cover
Contact Name
Hadrian Erlanda
Contact Email
hadrian2011@live.com
Phone
-
Journal Mail Official
hadrian2011@live.com
Editorial Address
-
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Human Care Journal
ISSN : 26855798     EISSN : 2528665X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Human Care akan menerbitkan artikel tentang, keperawatan, kesehatan masyarakat, kebidanan, fisioterapy, farmacologi dan analis kesehatan, ilmu kedokteran jurnal ini akan terbit 3 kali dalam satu tahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober, jurnal Human Care diterbitkan oleh Stikes Fort De Kock bekerja sama dengan organisasi profesi kesehatan dan organisasi peneliti kesehatan Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 33 Documents
ANALYSIS OF PERCEPTION OF PATIENT CARE PATIENTS PHYSIOTHERAPY LOYALTY asnandra, novan
HUMAN CARE JOURNAL Vol 3, No 3 (2018): Human Care
Publisher : STIKes Fort De Kock Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.87 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v3i3.161

Abstract

Loyalty becomes a real form on the willingness patients for reuse, which has a strength and a positive attitude. Physiotherapy services is one form of health services needed by the community. The purpose of this study to analyze the patient's perception of physiotherapy outpatient unit of physiotherapy services to the loyalty of patients at Ibnu Sina Islamic Hospital Bukittinggi. The research method with a combination of research methods(mixed method),with the design of sequential explanatory design. Samples are old patient who came to Physiotherapy Unit, the sampling technique accidental sampling (quantitative) and purposive sampling (qualitative) as many as 110 patients a long time and the number of informants 3 patients. Data analysis usingtest, Chi Squareand qualitative analysis. Based on the results, unfavorable patient's perception regarding tangible (60.9%),reliability (80%),responsivenes (92.7%),assurance (88.2%), except empaty (82.7%), with the lack of loyalty patients (73.6%) in the physiotherapy unit. The absence of a relationship between the patient's perception of physiotherapy tangible services,reliability, responsivenes,assurance,and empathy,loyalty patient in the hospital. Islam Ibnu Sina Bukittinggi. Interviews, observation and document study research shows perceptions poorly to 4 variable tangible, reliability, responsivenes, assurance except empathy variable perception of good, judging from the many shortcomings in terms of infrastructure and the patient is less loyal and need factors are factors that influence loyalty patient in an outpatient physiotherapy unit. It is expected for the Hospital in order to further optimize both in terms of facilities and infrastructure, and increase the number of officers physiotherapy unit.Keywords: Loyalty; Perception; Physiotherapy services
The Effectiviness Of Kangaroo Mother Care On Body Temperature Stability Of Low Birth Weight Infants At The Perinatology Room Dr. Achmad Mochtar Hospital Bukittinggi hendayani, weni lidya
HUMAN CARE JOURNAL Vol 4, No 1 (2019): Human Care Journal
Publisher : STIKes Fort De Kock Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.053 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v4i1.243

Abstract

Low Birth Weight (LBW) is a baby with a birth weight less than 2500 grams regardless of gestation. The one of complication  is body temperature instability, and to maintain it, the infants are exposed to the Kangaroo Mother Care (KMC) Method. Data WHO and UNICEF in 2013 with 22 million baby birth in the world, where 16 % birth with low birth weight infants. The purpose of this study was to determine the effect of implementation kangaroo mother care on body temperature stability of low birth weight infants at the perinatology room Dr.Achmad Mochtar Hospital Bukittinggi. This research is a Pre-Eksperimental with one-group pretest-postest design in Agust 2018 as many 15 respondents with accidental sampling technique. The statistical test used is dependent T-test. The result of statistical test show a significant influence between body temperature stability before and after implementation kangaroo mother care with p-value = 0,000 (α ≤ 0.05). So it can be concluded that there is a relationship of The Effectiviness kangaroo mother care on body temperature stability of low birth weight infants. Suggestions to hospital can implementation kangaroo mother care because this method an effective, simple, and cheap method to care low birth weight infant.Kata Kunci   : Kangaroo Mother Care, Body Temperature
Hubungan Karakteristik Orang Tua Dengan Pengetahuan Pemberian Antibiotika Pada Anak ediana, dina
HUMAN CARE JOURNAL Vol 2, No 2 (2017): Human Care Journal
Publisher : STIKes Fort De Kock Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.054 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v2i2.73

Abstract

Penggunaan antibiotik kurang tepat masih banyak terjadi di Indonesia. Pemilihan dan penggunaan terapi antibiotika yang tepat dan rasional akan menentukan keberhasilan pengobatan untuk menghindari terjadinya resistensi bakteri. Dilihat dari hasil Riskesdas tahun 2013 dimana 35,2% rumah tangga di Indonesia menyimpan obat untuk Swamedika terdiri dari obat keras, obat bebas, antibiotika, obat tradisional dan obat-obat yang tidak teridentifikasi. Dimana menyimpan antibiotika sebesar 27,8% dimana 30,1% terjadi di pedesaan dan 86,1% menyimpan antibiotika tanpa resep. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara karakteristik orang tua (pendidikan, status ekonomi dan pengalaman) dengan pengetahuan dalam pemberian antibiotika pada anak.Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah ibu yang memiliki anak 0-5 tahun yang berada di  Jorong Balai Ahad  berjumlah 69 orang, dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan panduan kuesioner, kemudian diolah secara komputerisasi dengan menggunakan uji statistik chi-square.Hasil analisis univariat diketahui 60,9 % responden memiliki pendidikan rendah, 55,1 % status ekonomi tinggi, 76,8 % memiliki pengalaman, dan 55,1 % pengetahuan kurang dalam pemberian antibiotika. Hasil bivariat diketahui ada hubungan tingkat pendidikan (p = 0,030 dan OR = 3,400), status ekonomi (p = 0,000 dan OR = 8,013), dan pengalaman (p = 0,034 dan OR = 4,853) dengan pengetahuan orang tua dalam pemberian obat antibiotika pada anak.Disimpulkan bahwa ada hubungan karakteristik dengan pengetahuan orang tua tentang pemberian obat antibiotika pada anak. Diharapkan pada petugas kesehatan agar memberikan penjelasan yang lengkap tentang pemberian obat antibiotika agar dapat bekerja maksimal dalam pengobatan.Kata Kunci : Karakteristik, Pengetahuan orang Tua tentang Penggunaan antibiotika Pada Anak.
ANALISIS PEMANFAATAN PROGRAM GERAKAN SERIBU JAMBAN TAHUN ANGGARAN 2013/2014 DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA novela, vina
HUMAN CARE JOURNAL Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Human Care
Publisher : STIKes Fort De Kock Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.394 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v2i3.87

Abstract

Masalah Sanitasi terutama kepemilikan Jamban di Indonesia masih menjadi masalah yang utama untuk diatasi, terutama akses Buang Air Besar. Secara nasional rumah tangga yang memiliki akses BAB baru mencapai 59%, sedangkan di Kabupaten Lima Puluh Kota cakupan akses jamban hanya 55,48%. Tujuan penelitian adalah diketahuinya gambaran perilaku masyarakat dalam pemanfaatan Program Seribu Jamban Di Kabupaten Lima Puluh Kota.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang didukung dengan penelitian kuantitatif. Pengumpulan data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan kuesioner terhadap 91 responden. Pengumpulan data kualitatif dilakukan dengan mewawancarai 9 orang informan terkait komponen input, proses output.Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa pengetahuan dan tindakan masyarakat dalampemanfaatan jamban termasuk dalam kategori baik, namun keadaan lingkungan fisik rumah dan peran tenaga kesehatan di Kabupaten Lima Puluh Kota masih kurang baik.Sedangkan hasil analisis kualitatif menunjukkan bahwa kebijakan tentang program gerakan seribu Jamban memang sudah ada dalam bentuk SK Bupati.Dana untuk pelaksanaan program pada dasarnya belum mencukupi.Sumber daya manusia untuk pengelola program terutama sanitarian jumlahnya masih belum mencukupi.Ketersediaan sarana tidak mencukupi untuk membangun jamban yang layak.Kegiatan sosialisasi dan peningkatan partisipasi masyarakat untuk pelaksanaan program seribu jamban masih memiliki hambatan di dalam pelaksanaannya.Monitoring dan evaluasi rutin dilakukan tetapi petugas kesehatan masih sering tidak disiplin di dalam kegiatan monitoring karena adanya tugas rangkap dan jumlah tenaga yang tidak cukup.Pelaksanaan program gerakan seribu jamban sudah berhasil 76,9% dimanfaatkan masyarakat dan masih 23% yang belum dimanfaatkan.
Sosio Demografi Perempuan dalam Pemanfaatan Deteksi Dini Kanker Serviks Metode IVA di Bukittinggi Mesalina, Rosa ""
HUMAN CARE JOURNAL Vol 4, No 2 (2019): Human Care Journal
Publisher : STIKes Fort De Kock Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.251 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v4i2.233

Abstract

Kejadian kanker serviks mencapai 530.000 kasus, 90% terjadi di negara berkembang termasuk Indonesia. Deteksi dini kanker serviks merupakan salah satu upaya untuk mengurangi prevalensi kasus baru dan kematian akibat kanker servik. Namun, partisipasi perempuan untuk melakukan deteksi dini kanker serviks masih sangat rendah. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan sosio demografi dengan pemanfaatan deteksi dini IVA. Penelitian ini adalah penelitian analitik, desain cross sectional. Tempat penelitian di Bukittinggi, bulan Agustus - November 2018. Populasi penelitian adalah 13.602, sampel diambil secara cluster sampling sebanyak 191 responden. Data dianalisis secara bivariat dengan Chi-Square. Dari 191 responden. 70.2% tidak memeriksakan diri dengan IVA, 72.3% dengan umur berisiko tinggi, 52.4% berpendidikan menengah, 55.5% responden tidak bekerja dan 51.3% dengan paritas berisko tinggi. Hasil uji statistik tidak ada variabel yang memiliki hubungan signifikan dengan pemanfaatan deteksi dini tidak bekerja, dan 51.3% responden dengan kelompok paritas berisiko tinggi. Hasil uji statistik dengan kanker serviks metode IVA yaitu umur (0.112, OR 0.524 CI 95%  0.247 – 1.111, pendidikan (0.415), pekerjaan (1.000,OR  0.964 CI 95% 0.516 – 1.799 dan paritas (1.000, OR 0.976 CI 95% 0.525 – 1.814. Karakter sosio demografi tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur dalam melihat keterkaitan responden dengan penggunaan pelayanan kesehatan. Banyak faktor lain yang mempengaruhi pemanfaatan deteksi dini kanker serviks IVA seperti nilai-nilai budaya, hambatan dalam akses pelayanan kesehatan termasuk hambatan psikologis yang dialami oleh wanita usia subur.
PENGARUH STIMULUS KUTANEUS SLOW-STROKE BACK MASSAGE TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA PENDERITA LOW BACK PAIN (LBP) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KURAI TAJI KECAMATAN PARIAMAN SELATAN mkes, syahrul skm; mkes, naimah hayati
HUMAN CARE JOURNAL Vol 3, No 3 (2018): Human Care
Publisher : STIKes Fort De Kock Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.405 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v3i3.102

Abstract

ABSTRAK: Angka kejadian LBP hampir sama pada semua populasi masyarakat di seluruh dunia, baik di negara maju maupun di negara berkembang. Diperkirakan setidaknya 70% manusia menderita sakit punggung, baik kronis maupun sporadis. Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian metode quasi eksperimen. Pada desain penelitian ini terdapat kelompok intervensi tanpa kelompok kontrol. Pendekatan desain penelitian dengan one group pretest – posttest. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh stimulus kutaneus slow-stroke back massage  terhadap intensitas nyeri pada penderita Low Back Pain (LBP) di wilayah kerja Puskesmas Kurai Taji Kecamatan Pariaman Selatan. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kurai Taji Kecamatan Pariaman Selatan pada tanggal 2 oktober 2017 s/d 27 Oktober 2017. Populasi dan sampel berjumlah 28 responden dengan tehnik total sampling. Hasil penelitian rata-rata intensitas nyeri LBP sebelum pemberian  stimulus kutaneus  slow-stroke back massage  adalah 4,64 (skala nyeri sedang) dengan skala nyeri tertinggi 8 dan terendah 2 dan sesudah pemberian  stimulus kutaneus  slow-stroke back massage  adalah 2,21 (skala nyeri ringan) dengan skala nyeri tertinggi 5 dan terendah 0. Terdapat pengaruh stimulus kutaneus  slow-stroke back massage  terhadap intensitas nyeri pada penderita Low Back Pain (LBP) di wilayah kerja Puskesmas Kurai Taji Kecamatan Pariaman Selatan dengan nilai p 0,000. Diharapkan pihak Puskesmas Kurai Taji Kecamatan Pariaman Selatan untuk dapat menyampaikan dan mensimulasikan tehnik stimulus kutaneus slow-stroke back massage pada penderita LBP yang berkunjung ke puskesmas sehingga intensitas nyeri penderita dapat berkurang saat melakukan tehnik tersebut di rumahnya dan diharapkan pihak Puskesmas dapat menyediakan ruangan dan mengaplikasikan pelaksanaan tehnik slow-stroke back massage sebagai salah satu cara untuk mengatasi keluhan LBP pada penderita saat berkunjung ke puskesmas.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, PENDIDIKAN DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KUNJUNGAN PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS LUBUK ALUNG TAHUN 2017 Ahmalia, Renty
HUMAN CARE JOURNAL Vol 3, No 1 (2018): Human Care Journal
Publisher : STIKes Fort De Kock Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.437 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v3i1.145

Abstract

Profil  Kesehatan  Indonesia (2016) menunjukkan  bahwa  cakupan  pelayanan  antenatal  care belum  terpenuhi  yaitu  pada  tahun  2015–2016  pencapaian  target  belum  terealisasi  yaitu berturut-turut sebesar 80% dan 86%, sedangkan target realisasi ibu hamil yang  mendapatkan  pelayanan  ANC  yaitu  sebesar  89%.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, pendidikan dan dukungan suami dengan kunjungan pemeriksaan antenatal care di Puskesmas Lubuk Alung tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, uji statistik yang digunakan adalah chi-square. Populasi sebanyak 168 dengan jumlah sampel 51 responden dengan tehnik pengambilan sampel accidental sampling.         Hasil penelitian didapati ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu hamil dengan kunjungan pemeriksaan antenatal care di Puskesmas Lubuk Alung dengan p-value = 0,019 (p < 0,05), ada hubungan yang bermakna antara pendidikan ibu hamil dengan kunjungan pemeriksaan antenatal care di Puskesmas Lubuk Alung dengan p-value = 0,003 (p < 0,05) dan ada hubungan yang bermakna antara dukungan suami dengan kunjungan pemeriksaan antenatal care di Puskesmas Lubuk Alung dengan p-value = 0,038 (p < 0,05).            Kepada pihak Puskesmas Lubuk Alung diharapkan selalu mengingatkan ibu yang berkunjung untuk melakukan kunjungan rutin minimal 4 (empat) kali selama ibu tersebut hamil.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ASAM URAT PADA LANSIA (45 – 70 TAHUN) Afnuhazi, Ridhyalla
HUMAN CARE JOURNAL Vol 4, No 1 (2019): Human Care Journal
Publisher : STIKes Fort De Kock Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.014 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v4i1.242

Abstract

Indonesian is the 4th largest country in the world whose in habitants suffer from gout. In Indonesian, it is estimated that uric acid occur in 840 people every 100,000 people. Disease of gout is one of the degenerative disease. One of the signs of the disease gout is the increase in the levels of uric acid in the blood (hiperurisemia). Factors related to the incidence of hiperurisemia is sex, IMT, intake carbohydrate sand intake purin. Purin intake is a risk factor most strongly associated with the incidence of hiperurisemia. This study used a cross-sectional research design cross method i.e. research to study the dynamics of the correlation between two variables. Research carried out in the Puskesmas Kebun Sikolos in August 2016. The population in this study amounts to 100 people. Sampling techniques in "accidental sampling", with a sample of as many as 20 people. Data processing is carried out using the SPSS program with computerized analysis univariate and bivariat, statistical tests used was chi-square. The results of the univariate analysis showed that (65%) of respondents-sex women, (55%) of respondents experiencing obesity and (55%) of the respondents did not suffer from hypertension. Bivariat analysis p value = 0.019 means there is a relationship between the sex with uric acid, and p value = 0.025 means there is a connection between obesity with uric acid, and p value = 0.337 which means there is no relationship between hypertension with the occurrence of uric acid. Thus the factors associated with the incidence of gout in the elderly is gender and obesity. So from that recommended that health workers improve outreach program again about the factors associated with the incidence of gout in the elderly.
Factor Analysis Affecting the Cause of Maternal Death in Padang City 2017 yasti, miftah amalia
HUMAN CARE JOURNAL Vol 3, No 3 (2018): Human Care
Publisher : STIKes Fort De Kock Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.427 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v3i3.122

Abstract

Maternal Mortality Rate of Padang City in 2016 reached 20 deaths. 10 cases of maternal deaths due to 3 cases of bleeding, 2 infections and 5 cases of Hypertension in Pregnancy.  The purpose of this research is to know what factors influence the cause of maternal death in Padang city in 2017.The research is Mixed Metodes with sequential explanatory design conducted on June 16 until July 15, 2017 in the working area of Puskesmas in Padang City, DKK Padang and KUA Kuranji. Data collection by interview using questionnaires and interview guides. Respondents were case mothers totaling 7 people and control of 4 puskesmas that had death and 1 puskesmas with no maternal deaths amounting to 42 respondents. The informants were 7 heads of puskesmas, program holders of KIA Puskesmas and DKK Padang, and head of KUA. Processing and quantitative analysis with univariate, bivariate and multivariate while qualitative data reduction, categorization and sintesisasi poured form of matrix and described form of narration.The results of research on education level, anemia status, history of complication, age, parity, pregnancy distance, standard 7T midwife care, KB use, decision making and mother referral have relationship to maternal death. Nutritional status, ANC visits and handling at the referral facility did not have a significant relationship to maternal deaths. The most influential variable on the incidence of maternal death is the standard 7T midwife care.Input, the determinants of education has affect maternal mortality. The process, the determinant between all health of both mother and child  and ministry of religion programs has not run optimally. Output, close determinants of complications and all risk factors that exist occur because the quality of services provided is not optimal. It is expected that Puskesmas in Padang city run all health of both mother and child programs maximally. Cross-sectoral cooperation with ministry of religion, mother affection movement to be more implemented maximally and continuum of care can be done.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL KULIT JENGKOL (Pithecellobium jiringa) DENGAN TIGA WAKTU MASERASI Surya, Alfin; Yesti, Yulia
HUMAN CARE JOURNAL Vol 3, No 2 (2018): Human Care
Publisher : STIKes Fort De Kock Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1018.761 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v3i2.105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan berdasarkan perbedaan waktu maserasi pada ekstrak metanol  dari  tanaman Pithecellobium jiringa (kulit jengkol). Penelitian ini mengunakan metode DPPH (2,2 diphenyl-1-picrylhydrazyl) sehingga menghasilkan IC50 : pada 24 jam sebesar 51,1387mg/mL, pada 48 jam sebesar 40,2855mg/mL sedangkan  pada 72 jam sebesar 22,5788 mg/mL. Hasil IC50 terbaik dari penelitian ini diperoleh pada waktu maserasi 72 Jam yaitu dengan 22,5788 mg/mL sudah dapat menghambat 50% DPPH sebagai sumber radikal

Page 1 of 4 | Total Record : 33