cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
ISSN : 1693248X     EISSN : 25491202     DOI : -
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi atau boleh disingkat dengan nama JSTR, berfokus pada banyak Aspek Teknik Kimia, seperti: Teknik Reaksi Kimia, Teknik Kimia Lingkungan, Energi Fosil dan Terbarukan, serta Sintesis dan Pengolahan Material.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi" : 9 Documents clear
Pemanfaatan Tandan Kosong Kelapa Sawit Untuk Pembuatan Kertas Seni Faridah, Faridah; Fuadi, Anwar
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v2i2.52

Abstract

Kertas seni banyak dibutuhkan oleh masyarakat, kertas seni yang dihasilkan dapat digunakan sebagai kertas undangan, kartu nama, sertifikat, alas piring dan sebagainya. Kertas seni ini berasal dari TKS (Tandan kosong kelapa sawit) yang merupakan limbah padat yang berasal dari proses pengolahan minyak sawit (CPO). Kertas seni ini diolah dengan sangat sederhana, yang merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi limbah padat yang terdapat pada perkebunan sawit. Kertas seni ini diharapkan mampu mengurangi TKS yang dihasilkan dan dapat membantu pemerintah dalam mengatasi penggangguran.Kata kunci : TKS, kertas seni, serat
Pemurnian Garam Lokal Untuk Konsumsi Industri Syafruddin, Syafruddin; Munawar, Munawar
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v2i2.74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemurnian produk garam lokal, sehingga memenuhi standar sebagai garam untuk konsumsi industri. Penelitian dilakukan dalam 4 tahapan kegiatan yaitu pelarutan bahan baku, penyaringan, dan kristalisasi, serta analisis produk. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kemurnian garam lokal dapat ditingkat hingga kadar NaCl mencapai 98 %, dengan kadar CaCl2 0,22 %, MgCl2 0,14 %, dan total impurities 1,74 %.Kata kunci : pemurnian, garam lokal, kadar NaCl, total impurities
Optimasi Temperatur Proses Pembuatan Minyak Simplah Secara Fermentasi Zulkifli, Zulkifli; Zaini, Halim
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v2i2.79

Abstract

Kelapa di Indonesia umumnya sehari-hari di gunakan sebagai bahan penyedap masakan / bahan pangan. Kelapa yang merupakan tanaman palm sangat bermamfaat bagi kebutuhan manusia, dari batang, buah dan daunnya dapat digunakan. Bagi masyarakat Aceh kelapa di mamfaatkan sebagai minyak goreng dan minyak simplah yang pada umumnya dilakukan secara tradisional dengan proses pembusukan (Fermentasi). Dari variable yang dilakukan dapat dilihat jumlah mikroba yang tumbuh sangat berpengaruh terhadap temperatur, sehingga dapat diketahui kondisi yang optimal untuk di tetapkan pada proses pembuatan minyak simplah.Hasil minyak simplah sangat dipengaruhi oleh pembentukan mikroba yang dapat tumbuh di bawah temperatur 32 0C yaitu alkaligenis dengan nilai konstanta I yang tumbuh dengan baik untuk pembusukan daging buah kelapa. Berdasarkan hasil penelitian di dapat kondisi temperatur yang optimum tercapai pada 28 0C dengan laju pertumbuhan mikroba rata-rata 9 gr/hari dan jumlah minyak simplah 19,3 ml dari jumlah berat bahan total 1 kg (daging buah yang telah busuk) sisanya minyak goreng.Kata kunci : Temperatur optimum, Fermentasi, Alkaligenis.
Biodiesel Sumber Energi Alternatif Dari Tumbuh-Tumbuhan: Artikel Review Putra, Alfian; Meilina, Hesti
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v2i2.25

Abstract

Biodiesel merupakan energi terbaru penganti energi solar yang dapat diperbaharuhi dengan mengunakan proses transesterifikasi yang bersumber dari minyak tumbuh-tumbuhan yang terdapat di alam. Biodiesel yang dihasilkan dengan proses tranesterifikasi ini sangat dipengaruhi oleh temperature, katalis, rata-rata pengadukan, kontak air dengan alkohol yang digunakan, dan jumlah sisanya. Biodiesel energi alternatif ini ramah lingkungan dan mudah di peroleh dengan proses yang sangat sederhana. Biodiesel yang baik sesuai dengan standar ASTM D6751.Key word : Biodiesel, energi, solar, transsesterifikasi
PENGARUH PENAMBAHAN SILICA FUME TERHADAP PENGURANGAN SUSUT BETON Miswar, Khairul; Syahyadi, Rizal
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v2i2.65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh admixture silica fume terhadap susut beton. Benda uji berupa silinder standar berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm, sejumlah 15 buah. Dua jenis perlakuan terhadap benda uji yaitu benda uji tanpa silica fume sebagai pembanding dan benda uji menggunakan silica fume dengan konsentrasi 2 %, 4 %, 6 % dan 8 % dari berat semen. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan silica fume mengurangi susut pada beton. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa benda uji dengan silica fume 4 % dan 6 % mengalami susut 0,00040 dan 0,00034, lebih kecil dari benda uji pembanding tanpa silica fume (0 %) yaitu 0,00048. Sedangkan benda uji 2 % silica fume susut 0,00046. Benda uji dengan silica fume 8 % susut 0,00028. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan silica fume antara 4 % - 8 % sangat penting dalam memperkecil susut beton.
PENGUJIAN KUAT TEKAN BETON YANG DIPENGARUHI OLEH LINGKUNGAN ASAM SULFAT Syahyadi, Rizal
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v2i2.82

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan agresif asam sulfat terhadap kuat tekan beton menggunakan agregat batu pecah dan kerikil dengan bahan pengikat semen portland tipe I dan waterprofing. Faktor air semen (FAS) yang digunakan adalah 0,40. Benda uji dibuat dalam dua jenis yaitu benda uji kontrol yang direndam dalam air normal dan diuji pada umur 28, 31, 35, 42 dan 56 hari. Benda uji terserang sulfat direndam dalam larutan asam sulfat 2,5% dan 5%, dimulai pada saat benda uji berumur 28 hari dengan lama perendaman 3, 7, 14 dan 28 hari. Berkesesuaian dengan umur benda uji kontrol 31, 35, 42 dan 56 hari. Berdasarkan hasil pengujian kekekalan agregat menunjukan agregat kerikil lebih tahan terhadap sulfat dari pada agregat batu pecah. Pengujian kuat tekan menunjukkan benda uji menggunakan agregat batu pecah lebih tahan terhadap sulfat dari pada benda uji menggunakan agregat kerikil, yaitu penurunan kekuatan pada perendaman 28 hari dalam larutan sulfat konsentrasi 2,5% dan 5% adalah sebesar 23,5% dan 32,9% dibandingkan dengan benda uji menggunakan agregat kerikil yaitu mencapai 34,0% dan 51,6% pada perlakuan yang sama. Kata kunci: lingkungan agresif asam sulfat, kuat tekan.
Perubahan Mikrostruktur Beton Akibat Agresi Asam Sulfat Rizal, Faisal; Hanif, Hanif
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v2i2.40

Abstract

Life time (umur layan) struktur beton yang berada dilingkungan yang korosif sampai saat ini masih menjadi permasalahan yang besar. Salah satu permasalahan tersebut adalah terjadi penurunan kuat tekan beton pada umur 56 hari sebesar 8,17% akibat adanya agresi asam sulfat, penurunan ini terjadi seiring dengan adanya perubahan pada mikrostruktur beton. Hal ini dikarenakan terbentuknya senyawa gypsum (Ca SO4 .2H2O) dan ettringite (Ca6Al2SO43OH2 . 25H2O) sehingga terjadi microcrack dan beton menjadi lebih porous. Hasil pengujian X-Ray Difractometer, Scanning Electron Microscope dan Mercury Injection Capillary Pressure pada penelitian ini memperlihatkan adanya perubahan-perubahan yang terjadi pada mikrostruktur beton akibat agresi asam sulfat.
Pembuatan Perekat dari Biji Durian Rahmah, Mirna
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v2i2.68

Abstract

Abstrak. Pemanfaatan biji durian sebagai bahan baku pembuatan perekat telah dilakukan dengan menghidrolisis tepung biji durian menjadi dekstrin menggunakan katalisator asam klorida (HCl). Variabel-variabel yang terlibat dalam penelitian ini adalah temperatur hidrolisis, waktu hidrolisis, konsentrasi HCl, volume larutan formaldehid, pH, dan temperatur pencampuran perekat. Hasil hidrolisis yang tersebut selanjutnya ditambahkan dengan natrium bikarbonat (NaHCO3), larutan formaldehid (CH2O), dan natrium hidroksida (NaOH) untuk memvariasikan pH. Setelah temperatur pencampuran bahan-bahan tersebut divariasikan, maka dilanjutkan dengan menganalisis kekuatan geser, viskositas intrinsik, dan berat molekulnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi pencampuran optimum diperoleh pada volume formaldehid 2 ml, pH 12,63, dan temperatur pencampuran 50oC, yang menghasilkan perekat dengan kekuatan geser 39,2 kg/cm2, viskositas intrinsik 0,1065 dl/g, dan berat molekul sebesar 813,72.Kata kunci: biji durian, perekat, dekstrin, kekuatan geser, berat molekul
STRATEGI PEMILIHAN, PEMILIHARAAN, PERAWATAN BAHAN KONSTRUKSI UNTUK INDUSTRI KECIL Zaini, Halim
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v2i2.48

Abstract

Pertimbangan utama dalam pemeliharaan dan perawatan suatu bahan konstruksi adalah terjadinya kerusakan akibat kerja mekanik, peristiwa fisika, kimia dan biologis seperti korosi pada bahan logam yang timbul jika bahan tersebut tidak berada pada kondisi yang sesuai. Pemilihan suatu bahan konstruksi merupakan tahapan yang sangat penting sehingga selama penggunaan bahan, kerusakan fatal dapat dihindari dan atau dapat dikendalikan melalui berbagai cara seperti rancangan yang sesuai, pelapisan yang tepat, penggunaan bahan paduan, komposit. Selain itu diperlukan upaya pemeliharaan dan perawatan bahan konstruksi secara periodik.Kata kunci: Pemilihan, Kerusakan, pengendalian, pemeliharaan, perawatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2004 2004


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 16, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 15, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 2 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 2 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 1 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 2 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 2 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 1 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 2 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 2 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 2 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 2 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 2 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 1 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 2 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 1 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi More Issue