cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
ISSN : 1693248X     EISSN : 25491202     DOI : -
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi atau boleh disingkat dengan nama JSTR, berfokus pada banyak Aspek Teknik Kimia, seperti: Teknik Reaksi Kimia, Teknik Kimia Lingkungan, Energi Fosil dan Terbarukan, serta Sintesis dan Pengolahan Material.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi" : 7 Documents clear
KAJIAN PENAMBAHAN RAGI ROTI DAN PERBANDINGAN VOLUME STARTER DENGAN SUBSTRAT TERHADAP RENDEMEN DAN MUTU VIRGIN COCONUT OIL (VCO) Meilina, Hesti; Asmawati, Asmawati; Moulana, Ryan
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v8i1.127

Abstract

Penelitian untuk melihat pengaruh jumlah ragi roti dan perbandingan starter terhadap jumlah dan rendemen mutu virgin coconut oil (VCO) telah dilakukan. Pembuatan starter dilakukan dengan menambahkan ragi roti seberat 3, 5 dan 7 gram ke dalam campuran skim dan air kelapa. Starter dimasukkan ke dalam santan sebagai substrat dengan perbandingan 1:2, 1:4 dan 1:6. Hasil penelitian menunjukkan jumlah ragi roti berpengaruh terhadap bilangan peroksida, bilangan iod, bilangan asam, % free fatty acid (FFA) dan uji organoleptik aroma VCO yang dihasilkan; sedangkan perbandingan substrat tidak berpengaruh terhadap semua analisis VCO yang dilakukan. Interaksi jumlah ragi roti dan perbandingan starter dengan substrat berpengaruh terhadap bilangan asam dan % FFA namun tidak berpengaruh terhadap rendemen, kadar air, bilangan peroksida serta uji organoleptik aroma dan penampakan VCO.Kata Kunci: virgin coconut oil, ragi roti, mutu VCO
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PADA PEMBUATAN BIODIESEL DARI BUAH JARAK PAGAR (Jatropha curcas) DENGAN METODE TAGUCHI Ridwan, Ridwan
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v8i1.111

Abstract

Krisis energi menyebabkan harga minyak bumi semakin meningkat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, perlu dicari bahan bakar alternatif. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan minyak tumbuhan Jarak (Jatropha curcas) untuk menghasilkan biodiesel melalui reaksi transesterifikasi. Kualitas merupakan faktor terpenting untuk mendapatkan kepuasan konsumen. Kualitas akan lebih baik apabila proses tersebut berjalan dengan konsisten. Metode Peta Kendali (Control Chart) digunakan untuk melihat keadaan dari proses produksi yang berjalan, kemudian dilakukan perbaikan melalui pendekatan metode Taguchi. Perbaikan berawal dari pemilihan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap karateristik kualitas tersebut beserta nilai level, yang kemudian menjadi dasar dalam pemilihan Orthogonal Array. Hasil analisa diolah dengan menggunakan noise signal to ratio (SNR) dan analysis of variance. Berdasarkan penelitian tersebut didapat hasil bahwa setting level terbaik untuk faktor kendali yang berpengaruh terhadap kontribusi nilai flash point dari biodiesel sebesar 71,704 % adalah dengan pengaturan rasio minyak jarak dan solven 1 : 3 pada level 2.Kata kunci : Biodiesel, Tumbuhan Jarak, Metode Taguchi
Penurunan Konsentrasi Besi Dalam Air Secara Oksidasi Kimia Lanjut (Fotokimia Sinar Uv Dan Uv-Peroksidasi) Elfiana, Elfiana
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v8i1.138

Abstract

Air yang mengandung besi terlarut (Fe2+) tanpa kehadiran oksigen terlihat jernih, tetapi begitu kontak dengan udara berubah menjadi keruh dan berwarna kuning kecoklatan. Salah satu metode untuk mengolah air yang mengandung besi terlarut adalah oksidasi kimia lanjut dengan oksidator radikal hidroksil (HO•). Radikal hidroksil terbentuk dari sinar UV yang dipancarkan ke dalam air, atau kombinasi sinar UV dengan hidrogen peroksida. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persentase penurunan konsentrasi besi terlarut menggunakan proses Fotokimia sinar UV, UV-Peroksidasi, dan hasilnya dibandingkan dengan proses oksidasi biasa, yaitu Aerasi, sehingga diketahui unjuk kerja dari setiap proses tersebut. Penelitian dilakukan dalam reaktor sistem batch skala laboratorium, menggunakan air artifisial FeSO4. Waktu pengadukan divariasikan 30, 60, 90, 120, 150 dan 180 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses UV-peroksidasi mempunyai kemampuan paling baik untuk menurunkan konsentrasi besi dalam air, yaitu sebesar 92,10%, sedangkan proses Fotokimia Sinar UV dan Aerasi masing-masing adalah 64,09% dan 32,49%.Kata Kunci: Besi terlarut, Fotokimia sinar UV, oksidasi kimia lanjut, radikal hidroksil, UV-Peroksidasi
ROBUST SPECTRAL MODEL FOR LOW METAL CONCENTRATION MEASUREMENT IN AQUEOUS SOLUTION REVEALS THE IMPORTANCE OF WATER ABSORBANCE BANDS Putra, Alfian; Faridah, Faridah; Inokuma, Emiko; Santo, Ryoko
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v8i1.105

Abstract

In this study, we focused on detection of metal ions at low concentration in aqueous solution by using NIRS. New “aquaphotomics” concept (Tsenkova, 2007) has become a powerful strategy to understand the spectral changes related to small concentration of solutes in aqueous solution. To improve the model accuracy it is important to understand why it is possible to detect the object of interest using NIRS. Although detectable, metals have no absorption in NIR region (Sakudo,et,al, 2007). However it is perhaps due to their vibrational modes that are modulated by forming complexes with organic molecules containing C-H, N-H and O-H bonds. Therefore, alteration of the vibrational mode of water matrix caused by metal can be detected by NIRS. In this study, we present NIR spectroscopy link to aquaphotomics as a tool to predict low concentration (0-10.mg L-1) of Mg(II), Zn(II), Mn(II) and Cd(II).Key words : NIR spectroscopy, spectral changes, absorbance
PEMANFAATAN LIMBAH GABUS POLISTIRENA SEBAGAI PEREKAT PADA PEMBUATAN PAPAN PARTIKEL DARI SERBUK GERGAJIAN KAYU Jalal, Ramzi
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v8i1.115

Abstract

Papan partikel yaitu lembaran hasil pengempaan panas campuran partikel kayu atau bahan berligno selulosa lainnya. Pada penelitian pemanfaatan polistirena (Gabus Elektronik) dan serbuk gergajian kayu sebagai bahan pembuatan papan partikel ini dilakukan variasi perekat (polistiren) terhadap serbuk gergajian kayu. Proses pembuatan papan partikel dilakukan dengan cara melarutkan gabus dalam toluene dan bahan pengikat anhidrida maleat serta pemicu benzoil peroksida. Bahan-bahan ini seterusnya dicampur dengan serbuk kayu dan kemudian dikempa panas pada ukuran cetakan specimen 15 cm x 2 cm x 1 cm. Hasil cetakan dikeringkan dan dianalisa dengan melakukan uji lentur dan uji tekan. Dari hasil uji lentur dan tekan, MoR dan MoE yang paling besar adalah pada perbandingan 50 gr serbuk gegajian kayu dan 50 gr polistiren sedangkan yang terkecil adalah pada perbandingan 80 gr serbuk gergajian kayu dan 20 gr polistiren.Kata kunci : limbah gabus polistiren, serbuk gergaji, kempa panas, papan partikel, uji lentur
APLIKASI DESAIN EKSPERIMEN TAGUCHI UNTUK PERBAIKAN KUALITAS AIR PDAM TIRTA MON PASE LHOKSUKON ACEH UTARA Zaini, Halim
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v8i1.134

Abstract

Kualitas air PDAM Tirta Mon Pase secara umum belum memenuhi standar, terutama menyangkut tingkat kekeruhan air yang masih lebih besar dari ambang batas maksimum, 5 NTU. Guna memperbaiki kualitas air minum perlu dilakukan pengkajian terhadap faktor-faktor yang dapat mempengaruhi proses penurunan tingkat kekeruhan air. Salah satu metode percobaan yang dapat diterapkan adalah metode desain percobaan Taguchi. Hasil penelitian terhadap faktor-faktor proses produksi air PDAM yang terdiri dari faktor konsentrasi (level 1: 25 ppm dan level 2: 40 ppm), pH (level 1: pH 6,7 dan level 2: pH 7,3), pengadukan cepat (level 1: 100 rpm dan level 2: 120 rpm), waktu pengadukan cepat (level 1: 1 menit dan level 2: 3 menit), pengadukan lambat (level 1: 25 rpm dan level 2: 45 rpm), waktu pengadukan lambat (level 1: 15 menit dan level 2: 30 menit) dan waktu pengendapan (15 menit dan 30 menit) menunjukkan bahwa kualitas air PDAM sangat dipengaruhi oleh faktor konsentrasi koagulan, pH operasi dan waktu pengadukan lambat. Berdasarkan hasil penelitian dan percobaan konfirmasi proses produksi air PDAM untuk menurunkan tingkat kekeruhan air, kondisi optimum berlangsung pada dosis koagulan 40 ppm, pH operasi pada pH 7,3 dan waktu pengadukan lambat 30 menit.Kata Kunci: Kualitas air, Tingkat kekeruhan air, Kondisi optimum
PENGARUH WAKTU TINGGAL CAIRAN TERHADAP PENURUNAN KEKERUHAN DALAM AIR PADA REAKTOR ELEKTROKOAGULASI Satriananda, Satriananda
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v8i1.129

Abstract

Air yang keruh disebabkan oleh adanya kandungan partikel-partikel tersuspensi. Kekeruhan dapat menurunkan nilai estetika air dan membahayakan kesehatan. Kekeruhan secara konvensional dihilangkan dengan penambahan bahan-bahan kimia ke dalam air, namun kelemahannya adalah endapan yang dihasilkan lebih banyak, sehingga membutuhkan lahan yang luas dan biaya mahal. Proses elektrokoagulasi memanfaatkan arus listrik untuk menurunkan kekeruhan dalam air. Fokus penelitian ini adalah melihat pengaruh waktu tinggal cairan terhadap penurunan kekeruhan dalam air. Percobaan dilakukan pada reaktor elektrokoagulasi sistem kontinyu menggunakan elektroda aluminium. Arus listrik menggunakan arus searah pada kuat arus 10 Ampere. Sampel air yang digunakan adalah air tanah di Politeknik Negeri Lhokseumawe. Waktu tinggal cairan divariasikan 1 jam, 2 jam, 3 jam, 4 jam, 5 jam dan 6 jam. Hasil yang diperoleh, efisiensi penurunan kekeruhan dalam air yang terbaik mencapai 97,6 % pada waktu tinggal cairan 6 jam.Kata kunci : elektrokoagulasi, waktu tinggal cairan, kekeruhan

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2010 2010


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 16, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 15, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 2 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 2 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 1 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 2 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 2 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 1 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 2 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 2 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 2 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 2 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 2 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 1 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 2 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 1 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi More Issue