cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
ISSN : 1693248X     EISSN : 25491202     DOI : -
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi atau boleh disingkat dengan nama JSTR, berfokus pada banyak Aspek Teknik Kimia, seperti: Teknik Reaksi Kimia, Teknik Kimia Lingkungan, Energi Fosil dan Terbarukan, serta Sintesis dan Pengolahan Material.
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi" : 6 Documents clear
PENURUNAN KONSENTRASI LAS DALAM AIR TERKONTAMINASI DETERJEN MENGGUNAKAN REAGEN FENTON Elfiana, Elfiana
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v6i1.92

Abstract

LAS (Linier Alkilbenzen Sulfonat) adalah senyawa organik, merupakan salah satu jenis surfaktan yang digunakan sebagai komponen utama deterjen. Kehadiran LAS dalam badan air adalah sebagai akibat dari aktivitas manusia sehari-hari pengguna deterjen. LAS sulit dibiodegradasi tetapi dapat didegradasi secara kimia menggunakan oksidator Radikal Hidroksil (HO▪). Hidrogen peroksida (H2O2) bersama katalis besi[II], disebut sebagai Reagen Fenton, menjadi sumber yang baik terbentuknya HO▪, dikenal sebagai proses Fenton. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efisiensi penurunan konsentrasi LAS menggunakan Reagen Fenton dengan memvariasikan konsentrasi H2O2, besi[II] dan waktu kontak, dengan sistem batch, limbah artifisial. Konsentrasi H2O2 dipilih berdasarkan perbandingan molar stoikiometri LAS:H2O2 secara teoritis (Xtr), sedangkan konsentrasi besi[II] berdasarkan perbandingan berat Fe[II]:H2O2. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi penurunan LAS yang diperoleh mencapai 94,68% pada konsentrasi H2O2=2Xtr dan Fe[II]:H2O2(wt/wt) = 1:5 dengan waktu kontak 180 menit.Kata Kunci: Reagen Fenton, LAS , radikal hidroksil, sistem batch
PERANAN SERBUK BENTONIT TERHADAP SIFAT MEKANIS DARI KOMPOSIT RESIN POLIESTER BQTN 157-EX Rihayat, Teuku
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v6i1.97

Abstract

Composite are mixture difference materials or has more produces characterize and characterization it doesn’t produces in main materials. Resin polyester BQTN 157-EX are part of dominant (major) into composite the function as matrix and bentonite are part of not dominant (minor) into composite the fuction as filler. The first reseach for bentonite processed that source from material anorganic and hydrophilic characteristic was done. This examination was done with using tensile strenght equipment. The result showed, in 3,5% nanocomposite, mass of bentonite and 300 mesh of particle sizes produced a tensile strength of 197,57 Mpa, elongation of 24% and 0.80 Joule of Impact. This case more better if compared with virgin resin polyester, that produce 104,92 Mpa of tensile strenght, 13,32% of elongation and 0,21 Joule of Impact.Keywords : Poliester BQTN 157-EX, Composites, Mechanic Properties
STRATEGI PENGENDALIAN UNTUK MEMINIMALISASI DAMPAK KOROSI Irwan, Irwan
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v6i1.91

Abstract

Korosi merupakan proses pengrusakan bahan akibat interaksi dengan lingkungannya yang terjadi secara alamiah dan tidak dapat dicegah namun dapat dikendalikan.Korosi menimbulkan kerugian secara ekonomi dan sosial baik langsung maupun tidak langsung dalam berbagai sektor. Besarnya kerugian akibat korosi mencapai 3 sampai 4 % dari GNPPengendalian korosi merupakan salah satu cara untuk mengurangi dampak korosi. Strategi pengendalian korosi dilakukan dengan dua pendekatan yaitu pendekatan non teknis dan teknis. Pendekatan non teknis lebih ditekankan pada perubahan pandangan, pemahaman, pola pikir, aturan-aturan di dalam masyarakat terhadap korosi dan pengendaliannya. Sedangkan pendekatan teknis lebih diutamakan untuk mengembangkan metodologi untuk memprediksi korosi, perbaikan praktek disain dalam manajemen korosi, dan pengembangan teknologi pengendalianid korosi.Kata Kunci : Pengendalian korosi, dampak korosi, non teknis, teknis.
PERANCANGAN SISTEM PENGENDALI PID DENGAN BANTUAN METODE SIMULASI SOFTWARE MATLAB Harunsyah, Harunsyah
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v6i1.117

Abstract

Metode system pengendali yang selama ini kebanyakan masih menggunakan metode analisis trial and erroe dengan perhitungan manual. Metode semacam ini mempunyai kelemahan yaitu memerlukan waktu yang lama dan mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi. Metode perancangan sistem kendali perbantuan computer berupa software Matlab yang dilengkapi Control Toolbox sangat membantu dalam merancang sistem pengendalian diantara P, I dan D untuk melihat tanggapan (respon) berbagai kombinasi parameter dengan variasi masukan yang berbeda dalam merancang system pengendali yang sederhana dan baik..Kata Kunci : Design pengendali, Metode Simulation, Pengendali PID
PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK KELAPA MELALUI PROSES TRANS-ESTERIFIKASI Pardi, Pardi; Satriananda, Satriananda
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v6i1.109

Abstract

Ethyl ester and gliserol produce by reacting coconut oil with ethanol. Ethyl ester also called biodiesel, because it has a close characteristic with diesel oil. The source of biodiesel come from natural plants that contain oil. This research used trans-esterification method to produce biodiesel from coconut oil. Reaction held by varying temperatur at 60oC, 70oC and 80 oC and mol ratio of coconut oil to ethanol varying from 1 : 3, 1 : 5 to 1 : 7. The result shows the range of kinematic viscosity laying between 1,498 – 1,650 cm2/s, density range 0,809 – 0,812 gr/cm3 and flash point range 78 – 79 oC. Maximum yield 64 % ethyl ester reach at mol ratio coconut oil to ethanol 1: 7 and reaction temperature 70oC.Key words : biodiesel, trans-esterification reaction, coconut oil and ethyl ester.
Novelty Designed Hybrid Organic-Inorganic Nanocomposites from Functional Palm Oil Suryani, Suryani
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v6i1.95

Abstract

Polyurethanes (PUs) are very versatile polymeric materials with a wide range of physical and chemical properties. PUs also have desirable properties such as high abrasion resistance, tear strength, shock absorption, flexibility and elasticity. Although they have poor thermal stability that however can be improved by using treated clay. The objective of the present work is to study the thermal stability of polyurethane, polyurethane/montmorillonite (PU CTAB-mont 3% wt) and polyurethane/montmorillonite that contain moca nanocomposites are based on palm oil polyol. The interest of investigating the synthesis of polyurethane/clay nanocomposites based on palm oil polyol is to explore the use of palm oil polyol to replace petrochemical based polyol partially. Polyurethane/clay nanocomposites were prepared by a pre-polymer method and were evaluated by fourier transform infrared spectra (FTIR) to determine micro-domain structures of segmented PU, PU CTAB-mont 3% wt, and PU Moca CTAB-mont 3% wt. The morphology of the nanocomposites were characterized by X-ray diffraction (X-RD) and flame retardant was investigated with thermogravimetric analysis (TGA). The result showed that adding clay and moca demonstrated better thermal stability in comparison with the virgin polyurethane.Keywords : Nanocomposite, polyurethane, synthesis, palm oil polyol

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2008 2008


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 16, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 15, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 2 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 2 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 1 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 2 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 2 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 1 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 2 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 2 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 2 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 2 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 2 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 1 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 2 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 1 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi More Issue