rata-rata perbedaan mencapai 0,6 m. Berdasarkan hasil analisis geometri breakwater, tombolo tidak akan terbentuk di pantai Sanur karena rasio B/S adalah 0,90 sementara rasio B/S mensyaratkan tombolo terbentuk jika rasio B/S adalah lebih besar 0,97. Hasil simulasi memperlihatkan bahwa model telah cukup baik menggambarkan perubahan garis pantai.
Estimasi Dinamik Jangka Panjang Terhadap Kualitas Air Untuk Pengendalian Eutrofikasi Pada Waduk Jatiluhur Irianto, EKo Winar; Triweko, RW; Yudianto, Doddi
JURNAL TEKNIK HIDRAULIK Vol 3, No 1 (2012): JURNAL TEKNIK HIDRAULIK
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1121.836 KB) | DOI: 10.32679/jth.v3i1.257

Abstract

Eutrophication is a regularly faced problem by reservoirs in Indonesia. However, this problem can be solved by technical measures including the conceptual model and numerical solution. In the context of such,objective of this paper had focused on the numerical simulation of reservoir water quality dynamics incontrolling eutrophication. The water quality parameters simulated include the parameters as prime causeof eutrophication such as total Nitrogen dan total Phosphorus, whereas eutrophication is indicated by thephytoplankton concentration and chlorophil-a. Dynamic simulation is needed to know the affect of pollutantloading variations to eutrophication dynamics. This study concentrated on the Jatiluhur Reservoir mainly onits morphometry and water quality parameters. Softwares used for this study include the PowersimConstructor and WASP (Water Quality Analysis Simulation Program). Simulation results show that to remedy the eutrophicated Jatiluhur reservoir, an integrated method, that is, reduction of internal and externalloading mainly on Total Nitrogen dan Total Phosphorus loadings can be applied. Internal loading needs 50% nutrient loading reduction, while nutrients from external loading require at least 90% reduction.
Analisis Keberlanjutan Pembangunan Bendungan Way Sekampung, Lampung Nirwansyah, Mirza; Kusmana, Cecep; Eriyatno, Eriyatno; J. Purwanto, M.Yanuar
JURNAL TEKNIK HIDRAULIK Vol 9, No 1 (2018): JURNAL TEKNIK HIDRAULIK
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1205.259 KB) | DOI: 10.32679/jth.v9i1.492

Abstract

The availability of water resources provides many benefits for the welfare of all human being. The Decrease of the availability of water resources is caused by various reasons, including as environmental damage of catchment area, human activities, land conversion, and the issue of global warming. The problems caused an increase in floods and droughts. Dam development can reduce the risk of flood and drought through a reservoir operation by using less water during rainy season and using much water during dry season. The sustainability of water resources in Way Sekampung can be identified by three main indicators, which are ecology, economic, and sosio-cultural by using the MDS (Multi Dimensional Scaling) analysis. There are two item become the focus of this research i.e. sedimentation and water balance. These factors are considered as the most important factors in planning a dam. Operationally, this policy will be applied by supplying water based on demand, strengthening water resources institutions, improving infrastructure facilities and developing technology. 
Kinerja Prototipe Papan Osilasi Pada Pompa Flap Tenaga Gelombang Untuk Pemanfaatan Mata Air Di Pantai Banyu Asri, Kota Singaraja - Bali Ginting, Juventus Welly; Setiawan, I Ketut Dharma
JURNAL TEKNIK HIDRAULIK Vol 9, No 2 (2018): JURNAL TEKNIK HIDRAULIK
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1483.917 KB) | DOI: 10.32679/jth.v9i2.421

Abstract

The supply of raw water is generally water available from several sources, which are available only on a river, lake, water wells and springs. The extraction can be done by drilling, damming water, and pumping. Management of the potential of raw water in an area is determined by geographical and geological conditions. One of the occurrences of springs found in coastal areas is influenced by marine and geological parameters which will further affect the method of capture, management, and utilization. This prototype of raw water supply has been installed in a location around the spring at Banyu Asri Beach, Singaraja City, Buleleng Regency, Bali Province in 2013. Data collection methodology is carried out by observing the wave data, pumping discharge and water salinity. These observations were made for two types of oscillation boards, namely using wood and fiber. From this technology, it is expected that the supply of a stable source of springs and the mineral content that is maintained even though the position of the spring is strongly influenced by the tide of the sea water which often inundates the discharge point of the spring. The spring at Banyu Asri Beach has been widely used by the community for drinking water and ritual worship. From the results of the performance of the prototype after being installed at the location of the spring, it has shown the ability to drain fresh water through pipelines towards the land, although the wave height that occurs in very small locations ranges from 0.10 to 0.30 cm and the discharge flow is up to 0.03 L / sec.
Penerapan Teknik Sabo Untuk Pengendalian Daya Rusak Air Di Dataran Tinggi Dieng Haryono, Singgih; Mulyana, Arif Rahmat; Soewarno, Soewarno; Subagyo, Arif
JURNAL TEKNIK HIDRAULIK Vol 3, No 2 (2012): JURNAL TEKNIK HIDRAULIK
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2024.557 KB) | DOI: 10.32679/jth.v3i2.269

Abstract

Kondisi lingkungan di Dieng sudah menampakkan adanya kerusakan yang cukup serius, oleh karena itu upaya penyelamatan dan rehabilitasi kawasan Dieng menjadi sangat penting dan perlu didukung agar dapat dikelola dan dikembangkan secara terintegrasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengendalikan aliran lumpur di alur pada lereng yang telah rusak oleh aktivitas manusia maupun proses alam. Penerapan teknik sabo dilakukan dengan membangun contoh prototipe bangunan sabo dam mikro yang berfungsi untuk mengukur volume aliran lumpur pada petak lahan kentang. Pembuatan peta erosi menggunakan metode USLE dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis dilakukan untuk mengetahui potensi tingkat erosi dominan. Hasil sementara menunjukkan bahwa prototipe dapat mengurangi aliran lumpur yang mengalir ke hilir dengan tingkat efektivitas antara 53% sampai dengan 96%. Hasil pengukuran di lokasi prototipe menghasilkan persamaan matematis hubungan antara hujan dan angkutan sedimen dengan korelasi yang kuat sebesar 0.9 dengan persamaan Y = 0.615x0.373 dimana peningkatan hujan akan menyebabkan peningkatan aliran lumpur mengikuti persamaan tersebut.

Page 1 of 12 | Total Record : 114