cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
ISSN : 1693248X     EISSN : 25491202     DOI : -
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi atau boleh disingkat dengan nama JSTR, berfokus pada banyak Aspek Teknik Kimia, seperti: Teknik Reaksi Kimia, Teknik Kimia Lingkungan, Energi Fosil dan Terbarukan, serta Sintesis dan Pengolahan Material.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi" : 5 Documents clear
PEMBUATAN KOMPOSIT KAYU PLASTIK DARI SERBUK KAYU KELAPA SAWIT DENGAN POLIVINIL KLORIDA KOMERSIL Zaimahwati, Zaimahwati
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v7i1.98

Abstract

Pembuatan Komposit Kayu Plastik dari Limbah Kayu Kelapa Sawit (KKS) dan Polivinil Klorida (PVC) untuk mengurangi pembebanan lingkungan dan menghasilkan produk baru sebagai kayu plastik untuk bahan pertukangan pengganti kayu.PVC dilarutkan dengan tetrahidrofuran (THF) dimodifikasi dengan asam akrilat dan benzoil peroksida dicampur dengan serbuk kayu Kelapa Sawit kemudian dicetak pada skala laboratorium. Dari hasil penelitian diperoleh modulus patah 698.88 Kg/cm2 dan modulus elastisitas 1948.83 Kg/cm2.Keywords: Komposit, PVC, asam akrilat, kayu plastik
ANALISA PENGARUH KADAR LEMPUNG SERTA PERLAKUAN PANAS TERHADAP SIFAT MEKANIK MATERIAL KERAMIK SILIKON KARBIDA (SiC) Yusniyanti, Erna; Abdullah, Faisal
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v7i1.128

Abstract

Sifat material sangat tergantung pada variasi unsur yang terkandung di dalamnya serta perlakuan terhadap material tersebut pada saat proses pembuatan. Variasi dan perlakuan pada tulisan ini menyangkut komposisi lempung dan bahan SiC, dengan perbandingan persentase berat masing-masing 20 : 80, 30 : 70 dan 40 : 60, serta variasi waktu sintering 1 jam, 2 jam dan 3 jam pada suhu konstan 1.3500C. Karakterisasi yang dilakukan meliputi pengujian kuat tekan dengan metode standar ASTM, serta penentuan porositas dan rapat massa dengan menggunakan standar ASTM C373-72. Kekuatan tekan maksimum didapatkan sebesar 141,43x106 kgf/m2, pada komposisi lempung 20% dan waktu sintering 3 jam. Kekuatan tekan minimum didapatkan sebesar 130,21 x 106 kgf/m2, pada komposisi lempung 40% dan waktu sintering 1 jam. Rapat massa maksimum diperoleh pada komposisi lempung 20% yaitu sebesar 3,074 g/cm3 dan rapat massa minimum pada komposisi lempung 40% sebesar 2,772 g/cm3. Porositas maksimum diperoleh pada komposisi lempung 40% dengan waktu sintering 1 jam, yaitu sebesar 41,29%, sedangkan porositas minimum diperoleh pada komposisi lempung 20% dengan waktu sintering 3 jam, yaitu sebesar 28,38%.Kata kunci : Lempung, Keramic, Silikon Karbida
PENGGUNAAN LIMBAH BAJA (KLELET) SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA BETON Hanif, Hanif
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v7i1.116

Abstract

Beton merupakan salah satu bahan struktur bangunan yang banyak dipakai. Beton sangat populer karena mudah diperoleh, kuat tekan tinggi, tahan kebakaran atau keausan dan cuaca, harga relatif murah, mudah diangkut, mudah dibentuk, serta dapat direncanakan kualitasya sesuai dengan kebutuhan. Krisis moneter menyebabkan harga bahan-bahan penyusun beton mengalami kenaikan yang cukup tinggi, baik harga semen, agregat halus, maupun kasar. Untuk itu perlu dicari pengganti bahan penyusun beton yang lebih ekonomis dan efisien tanpa mengabaikan ketentuan-ketentuan yang disyaratkan. Salah satu alternatif untuk mengatasi masalah ini, yaitu dengan menggunakan limbah baja (klelet) sebagai pengganti sebagian atau seluruh agregat kasar. Untuk mengetahui pengaruh penggantian agregat kasar (batu pecah) oleh limbah baja (klelet) sebagai penganti sebagian atau seluruh agregat kasar, maka dilakukan penelitian tentang pengaruh penggantian agregat kasar (batu pecah) oleh limbah baja (klelet) dengan dosis 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90%, dan 100% yang divariasikan dengan nilai faktor air semen sebesar 0,5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan beton mengalami penurunan seiring dengan penambahan persentase limbah baja (klelet) dan persentase penambahan maksimum sebesar 90% untuk kuat tekan beton minimal sebesar 20 MPa, berat isi beton tidak mengalami perubahan yang berarti, dan limbah baja (klelet) tersebut dapat dipergunakan untuk bangunan rumah sederhana maupun bertingkat, serta menghemat biaya.Kata kunci : limbah baja (klelet), kuat tekan, berat jenis
PEMANFAATAN KULIT KOPI MENJADI BIOBRIKET Sariadi, Sariadi
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v7i1.104

Abstract

Industri kilang kopi, selain menghasilkan produk utama berupa biji kopi juga menghasilkan limbah padat berupa sekam dan kulit kopi. Limbah tersebut tersebut dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif dalam bentuk briket. Pada proses pembuatan briket, dilakukan tahapan karbonisasi sehingga diperoleh pembakaran sekam dan kulit kopi menjadi arang briket. Hasil pembakaran tersebut di ayak terlebih dahulu dengan ukuran partikel yang diinginkan yaitu 0.150 mm, dan 0.180 mm. Selanjutnya arang kulit kopi yang dihasilkan dari proses karbonisasi dicampurkan dengan perekat berupa kanji dengan perbandingan perekat 5 %, 6 %, dan 7 % dari berat arang sekam dan kulit kopi yang bertujuan untuk mengikat partikel – partikel serbuk arang. Setelah itu campuran tersebut dipadatkan dan dicetak pada alat cetak. Analisa kualitatif dilakukan dengan menganalisa nilai kalor menggunakan bomb calorimetri dan kadar air. Adapun nilai kalor yang tertinggi dan kadar air didapatkan pada perbandingan 5% perekat dengan ukuran partikel 0.150 mm. Untuk sekam kopi diperoleh nilai kalor sebesar 7604.0899 cal/gr dan kadar air 15.77 %, sedangkan untuk kulit kopi diperoleh nilai kalor dengan ukuran partikel 0,150 mm dengan nilai bakar 6457.0574 cal/gr dan kadar air 12.07%. Hasil menunjukan semakin kecil ukuran partikel dan semakin sedikit perekat, maka nilai kalor semakin tinggi.Kata kunci : Kulit kopi, sekam kopi, kanji, nilai kalor, kadar air
PEMBUATAN MINYAK TELON DARI CAMPURAN MINYAK ATSIRI Nahar, Nahar
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v7i1.110

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan pembuatan minyak telon dari campuran VCO dan minyak atsiri (minyak pala dan kayu putih) dengan variasi komposisi VCO:minyak pala:minyak kayu putih. Produk disimpan selama 0, 1 dan 3 bulan dan diuji nilai ALB dan organoleptik terhadap aroma dan warna. Hasil Asam Lemak Bebas (ALB) yang paling tinggi terdapat pada waktu penyimpanan 0 bulan dengan komposisi minyak telon (50:10:40) yaitu 1.5 % dan Asam Lemak Bebas (ALB) yang paling rendah pada waktu penyimpanan 1 dan 3 bulan dengan komposisi minyak telon (50:10:40) yaitu 0.32 %. Dari hasil uji organoleptik di dapatkan aroma minyak telon yang lebih banyak disukai pada waktu penyimpanan 3 bulan dengan komposisi minyak telon (50:40:10), dan warna minyak telon yang lebih banyak disukai pada waktu penyimpanan 3 bulan dengan komposisi minyak telon (50:20:30).Kata Kunci : Minyak atsiri, Pencampuran, uji ALB dan organoleptik

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2009 2009


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 16, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 15, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 2 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 2 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 1 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 2 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 2 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 1 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 2 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 2 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 2 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 2 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 2 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 1 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 2 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 1 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi More Issue