Community Empowerment
ISSN : 26144964     EISSN : 26144964
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community empowerment. Community Empowerment, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services and community engagement areas as follows: Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access;Student Community Services;Border Region, Less Developed Region;Education for Sustainable Development.
Articles 39 Documents
Meningkatkan Pemahaman Kosakata Bahasa Inggris pada Murid Sekolah Dasar

Fidian, Athia, Pradana, Agrissto Bintang Aji, Handayani, Estrin

Community Empowerment Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.475 KB)

Abstract

Era globalisasi pada saat ini menuntut generasi muda untuk selalu mengembangkan potensi diri. Hampir semua sektor menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Melihat perannya yang dominan tersebut, sudah selayaknya penguasaan ketrampilan Bahasa Inggris menjadi bagian penting bagi siswa-siswi Indonesia. Namun, banyak kendala yang dihadapi dalam mengajarkan Bahasa Inggris, misalnya mencari materi yang sesuai dengan kebutuhan siswa bukanlah hal yang mudah.. pemberian materi melalui story telling merupakan salah satu cara upaya yang efektif dalam meningkatkan pemahaman kosa kata Bahasa Inggris pada siswa Sekolah Dasar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang kesehatan ginjal pada murid sekolah dasar untuk membentuk generasi muda yang sehat dan berkualitas di masa depan. Pengabdian ini berupa penyuluhan dengan metode kelompok dengan peserta penyuluhan lebih dari 15 orang. Metode yang baik untuk kelompok ini adalah ceramah dan seminar. Pengabdian ini diikuti oleh 48 peserta murid sekolah dasar. Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar dan interaktif. Para murid sangat antusias dalam menikuti kegiatan. Hasil evaluasi yang diberikan berupa mencocokkan gambar dan pertanyaan singkat dengan jawaban 95% benar. Kemudian, pemahaman kosa kata Bahasa Inggris pada siswa Sekolah Dasar menjadi bagian penting bagi siswa-siswi Indonesia generasi muda agar bisa mengembangkan potensi diri dan menguasai ketrampilan bahasa Inggris sebagai bahasa Global.

Penyuluhan Sosialisasi Program DAGASIBU di Kelurahan Sumberrejo, Mertoyudan, Kabupaten Magelang

Lutfiyati, Heni, Kusuma, Tiara Mega, Hapsari, Widarika Santi, Hidayat, Imron Wahyu, Dianita, Puspita Septie, Yuliastuti, Fitriana, Agusta, Herma Fanani

Community Empowerment Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.46 KB)

Abstract

Obat adalah suatu senyawa kimia yang memiliki aneka sifat dan efek. Untuk mendapatkan efek obat yang optimal maka masyarakat harus cerdas dalam mengenali obat, baik dimulai dari cara mendapatkan obat, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar. Penyuluhan kefarmasian tentang sosialisasi program DAGASIBU bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui tercapainya derajat kesehatan yang setinggi-tingginya dengan mengajak masyarakat untuk mendapat, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan cara yang benar. Metode kegiatan yang digunakan dalam program pengabdian ini adalah berupa penyuluhan kefarmasian tentang program DAGASIBU dengan media presentasi berupa powerpoint dan leaflet, diskusi, dan tanya jawab serta wadah konsultasi berupa pojok POI (Pelayanan Informasi Obat)

Pendampingan untuk UKM “Bayam Bersin” di Desa Gejagan, Pakis, Kabupaten Magelang

Yuliani, Nur Laila, Dewi, Veni Soraya

Community Empowerment Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.298 KB)

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan daerah, makanan dan icon Kota Magelang, kami yakin bahwa usaha “bayam bersin” merupakan usaha yang prospektif. Ini dinilai dari kurangnya persaingan yang ada, terutama untuk segmen menengah keatas yang merupakan target utama yang berada pada kota-kota besar di luar wilayah Magelang dimana untuk harga kami terhitung terjangkau dengan keunggulan yang dimiliki. Selain itu semakin tingginya kebutuhan makanan ringan sebagai camilan bagi semua kalangan dan umur masyarakat maka semakin tinggi pula peluang kami untuk lebih baik kedepannya. Berbagai manfaat akan didapat dengan semakin besarnya usaha ini. Mulai dari semakin tercukupinya kebutuhan masyarakat dan meningkatnya penghasilan, usaha ini juga melakukan pengabdian bagi bangsa dan negara. Ini terlihat dengan berkurangnya angka pengangguran dan kemiskinan, karena semakin berkembangnya usaha ini maka semakin banyak juga sumber daya manusia yang terserap nantinya

Penyuluhan dan Pendampingan Pola Asuh Anak di Desa Sukomakmur Kecamatan Kajoran

Suryawan, Ari, Nisa, Anis Khoirun, Karim, Ibniyatul

Community Empowerment Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.132 KB)

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah Memberikan penyuluhan dan pendampingan kepada masyarakat Dusun Gendol Desa  Sukomakmur Kecamatan Kajoran tentang pentingnya Parenting Education (Pola Asuh) utamanya pada anak usia dini. Kegiatan ini diikuti oleh 35 ibu-ibu PKK dan dilakukan selama 1 bulan mulai dari 5 November 2016 sampai dengan 5 Desember 2016 melalui kegiatan Posdaya Pilar Pendidikan. Proses kegiatan diawali dengan perkenalan dan dilanjutkan dengan sosialisasi pelatihan pola asuh anak sesuai dengan tahap perkembangannya baik dari sisi fisik maupun sisi psikologis. Setelah penyuluhan diberikan selanjutnya adalah pendampingan oleh kader posdaya pilar pendidikan sebagai pengawal dan tempat untuk memantau sejauh mana implementasi pola asuh anak secara benar dan tepat. Melalui kegiatan ini didapati bahwa orang tua yang berpendidikan lebih tinggi mampu memberikan tingkat pengasuhan yang lebih baik, baik secara teori maupun praktik sehingga mereka diharapkan mampu menjadikan anak dapat bersosialisasi dengan baik di rumah maupun di lingkungannya diwaktu masa yang akan datang

Pendampingan Siswa Melalui Bimbingan Belajar untuk Mengurangi Kecemasan Neurotik

Yuhenita, Nofi Nur, Kurniati, Astiwi, Sari, Dewi Liana

Community Empowerment Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.577 KB)

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan bimbingan belajar bagi siswa kelas VIII untuk mengurangi kecemasan neurotik, Meningkatkan kesiapan mental siswa kelas VIII dalam menghadapi tes hasil belajar, dan meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII. Berdasarkan hasil pendampingan siswa melalui layanan bimbingan dan konseling belajar untuk mengurangi kecemasan neurotik dapat disimpulkan bahwa siswa belum dapat mengelola waktu belajar dengan baik sehingga sering mengalami kecemasan neurotik, akan tetapi siswa belum dapat menghindari dan mengatasi kecemasan neurotik ketika menjelang ulangan dan melalui kegiatan pendampingan ini, siswa sangat terbantu dalam bagaimana mengatur waktu belajar dan menghindari kecemasan neurotik

Sosialisasi Penyalahgunaan Obat di Kalangan Remaja

Agusta, Herma Fanani

Community Empowerment Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.185 KB)

Abstract

Pengabdian Masyarakat dengan judul Sosialisasi Penyalahgunaan Obat di Kalangan Remaja dilaksanakan di gedung SMK Yudha Karya Magelang, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, pada hari 27 Januari 2016. Tujuan pengabdian ini agar remaja mengetahui tentang bahaya penyalahgunaan obat. Target khusus dari pengabdian ini adalah remaja SMK Yudha Karya Magelang, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang yang mayoritas masih membutuhkan pengetahuan tentang Bahaya Penyalahgunaan Obat di Kalangan Remaja. Upaya untuk meningkatkan kesadaran remaja dalam bahaya penyalahgunaan obat maka diadakan penyuluhan sosialisasi penyalahgunaan di kalangan remaja. Penyuluhan diharapkan memberikan informasi tindakan peningkatan kesadaran bahaya penyalahgunaan obat

Pelatihan Manajemen Mutu Kabupaten dan Kota Magelang bagi Kepala Sekolah Sebagai Peningkatan Kualitas dan Akreditasi Sekolah Dasar di Kabupaten-Kota Magelang

Mardiana, Tria, Rasidi, Rasidi, Minchah, Ella

Community Empowerment Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.468 KB)

Abstract

Manajemen budaya dan lingkungan berbasis sekolah adalah pengaturan budaya dan lingkungan yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan budaya dan lingkungan sekolah, dengan berpedoman pada prinsip-prinsip implementasi manajemen berbasis sekolah. Sekolah menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan pendidikan yang kondusif untuk pembelajaran yang efisien dalam prosedur pelaksanaan. Salah satu identitas sekolah dapat dilihat dari model sekolah itu sendiri. Model adalah contoh, acuan, ragam, barang tiruan yang kecil dan tepat seperti yang ditiru, seperti model pencernaan tubuh manusia. Semakin banyak seseorang menemukan model dari suatu proses atau situasi yang dapat dipelajari maka akan semakin mudah bagi yang bersangkutan untuk memahaminya. Sebuah model yang baik dapat menolong kita untuk memahami sebuah proses yang kompleks. Ada beberapa keuntungan penggunaan model yaitu: 1) Menerangkan beberapa aspek dari perilaku manusia dan interaksi, 2) Mengintegrasikan apa yang akan diketahui dengan observasi, 3) Penyederhanaan proses hubungan antar manusia yang kompleks, 4) Membimbing observasi. Pelatihan dalam program pengabdian ini mengacu pada.. yaitu, mengidentifikasi kebutuhan organisasi, penilaian dan umpan balik, spesifikasi pekerjaan, identifikasi kebutuhan peserta pelatihan, menentukan tujuan, membuat kurikulum, memilih strategi pengajaran, dan pengadaan sumber–sumber pengajaran, pelaksanaan pelatihan

Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Wanita “Upaya Mencegah Gangguan Kesehatan Reproduksi” di Desa Sokorini Kecamatan Muntilan

Rohmayanti, Rohmayanti

Community Empowerment Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.876 KB)

Abstract

Masa reproduksi pada wanita akan menyebabkan berbagai perubahan fungsi tubuh karena pengaruh hormonal. Seiring pertambahan usia wanita akan mengalami penurunan fungsi tubuh, beresiko mengalami gangguan organ reproduksi dan mengalami menopause. Perubahan tersebut harus diketahui oleh wanita supaya dapat diantisipasi terhadap adanya gangguan kesehatan reproduksi yang ditimbulkan. Penyuluhan kesehatan reproduksi dengan penyuluhan metode diskusi dengan media audio visual merupakan salah satu cara meningkatkan pengetahuan wanita yang dapat membantu mereka dalam menghadapi permasalahan tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan wanita usia diatas 20 tahun tentang kesehatan reproduksi wanita terutama mengenai pencegahan berbagai gangguan kesehatan reproduksi pada wanita. Metode yang dilakukan adalah menggunakan metode diskusi dan media audio visual, dengan lama waktu 90 menit dan dengan peserta sebanyak 38 wanita yang berusia antara 20-56 tahun yang telah menikah yang berasal dari Desa Sokorini, Muntilan. Hasil pretes menggunakan pertanyaan terbuka kepada 10 peserta menunjukkan pengetahuan awal yang kurang dimana seluruhnya mengatakan belum paham bagaimana menjaga organ reproduksinya, sedangkan hasil postest mengalami perubahan pengetahuan yang signifikan, dimana peserta memiliki pengetahuan baik terbukti dari kemampuan peserta mmenjawab pertanyaan yang langsung diajukan pada peserta dengan jawaban yang benar. Kesimpulan: bahwa kegiatan penyuluhan kesehatan dengan metode diskusi dan media audio visual dapat meningkatkan pengetahuan wanita tentang kesehatan reproduksinya

Pemberdayaan Masyarakat Menghadapi MEA Melalui Pelatihan Keterampilan di Kota Magelang

Pradana, Agrissto Bintang Aji, Suryawan, Ari, Subekti, Tabah

Community Empowerment Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.899 KB)

Abstract

Observasi awal menunjukkan bahwa banyak warga sekitar tempat wisata Gunung Tidar yang berkeinginan untuk membuka usaha namun terkendala dana dan keterampilan. Pengabdian ini berupa pelatihan keterampilan yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi dalam berwirausaha dan memberikan keterampilan kerajinan resin. Pelatihan ini dilaksanakan pada 27 November 2016 di Kelurahan Magersari. Peserta dari kegiatan ini adalah warga RW VII sekitar Gunung Tidar Kelurahan Magersari. Pengabdian ini dilaksanakan dalam dua tahap, persiapan dan pelatihan. Tahap persiapan meliputi koordinasi dengan dinas terkait dan peserta serta persiapan materi dan perlengkapan. Sedangkan tahap pelatihan dilaksanakan dengan materi berwirausaha, motivasi, dan praktik keterampilan kerajinan resin. Berdasarkan hasil pengabdian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman dan motivasi warga sekitar Gunung Tidar untuk berwirausaha. Selain itu, mereka menjadi terampil dalam membuat kerajinan resin. Dibutuhkan tindak lanjut dari pemerintah dalam rangka mengembangkan keterampilan tersebut sebagai sebuah usaha souvenir di Kawasan Gunung Tidar

Pemanfaatan Kosmetika Herbal untuk Kulit Wajah

Kusuma, Tiara Mega

Community Empowerment Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.898 KB)

Abstract

Pemberdayaan ibu PKK di Kelurahan Sumberrejo dalam pemasyarakatan dan penggunaan pemanfaatan kosmetika herbal untuk kulit wajah salah satunya dapat digunakan untuk mendukung keberadaan Kelurahan Sumberrejo yang ada di wilayah tersebut. Untuk itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan pengetahuan tentang khasiat dan dosis pemanfaatan kosmetika herbal untuk kulit wajah secara ilmiah pada ibu PKK di Kelurahan Sumberrejo, (2) meningkatkan pengetahuan tentang pemanfaatan tanaman obat sebagai minuman herbal, dan (3) meningkatkan keterampilan untuk mengolah pemanfaatan kosmetika herbal untuk kulit wajah pada ibu PKK di Kelurahan Sumberrejo menjadi minuman herbal. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode ceramah, pembagian modul, dan demonstrasi. Metode ceramah untuk menjelaskan tentang khasiat pemanfaatan kosmetika herbal untuk kulit wajah, dosis dan bagian tanaman yang dimanfaatkan secara ilmiah. Metode demonstrasi untuk mempraktekkan pengolahan pemanfaatan kosmetika herbal untuk kulit wajah menjadi bahan minuman herbal. Kegiatan pengabdian dapat: (1) meningkatkan pengetahuan ibu PKK di Kelurahan Sumberrejo tentang aneka jenis tanaman obat dan khasiatnya sebanyak 85%, (2) meningkatkan keterampilan pengolahan tanaman obat menjadi bahan minuman herbal. Kegiatan pengabdian secara keseluruhan dapat dikatakan baik dan berhasil, dilihat dari keberhasilan target jumlah peserta pelatihan (80%), ketercapaian target materi yang telah direncanakan (90%)

Page 1 of 4 | Total Record : 39